Boyfriend for 365 Days – Chapter 1

Title                 :  Boyfriend for 365 Days

Rate                 : T

Genre              : Romance, Comedy

Pairing             : Yunkyu

Warning          : BL, OOC, Typo (es)

Summary          : Yang satu angkuh dan dingin, yang satu lagi keras kepala dan manja. Apa yang terjadi ketika dua namja tampan ini mengetahui bahwa mereka dijodohkan dan harus melakukan pendekatan dalam setahun? Akankah cinta tumbuh diantara mereka?

CHAPTER 1

Mobil mewah berwarna hitam keluaran terbaru membelah pagi yang cerah di kota Seoul. Di dalamnya duduk seorang namja manis nan imut yang sedang mengutak-atik ponselnya dengan bosan. Supirnya yang duduk dibalik kemudi berulang kali mencuri pandang pada sang majikan dengan rasa ingin tahu.

“Tuan muda, kenapa wajahmu cemberut begitu di pagi seindah ini?”

“Aku benci disuruh mengunjungi appa di hari senin. Dan kau tahu sendiri kenapa.” Balas namja imut itu dengan kesal. Raut wajahnya masih senantiasa muram. Ia memang tahu benar kelakuan ayahnya. Jika ia dipanggil di hari senin pagi, artinya ada sesuatu yang penting yang harus dibicarakan padanya. Biasanya hal yang akan dibicarakan itu adalah hal buruk.

Supir namja itu mengangguk. “Aku mengerti, tuan muda. Tapi setidaknya hal-hal yang kau benci itu justru berguna untuk masa depanmu. Jadi turuti saja keinginan tua besar.”

Wajah namja imut itu semakin masam. Ia menghentak-hentakkan kakinya dengan kesal. Ia adalah anak bungsu dari dari keluarga Cho. Namanya Cho Kyuhyun. Karena ia anak laki-laki satu-satunya, maka ia yang diberi tanggung jawab untuk membantu perusahaan ayahnya. Kakak perempuannya, Cho Ahra tinggal di Inggris dan bekerja di sana. Ia terbebas dari segala urusan perusahaan yang memusingkan.

Umur Kyuhyun sudah hampir seperempat abad tapi manjanya tidak juga hilang. Pasalnya itu tadi, selain anak lelaki satu-satunya, ia juga anak bungsu. Kedua orang tuanya memanjakannya seperti anak kecil. Hal inilah yang terkadang disesali Mr. Cho, ayah Kyuhyun. Karena anaknya tumbuh jadi anak manja yang keras kepala, walaupun ia sangat tampan dan cerdas.

“Kita sudah sampai, tuan muda. Bergembiralah. Semoga berita yang kau dapat hari ini tidak seburuk dugaanmu. Hwaiting.” Kata supirnya, Leeteuk, member semangat.

Kyuhyun mengangguk seraya keluar dari mobilnya. Begitu ia memasuki kantor megah ayahnya, para karyawan segera membungkuk hormat padanya. Ia hanya mengangguk singkat dan terus menuju ke ruang kerja ayahnya.

Sepertinya hari ini cukup istimewa, karena ia disuruh berpakaian rapi. Maka ia memakai pakaian formal. Maka ia memilih setelan jas hitamnya dengan kemeja putih dan dasi dengan warna senada dengan jasnya. Rambutnya yang berwarna eboni sebelumnya sudah dihitamkan kembali dan dipotong cepak.

Kyuhyun merapikan sedikit rambutnya sebelum mengetuk pintu ruang kerja ayahnya. Biasanya ia langsung masuk seenaknya tanpa mengetuk, tapi semalam ayahnya mengingatkan agar ia mengetuk pintu terlebih dahulu. Karena mereka kedatangan tamu jauh yang cukup penting untuk ayahnya.

Merepotkan saja, pikir Kyuhyun saat itu. tapi ia tetap melaksanakan perintah ayahnya. Diketuknya pintu itu. Ketika didengarnya suara ayahnya menyuruhnya masuk, barulah ia memutar kenop pintu dan melangkah masuk.

Di dalam ruang kerja ayahnya, ia lihat seorang lelaki paruh baya dan seorang lelaki muda duduk di sofa bersama ayahnya. Lelaki paruh baya itu seperti lelaki tua pada umumnya, namun penampilannya membuatnya disegani.

Sedangkan lelaki muda di sampingnya terlihat angkuh sekaligus tampan. Entahlah, Kyuhyun hanya bisa mendiskripsikan seperti itu. Yang jelas, lelaki muda itu sangat tampan. Hanya saja keangkuhannya itu membuat ketampanannya tampak menyeramkan.

Kyuhyun membungkuk hormat seraya memberikan senyum termanisnya.

“Wah, inikah anakmu yang kau ceritakan? Tampan sekali.” Puji lelaki paruh baya itu.

“Benar. Ini Kyuhyun. Bagaimana menurutmu?” kata Mr. Cho senang. Ia menyuruh Kyuhyun duduk di sampingnya. Kyuhyun menurut dengan patuh. Senyum palsunya masih menghiasi wajahnya.

“Aku setuju sekali. Dari cerita-ceritamu, aku tahu bahwa ia memang sempurna. Kalau manja, aku yakin Yunho bisa menanganinya. Iya kan Yunho?” kata lelaki itu seraya menoleh pada pria muda disampingnya.

Pria muda yang diketahui bernama Yunho itu mengangguk sambil tersenyum sopan. Tapi Kyuhyun tidak mengerti. Apa maksudnya? Yunho bisa menanganinya? Dalam hal apa?

“Kyu, ini Mr. Jung bersama anaknya Yunho. Ia lebih tua darimu jadi kau harus memanggilnya hyung.” kata Mr. Cho pada Kyuhyun seraya memperkenalkan kedua lelaki asing di depan Kyuhyun itu.

“Anneyong ahjussi, Yunho hyung.” sapa Kyuhyun sopan.

“Panggil saja aku appa. Kau tidak usah terlalu formal seperti itu.” kata Mr. Jung.

Mendengar itu Kyuhyun terkejut sekali. “Appa? Mianhae, aku tidak mengerti maksud anda.”

Mr. Jung tertawa. “Ah iya, rupanya appamu belum menjelaskannya padamu.”

Ayah Kyuhyun lalu menoleh pada Kyuhyun. “Appa memang belum cerita padamu. Tapi eomma dan Ahra sudah tahu akan hal ini. Aku dan Mr. Jung adalah sahabat lama. Tahun lalu kami bertemu dan mulai bekerjasama. Kau tentu tahu proyek hotel kita di Gangnam kan? Itu adalah kerjasama dengan Mr. Jung. Lalu aku melihat Yunho, aku pikir kalian akan sangat serasi jika disandingkan. Appa dan Mr. Jung bisa menjadi keluarga, sekaligus menguatkan akar dari kerjasama bisnis kita selama ini.”

“Maksud appa, aku dijodohkan dengan Yunho hyung?” Tanya Kyuhyun tak percaya.

“Tentu saja. Ia adalah orang terbaik untukmu. Kau tidak akan bisa mendapatkan lelaki yang lebih sempurna daripada Yunho. Ia lulus dari Harvard dengan nilai terbaik. Ia juga dewasa dan tipe pekerja keras.” Kata ayah Kyuhyun yang membuat Kyuhyun hampir pingsan mendengarnya.

Seluruh dunia juga tahu bahwa Kyuhyun memiliki kelainan seksual. Itu sebabnya ia tidak pernah jatuh cinta kepada perempuan. Ayahnya tidak pernah mempermasalahkan hal itu, tapi ia tidak pernah menyangka bahwa ayahnya akan menjodohkannya seperti itu. Mungkin ia takut Kyuhyun tidak akan menikah suatu saat nanti, mengingat Kyuhyun belum pernah jatuh cinta ataupun pacaran sama sekali.

“Appa.. Kenapa kau tidak membicarakannya terlebih dahulu?” protes Kyuhyun.

“Ini kan sedang dibicarakan, kau ini bagaimana? Jangan buat Mr. Jung tersinggung. Kau tinggal menjalaninya saja. Tidak susah kan?” bantah Mr. Cho.

“Aku tahu, mungkin permasalahannya karena cinta. Aku tahu kalian belum saling kenal apalagi cinta. Makanya kami memutuskan mengenalkan kalian lalu memberi kalian waktu satu tahun untuk saling mengenal dan memahami satu sama lain. Setelah itu kalian boleh memutuskan akan melanjutkan perjodohan ini atau tidak. Kami tidak ingin memaksa, walaupun kami ingin sekali kalian bersatu.” Kata Mr. Jung menjelaskan.

“Omo, satu tahun? Lama sekali?” protes Kyuhyun sembari melirik Yunho di depannya. ia kesal sekali karena lelaki angkuh itu daritadi diam saja, seolah-olah sudah sangat menyetujui perjodohan bodoh itu.

“Tentu saja harus lama, jadi kalian bisa benar-benar saling mengenal. Sudah, appa tidak mau mendengar protesmu lagi. Jalani saja dulu selama setahun, setelah itu kau bisa menentukan apa kau menerimanya atau tidak.” Kata Mr. Cho dengan tegas.

“Benar sekali. Dan untuk itu, kami sudah menyiapkan satu apartemen untuk kalian. Mulai besok, kalian akan tinggal bersama. Ini akan mempermudah kalian untuk saling mengenal, bukan?” kata Mr. Jung lagi.

Kyuhyun merasakn dunia berputar di kepalanya. Ingin sekali ia lari dari sana dan menghilang dari muka bumi. Tapi jika ia melakukan hal itu, ia hanya akan menyakiti perasaan ayahnya juga Mr. Jung. Yang membuat Kyuhyun kesal adalah Jung Yunho diam saja daritadi. Ekspresi wajahnya juga datar. Jadi Kyuhyun tidak dapat menebak isi kepala lelaki itu.

Membayangkan ia akan melewati satu tahun dalam hidupnya bersama lelaki seperti itu membuatnya merasa amat merana.

*

            Kyuhyun menatap apartement barunya yang akan ditempatinya bersama Yunho selama 365 hari kedepan. Mereka memang punya kamar sendiri-sendiri, tapi tetap saja Kyuhyun enggan seatap bersama lelaki dingin yang jarang bicara itu.

Kyuhyun masih melihat-lihat sekeliling apartement ketika dilihatnya Yunho keluar dari kamarnya. Ketika bersitatap, ketidaksukaan Kyuhyun pada Yunho semakin bertambah. Melihat wajah angkuh itu membuat Kyuhyun muak sekali.

‘Apa gunanya tampan jika angkuh begitu.’ Pikir Kyuhyun.

“Aku ingin bicara.” Kata Yunho mengagetkan Kyuhyun. Lelaki itu lalu duduk di sofa ruang tamu lagi-lagi dengan gaya angkuhnya. Kyuhyun mengikutinya dengan malas.

“Ada apa? Bukannya kau tidak suka bicara ya?” Tanya Kyuhyun kesal.

Yunho menatapnya tajam, seolah-olah memberitahu kalau Kyuhyun lupa sesuatu dalam kata-katanya. Otak cerdas Kyuhyun langsung tersadar dan cepet-cepat menambahkan, “Eh.. hyung.”

Ekspresi keras Yunho melunak. Ia menghela nafas panjang lalu bicara.

“Jangan terlalu sering menggerutu. Ketahuilah, bukan hanya kau yang menolak perjodohan ini, tapi aku juga. Hanya saja aku sangat menghormati ayahku dan tidak mau mengecewakannya. Aku ini anak satu-satunya, sudah jadi takdirku untuk membahagiakan ayahku. Aku tidak mau melihatnya sedih, jadi dengan amat terpaksa aku menyetujui hal konyol ini.”

Kyuhyun sedikit lega mendengar kata-kata Yunho. Tadinya dikira Yunho dengan senang hati menerima perjodohan ini namun malu untuk mengungkapkannya.

“Aku tidak suka ayahku mengatur kehidupanku. Ini hidupku, aku yang akan menjalaninya. Kenapa orang tuaku sibuk memikirkan hal yang sama sekali belum terpikirkan untukku. Satu tahun lama sekali.” Kata Kyuhyun sambil cemberut.

“Hanya itukah yang kau tahu? Mengeluh? Kau memang kekanakan seperti cerita ayahmu. Manja, keras kepala dan sangat kekanakan. Satu tahun saja tidak bisa menunggu.” Sindir Yunho pedas.

“Ya! Aku memang kekanakan, tapi aku tidak angkuh sepertimu. Heran sekali ada orang yang tahan bersamamu.” Kata Kyuhun emosi. Lalu dengan enggan ia menambahkan, “hyung.”

“Terserah kau mau bilang apa. Aku tidak peduli, selama kita masih tetap dalam perjodohan ini. Ingat, aku hanya tidak mau mengecewakan orang tua kita. Jangan berpikir macam-macam.” Kata Yunho seraya berdiri dan bersiap meninggalkan ruangan itu.

Namun langkahnya terhenti. Ia berbalik dan berkata. “Satu lagi, jagan menampakkan ketidaksukaan kita di depan orang tua kita. Bersikaplah seolah-olah kita menyetujui untuk saling mengenal selama setahun, bukan menyetujui perjodohan ini.”

Kyuhyun tidak mau menjawab. Wajahnya masam. Ia memalingkan wajahnya hingga Yunho menghilang dibalik pintu. Belum pernah rasanya ia dikalahkan. Ia termasuk orang yang populer semasa sekolah dan kuliah dulu. Ia tidak pernah diabaikan. Hoobaenya selalu menghormatinya dengan berlebihan, sedangkan sunbaenya selalu memanjakannya secara berlebihan pula.

Ia tidak pernah terkalahkan dalam apapun. Otaknya luar biasa cerdas. Kata-katanya pedas dan tajam. Ia juga pandai sekali merayu dan memanipulasi seseorang hingga akhirnya orang itu akan menuruti keinginannya. Semua orang selalu menuruti kemauannya. Melaksanakan perintahnya.

Dan baru kali ini ia dihadapkan pada orang yang tampaknya tidak bisa melakukan semua itu. Kyuhyun benci sekali kenapa orang seperti itu diberi rupa sedemikian tampannya. Kyuhyun menghentak-hentakkan kakinya lagi. Kebiasaan buruknya ini selalu muncul apabila ia sedang kesal. Dibarengi dengan wajah masa dan bibirnya yang cemberut.

*

            Sebulan sudah Kyuhyun dan Yunho tinggal bersama. Mereka jarang bertemu di apartement. Yunho banyak menghabiskan waktunya dengan meninjau lokasi-lokasi proyek, sedangkan Kyuhyun menghabiskan waktunya di kantor. Jika bertemu mereka hanya saling sapa seadanya. Terkadang Yunho pulang larut malam atau bahkan tidak keluar sama sekali, ia hanya mengurung diri di ruang kerjanya dalam diam.

Tapi Kyuhyun tidak peduli. Selama yunho tidak mengganggunya, ia tidak keberatan. Hanya saja ia serasa tinggal sendiri. Apartement iu sangat luas tapi terkesan sepi karena penghuninya sibuk dengan urusan masing-masing. Terlihat jelas bahwa mereka hanya ingin menyenangkan kedua orang tua mereka.

Malam itu mereka dipanggil untuk makan malam di rumah Kyuhyun. Ayah Yunho juga datang. Yunho tidak henti-hentinya mengingatkan Kyuhyun agar bersikap manis didepan orang tua mereka. Kyuhyun sampai kesal dibuatnya. Pasalnya ia sudah mengerti maksudnya, kenapa harus diberitahu berulang-ulang? Memangnya ia bodoh? Rutuk Kyuhyun dalam hati.

Sesampainya di kediaman keluarga Cho, mereka disambut hangat. Mereka mengobrol sebentar lalu makan malam bersama. Kyuhyun mati-matian berakting agar ia terlihat lebih rela dengan perjodohan yang nyaris membuatnya gila itu.

“Bagaimana hubungan kalian selama sebulan ini? Apa ada kemajuan?” Tanya Mr. Cho.

Yunho dengan sigap menjawab terlebih dahulu. “Kami baik-baik saja. Kemajuan yang berarti belum ada, karena kami belum lama bertemu. Suasana canggung masih sangat terasa diantara kami. Tapi aku yakin, lambat laun akan segera membaik.”

“Kau memang sangat berwibawa, Yunho. aku benar-benar bangga padamu. Kau mau memandang masalah ini dengan kepala dingin. Menghadapi Kyuhyun agak sulit, aku harap kau mengerti. Ia memang sedikit manja, tapi ia sebenarnya anak yang baik.” kata Mrs. Cho.

“Eomma! Kenapa bicara seperti itu? Aku tidak pernah menyusahkan Yunho hyung. Ia tidak akan kesulitan menghadapiku.” Kyuhyun sebal sekali karena tampaknya kedua orang tuanya menyukai Yunho.

“Dan apakah kau bisa menghadapinya, Kyu?” Tanya Mr. Jung. Ia terdiam sebentar lalu melanjutkan. “Yunho memang terlihat sombong dan dingin, namun sebenarnya ia baik hati. Ia adalah tipe lelaki penyayang. Sekali ia menyayangi seseorang, maka ia akan melakukannya dengan total. Tapi sifat kerasnya memang agak sulit dihadapi, maklumlah, ia sudah kehilangan kasih sayang ibu pada masa remajanya.”

“Umurnya baru 14 tahun ketika ibunya meninggal. Di saat-saat seorang remaja membutuhkan perhatian lebih. Ia tumbuh jadi anak yang dingin. Ia bekerja keras mendapatkan semuanya yang bisa membuatku bangga, karena ia tahu ia hanya punya aku. Jadi kalau ia kurang perhatian atau sedikit terkesan apatis dan angkuh, tolong dipahami.”

Kyuhyun  terdiam. Ia tidak menyangka Yunho yang dingin ternyata punya masa lalu yang kelam. Tidak dibesarkan oleh kasih sayang ibu itu tidak menyenangkan. Kyuhyun jadi merasa bersyukur karena ia punya eommanya yang selalu sabar menghadapi kelakuannya.

“Mari bersulang untuk anak-anak kita.” Kata Mr. Cho sambil mengangkat gelasnya. Yang lain mengikuti gerakannya lalu minum wine yang ada dalam gelas-gelas tersebut.

Kyuhyun yang memang suka sekali minum wine berkali-kali menambah minumannya. Membuat Yunho mau tidak mau menghentikan Kyuhyun yang dirasa minum cukup banyak. Kyuhyun memang masih terlihat baik-baik saja, Yunho hanya tidak mau Kyuhyun mabuk lalu dirinyalah yang nantinya harus memapah Kyuhyun ke apartemen mereka di lantai 12.

“Kyu, hentikan. Kalau kau mabuk, besok kepalamu akan pusing. Kau tidak bisa beraktivitas nantinya.” Kata Yunho seraya merebut gelas Kyuhyun.

Kyuhyun mengerang. “Tapi aku masih mau minum, hyung. Ayo, berikan padaku.”kata Kyuhyun seraya berupaya menjangkau gelas ditangan Yunho yang di angkat tinggi-tinggi.

Jadilah mereka tampak seperti sepasang kekasih yang tengah bercanda dengan mesra. Bagaimana tidak, wajah Kyuhyun menempel di pipi kanan Yunho. Tangan kirinya dikalungkan di leher Yunho sementara tangan kanannya  berusaha mengambil gelas di tangan kiri Yunho yang terancung ke atas. Kyuhyun seperti tengah memeluk Yunho. sedangkan tangan kanan Yunho memeluk pinggang Kyuhyun guna menstabilkan keseimbangan mereka. Karena Kyuhyun dalam posisi ingin merebut. Jika kuda-kuda Yunho tidak kuat, mereka bisa saja terhatuh.

“Omo.. kalian mesra sekali. Tidak kusangka secepat itu kalian saling beradaptasi. Tunggu sampai ayah kalian melihatnya.” Kata Eomma Kyuhyun yang kebetulan masuk ke ruang tengah. Ia lalu memanggil suaminya dengan keras. Hingga baik Mr. Cho dan Mr. Jung datang tergopoh-gopoh demi melihat kelakuan anak mereka.

Tepat ketika kedua lelaki paruh baya itu muncul, Kyuhyun dan Yunho terjatuh. Rupanya Kyuhyun mendorong terlalu keras hingga pertahanan Yunho melemah. Jatuhlah mereka dengan Kyuhun menindih Yunho dari atas. Bibir mereka pun bersentuhan.

“Ya ampunn kalian, rupanya kalian sudah saling menyukai? Aigoo.. kenapa tidak bilang dari awal?” kata Mr. Cho geli.

“Yunho, kau ini tidak tahu tempat ya? Get a room, son.” Kata Mr. Jung mengejek.

Baik Kyuhyun maupun Yunho langsung bangun dengan wajah memerah. Keduanya tidak menyangka kejadiannya akan jadi seperti itu.

“Appa, tidak seperti itu kejadiannya, tadi aku..” kata Kyuhyun mencoba menjelaskan.

Tapi langsung ditampik keras oleh ayahnya. “Kau tidak perlu menjelaskan, kami sudah melihatnya. Kalian mesra sekali.”

“Bukan seperti itu, kami.. Tadi Kyuhyun..” kini Yunho yang coba menjelaskan.

Namun lagi-lagi dipotong oleh ayahnya sendiri. “Sudahlah, kami tidak mempermasalahkan hal tadi. Justru kami senang ternyata semua berjalan sesuai rencana.”

Baik Kyuhyun maupun Yunho merasa tidak ada lagi yang perlu dijelaskan. Orang tua mereka sudah sukses salah paham. Tidak ada gunanya membantah saat ini. Mereka hanya bisa pasrah menghadapi ledekan-ledekan orang tua mereka malam itu.

Tapi akhirnya mereka bebas juga, karena hari sudah larut, maka mereka harus segera kembali ke apartement mereka. Sepanjang perjalanan kembali suasana canggung memenuhi udara. Kyuhyun ingin minta maaf atas kejadian tadi, bukan apa, tapi tadi dialah yang menindih Yunho. Tapi ia sangsi mengucapkannya. Apalagi kepalanya juga agak pusing akibat banyak minum wine tadi.

“Ayo turun, kita sudah sampai. Kau bisa berjalan sendiri kan?” kata Yunho pada Kyuhyun ketika mereka sudah sampai di basement apartement.

Tiba-tiba muncul ide jahat Kyuhyun. Dipasangnya raut wajah memelas lalu berkata. “Aduh hyung, kepalaku sakit sekali. Aku tidak kuat berjalan.”

Yunho memutar bola matanya. “Sudah kukatakan jangan banyak minum, lihat, ini akibatnya. Sudah, usahakan saja berjalan. Toh setelah ini kita tinggal naik lift.”

“Aku tidak kuat hyunggggg.. Kalau kau tidak mau membantuku tidak apa-apa. Aku akan tidur di mobil malam ini.” Ancam Kyuhyun.

Mau tidak mau Yunho mengalah. Ia kemudian memapah Kyuhyun keluar dari mobil dan menggendong Kyuhyun ala piggyback. Kyuhyun mengencangkan lengannya di leher Yunho sambil tersenyum penuh kemenangan.

“Kau ini merepotkan saja.” Kata Yunho mengomel.

Kyuhyun hanya tersenyum nakal dalam aktingnya yang pura-pura sakit. Entah mengapa tubuh Yunho yang hangat membuatnya nyaman. Ini pertama kalinya ia bersentuhan cukup intim dengan orang lain selain keluarganya. Mendengarkan deru nafas Yunho yang kelelahan menggendongnya serta mencium bau parfum Yunho yang gentleman, membuat Kyuhyun sedikit terlena. Ia semakin meneggelamkan kepalanya di leher Yunho. Kemudian didengarnya suara asing itu, menghentak kencang dalam irama yang tidak teratur tapi terdengar indah. Suara asing yang baru kali ini didengar dan dirasakannya. Suara degup jantunya sendiri.

*

kyuhyun short hair in milkyway007

To Be Continued..

PS : Congratulation for Sabrina, the first winner of Challenge me. Here’s your story..

117 thoughts on “Boyfriend for 365 Days – Chapter 1

  1. Yeayyyyy cute kyu + cool yun = adorable yunkyu ///<
    i think 365 days will be passed lovingly aweeeee

  2. wkwkwk para ortu pd salah paham tuch.
    kyunnie iseng ja ngrjain yunnie oppa.
    gmn perkmbngn hbgn mrka nti yaa???

  3. woah pasti seru nei. . . SweetCuteKyu + CoolYun = Ice Cream YunKyu. . . kekekeke
    #lanjotbacanextpart

  4. Ha..ha..kyu kena batunya.paling keras nolak di awal tp cepat berubah jg..tp evilnya emang gak bs berubah

  5. Wah maaf reader baru nih telat bgt bacanya…. Eonnieeeee daebak bgt ff-nya OMO baby kyu sama yunpa hehe . FIGHTING! kibar bendera YUNKYU

  6. Ahhhh mianhae eonn, ternyata aku belum baca,
    kekeke T_T

    disini aku suka karakterKYU,
    Yuhu~~~
    Kyu bener-bener evil, tapi boleh juga tuh, biar dapat tumpangan gratis dari beruang >_<

  7. Wow angkuh + manja hahahaha
    kayaknya seru neh
    lanjut chap 2 dluuu
    wush…*secepat angin tornado😀

  8. Nih aq baru baca chap awal2 setelah ngubek2 mbah google,,,,Hehe,,,,
    Aq lanjut lagi yah bacanya,,,, udh ketinggln jauh soalnya,,,,
    Si kyu evil Ɓά̲̣̥п̲̣̣̥G̲̣̣̣̥ε̲̣̣̣̥†̥̥ de,,,,,

  9. akhirnya stelah mencoba search smpe hampir 10 kali.. ktemu jg chap satunya.. chap 1 bnr” gokil.. smpe ketwa geje ngebayangin posisi yunkyu pas rebutan wine hehe..
    btw eon pw chap 8 nya cpt kirim ke email q ne?
    udah g’ sabar mau bca.. please….!!!

  10. eon…aq coment dulu deh br baca….

    apapun crita ny…yg pntg chast ny babyKyu aq pasti baca…haha
    lg demen cho kyuhyun crita nya…..

  11. akk suka krakter mreka d’ff ini..
    alurnya ska bdah”..
    mkin suka am couple yunkyu de.
    mzki akk wonkyu shiprs.

  12. Kyaaaa ~~
    Bru ketemu ff YunKyu ~~
    Hihihi, karna kehabisan stok ff WonKyu jdi nyari pairing yang lain asal kyu jdi uke ..
    Ff YunKyu jga ternyata asik ~~

    Aigooo ~~
    Udah lha enggak usah ngelak babyKyu & appabear ..
    Kalo beneran udah saling ska malah bagus .. Kkk ~~

    Lanjut baca chap selanjut’nya ~~

  13. Saya kambek baca ff anda lagi :”)
    Duh, mangatse!

    Mari kita lihat, untuk awal chapter, saya susah mendeskripsikan BabyKyu, kadang dibilang tampan, kadang dibilang imut ._. #sudahlahnoproblem
    Yunho ini sgt cocok sih kalau pake karakter dingin tadi, drpd pervert kyk ff lain, haha…
    baiklah, baru 1 bulan, mari lihat bulan bberikutnya cintah! :))

  14. Aq nggk tw kl couple ini bs trlht smnis ini…. sepertinya FF nya seru nich. Aq ijin baca ya….:)

  15. Perjodohan eoh,,!!! Setahun!! Aku rasa gag perlu selama itu untuk membuat mreka saling jatuh cinta,, jadi langsung di nikahkan saja,, kkkk
    Orang tua kalian sukses salah paham ya,,!! Gag usah di Jelasin,,, krna aku juga merasa kalian mesra sekali,, walaupun cuma accident,, hhh
    Kyukyu blom2 udah dag dig dug,, cie cie,,😀

  16. Kyu bener2 manjanya nggak ketulungan!!!!tp itu cocok untuk yunho yg dingin tp pengertian;;;
    appa cho sama appa jung bener2 semangat banget wt ng’jodohin mereka,dan waktu nya jg setahun wkwkwkkk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s