Review please..

FF ‘Come Back To Me’ bakalan dibikin agak panjang, soalnya lagi ada mood buat nulis. Kemungkinan bisa sampai 5 Chapter. dengan catatan review dan comment-commentnya juga mendukung. kalau dapat bad comment melulu ataupun di-bash, ya sama aja boong kalau tetep ngelanjutin. masa mau bertahan tapi gada yang suka? Sia-sia aja kan?

Oleh karena itu, di mohon bantuan temen-temen semua untuk ngasih comment sebanyak-banyaknya. masukan juga boleh. semakin banyak ide, semakin bagus kan?  Ditunggu tanggapannya yah 🙂

Come Back to Me – Chapter 2

Title                 : Come Back To Me

Rate                 : T

Genre              : Romance, Hurt

Pair                  : WonKyu, YunKyu

Warning          : BL, OC, typo (s)

Summari          : Kyuhyun tidak mengerti dengan perhatian-perhatian yang diberikan oleh Yunho belakangan ini, namun tidak bisa dipungkiri bahwa ia menikmatinya. Di sisi lain Siwon yang notabene adalah mantan kekasih Kyuhyun mulai menyadari kekosongan hatinya sejak Kyuhyun pergi dari hidupnya. Akankah mereka kembali bersama? Ataukah Kyuhyun akhirnya mendapatkan kebahagiaan baru bersama Yunho?

CHAPTER 2

Siwon menatap langit-langit apartmentnya. Kesedihannya karena melihat sikap Yunho dan Kyuhyun beberapa hari lalu masih terasa di dadanya. Sulit sekali melupakan bayangan Kyuhyun sedang bermanja-manja pada Yunho. Hal yang dulu selalu dilakukan Kyuhyun kepadanya.

Siwon meraih laci di samping ranjangnya dan menariknya. Di dalam laci itu ada sebuah foto dengan bingkai emas. Foto dirinya dan Kyuhyun sedang tertawa bahagia. Siwon mengenang moment mereka di foto itu.

Kala itu mereka berdua tengah menikmati makan malam mereka di atas kapal pesiar. Walau  liburan mereka saat itu sangat singkat tapi keduanya memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik-baiknya. Makan malam dibawah bulan purnama serta diantara suara debur ombak. Dengan iringan lagu romantis, mereka berdansa.

Siwon sangat tahu cara memanjakan Kyuhyun yang memang suka akan kemewahan. Tidak hanya berasal dari keluarga kaya raya tapi juga penghasilan terbesar diantara member Super Junior membuat Siwon dengan mudah bisa membahagiakan pasangannya.

Dan Kyuhyun sangat terkesan malam itu. Dua malam singkat yang panjang (karena mereka nyaris tidak tidur karena melakukan ‘olah raga malam’) menjadi saksi betapa Siwon amat mencintai pemuda bermarga Cho itu.

Namun sayang, kebahagiaan rupanya tidak berlangsung lama bagi keduanya. Lagi-lagi Siwon merutuki  dirinya yang dengan bodoh melepas Kyuhyun-nya yang berharga.

“Setidaknya Kyuhyun bersama Yunho. Kau tau sendiri seperti apa Yunho kan? Ia tidak akan mungkin menyakiti Kyuhyun.” Terbayang kata-kata Leeteuk siang tadi di reherseal SM Town. SM Town mereka berikutnya adalah di Singapura. Mereka akan berangkat minggu depan.

Waktu itu Siwon bertanya pada manajer Kim apakah mereka ada jadwal SJM dalam waktu dekat. Namun betapa kecewanya Siwon ketika manajer Kim mengatakan “Tidak ada jadwal untuk SJM sampai rangkaian SM Town berakhir.”

“Aku tahu kenapa kau menanyakan hal itu.” Kata Leeteuk.

Siwon hanya bisa terdiam memandangi ujung sepatunya.

Leeteuk melanjutkan. “Kau ingin bicara dengan Kyuhyun kan? Kalau bukan di SJM, kau tidak akan punya kesempatan mengingat begitu banyaknya pelindung Kyuhyun.”

Siwon menghela nafas panjang. Leeteuk tahu benar apa yang dipikirkannya. Ia sama sekali tidak punya kesempatan jika bukan di SJM. Disana tidak aka nada Yunho, Changmin, Minho, Yesung dan Heechul. Walaupun masih ada Zhoumi dan Donghae, tapi mereka tidak segalak Heechul atau sedingin Yesung.

“Arrgghhh…!!!” teriak Siwon sambil mengacak rambutnya frustasi. Ia harus bagaimana sekarang? Setidaknya ia harus bicara dengan Kyuhyun.

Sejak mereka putus keduanya memang jarang berkomunikasi. Memang pada awalnya Siwon yang menjaga jarak dengan Kyuhyun karena ia tidak ingin ada pertengkaran lagi walaupun Kyuhyun beranggapan walau putus mereka masih bisa berteman.

Bahkan Kyuhyun kerap kali mengajaknya bicara atau sekedar menyapanya. Namun Siwon menanggapinya dengan dingin. Tapi anehnya Kyuhyun tetap menyapa Siwon walaupunhanya untuk sekedar basa-basi. Mereka hanya benar-benar saling bicara, berdansa ataupun tertawa bersama dia tas panggung. Seolah-olah menunjukkan pada dunia kalau mereka akan baik-baik saja setelah putus, disamping professionalisme sebagai entertainer. Betapa tabahnya seorang Cho Kyuhyun.

Dan sekarang Siwon (lagi-lagi) menyesali sikapnya. Setetes kerinduan menyentuh hatinya. Rindu memeluk Kyuhyun, membelai rambutnya, mencium bibirnya, menghirup aroma parfumnya atau hanya sekedar menggenggam tangannya. Betapa indahnya makhluk Tuhan yang satu itu, yang dengan bodoh diabaikan oleh Siwon.

Kerinduannya menjadi-jadi karena Kyuhyun tidak hadir di reherseal tadi siang. Ia harus menghadiri jadwal pemotretan di sebuah majalah papan atas Korea Selatan. Tapi harapan baru muncul di hati Siwon, ulang tahun Eunhyuk akan dilaksanakan dua hari lagi. Semua akan berkumpul kembali. Dan sepertinya Eunhyuk hanya merayakannya dengan anggota Super Junior. Lalu ide baru muncul di kepala Siwon.

*

“Eunhyuk-ah, saengil chukae. Ini kado untukmu.” Kata Sungmin menyalami Eunhyuk lalu menyerahkan kadonya.

“Gomawo Sungmin-ah. Apa ini? Isinya tidak berwarna pink kan?” Tanya Eunhyuk hati-hati.

“Tentu saja bukan. Pink itu warnaku. Yang artinya hanya aku yang akan memakai benda-benda pink. Tidak akan kugunakan sebagai kado untuk orang lain, terutama untuk kau. Soalnya selain yadong, kau juga tidak romantis sama sekali.” Sahut Sungmin panjang lebar lalu memukul kepala Eunhyuk.

“Isshh..! Orang ini.” Umpat Eunhyuk.

Tampaknya hampir semua tamu sudah hadir. Walaupun pesta diadakan di rooftop salah satu restoran ternama yang sudah di sewa Eunhyuk, tapi para tamunya berpakaian casual, mengingat acara ulang tahun itu bersifat informal.

Siwon datang malam itu dengan kemeja kotak-kotak dan celana jeans. Ia sangat berharap bisa memperbaiki kebekuan diantara dirinya dan Kyuhyun secepatnya maka ia berdandan habis-habisan. Ia ingin tampil casual tapi sempurna.

Setelah memberi kado pada si empunya acara, Siwon mengedarkan pandangan kesana-kemari mencari sosok yang amat ingin ditemuinya. Lalu matanya jatuh pada sosok Kyuhyun yang tengah duduk di pinggir balkon yang menghadap kearah kota Seoul bersama Ryewook. Dimana para penjaganya? Aha, dia hanya ditemani si mungil Ryeowook. Batin Siwon senang.

Sebelum Siwon melangkahkan kakinya ke arah Kyuhyun dan Ryeowok, ia memastikan tidak ada naga-naga pelindung kyuhyun yang menyadari niatnya. Kembali diedarkan pandangannya. Heechul dan Donghae sedang sibuk berfoto diantara tumpuka kado Eunhyuk. Yesung belum datang. Yunho, Changmin dan Minho sudah pasti tidak ada kan? Berarti aman.

*

Kyuhyun menatap indahnya kota Seoul di malam hari dari pinggiran balkon di restaurant yang di sewa Eunhyuk untuk pesta ulang tahunnya. Seharusnya ia turut bahagia atas hari jadi Eunhyuk. Tapi ia terlihat sedih dan tidak bersemangat.

‘Acara sudah hampir dimulai, tapi kenapa Yunho hyung belum datang juga?’ pikir Kyuhyun. Kembali ia menatap layar ponselnya. Tidak ada telepon masuk ataupun sms. Sedaritadi ponsel Yunho hyung tidak bisa dihubungi. Ia sudah coba menghubungi Changmin, tapi namja tiang listrik itu tidak mengangkat ponselnya ataupun membalas pesan Kyuhyun. Kemana mereka? Apa terjadi sesuatu dengan mereka?

Kyuhyun tidak mengerti kenapa ia merasakan hal seperti ini. Jujur saja perhatian-perhatian Yunho yang sedikit intens akhir-akhir ini justru membuatnya nyaman. Jika Yunho tidak ada, ia merasa seperti ada yang hilang. Namun ia sendiri belum bisa menjelaskan makna dari perasaannya sendiri.

“Kyu, kau kenapa? Lihatlah, kita ada di pesta Eunhyuk hyung saat ini. Waktunya bersenang-senang. Mengapa kau terlihat sedih?” Tanya Ryeowook yg tiba-tiba datang di samping Kyuhyun.

“Wookie hyung, apa kau melihat Changmin atau Yunho hyung? Kenapa mereka belum datang?” Tanya Kyuhyun. Ia tidak bisa menyembunyikan kecemasan di raut mukanya.

“Ani. Setahuku tadi sore mereka dipanggil manager mereka. Mungkin setelah itu baru mereka datang kemari Kyu. Bersabarlah.” Bujuk Ryeowook.

Tanpa mereka sadari, dari jauh Siwon tengah memperhatikan mereka. Dengan langkah mantap Siwon menghampiri kedua dongsaengnya itu.

“Hai Wookie, Kyu, kalian sedang apa?” sapa Siwon terlihat cool namun jantungnya berdebar-debar kencang.

“Sedang menemani Kyu, hyung. Dia sedang galau.” Kata Ryeowook.

“Mwo? Galau? Kau kenapa Kyu?” Tanya Siwon khawatir.

Kyuhyun menggeleng. Ia tidak tahu siapa yang mengajaknya bicara karena matanya sibuk memperhatikan mobil yang berhenti di depan pintu restaurant, nun jauh di bawah sana.

“Ayolah Kyu, kau bisa cerita padaku kalau ada apa-apa. Mengapa kau bersedih?” Tanya Siwon lagi.

“Aku tidak sedih. Aku hanya khawa..- Siwon hyung..!!!” jerit Kyuhyun begitu menyadari siapa yang berbicara dengannya kini.

Siwon terkesiap. “Eh? Kenapa kau menjerit Kyu?”

Kyuhyun jadi salah tingkah. “Eh, aku kaget hyung. Kukira masih Wookie hyung yang bicara padaku.”

Ryeowook yang masih ada disitu lalu memukul lengan Kyuhyun.”Suaraku jauh lebih indah daripada suara Siwon hyung. Sebegitu galaunya kah kau sampai-sampai kau tidak bisa membedakan suara kami?”

Kyuhyun dan Siwon tertawa bersamaan namun juga berhenti tertawa secara bersamaan pula. Lalu keduanya saling pandang.

“Ehm.. kalian kompak sekali. Aku pergi dulu, daripada jadi obat nyamuk.” Kata Ryeowook sambil berlalu.

Sepeninggal Ryeowook, keduanya terdiam. Kyuhyun tidak tahu harus bicara apa sementara Siwon yang sudah menyusun kalimat sebaik-baiknya guna berbicara dengan Kyuhyun jadi lupa apa yang akan dibicarakannya.

“Kyu, kau.. baik-baik saja kan? Maksudku..” Tanya Siwon terbata-bata.

Kyuhyun tersenyum simpul lalu mengangguk. “Aku baik-baik saja hyung. Terus terang aku yang khawatir padamu.”

“Hah? Kau khawatir padaku? Kenapa?” Tanya Siwon lagi. Secercah harapan muncul begitu tahu Kyuhyun mengkhawatirkan dirinya.

“Aku tahu sejak kita putus, kau mencoba menghindariku. Dan aku sangat mengerti maksudmu, hyung. Kau perlu waktu untuk sendirian, karena kalau ada aku, kita akan bertengkar lagi. Aku cuma bisa menerima keputusanmu, hyung. Karena aku tahu itu pasti yang terbaik untukmu. Karena kalau kau bahagia, aku pun turut bahagia.” Kata Kyuhyun panjang lebar.

Siwon terkesima, Kyuhyun-nya.. Kyuhyun-nya yang berharga sangat memperhatikan dirinya. Tapi dengan bodohnya ia membuang Kyuhyun. Kembali perasaan bersalah hinggap di hati Siwon.

“Kyu, maafkan aku..”

“Kau tidak perlu minta maaf hyung. Semua itu juga salahku dan aku telah menyadari semua kesalahanku. Nantinya, aku tidak akan bertingkah seperti itu lagi. Aku mengkhawatirkanmu karena kau terlalu menutup dirimu hyung. Jangan seperti ini, kau membuatku jadi merasa bersalah. Bergembiralah hyung, jangan pikirkan masa lalu lagi. Aku yakin kau sangat mampu melewati semuanya dengan baik.” ujar Kyuhyun memberi semangat sambil tersenyum senang.

‘Apa ini artinya Kyuhyun ingin kembali padanya?’ Tanya Siwon dalam hati.

“Oh, Minnie! Yunho hyung! Aku kesana dulu hyung. Mereka sudah datang.” kata Kyuhyun lalu berlari kearah member TVXQ yang datang dengan Taemin, Onew dan Minho.

‘Bukannya hanya super junior saja yang hadir disini?’ Tanya Siwon dalam hati.

Suasana pesta jadi semakin meriah. Semua undangan telah hadir. Awalnya Eunhyuk ingin mengundang semuan anggota SM Entertainment, tapi entah mengapa diurungkannya. Mungkin budget nya terbatas (baca : pelit, mian readers :p).

Setelah menyanyikan lagu ‘Saengil Chukahamnidah’, mereka memainkan beberapa games. Mereka berdiri membentuk lingkaran lalu orang pertama yaitu Eunhyuk akan memberikan sebuah balon ke orang disampingnya (saat itu Donghae) lalu Donghae memberikan balon tersebut ke orang disampingnya yaitu Changmin, dan akan seperti itu terus hingga lagu terhenti.

Ketika lagu terhenti, orang yang memegang balon saat itu akan dihukum. Ia harus meledakkan balon tersebut dan membaca kertas yang disimpan dalam balon itu lalu melaksanakan hukumannya.

Orang paling pertama kena hukuman adalah Sungmin.

“Ayo bacaan keras-keras, Min.” Kata Yesung setelah Sungmin memecahkan balonnya.

Sungmin sendiri terlihat shock dengan tulisan di kertas itu. Namun dengan pasrah ia membaca tulisan itu keras-keras.

“MENCUBIT PUTING ZHOUMI”

“Mwo? Jangan..” Jerit Zhoumi yang berdiri diantara Heechul dan Henry.

Semua tertawa terbahak-bahak. Zhoumi harus menerima hukumannya dan Sungmin harus melaksanakan tugasnya. Jelas sekali raut wajah Zhoumi ketakutan ketika Sungmin berjalan pelan tapi pasti ke arahnya.

Dengan sekali cubitan keras, Sungmin melaksanakan tugasnya. Zhoumi terlihat kesakitan memegangi dada kirinya. Tapi ini hanya permainan dan mereka tidak marah sama sekali.

“Ayo, sekarang balon kedua.” Kata Eunhyuk. Lagu Sorry Sorry diputar dan balon kedua diedarkan malam itu. Tak lama kemudian lagu berhenti ketika balon tengah berada di tangan Kyuhyun. Kyuhyun lalu memecahkan balon itu dan membaca tulisan pada kertas di dalamnya.

Seketika raut wajahnya memerah.

“Ada apa Kyu? Ayolah, kau harus baca keras-keras apa yang menjadi tugasmu.” Seru Donghae tidak sabar.

“MENYANYIKAN LAGU CINTA UNTUK YUNHO”

Semua menjerit senang. Yunho yang berdiri di samping Kyuhyun terlihat malu-malu. Kyuhyun pun melaksanakan tugasnya. Ia menyanyikan sepenggal lirik lagu Listen To You miliknya di hadapan Yunho yang tengah menatapnya mesra.

Nae maeumeun geudaereul deutjyo meoributeo bal kkeutkkaji

Chingudeul nareul nollyeodo nae gaseumeun modu geudaeman deullyeoyo

Hanadulset geudaega utjyo sumi meojeul geotman gatjyo

Geudae misoreul damaseo maeil sarangiran yorihajyo yeongwonhi

I love you (Love you) Love you..

Selesai menyanyi para lelaki itu bertepuk tangan. Beberapa diantaranya meledek Yunho dan Kyuhyun yang masih terlihat malu-malu. Yunho lalu memeluk Kyuhyun dan mencium kening Kyuhyun singkat. Kembali suara riuh memenuhi udara. Tanpa satupun peduli betapa terlukanya Siwon saat itu. Teriakan heboh nan genit dari teman-temannya terdengar seperti lagu pemakaman untuknya.

“Sudah, sudah. Kalau kalian meledek mereka terus, permainan tidak akan selesai. Ayo mulai lagi.” Sahut Leeteuk.

Dan game pun berjalan lagi. Masing-masing sudah kebagian jatah melaksanakan tugas. Ada yang cuma sekali, ada yang sampai tiga kali karena balon terus berhenti di tangannya. Maklum, balon yang diedarkan cukup banyak.

Dan balon terakhir berhenti di tangan Siwon. Kembali teman-temannya menyorakinya.

“Siwonnie, cepat baca tugasmu.” Seru Heechul.

“Aku yakin Siwon hyung akan disuruh menggendong Shindong Hyung atau menampar Heechul hyung.” Kata Changmin sambil tertawa terbahak-bahak.

Dengan tangan bergetar dan ekspresi yang sulit dibaca oleh teman-temannya, Siwon membaca tulisan itu.

“MENCIUM KYUHYUN”

Suasana ramai mendadak jadi sunyi seperti di kuburan. Tidak ada yang menyangka kalau akhir permainan akan jadi seperti itu.

“Ya! Kenapa isi perintahnya seperti itu Eunhyuk-ah?” Tanya Leeteuk.

“Mwo? Mian hyung. Siwon-ah, kau tidak perlu melaksanakannya. Kita batalkan saja atau kita ganti dengan yang lain.” Kata Eunhyuk.

“Tidak!” kata Siwon tegas. “Aku akan tetap melakukannya. Ini tidak adil bagi yang lain kalau hanya aku yang tidak melakukan tugas.”

‘Kau ini bodoh sekali, Siwon. Bukan ketidakadilan yang jadi masalahnya. Tapi perasaan Kyuhyun dan Yunho.’ Kata Donghae dalam hati.

Donghae menatap Heechul yang berdiri disamping Zhoumi. Si Cinderella pun merasakan hal yang sama. Keduanya adalah sahabat baik Yunho. Merekalah yang merancang permainan itu dengan harapan balon biru akan dibuat berhenti di tangan Yunho, hingga Yunho lah yang mendapat kesempatan mencium Kyuhyun. Sayangnya ada dua balon berwarna biru dan mereka tidak tahu yang mana yang berisi tugas untuk Yunho.

Siwon melangkah pasti ke arah Kyuhyun yang terlihat pucat, sedangkan Yunho disampingnya menatap Siwon tajam.

‘Aku harap kau tidak marah Kyu, aku terlalu merindukanmu hingga aku mau melakukan hal ini di depan semua orang padahal mereka jelas-jelas menghalangiku untuk kembali padamu. Dan mungkin Yunho akan membenciku setelah ini. Tapi aku tak peduli, asal aku bisa menyentuhmu sekali saja.”

Dengan hati-hati Siwon meraih pinggang Kyuhyun dan mencium bibirnya dengan lembut. Tidak ada ciuman panjang yang memabukkan atau ciuman dalam yang menggairahkan. Hanya ciuman singkat penuh kerinduan yang bisa ia berikan karena terlalu banyak pasang mata yang seddang menyaksikan mereka.

Ketika bibirnya bertemu bibir Kyuhyun, perasaan sakit dirasakan Siwon di hatinya. Namun lebih sakit lagi ketika ia melepaskannya.

Dirasakannya Kyuhyun mendorong pelan tubuhnya. Lalu didengarnya Eunhyuk berkata.”Oke, game sudah selesai. Waktunya makan malam sekarang.”

Suasana riuh kembali menggema di udara. Semua berjalan menuju meja tempat hidangan disajikan. Tapi Siwon justru membeku ditempatnya, berusaha menenangkan debaran jantungnya. Ketika ia berbalik, didapatinya Kyuhyun yang berdiri dibelakang Yunho sedang menatapnya dengan tatapan yang tidak bisa ia mengerti.

To Be Continued..

I will definitely update the next chapter tonight or at least tomorrow. Mind to review? All of comments are welcome.

Come Back to Me

Title : Come Back To Me
Rate : T
Genre : Romance, Hurt
Pair : WonKyu, YunKyu
Warning : BL, OC, typo (s)
Summari : Kyuhyun tidak mengerti dengan perhatian-perhatian yang diberikan oleh Yunho belakangan ini, namun tidak bisa dipungkiri bahwa ia menikmatinya. Di sisi lain Siwon yang notabene adalah mantan kekasih Kyuhyun mulai menyadari kekosongan hatinya sejak Kyuhyun pergi dari hidupnya. Akankah mereka kembali bersama? Ataukah Kyuhyun akhirnya mendapatkan kebahagiaan baru bersama Yunho?

CHAPTER 1

“Kerja bagus hari ini. Kalian bisa beristirahat sekarang dan setelah ini kalian punya jadwal kosong selama dua hari.” Kata Kang Ta yang menjadi orang nomor dua setelah Lee So Man di SM Entertainment. Kala itu artis-artis SM Entertainment baru saja selesai menggelar SM Town Seoul.

“Kyu, pakai mantelmu. Nanti kau masuk angin.” Kata Yunho sambil memakaikan mantel pada tubuh kurus Kyuhyun.

Kyuhyun hanya menurut saja tanpa berkata apa-apa. Tubuhnya sudah sangat lelah hingga ia tidak mampu melakukan apa-apa selain berjalan menuju mobil yang akan membawa mereka kembali ke dorm masing-masing. Ia bahkan tidak sanggup membalas ejekan Eunhyuk.

“Kau terlihat lelah sekali, Kyu. Baiklah, aku akan menemanimu ke mobil.” Kata Yunho lagi sambil menggenggam tangan Kyuhyun dan menuntunnya ke mobil.

Kyuhyun tidak tahu atau hanya perasaannya saja bahwa beberapa minggu ini, Jung Yunho, salah satu dancer terbaik SM Entertainment sekaligus leader TVXQ sangat perhatian padanya. Dari hal-hal kecil hingga besar tidak pernah luput dari perhatian Yunho pada Kyuhyun. Mungkin saja karena jadwalnya sangat padat dan melelahkan hingga membuat Yunho iba dan memberinya perhatian lebih. Ya, mungkin karena itu. Kyuhyun sendiri enggan memikirkan hal yang aneh-aneh sementara kakinya sendiri tidak kuat menopang tubuh ringkihnya saat ini.

“Tunggu dulu hyung, apa yang kau lakukan disini? Mobil kita disana.” Tegur Changmin seraya menunjuk mobil hitam di depan sana. Ketika mereka sudah tiba di pelataran parkir dan siap menaiki mobil.

“Aku hanya akan mengantar Kyuhyun. Kau lihat sendirikan, ia sangat lemah. Bagaimana kalau terjadi sesuatu dengannya?” kata Yunho menjelaskan dengan nada khawatir.

“Aduh Kyu, kau ini menyusahkan saja. Kasian Yunho, dia juga lelah. Biarkan dia kembali ke mobilnya. Kami akan mengurusmu disini.” Sahut Eunhyuk dari kursi belakang disusul anggukan dari Donghae.

“Hyung, bolehkah kau ikut disini? Aku lelah sekali dan aku membutuhkan bahumu.” Tanya Kyuhyun padaYunho tanpa menghiraukan kata-kata Eunhyuk barusan.

Yunho terdiam sebentar lalu mengangguk tanda setuju.

“Tapi hyung, bagaimana denganku? Kau meninggalkanku sendirian di mobil? Omo, pasti akan terasa sepi sekali. Lagi pula aku ini anggota KyuLine, hyung. Aku lebih pantas ada disini bersama Kyu.” Keluh Changmin.

“Justru karena kau adalah anggota KyuLine, seharusnya kau lebih khawatir daripada aku. Pimpinanmu sedang sakit disini, apa kau tega?” sahut Yunho.

“Mwo? Siapa pemimpinku selain kau, hyung?” kata Changmin. Wajahnya terlihat kesal karena ‘geng’ KyuLine yang memakai nama Kyu menjadikannya dan anggota lainnya sebagai ‘bawahan’ Kyu.

“Biarkan saja Yunho disini, Changmin-ah. Aku dan Shindong akan menemanimu. Ayo.” Kata Leetuk, sang Leader Super Junior seraya menarik lengan Changmin. Lelaki tinggi itu hanya bisa menurut sambil menghela nafas.

*

Kyuhyun menyipitkan matanya untuk menyesuaikan cahaya yang menyilaukan matanya. Sudah pagi rupanya, pikirnya. Ia melihat ke sekeliling ruangan dan mendapati dirinya berada di kamarnya di dorm.

Seingatnya semalam ia masih di mobil bersama beberapa member Super Junior dan Yunho hyung. “Lalu kenapa aku ada disini?” tanyanya pada dirinya sendiri.

Tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dan sosok tubuh yang amat dikenalnya masuk ke dalam kamar sambil memegang nampan. Orang itu Yunho.

“Kau sudah bangun rupanya. Ayo makan sarapanmu dulu. Ryewook sudah memasak bubur dan membuat juice apel untukmu. Kau juga harus minum vitamin agar tubuhmu kuat di SM Town berikutnya.” Kata Yunho panjang lebar.

“Eh hyung? Kenapa kau ada disini?” Tanya Kyuhyun tidak mengerti.

Ini memang bukan kunjungan pertama Yunho, tapi kunjungan-kunjungan Yunho beberapa minggu belakangan ini lebih intens daripada sebelumnya.

“Jadi kau tidak suka aku kemari?” Tanya Yunho sedikit cemberut.

Kyuhyun tertawa. “Mana mungkin hyung? Dulu kau jarang sekali datang kemari, jadi kami semua merindukanmu. Sekarang kau sering sekali datang dan mengunjungiku, mana mungkin aku tidak suka?”

Yunho mengacak rambut Kyuhyun dengan sayang. Lalu menyuapkan bubur ke mulut Kyuhyun yang dengan senang hati diterima Kyuhyun. Tepat saat itu beberapa member Super Junior masuk ke kamar Kyuhyun. Mereka adalah duo EunHae, Siwon, Leeteuk, Heechul dan Sungmin.

“Kyu, apa kau baik-baik saja? Kami cemas sekali semalam.” Kata Leeteuk.

Kyuhyun terlihat kebingungan. “Aku? Memangnya ada apa semalam?”

Heechul menggeleng tak percaya. “Apa dia benar-benar pingsan atau hanya tertidur?”

“Mwo? Pingsan? Aku?” Tanya Kyuhyun tidak percaya.

“Kau sama sekali tidak ingat Kyu?” Tanya Sungmin.

Kyuhyun menggeleng.

“Begini, semalam kau terlihat sangat lelah. Lalu Yunho mengantarmu bahkan ikut di mobil kita. Tapi ketika sampai, kau tidak bangun-bangun juga padahal Yunho hyun sudah membangunkanmu berkali-kali. Bahkan ketika Eunhyuk mencubit pipimu keras-keras tetap saja kau tidak bangun.” Donghae menjelaskan panjang lebar.

“Benarkah?” lagi-lagi Kyuhyun tidak percaya.

“Kau ini. Semalam akhirnya Yunho menggendongmu kemari dan menungguimu beberapa lama hanya untuk memastikan kau baik-baik saja. Ia bahkan pagi-pagi sekali kemari dan meminta Ryeowook untuk memasak bubur juga membawa vitamin untukmu.” Tegur Eunhyuk yang terlihat kesal karena sedaritadi Kyuhyun seperti tidak sadar atas apa yang terjadi semalam padahal mereka semua tengah khawatir dibuatnya.

“Jadi.. semalam Yunho hyung ada disini?” Tanya Siwon. Ekspresi wajahnya sama dengan Kyuhyun ; tidak percaya.

Leeteuk mengangguk. “Benar. Kau tidak tahu karena kau langsung pulang ke apartemenmu.”

Ekspresi wajah Siwon mengeras ketika dilihatnya Yunho kembali menyuapkan bubur ke mulut Kyuhyun yang dengan sangat imutnya sedang terbuka seolah-olah memanggil makanan di tangan Yunho. Siwon sudah akan protes tapi dirasakannya sebuah sentuhan mendarat di bahunya.

Ia berpaling lalu menemukan Leeteuk memberi tatapan ‘jangan sekarang’ padanya. Ia lalu tertunduk lesu dan berjalan keluar dari kamar Kyuhyun.

*

Siwon menyandarakan tubuhnya di kursi. Ruang makan adalah pilihannya untuk menyendiri saat ini karena member lain sedang asik di ruang tengah. Ia sedang tidak ingin bergabung. Menyendiri saat ini memang lebih baik daripada mendengar ocehan member lain tentang bagaimana perhatiannya Yunho belakangan ini pada magnae mereka, Kyuhyun.

Siwon tahu ia cemburu. Hatinya sakit sekali melihat Yunho memanjakan Kyuhyun dengan sangat sabar. Apalagi dia tahu kalau Yunho sangat bisa diandalkan. Bahkan BoA pun lebih memilih Yunho jika terjadi apa-apa karena selama Yunho ada bersamanya, segalanya akan baik-baik saja. Yunho selalu tahu apa yang harus dilakukan. Ia punya insting yang kuat yang sayangnya tidak dimiliki oleh Siwon.

Siwon menyukai Kyuhyun sejak sang magnae keluar dari rumah sakit akibat kecelakaan yang menimpanya juga beberapa member Super Junior yang lain tahun 2007 silam. Sejak saat itu, Siwonlah orang yang paling sering mendampingi Kyuhyun.

Awalnya ia hanya menganggap rasa sayangnya pada Kyuhyun hanya sebatas kakak-adik, tidak lebih. Namun seiring berjalannya waktu, kebersamaan dan kedekatan mereka membuat Siwon sadar bahwa ia menyukai si penggila game itu. Tidak, bukan menyukai. Mungkin lebih tepatnya mencintai.

Namun karena tidak tahan melihat sang pujaan hati yang kerap digoda oleh namja lain, Siwon memutuskan untuk mengutarakan isi hatinya pada Kyuhyun dan untung saja Kyuhyun juga merasakan hal yang sama.
Mereka lalu pacaran selama setahun tapi akhirnya putus setelah melalui terlalu banyak perdebatan dan perselisihan.

Siwon yang awalnya protective menjadi kurang perhatian karena terlalu sibuk dengan kegiatan lain di luar Super Junior dan Kyuhyun yang manis menjadi cemburuan dan kekanak-kanakan karena sering ditinggal sang kekasih.

Siwon juga tidak tinggal di dorm dan selalu melakukan perjalanan ke luar negeri sehubungan dengan drama-nya. Lengkaplah sudah penderitaan Kyuhyun. Maka segala jurus ia keluarkan demi mendapatkan perhatian sang kekasih lagi, tapi bukannya dapat perhatian dan kasih sayang, ia malah bertengkar dengan Siwon.

Hal itu berlangsung hampir setiap saat mereka bertemu. Bukannya saling melepas rindu, malah bertengkar. Karena tidak tahan lagi, akhirnya Siwon memutuskan hubungan mereka. Masih terbayang jelas bagaimana reaksi Kyuhyun saat itu dan bagaimana ia menjadi pemurung sebulan setelah itu.

Dan kini, setelah putus selama tiga bulan, dilihatnya Kyuhyun baik-baik saja. Bahkan sekarang Yunho mulai mendekatinya. Ini artinya ia sudah siap menerima kehadiran lelaki lain di hidupnya. Awalnya Siwon tidak terganggu dengan hal ini. Namun lama kelamaan Siwon akhirnya sadar kalau Kyuhyun adalah satu-satunya. Ia tidak akan menemui lelaki lain seperti baby Kyu-nya.

Semarah apapun dia pada Kyuhyun, lelaki penggila game itu akan selalu memaafkannya. Dan yang terpenting, Kyuhyun sangat setia. Walaupun terlalu banyak namja lain ingin merebut hatinya, ia tetap bertahan dengan Siwon yang lebih sering mengajaknya bertengkar daripada memberinya perhatian.

Dan saat ini Siwon menyesal. Teramat menyesal hingga ingin sekali ia melukai dirinya yang dengan bodohnya melepaskan Kyuhyun. Ingin sekali ia berlutut, memohon maaf dan meminta Kyuhyun kembali. Tapi apa Kyuhyun masih mau menerimanya? Mengingat dialah yang memutuskan hubungan mereka.

“Mau sampai kapan kau seperti ini?” sebuah suara mengagetkannya.

Leeteuk melangkah masuk ke ruang makan dan melanjutkan kata-katanya.”Katakan saja perasaanmu padanya. Daripada nanti kau menyesal karena ia akhirnya memilih Yunho.”

“Aku takut hyung. Bagaimana kalau Kyuhyun sudah tidak punya perasaan apa-apa lagi padaku? Apa jadinya nanti? Bisa saja ia marah karena aku mencoba merusak segalanya.” Kata Siwon. Wajahnya terlihat murung.

“Bagaimana kau bisa tahu kalau kau sendiri belum mencobanya? Aku sangat yakin, begitu Yunho mengatakan perasaannya pada Kyuhyun, kau akan langsung terpuruk. Karena aku tidak melihat tanda-tanda Kyuhyun akan menolak Yunho.”kata Leeteuk lagi.

“Akan kupikirkan hyung. Mungkin lebih baik aku pulang ke apartemen dan beristirahat.”
Leeteuk mengangguk. “Jangan lupa besok kita ada acara makan malam bersama. Semua akan hadir dan aku tidak mau melihatmu datang dengan wajah kusut.”

Yang dimaksud dengan makan malam bersama adalah acara barbeque para lelaki dimana hanya ada member Super Junior, TVXQ dan Shinee yang hadir. Leeteuk mengkoordinir mereka sebelum SM Town kemarin agar membuat mereka lebih dekat. Leeteuk lah yang juga mencari tempat yang sekiranya aman dari serbuan fans hingga mereka bisa berpesta dengan tenang.

Membayangkan besok malam ia akan melihat Kyuhyun dan Yunho bersama membuat Siwon urung hadir. Namun ia tidak berani menolak untuk tidak datang karena semuanya akan hadir. Siwon hanya mengangguk pelan lalu berbalik meninggalkan Leeteuk.

*

Suasana pesta barbeque malam itu sangat hangat. Para lelaki itu saling berbagi cerita, minum dan makan bersama. Sungmin terlihat sedang bermain gitar mengiringi Yesung dan Jonghyun menyanyi di depan api unggun. Ryewook, Leeteuk, Heechul, Onew dan Key sibuk dengan ayam-ayam panggang yang akan dimakan sebentar lagi.

Taemin, Yunho, Shindong, Donghae dan Eunhyuk sedang bercakap-cakap tentang dance di lagu masing-masing grup. Sedangkan Kyuhyun bersama Kyuline-nya ; Changmin dan Minho sedang sibuk dengan pembicaraan seputar game-game mereka.

Siwon yang baru datang tidak tahu harus bergabung kemana. Jika bergabung ke kelompok Leeteuk, bisa dipastikan tampilannya akan sama dengan ayam bakar di tangan Key. Keringatnya akan bercucuran, badannya kepanasan dan tentu saja niatnya untuk mengambil hati Kyuhyun jadi sirna.

Ia ingin bergabung di kelompok Sungmin tapi ia tahu suaranya tidak sebagus si pemain gitar, apalagi disana ada Jonghyun dan Yesung. Bisa-bisa suaranya tenggelam diantara mereka.

Lalu pandangannya jatuh pada pemuda imut yang sedang tertawa terbahak-bahak dengan Minho dan Changmin. Kyuhun terlihat sangat tampan dengan kaos baby blue-nya. Ingin sekali ia bergabung di kelompok Kyu tapi begitu tahu topik apa yang akan mereka bicarakan, Siwon mengurungkan niatnya. Dia Cuma tahu permainan Angry Bird, bisa-bisa ia jadi bahan tertawaan disana.

Akhirnya pilihannya jatuh pada kelompok dance yang sepertinya dipimpin Yunho. Sebagai senior diantara semuanya, sudah pasti dia yang menjadi pemimpin kelompok itu. Kemampuan dancenya lumayan, maka ia sepertinya tidak akan terkucil di kelompok ini.

‘Ah, kenapa Kibum tidak datang saja? Kalau dia sudah datang tentu aku tidak bingung seperti ini. Kami bisa mendirikan grup tampan.’ Pikir Siwon dengan PDnya.

“Siwon, kau baru saja datang? Kenapa terlambat?” Tanya Donghae membuyarkan lamunan Siwon.

“Maaf, aku tadi bertemu temanku yang datang dari Taiwan dulu baru aku kesini. Maaf aku terlambat.”

“Tidak masalah. Ayo kesini.”

Baru saja Siwon hendak bergabung, suara Leeteuk menggema. “Makanan sudah siap. Ayo kesini semuanya.”

Para lelaki tampan yang kelaparan itu langsung menyerbu meja panjang tempat makanan dihidangkan.

“Aduh jangan dorong-dorong.” Teriak Kyuhyun.

Siwon menoleh dan mendapati Kyuhyun didesak dari belakang oleh Changmin dan Donghae. Sedangkan di depan Kyuhyun ada Shindong. Jadilah Kyuhyun tergencet di tengah. Mau tidak mau Siwon tersenyum geli melihatnya. Baru saja ia akan membantu dongsaeng kesayangannya itu ketika Yunho muncul diantara mereka.

“Ya, Donghae, Chagmin! Kyuhyun bisa kehabisan nafas nanti. Berhentilah mendorongnya.” Kata Yunho dengan galaknya.

Donghae hanya cengar-cengir sedangkan Changmin malah cemberut. Yunho lalu menarik Kyuhyun ke arahnya dan mengantri di belakang Taemin. Siwon hanya bisa melihat semua itu dalam diam. Sekarangpun ia tak bisa dekat-dekat dengan Kyuhyun atau sang naga pelindungnya akan mengamuk.

Selama menyantap makan malam, mata Siwon tak pernah lepas dari Kyuhyun dan Yunho. Dengan sabarnya Yunho memisahkan tulang dari daging ayam hingga Kyuhyun dengan mudah bisa memakannya. Atau mengambilkan air minum untuk namja imut berambut cokelat eboni itu.

Dan Kyuhyun tidak pernah sendirian! Kalau Changmin dan Minho tidak disampingnya, pasti ada Yunho. Hal ini membuat Siwon tidak punya kesempatan sama sekali untuk mendekati apalagi berbicara dengan Kyuhyun.

“Aku yakin tidak lama lagi pasangan baru akan muncul.” Didengarnya Donghae bersuara.

“Benar. Aku juga yakin sekali tak lama lagi Yunho hyung akan jadi kekasih Kyuhyunie.” Kali ini didengarnya Ryeowook yang bicara.
Mendengar hal itu Siwon pura-pura sibuk dengan ponselnya padahal hatinya panas mendengar kata-kata teman-temannya.

“Ya..! Mereka hanya seperti hyung dan dongsaengnya saja. Yunho pun akan melakukan hal yang sama pada kalian.” Ujar Yesung.

‘Ya ampun. Untunglah ada Yesung hyung yang secara tidak sengaja membelaku.’batin Siwon.

“Mana mungkin, hyung? Lihat saja mereka. Mana mungkin yang seperti itu dikategorikan sebagai hyung dan dongsaengnya?” kini Eunhyuk yang bicara.

Mau tidak mau Siwon mencuri-curi pandangan ke arah Yunho dan Kyuhyun. Seketika matanya terbelalak melihat pemandangan di depannya. Kyuhyun duduk bersandar di dada Yunho dan sedang asik memainkan pspnya sementara Yunho tengah membelai-belai rambut Kyuhyun dengan sayang sambil berbincang-bincang dengan Heechul.

Rupanya ketiga orang itu menyadari tatapan Siwon.

“Siwon-ah, kau kenapa? Sepertinya terkejut sekali? Jangan bilang kau cemburu.” Tanya Eunhyuk.

“Tidak mungkin chagi, mungkin Siwon hanya terkejut saja Kyuhyun dengan santainya bersandar pada Yunho. Mengingat dia dan Yunho tidak terlalu dekat dulu. Iya kan Siwonnie?” kali ini Donghae yang menanyainya.

“Ah iya, aku hanya kaget saja, karena Kyuhyun dan Yunho tidak terlalu dekat dulunya. Atau mungkin aku yang baru melihat ini, karena terlalu sibuk dan jarang menghabiskan waktu bersama kalian.” Kata Siwon membela diri. Dia berusaha tersenyum dengan cool-nya walau hatinya nyaris menangis.

“Benarkah? Kenapa aku merasa kau masih mencintainya?” Tanya Yesung.

Siwon tidak tahu harus menjawab apa. Mengaku berarti akan menerima cercaan dari member lain karena dulu dengan tega ia meninggalkan Kyuhyun setelah menyakiti hatinya. Namun tetap bungkam berarti merelakan Kyuhyun pergi.

“Dengar, apapun alasanmu, tapi kurasa sebaiknya biarkan kyuhyun seperti ini. Ia jadi ceria dan bersemangat. Aku memang tidak suka kalau evilnya kumat, tapi aku jauh tidak suka melihatnya murung. Ia seperti orang lain, bukan Kyuhyun yang aku kenal. Aku kasihan melihatnya pura-pura tersenyum tegar di hadapan semua orang, padahal fanspun tahu ia sangat sedih saat kau meninggalkannya. Jadi, jangan rusak kebahagiaanya saat ini.” Kata yesung menambahkan.

Siwon lupa, kalau Yesung juga sangat memperhatikan Kyuhyun karena keduanya tergabung di Super Junior KRY. Karena ia yang tertua dalam Trio itu, sudah sepantasnya ia sangat memperhatikan kedua dongsaengnya.

Siwon masih terdiam. Ia tidak tahu harus berkata apa. Bahkan hyung-nya sendiri melarangnya untuk kembali pada Kyuhyun. Apakah ini yang terbaik untuk Kyuhyun? Apa memang sebaiknya ia mengubur keinginannya untuk bersama Kyuhyun lagi?

“Aww chagi-ah, lihat itu!” seru Donghae yang sudah pasti pada sang namjachingu, Eunhyuk.
Siwon mengikuti arah pandagan Donghae lalu dirasakannya darahnya membeku. Disana, tak jauh di depan sana. Yunho sedang memeluk Kyuhyun sambil mencium puncak kepala sang gamer. Kyuhyun lalu memeluk lengan Yunho yang ada di dadanya.

Siwon mencoba mencari udara untuk dadanya yang sesak. Dihirupnya udara segar sebanyak-banyaknya guna mengisi paru-parunya yang nyaris kering. Bibirnya bergetar. Dipegangnya dadanya yang terasa nyeri. Ia nyaris menangis walau ditahannya air matanya agar tidak jatuh di depan semua orang.

“Seperih inikah? Sesakit inikah melihatnya bersama lelaki lain?” batin Siwon.

To Be Continued..

WonKyu FF

I love Super Junior especially Siwon and Kyuhyun. So if i post fanfictions, it’s gonna be about both of them.

I will include the others as long as they’re members to SM Entertainment. But the main character supposed to be WonKyu.

Any comments, suggestions and ideas are very welcome as long as it isn’t hurt my pride as the original author.

Last but not least, i hope you’ll like my fanfiction. Let’s share the stories..

image
(cr for the picture : Wonkyu world)

Missing Rain

November gonna leave us in couple days but the rain just came to us seldom.  November is supposed to be a month which the winter (For my country) in it. Maybe in other city in Indonesia got rain, but not in my city. Rain just fell down on early morning or middle if the night.

It suck! We need rain here, to water the plants, to wash the roads and to give us fresh air and nature landscape.

When will the rain will fell down as we wish? My ‘hot’ city needs rain to fresh mind too.

When I talk about rain, i miss my childhood. I know you miss yours too. When the rain comes, you’re gonna run outside and dance under the rain. Ignored your mom’s warning and reject to sleep under the warm blanket.

Nowadays, if the rain comes, we prefer to stay in our room, drink some coffee or hot chocolate and watch good movies.

How i miss the rain. Hope it will come very very soon.

Oh, guess what! I’m starring at the skies and it’s dark and i hear thunder sounds. I hope what i’ve waited for will comes immefistely.

Welcome rain..

Nobody Perfect….

Nobody perfect. That’s a very famous quotes by anonymous. As we know, everybody made mistakes. Sometimes people feelin’ upset because of the incorrect thing they did. But for me, mistake is a way to maturing us. From a mistake, you can learn how to rise, survive and solve the problem.

Chambers by Sarah Gerdes

Berikut saya akan membagi informasi mengenai salah satu buku karya Sarah Gerdes yaitu Chambers. Tokoh utama dalam cerita ini adalah Cage dan Mia yang mencari keberadaan ayah mereka yang hilang lalu mereka terbawa ke Cina dan melakukan petualangan yang luar biasa. Berikuta dalah sinopsisnya:

Meski mengesalkan, toh perasaan Cage terusik ketika ayahnya mendadak lenyap dalam sebuah gua. Dituntun barang-barang antik peninggalan ayahnya, Cage dan saudara kembarnya, Mia, menelusuri jejak kepergian sang ayah. Tanpa diduga, salah satu barang antik tersebut memiliki kekuatan luar biasa: melempar Cage dan Mia ke China abad pertengahan, yang dikuasai oleh seorang kaisar Ming berusia 14 tahun.
Di tengah usahanya menemukan sang ayah, Cage harus berjuang keras membuktikan diri tidak bersalah. Untuk itu, dia harus berhasil mengungkap jati diri pengkhianat yang mengancam keselamatan kaisar. Musuh mengintai di mana-mana dan Cage harus benar-benar menajamkan semua indera dan intuisinya.

Namun, semua itu belum seberapa dibanding penemuannya kemudian. Ternyata dalam tubuhnya mengalir darah kesatria kerajaan yang memerangi Iblis selama hampir ribuan tahun. Dan, demi bertahan hidup, Cage harus mengadang serbuan pasukan musuh, memimpin serdadu hantu dan menghidupkan arca-arca keramat.

Buku ini dikabarkan  telah dibeli hak ciptanya untuk difilimkan bahkan sebelum bukunya diterbitkan. Dengan begitu, sudah bisa dipastikan bahwa karya wanita yang bekerja sebagai konsultan bisnis dan pemasaran ini adalah suatu karya yang luar biasa. Tidak percaya? Beli bukunya lalu rasakan petualangan yang seru didalamnya. The, wait for the movie.

The Reason Why I Love Dan Brown

Salah satu mahakarya-nya : The Davinci Code yang mengguncang dunia

Mungkin dulu nama Dan Brown tidak terlalu terkenal hingga tiba-tiba sebuah bukunya yang berjudul The Davinci Code mengguncang dunia karena kekontroversiannya dinilai melecehkan kaum nasrani. Apalagi setelah difilmkan, alhasil sebagian negara-negara dengan keimanan dan kepercayaan kuat mengklain bahwa film tersebut adalah suatu fitnah besar dan melarang pemutaran film ini di negara mereka.

Dan Brown lahir di Exeter, New Hampshire – Amerika Serikat pada tanggal 22 Juni 1964. Beliau kini berusia 48 tahun dan tinggal di New England. Gaya menulis lelaki paruh baya ini sungguh luar biasa. Dengan membaca karyanya, kalian akan dibawa berkelana, berjuang dan ikut merasakan apa yang terjadi dalam cerita itu lewat buku-bukunya. Luar biasa..!!!

Dan Brown juga selalu menceritakan tentang sesuatu yang tidak biasa (baca : berat) dan mengagumkan. Disetiap bukunya, ia akan memilih suatu negara bahkan lebih dengan situs-situs sejarahnya dan semuanya adalah akurat. Ia bahkan menyertakan gambar, foto, juga peta guna memudahkan pembaca memahami isi tulisannya. Sudah pasti ia melakukan riset beberapa lama sebelum akhirnya mulai menulis. Ini membuktikan bahwa beliau tidak hanya asal menulis agar pembaca merasa senang akan karyanya tapi juga memberi nilai lebih juga pengetahuan baru untuk pembacanya. Walaupun cerita-ceritanya bisa dikatakan berat dan buku-buknya sendiri tebalnya lebih dari 300 halaman, namun sangat disayangkan jika generasi muda tidak membaca karya-karya beliau yang menyangkut banyak sekali nilai historis.

Berikut ini adalah novel karya Dan Brown dalam urutan tahun diterbitkannya.

Hampir semua bukunya telah saya koleksi, kecuali Deception Point. Bagia kalian yang mempunyai buku ini dan berniat menjualnya kepada saya, dengan senang hati akan sayan beli. Atau mungkin diantara kalian mengetahui dimana saya bisa membeli buku langka tersebut, harap memberi informasinya kepada saya. Karena saya sudah berusaha mencari di beberapa toko buku di beberapa kota tapi hasilnya nihil. Terimakasih bantuannya teman-teman..

First Post

I’m a newbie here but not in bloggger world. I’ve blogged before this but  I didn’t post anything in 2 years. Altough it’s still active but I don’t know what to share. So many things in my head to fill the page but I don’t have any idea which one the best thing to share. So I made a new one with one hope : I can share anything to the world (because those idea have been stucked in my mind and force me to fill it in a blog).

Blogging isn’t just share something. But how to get friends, followers and comments. Comments are important to develop your writting ability. Correction and suggestion from friends are more important than only blogging with no comments.As my mission : To share anything to the world, so I’m gonna post everything that I knew and hope some comments from all of you. The stories will be some experiences that I’ve gotten in this beautiful- 25 years, information about books, movie review, till the ‘fanfiction’ which is popular nowadays.

But I can’t share any fanfiction which isn’t about my favorite artis : Super Junior (I’m an ELF), especially Siwon and Kyuhyun (I’m a WonKyu Shipper). Maybe I will post some of my short story which has been released in a teen magazine. Any review, comment and suggestion are welcome here but if you don’t mind : no bashing, no flame.

Thank you so much.