Boyfriend for 365 Days – Chapter 2

Title                 :  Boyfriend for 365 Days

Rate                 : T

Genre              : Romance, Comedy

Pairing             : Yunkyu, Kyumi

Warning          : BL, OOC, Typo (es)

Summary          : Yang satu cuek dan dingin, yang satu lagi keras kepala dan manja. Apa yang terjadi ketika dua namja tampan ini mengetahui bahwa mereka dijodohkan dan harus melakukan pendekatan dalam setahun? Akankah cinta tumbuh diantara mereka?

CHAPTER 2

Kyuhyun bangun dengan rasa pusing di kepalanya. Inilah alasan mengapa orang membenci mabuk, karena ketika bangun tidur keesokan harinya, rasa pusing dan mulai akan menyerbu. Namun entah mengapa mereka akan melakukannya lagi dan lagi pada malam-malam berikutnya. Tapi mereka akan setuju dengan Kyuhyun, bahwa mabuk itu menyenangkan.

Kyuhyun mencoba jalan ke kamar mandi, tapi kepalanya terlalu pusing untuk melakukannya. Maka ia mencoba berjalan dengan berpegangan pada setiap benda yang ada di dekatnya. Ketika tangannya hendak meraih meja kecil di samping pintu kamar mandi, ia terjatuh dan meyebabkan bunyi keras yang menggema di seluruh penjuru kamarnya. Meja yang hendak diraihnya pun terbanting keras dan terbalik.

Kyuhyun hanya bisa berbaring di lantai seraya menutup wajahnya dengan kedua tangannya. Merutuki dirinya yang suka sekali minum wine hingga mabuk. Lalu didengarnya suara pintu kamarnya terbuka dan langkah-langkah sepasang kaki terdengar jelas mendekatinya.

“Kyu, kau baik-baik saja? Ada apa?” ternyata Yunho yang datang. Lelaki itu sudah siap dengan setelan kemeja dan dasinya.

“Aku hanya merasa pusing dan mual hyung. Semalam kan aku mabuk.” Kata Kyuhyun enggan. Pasti setelah ini Yunho akan memarahinya habis-habisan.

Tapi ternyata Yunho mengangkat tubuh Kyuhyun ala bridal style ke kamar mandi. Sesampainya di kamar mandi, Yunho membantu Kyuhyun mencuci muka dan menyikat giginya lalu membawanya kembali ke kamar.

“Kau tidak usah kemana-mana hari ini. Aku akan menyuruh Ryeowook kemari untuk membantumu.” Kata Yunho. Ryeowook adalah salah satu pegawai di rumah Kyuhyun. sehari-hari ia bertugas menemani Kyuhyun bermain atau belajar. Ia juga yang selalu memasak untuk Kyuhyun. Lalu Yunho membaringkan Kyuhyun di ranjang dan menyelimuti tubuh kurus itu.

Kyuhyun menatap Yunho. Kenapa lelaki itu baik sekali? Lain sekali dengan kesan pertama yang ditunjukkannya ketika mereka baru bertemu. Pikir Kyuhyun.

“Hyung, maaf merepotkanmu. Aku..”

“Istirahatlah, sebentar lagi Ryeowook akan tiba. Aku sudah mengirim pesan padanya. Lain kali jangan minum terlalu banyak, ingat kesehatanmu.” Kata Yunho yang seakan tuli dengan kata-kata Kyuhyun barusan.

Yunho lalu bangkit dan berjalan keluar. Sebelum pergi ia berbalik sebentar lalu bicara. “Hubungi aku kalau ada apa-apa.”.

Wajah Kyuhyun langsung bersemu merah begitu Yunho pergi. “Uh, ternyata Yunho hyung manis juga.”

Mengingat Yunho sangat memperhatikannya tadi, Kyuhyun sempat terbuai sesaat lalu ia tersadar. “Tunggu! Jangan bilang aku menyukainya. Tidak. Tidak boleh. Dia kan angkuh dan menyebalkan, tidak mungkin kan aku menyukainya? Tidak!”

*

            Beberapa bulan kemudian lagi-lagi kedua keluarga mengusulkan untuk berkumpul bersama. Mereka akan makan siang bersama di rumah Yunho. Kali ini Ahra, kakak Kyuhyun dan Sungmin, sepupu Kyuhyun akan hadir.

Kyuhyun berkali-kali memeriksa penampilannya di kaca spion mobil guna memastikan bahwa ia kelihatan tampan. Yunho meliriknya dengan senyum mengejek. ‘Anak ini aneh sekali. Ini kan hanya acara makan siang bersama, buat apa berdandan sesempurna itu?’

Ketika mereka sampai, Kyuhyun langsung berlari masuk ke rumahnya tanpa memperdulikan Yunho di belakang. Ia terlalu excited karena akan bertemu kakak perempuannya dan sepupunya yang tinggal di luar negeri.

“Sungmin hyungggg..! Ahra noona..!” jerit Kyuhyun ketika melihat dua orang kesayangannya itu.

“Kyuhyunnie..” kata Sungmin dan Ahra bersamaan. Mereka saling berpelukan melepas rindu. Lalu ketiganya larut dalam pembicaraan seru mengenai kehidupan mereka sethun belakangan ini, mengingat mereka terakhir saling berjumpa tahun lalu.

“Kyu, kau ini tidak sopan. Kenapa kau meninggalkan Yunho sendirian?” Tanya eommanya yang tiba-tiba muncul diantara mereka.

“Memangnya kenapa, eomma? Yunho hyung kan sudah besar, ia bisa sendirian. Masa aku harus membuntutinya kemanapun ia pergi?” kata Kyuhyun cemberut. Ia mem-pout-kan bibirnya seperti biasa.

“Aigoo.. hilangkanlah kebiasaanmu itu, Kyu. Kau membuat semua orang gemas padamu.” Kata Sungmin seraya mencubit pipi Kyuhyun dengan gemas.

“Yunho? Mana dia? Aku harus bertemu dengan adik iparku.” Kata Ahra antusias.

“Noona tidak akan menyukainya. Ia angkuh dan dingin. Ia tidak banyak bicara. Itu cukup membosankan.” Kata Kyuhyun polos. Lalu segera menyadari bahwa eommanya masih ada bersama mereka.

Ny. Cho memandang Kyuhyun dengan pandangan tidak mengerti. “Apa maksudmu, Kyu? Beberapa bulan lalu eomma melihatmu bermesraan dengannya sekarang aku bicara seolah-olah kau tidak menyukainya.”

Kyuhyun menyesali kata-katanya tadi. Lalu ide itu muncul begitu saja. “Kami bertengkar semalam.” Kyuhun memasang wajah sedihnya.

“Mwo? Bertengkar? Kenapa?” Tanya Sungmin.

Kyuhyun berusaha sekuat tenaga untuk terlihat menyedihkan. “Semalam Yunho hyung pulang malam lagi. Aku benci ia pulang malam terus-terusan. Aku mengkhawatirkannya, eomma. Kalau ia sakit bagaimana? Seharusnya ia tidak boleh terlalu lelah bekerja. Ia jadi tidak memperhatikanku sama sekali. Itulah yang membuat kami bertengkar. Ia menganggap pekerjaannya diatas segalanya.”

“Ohh.. Kyu, kemarilah.” Kata Ahra sambil memeluk adiknya. Kyuhyun berusaha keras tidak tertawa.

Ny. Cho lalu berkata. “Aku akan bicara dengan Yunho. Ia kan akan menikah denganmu suatu saat nanti, mana boleh ia mengabaikanmu seperti ini?”

“Eomma, jangan..” kata Kyuhyun tapi terlambat, eommanya sudah menariknya menuju Yunho. Kebetulan disitu ada Mr. Cho dan Mr. Jung juga. Serta ada lelaki muda lain yang berdiri di samping Yunho.

“Yeobo, Mr. Jung, sebenarnya proyek apa yang sedang ditangani Yunho sekarang? Ia selalu pulang larut malam yang menyebabkan Kyunnie sendirian. Ini tidak baik untuk hubungan mereka kan? Bagaimana mereka bisa lebih dekat kalau Yunho terus-terusan bekerja tanpa libur?” kata Ny. Cho pada suaminya dan Mr. Jung.

Yunho memandang Kyuhyun dengan galak sementara Kyuhyun menyeringai membalas tatapan itu.

“Begitukah? Mianhae Ny. Cho, aku minta maaf kalau Yunho jadi sangat sibuk. Tapi jangan khawatir, sekarang ada Changmin disini. Ia adalah teman Yunho semasa kuliah. Ia yang akan membantu pekerjaan Yunho agar lebih ringan. Tentu saja Yunho bisa pulang lebih awal dan menemani Kyu tiap hari.” Kata Mr. Jung menjelaskan.

“Kau dengar kan Yunho? Jangan terlalu sibuk. Kyuhyun merindukanmu, ia ingin menghabiskan banyak waktu denganmu.” Kata Ny. Cho pada Yunho yang langsung diprotes Kyuhyun. Ia tidak mau dikatakan ‘merindukan’ Yunho.

Yunho membungkuk dan meminta maaf pada kedua orang tua Kyuhyun. “Maafkan aku. Kedepannya aku akan lebih sering meluangkan waktu dengan Kyuhyun. Dan kenalkan, ini Shim Changmin, dia adalah sahabatku waktu kuliah.”

Changmin memperkenalkan dirinya. Semua orang disana terlihat menyukainya. Ia memang tampan dan gagah. Dan kelihatan cerdas. gaya bicaranya pun sangat sopan dan menarik simpati semua orang yang mendengarnya. Namun entah mengapa Kyuhyun tidak menyukainya. Ia tidak punya alasan khusus. Hanya tidak menyukainya. Itu saja.

*

            Kyuhyun memandang punggung Changmin dengan kesal. Hampir setiap hari ia melihat Changmin datang. Jika tidak keluar bersama Yunho, mereka akan mengerjakan pekerjaan mereka di ruang kerja Yunho.

Kini ia muak setengah mati melihat kedua makhluk itu saling menempel satu sama lain bagaikan perangko dengan amplop surat. Bahkan ketika Yunho ke dapur untuk mengambil minuman pun Changmin senantiasa mengekor. Sungguh membuat Kyuhyun sakit mata.

Ryeowook yang hari itu datang berkunjung pun dibuat pusing. Pasalnya Kyuhyun tak henti-hentinya mondar-mandir dalam kamarnya. Kadang-kadang ia menghentak-hentakkan kakinya dengan kesal disertai wajahnya yang masam.

“Kyu, kau ini sebenarnya kenapa? Bisakah kau duduk diam dan menjelaskan padaku ada apa sebenarnya?” Tanya Ryeowook.

“Aku kesal sekali. Aku benci Shim Changmin itu..!” kata Kyuhyun histeris. Kali ini kakinya dihentakkan lebih keras.

Ketukan dipintu kamar Kyuhyun membuatnya berhenti menghentakkan kakinya. Yunho muncul di balik pintu. “Kau kenapa, Kyu? Kenapa berteriak-teriak? Bunyi apa tadi itu?”

Kyuhyun baru akan menjawab ketika Changmin muncul di belakang Yunho. “Ada apa Kyuhyun-ssi? Kami mendengar rebut-ribut tadi. karena kami merasa sedikit terganggu, maka kami mengecek kesini.”

Suara semanis madu itu membuat Kyuhyun benci setengah mati. Ia terpaksa berbohong bahwa ia melihat seekor tikus dan berusaha mengejarnya sehingga menimbulkan keributan. Yunho memandang curiga pada Kyuhyun, tapi dengan segera Kyuhyun memasang wajah polosnya.

Setelah keduanya kembali ke ruangan Yunho, kembali Kyuhyun mondar-mandir dengan gelisah tapi tanpa menghentak-hentakkan kakinya. Melihat itu Ryeowook segera menarik Kyuhyun untuk duduk disampingnya.

“Ada apa Kyu? Kenapa kau membenci Changmin?” Tanya Ryeowook.

“Aku tidak suka ia ada disini. Aku tidak suka melihat wajahnya yang penuh kepura-puraan itu. Ini apartementku bersama Yunho hyung, harusnya ia juga minta ijin padaku kalau mau datang.” Kata Kyuhyun. Ia cemberut setengah mati.

Ryeowook mengelus surai Kyuhyun dengan sayang. “Jujurlah padaku, Kyu. Aku tahu itu bukanlah alasan sebenarnya. Ini pasti ada hubungannya dengan Yunho-ssi kan? Kau pasti sudah mulai menyukainya.”

“Tidak!” Bantah Kyuhyun keras. “Kau mengenalku dengan baik. Kau tahu benar aku belum pernah jatuh cinta. Dan aku..”

Kyuhyun terdiam. Ia sendiri tidak tahu mengartikan perasaannya yang sebenarnya. Apakah ia hanya tidak suka pada Changmin atau karena Changmin dekat dengan Yunho.

“Kyu, akuilah kau menyukainya. Tidak apa-apa kan? Justru itu bagus sekali karena kau menyukai calon suamimu sendiri.” Kata Ryeowook lagi.

Kyuhyun cemberut. “Aku tidak tahu. Aku belum pernah jatuh cinta, jadi aku tidak tahu bagaimana rasanya.”

Ryeowook berdehem. “Begini, apa jika kau bersamanya hatimu berdebar-debar?”

Kyuhyun menggeleng. “Tidak juga. Aku hanya merasakannya jika posisi kami terlalu dekat. Bukankah itu wajar? Toh jika aku terlalu dekat dengan appaku jantungku juga berdebar-debar. Bagaimana kalau appa memarahiku? Atau malah memukul kepalaku?”

Ryeowook menghela nafas. “Apa kau suka salah tingkah kalau berada dekatnya?”

Lagi-lagi Kyuhyun menggeleng. “Aku hanya salah tingkah kalau ia menatapku tajam. Itu wajar kan? Lihat saja dia yang angkuh dan menyeramkan itu, siapa juga yang tidak akan salah tingkah jika ditatap dalam-dalam oleh lelaki seperti itu?”

Ryeowook menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Mencoba mencari pertanyaan lain yang bisa membuktikan bahwa Kyuhyun menyukai Yunho. Lalu ia tersenyum

“Apa kau tidak suka melihatnya dekat dengan lelaki lain, seperti Changmin?”

“Tentu saja! Kau lihat sendiri, Changmin selalu bicara dengan nada yang dibuat-buat. Seolah-olah merayu siapa saja yang berbicara dengannya. Aku tidak suka ia dekat-dekat Yunho hyung. Aku tidak mau Yunho hyung jatuh dalam perangkapnya.” Kata Kyuhyun dengan kesal.

Ryeowook melanjutkan. “Bagaimana kalau ternyata Changmin menyukai Yunho?”

“Tak kan kubiarkan. Yunho hyung itu punyaku. Kami telah dijodohkan, setidaknya Changmin itu harus menunggu dulu setahun. Lagipula aku tidak yakin ia bisa bersama Yunho hyung, mengingat Jung ahjussi sangat menyukaiku.” Kata Kyuhyun bangga.

Ryeowook memandang Kyuhyun terus-terusan hingga Kyuhyun sadar kalau ia kelepasan bicara. Kyuhyun akhirnya menyerah.

“Aku benar-benar tidak tahu. Aku memang tidak menyukainya karena ia dingin sekali, tapi aku juga tidak suka jika ada orang lain yang dekat dengannya. Aku tidak suka ayah kami menjodohkan kami, tapi aku terlanjur terbiasa melihatnya setiap hari.” Kata Kyuhyun bingung.

Ryeowook mengangguk. “Itu artinya kau mulai menyukainya tapi belum mencintainya.”

“Apakah itu bisa dikatakan jatuh cinta?” Tanya Kyuhyun.

“Belum. Biarlah waktu yang menjawab, Kyu. Jalani saja dulu. Perasaanmu akan menunjukkan jalan suatu hari nanti.”

*

            Berhari-hari Kyuhyun memikirkan perkataan Ryeowook. Ia penasaran sekali, apakah ia memang menyukai Yunho ataukah ia hanya sekedar mengaguminya. Maka ia memutuskan untuk lebih memerhatikan gerak-gerik Yunho mulai saat itu.

Hari ini Yunho tidak pergi bekerja. Changmin belum juga datang. Ini kesempatan, pikir Kyuhyun. Ia langsung mengintip Yunho dari ventilasi udara yang menghubungkan ruang makan dengan ruang kerja Yunho.

Kyuhyun naik ke atas kursi kecil dan mengamati Yunho yang tengah sibuk dengan komputernya. Sesekali Yunho mengecek beberapa map dan menulis di agenda kecil. Yunho terlihat sangat serius. Kyuhyun mengamati wajah Yunho baik-baik.

‘Wah, dia tampan sekali.’ Kata Kyuhyun dalam hati. Hidungnya yang mancung, bibirnya yang tegas, rahangnya yang kokoh, sorot matanya yang tajam, rambut hitamnya rapi dengan model spike, serta tubuhnya yang kekar. Semuanya menyatu dengan sempurna di diri seorang Jung Yunho.

‘Mimpi apa aku bisa dijodohkan dengannya?’ Lagi-lagi Kyuhyun membatin.

Cukup lama ia memandangi Yunho. Kemudian dilihatnya Yunho menghentikan kegiatannya dan meraih ponselnya. Ia terlihat mengamati benda berwarna silver itu sambil tersenyum-senyum sendiri. Lalu dilihatnya Yunho termenung. Ia terlihat seperti sedang memikirkan sesuatu.

Lalu lamunan Yunho terhenti ketika Changmin muncul dalam kantornya. Lelaki itu lalu tersenyum hangat memandang Changmin. Kyuhyun langsung cemberut melihat Yunho tersenyum pada Changmin. Selama ini Yunho tidak pernah tersenyum menatapnya. Dan kenyataan ia kalah dari Changmin membuat Kyuhyun semakin membenci lelaki itu.

“Bagaimana hubungan kalian?” Tanya Changmin pada Yunho.

“Biasa saja, kenapa?”

“Yang benar saja, kalian sudah tinggal bersama selama lima bulan. Dan kau bilang kalian masih seperti biasa? Tidak sering bercakap-cakap atau pergi ke suatu tempat atau..”

Yunho menampik keras. “Minnie, kau tahu sendiri kami melakukan hal ini karena terpaksa. Mana mungkin kami melakukan hal-hal lainnya? Kami hanya berpura-pura di depan orang tua kami. Tidak lebih.”

Changmin lalu mengangkat bahunya. “Aku cuma bertanya, kau tidak perlu marah.”

Kyuhyun kesal sekali mendengarnya. Jadi Yunho benar-benar terpaksa menerima perjodohan ini. Ia tidak pernah sama sekali berniat bermanis-manis pada Kyuhyun. menyesal sekali Kyuhyun bersusah payah mengintip kegiatan Yunho hari itu. Dasar manusia sombong, Kau pikir aku akan menyukaimu? Lihat saja, akan kutunjukkan padamu bahwa aku bisa menarik hati setiap orang,  pikir Kyuhyun.

Ia lalu turun dari Kursi lalu berlari menuju kamarnya. Dengan gerakan secepat kilat ia mengganti pakaiannya lalu pergi keluar. Sesampainya ia di mobilnya, barulah ia sadar bahwa ia tidak punya tujuan.

Tiba-tiba ponselnya berbunyi. Kyuhyun segera menjawabnya dengan enggan. “Yeoboseyo?”

“Kyu? Ini aku, Zhoumi. Aku kembali ke Seoul kemarin. Bolehkah kita bertemu hari ini?”

Kyuhyun terkejut sekaligus senang. “Zhoumi? Zhoumi hyung? Huaa.. kau ada dimana hyung? Dimana? Baiklah, aku akan tiba disana dalam waktu setengah jam. Tunggu aku, ne?”

*

            Kyuhyun menatap Zhoumi tanpa henti. Rupanya sunbaenya di kampus dulu sudah bertambah tampan. Terakhir mereka bertemu dua tahun lalu karena Zhoumi pulang ke Cina. Ia kembali ke Seoul karena ada beberapa pekerjaan yang harus diselesaikan disini.

“Oh iya, Kyu, aku juga membawa kabar gembira. Aku akan menikahi Henry. Kau masih ingat dia kan? Pernikahan kami akan dilaksanakan beberapa bulan lagi.” Kata Zhoumi.

“Benarkah hyung? Wah, selamat hyung. Setelah empat tahun, akhirnya kalian menikah juga. Kau harus mengundangku, ne?”

“Tentu saja. Kau adalah orang pertama yang terpikir olehku, mengingat dulu kau adalah perantara kami. Bagaimana denganmu? Aku masih ingat emailmu beberapa bulan lalu mengenai perjodohanmu dengan lelaki bernama Yunho.”

Kyuhyun menunduk sebentar. Lalu memutuskan untuk menceritakan semuanya. Tentang perasaannya pada Yunho dan tentang kecemburuannya pada Changmin.

“Kau menyukainya tapi belum mencintainya. Dan kau tidak suka melihatnya bersama Changmin. Kau juga tidak senang akan sifat dinginnya padamu. Bagaimana kalau aku membantumu?” Tanya Zhoumi.

“Maksudnya? Bantuan seperti apa maksudnmu, hyung?” Tanya Kyuhyun tak mengerti.

“Aku bisa berpura-pura menyukaimu. Aku akan mengunjungi apartemen kalian dengan intens dan lalu bersikap mesra padamu di depannya. Dengan begitu kita bisa tahu, apa ia juga menyukaimu atau tidak. Sekalian kita lihat, apa dengan sikap-sikapnya itu, kau bisa jatuh cinta padanya atau tidak.” Kata Zhoumi menjelaskan.

“Mwo? Tapi hyung, kalau Henry tahu, ia bisa marah. Lagipula, siapa tahu Yunho hyung ternyata memang tidak menyukaiku? Jadi apa yang akan kita lakukan sia-sia.”

Zhoumi tertawa. “Kau ini terlalu cepat menyerah. Apapun hasilnya, setidaknya kau sudah mecobanya kan? Dan janga khawatir soal Henry, aku akan menjelaskan semuanya padanya. percaya saja padaku. Kita akan membalas kecemburuanmu pada Yunho.”

Kyuhyun tersenyum senang. “Baiklah, kapan kita mulai? Tapi.. berapa lama kau akan tinggal di Seoul?”

“Tenang saja, aku punya waktu dua bulan disini. Besok kita sudah bisa memulai rencana kita. Setelah aku meeting dengan klienku, aku akan menjemputmu untuk makan siang. Bagaimana?”

Kyuhun mengangguk. Ia senang sekali. Akhirnya ada cara untuk mengetahui isi hati Yunho sekaligus membayar rasa cemburunya.

kyu zhoumi milkyway007

To Be Continued..

PS : Congratulation for Sabrina, the first winner of Challenge Me. Here’s your story..

Super Junior Kyuhyun di Ramal Akan Menjadi Member Terkaya Didalam Grup

 

 

Super Junior Kyuhyun baru-baru ini terplih sebagai anggota didalam grup yang berkemungkinan besar akan menjadi yang paling kaya oleh beberapa orang peramal.

MBC Music ‘All the K-pop’ meminta sepuluh peramal meramal tentang anggota Super Junior yang akan menjadi orang terkaya di dalam grup dimasa depan nanti.

Kyuhyun berada diperingkat pertama, mengalahkan Siwon yang saat ini menjadi anggota terkaya didalam grup. Sedangkan Leeteuk dan Shindong berada diperingkat ketiga.

Para peramal tersebut mngatakan, “Kyuhyun berpikir sangat serius tentang uang. Dia akan mampu menghasilkan lebih banyak uang daripada anggota lainnya.”

MC Boom membuat tertawa dengan mengatakan, “Leeteuk, saya pikir kamu harus menjaga Kyuhyun dengan baik. Dia mungkin akan membelikan kamu taksi di masa depan nanti.”

Peringkat tersebut akan dirilis pada episode  All the K-pop yang akan ditayangkan pada 2 November pukul 11pm.

  • Source: TV Report
  • credit: en.korea
  • indotrans: askarein@yeppopo

 

Credit : Yeppopo

 

Boyfriend for 365 Days – Chapter 1

Title                 :  Boyfriend for 365 Days

Rate                 : T

Genre              : Romance, Comedy

Pairing             : Yunkyu

Warning          : BL, OOC, Typo (es)

Summary          : Yang satu angkuh dan dingin, yang satu lagi keras kepala dan manja. Apa yang terjadi ketika dua namja tampan ini mengetahui bahwa mereka dijodohkan dan harus melakukan pendekatan dalam setahun? Akankah cinta tumbuh diantara mereka?

CHAPTER 1

Mobil mewah berwarna hitam keluaran terbaru membelah pagi yang cerah di kota Seoul. Di dalamnya duduk seorang namja manis nan imut yang sedang mengutak-atik ponselnya dengan bosan. Supirnya yang duduk dibalik kemudi berulang kali mencuri pandang pada sang majikan dengan rasa ingin tahu.

“Tuan muda, kenapa wajahmu cemberut begitu di pagi seindah ini?”

“Aku benci disuruh mengunjungi appa di hari senin. Dan kau tahu sendiri kenapa.” Balas namja imut itu dengan kesal. Raut wajahnya masih senantiasa muram. Ia memang tahu benar kelakuan ayahnya. Jika ia dipanggil di hari senin pagi, artinya ada sesuatu yang penting yang harus dibicarakan padanya. Biasanya hal yang akan dibicarakan itu adalah hal buruk.

Supir namja itu mengangguk. “Aku mengerti, tuan muda. Tapi setidaknya hal-hal yang kau benci itu justru berguna untuk masa depanmu. Jadi turuti saja keinginan tua besar.”

Wajah namja imut itu semakin masam. Ia menghentak-hentakkan kakinya dengan kesal. Ia adalah anak bungsu dari dari keluarga Cho. Namanya Cho Kyuhyun. Karena ia anak laki-laki satu-satunya, maka ia yang diberi tanggung jawab untuk membantu perusahaan ayahnya. Kakak perempuannya, Cho Ahra tinggal di Inggris dan bekerja di sana. Ia terbebas dari segala urusan perusahaan yang memusingkan.

Umur Kyuhyun sudah hampir seperempat abad tapi manjanya tidak juga hilang. Pasalnya itu tadi, selain anak lelaki satu-satunya, ia juga anak bungsu. Kedua orang tuanya memanjakannya seperti anak kecil. Hal inilah yang terkadang disesali Mr. Cho, ayah Kyuhyun. Karena anaknya tumbuh jadi anak manja yang keras kepala, walaupun ia sangat tampan dan cerdas.

“Kita sudah sampai, tuan muda. Bergembiralah. Semoga berita yang kau dapat hari ini tidak seburuk dugaanmu. Hwaiting.” Kata supirnya, Leeteuk, member semangat.

Kyuhyun mengangguk seraya keluar dari mobilnya. Begitu ia memasuki kantor megah ayahnya, para karyawan segera membungkuk hormat padanya. Ia hanya mengangguk singkat dan terus menuju ke ruang kerja ayahnya.

Sepertinya hari ini cukup istimewa, karena ia disuruh berpakaian rapi. Maka ia memakai pakaian formal. Maka ia memilih setelan jas hitamnya dengan kemeja putih dan dasi dengan warna senada dengan jasnya. Rambutnya yang berwarna eboni sebelumnya sudah dihitamkan kembali dan dipotong cepak.

Kyuhyun merapikan sedikit rambutnya sebelum mengetuk pintu ruang kerja ayahnya. Biasanya ia langsung masuk seenaknya tanpa mengetuk, tapi semalam ayahnya mengingatkan agar ia mengetuk pintu terlebih dahulu. Karena mereka kedatangan tamu jauh yang cukup penting untuk ayahnya.

Merepotkan saja, pikir Kyuhyun saat itu. tapi ia tetap melaksanakan perintah ayahnya. Diketuknya pintu itu. Ketika didengarnya suara ayahnya menyuruhnya masuk, barulah ia memutar kenop pintu dan melangkah masuk.

Di dalam ruang kerja ayahnya, ia lihat seorang lelaki paruh baya dan seorang lelaki muda duduk di sofa bersama ayahnya. Lelaki paruh baya itu seperti lelaki tua pada umumnya, namun penampilannya membuatnya disegani.

Sedangkan lelaki muda di sampingnya terlihat angkuh sekaligus tampan. Entahlah, Kyuhyun hanya bisa mendiskripsikan seperti itu. Yang jelas, lelaki muda itu sangat tampan. Hanya saja keangkuhannya itu membuat ketampanannya tampak menyeramkan.

Kyuhyun membungkuk hormat seraya memberikan senyum termanisnya.

“Wah, inikah anakmu yang kau ceritakan? Tampan sekali.” Puji lelaki paruh baya itu.

“Benar. Ini Kyuhyun. Bagaimana menurutmu?” kata Mr. Cho senang. Ia menyuruh Kyuhyun duduk di sampingnya. Kyuhyun menurut dengan patuh. Senyum palsunya masih menghiasi wajahnya.

“Aku setuju sekali. Dari cerita-ceritamu, aku tahu bahwa ia memang sempurna. Kalau manja, aku yakin Yunho bisa menanganinya. Iya kan Yunho?” kata lelaki itu seraya menoleh pada pria muda disampingnya.

Pria muda yang diketahui bernama Yunho itu mengangguk sambil tersenyum sopan. Tapi Kyuhyun tidak mengerti. Apa maksudnya? Yunho bisa menanganinya? Dalam hal apa?

“Kyu, ini Mr. Jung bersama anaknya Yunho. Ia lebih tua darimu jadi kau harus memanggilnya hyung.” kata Mr. Cho pada Kyuhyun seraya memperkenalkan kedua lelaki asing di depan Kyuhyun itu.

“Anneyong ahjussi, Yunho hyung.” sapa Kyuhyun sopan.

“Panggil saja aku appa. Kau tidak usah terlalu formal seperti itu.” kata Mr. Jung.

Mendengar itu Kyuhyun terkejut sekali. “Appa? Mianhae, aku tidak mengerti maksud anda.”

Mr. Jung tertawa. “Ah iya, rupanya appamu belum menjelaskannya padamu.”

Ayah Kyuhyun lalu menoleh pada Kyuhyun. “Appa memang belum cerita padamu. Tapi eomma dan Ahra sudah tahu akan hal ini. Aku dan Mr. Jung adalah sahabat lama. Tahun lalu kami bertemu dan mulai bekerjasama. Kau tentu tahu proyek hotel kita di Gangnam kan? Itu adalah kerjasama dengan Mr. Jung. Lalu aku melihat Yunho, aku pikir kalian akan sangat serasi jika disandingkan. Appa dan Mr. Jung bisa menjadi keluarga, sekaligus menguatkan akar dari kerjasama bisnis kita selama ini.”

“Maksud appa, aku dijodohkan dengan Yunho hyung?” Tanya Kyuhyun tak percaya.

“Tentu saja. Ia adalah orang terbaik untukmu. Kau tidak akan bisa mendapatkan lelaki yang lebih sempurna daripada Yunho. Ia lulus dari Harvard dengan nilai terbaik. Ia juga dewasa dan tipe pekerja keras.” Kata ayah Kyuhyun yang membuat Kyuhyun hampir pingsan mendengarnya.

Seluruh dunia juga tahu bahwa Kyuhyun memiliki kelainan seksual. Itu sebabnya ia tidak pernah jatuh cinta kepada perempuan. Ayahnya tidak pernah mempermasalahkan hal itu, tapi ia tidak pernah menyangka bahwa ayahnya akan menjodohkannya seperti itu. Mungkin ia takut Kyuhyun tidak akan menikah suatu saat nanti, mengingat Kyuhyun belum pernah jatuh cinta ataupun pacaran sama sekali.

“Appa.. Kenapa kau tidak membicarakannya terlebih dahulu?” protes Kyuhyun.

“Ini kan sedang dibicarakan, kau ini bagaimana? Jangan buat Mr. Jung tersinggung. Kau tinggal menjalaninya saja. Tidak susah kan?” bantah Mr. Cho.

“Aku tahu, mungkin permasalahannya karena cinta. Aku tahu kalian belum saling kenal apalagi cinta. Makanya kami memutuskan mengenalkan kalian lalu memberi kalian waktu satu tahun untuk saling mengenal dan memahami satu sama lain. Setelah itu kalian boleh memutuskan akan melanjutkan perjodohan ini atau tidak. Kami tidak ingin memaksa, walaupun kami ingin sekali kalian bersatu.” Kata Mr. Jung menjelaskan.

“Omo, satu tahun? Lama sekali?” protes Kyuhyun sembari melirik Yunho di depannya. ia kesal sekali karena lelaki angkuh itu daritadi diam saja, seolah-olah sudah sangat menyetujui perjodohan bodoh itu.

“Tentu saja harus lama, jadi kalian bisa benar-benar saling mengenal. Sudah, appa tidak mau mendengar protesmu lagi. Jalani saja dulu selama setahun, setelah itu kau bisa menentukan apa kau menerimanya atau tidak.” Kata Mr. Cho dengan tegas.

“Benar sekali. Dan untuk itu, kami sudah menyiapkan satu apartemen untuk kalian. Mulai besok, kalian akan tinggal bersama. Ini akan mempermudah kalian untuk saling mengenal, bukan?” kata Mr. Jung lagi.

Kyuhyun merasakn dunia berputar di kepalanya. Ingin sekali ia lari dari sana dan menghilang dari muka bumi. Tapi jika ia melakukan hal itu, ia hanya akan menyakiti perasaan ayahnya juga Mr. Jung. Yang membuat Kyuhyun kesal adalah Jung Yunho diam saja daritadi. Ekspresi wajahnya juga datar. Jadi Kyuhyun tidak dapat menebak isi kepala lelaki itu.

Membayangkan ia akan melewati satu tahun dalam hidupnya bersama lelaki seperti itu membuatnya merasa amat merana.

*

            Kyuhyun menatap apartement barunya yang akan ditempatinya bersama Yunho selama 365 hari kedepan. Mereka memang punya kamar sendiri-sendiri, tapi tetap saja Kyuhyun enggan seatap bersama lelaki dingin yang jarang bicara itu.

Kyuhyun masih melihat-lihat sekeliling apartement ketika dilihatnya Yunho keluar dari kamarnya. Ketika bersitatap, ketidaksukaan Kyuhyun pada Yunho semakin bertambah. Melihat wajah angkuh itu membuat Kyuhyun muak sekali.

‘Apa gunanya tampan jika angkuh begitu.’ Pikir Kyuhyun.

“Aku ingin bicara.” Kata Yunho mengagetkan Kyuhyun. Lelaki itu lalu duduk di sofa ruang tamu lagi-lagi dengan gaya angkuhnya. Kyuhyun mengikutinya dengan malas.

“Ada apa? Bukannya kau tidak suka bicara ya?” Tanya Kyuhyun kesal.

Yunho menatapnya tajam, seolah-olah memberitahu kalau Kyuhyun lupa sesuatu dalam kata-katanya. Otak cerdas Kyuhyun langsung tersadar dan cepet-cepat menambahkan, “Eh.. hyung.”

Ekspresi keras Yunho melunak. Ia menghela nafas panjang lalu bicara.

“Jangan terlalu sering menggerutu. Ketahuilah, bukan hanya kau yang menolak perjodohan ini, tapi aku juga. Hanya saja aku sangat menghormati ayahku dan tidak mau mengecewakannya. Aku ini anak satu-satunya, sudah jadi takdirku untuk membahagiakan ayahku. Aku tidak mau melihatnya sedih, jadi dengan amat terpaksa aku menyetujui hal konyol ini.”

Kyuhyun sedikit lega mendengar kata-kata Yunho. Tadinya dikira Yunho dengan senang hati menerima perjodohan ini namun malu untuk mengungkapkannya.

“Aku tidak suka ayahku mengatur kehidupanku. Ini hidupku, aku yang akan menjalaninya. Kenapa orang tuaku sibuk memikirkan hal yang sama sekali belum terpikirkan untukku. Satu tahun lama sekali.” Kata Kyuhyun sambil cemberut.

“Hanya itukah yang kau tahu? Mengeluh? Kau memang kekanakan seperti cerita ayahmu. Manja, keras kepala dan sangat kekanakan. Satu tahun saja tidak bisa menunggu.” Sindir Yunho pedas.

“Ya! Aku memang kekanakan, tapi aku tidak angkuh sepertimu. Heran sekali ada orang yang tahan bersamamu.” Kata Kyuhun emosi. Lalu dengan enggan ia menambahkan, “hyung.”

“Terserah kau mau bilang apa. Aku tidak peduli, selama kita masih tetap dalam perjodohan ini. Ingat, aku hanya tidak mau mengecewakan orang tua kita. Jangan berpikir macam-macam.” Kata Yunho seraya berdiri dan bersiap meninggalkan ruangan itu.

Namun langkahnya terhenti. Ia berbalik dan berkata. “Satu lagi, jagan menampakkan ketidaksukaan kita di depan orang tua kita. Bersikaplah seolah-olah kita menyetujui untuk saling mengenal selama setahun, bukan menyetujui perjodohan ini.”

Kyuhyun tidak mau menjawab. Wajahnya masam. Ia memalingkan wajahnya hingga Yunho menghilang dibalik pintu. Belum pernah rasanya ia dikalahkan. Ia termasuk orang yang populer semasa sekolah dan kuliah dulu. Ia tidak pernah diabaikan. Hoobaenya selalu menghormatinya dengan berlebihan, sedangkan sunbaenya selalu memanjakannya secara berlebihan pula.

Ia tidak pernah terkalahkan dalam apapun. Otaknya luar biasa cerdas. Kata-katanya pedas dan tajam. Ia juga pandai sekali merayu dan memanipulasi seseorang hingga akhirnya orang itu akan menuruti keinginannya. Semua orang selalu menuruti kemauannya. Melaksanakan perintahnya.

Dan baru kali ini ia dihadapkan pada orang yang tampaknya tidak bisa melakukan semua itu. Kyuhyun benci sekali kenapa orang seperti itu diberi rupa sedemikian tampannya. Kyuhyun menghentak-hentakkan kakinya lagi. Kebiasaan buruknya ini selalu muncul apabila ia sedang kesal. Dibarengi dengan wajah masa dan bibirnya yang cemberut.

*

            Sebulan sudah Kyuhyun dan Yunho tinggal bersama. Mereka jarang bertemu di apartement. Yunho banyak menghabiskan waktunya dengan meninjau lokasi-lokasi proyek, sedangkan Kyuhyun menghabiskan waktunya di kantor. Jika bertemu mereka hanya saling sapa seadanya. Terkadang Yunho pulang larut malam atau bahkan tidak keluar sama sekali, ia hanya mengurung diri di ruang kerjanya dalam diam.

Tapi Kyuhyun tidak peduli. Selama yunho tidak mengganggunya, ia tidak keberatan. Hanya saja ia serasa tinggal sendiri. Apartement iu sangat luas tapi terkesan sepi karena penghuninya sibuk dengan urusan masing-masing. Terlihat jelas bahwa mereka hanya ingin menyenangkan kedua orang tua mereka.

Malam itu mereka dipanggil untuk makan malam di rumah Kyuhyun. Ayah Yunho juga datang. Yunho tidak henti-hentinya mengingatkan Kyuhyun agar bersikap manis didepan orang tua mereka. Kyuhyun sampai kesal dibuatnya. Pasalnya ia sudah mengerti maksudnya, kenapa harus diberitahu berulang-ulang? Memangnya ia bodoh? Rutuk Kyuhyun dalam hati.

Sesampainya di kediaman keluarga Cho, mereka disambut hangat. Mereka mengobrol sebentar lalu makan malam bersama. Kyuhyun mati-matian berakting agar ia terlihat lebih rela dengan perjodohan yang nyaris membuatnya gila itu.

“Bagaimana hubungan kalian selama sebulan ini? Apa ada kemajuan?” Tanya Mr. Cho.

Yunho dengan sigap menjawab terlebih dahulu. “Kami baik-baik saja. Kemajuan yang berarti belum ada, karena kami belum lama bertemu. Suasana canggung masih sangat terasa diantara kami. Tapi aku yakin, lambat laun akan segera membaik.”

“Kau memang sangat berwibawa, Yunho. aku benar-benar bangga padamu. Kau mau memandang masalah ini dengan kepala dingin. Menghadapi Kyuhyun agak sulit, aku harap kau mengerti. Ia memang sedikit manja, tapi ia sebenarnya anak yang baik.” kata Mrs. Cho.

“Eomma! Kenapa bicara seperti itu? Aku tidak pernah menyusahkan Yunho hyung. Ia tidak akan kesulitan menghadapiku.” Kyuhyun sebal sekali karena tampaknya kedua orang tuanya menyukai Yunho.

“Dan apakah kau bisa menghadapinya, Kyu?” Tanya Mr. Jung. Ia terdiam sebentar lalu melanjutkan. “Yunho memang terlihat sombong dan dingin, namun sebenarnya ia baik hati. Ia adalah tipe lelaki penyayang. Sekali ia menyayangi seseorang, maka ia akan melakukannya dengan total. Tapi sifat kerasnya memang agak sulit dihadapi, maklumlah, ia sudah kehilangan kasih sayang ibu pada masa remajanya.”

“Umurnya baru 14 tahun ketika ibunya meninggal. Di saat-saat seorang remaja membutuhkan perhatian lebih. Ia tumbuh jadi anak yang dingin. Ia bekerja keras mendapatkan semuanya yang bisa membuatku bangga, karena ia tahu ia hanya punya aku. Jadi kalau ia kurang perhatian atau sedikit terkesan apatis dan angkuh, tolong dipahami.”

Kyuhyun  terdiam. Ia tidak menyangka Yunho yang dingin ternyata punya masa lalu yang kelam. Tidak dibesarkan oleh kasih sayang ibu itu tidak menyenangkan. Kyuhyun jadi merasa bersyukur karena ia punya eommanya yang selalu sabar menghadapi kelakuannya.

“Mari bersulang untuk anak-anak kita.” Kata Mr. Cho sambil mengangkat gelasnya. Yang lain mengikuti gerakannya lalu minum wine yang ada dalam gelas-gelas tersebut.

Kyuhyun yang memang suka sekali minum wine berkali-kali menambah minumannya. Membuat Yunho mau tidak mau menghentikan Kyuhyun yang dirasa minum cukup banyak. Kyuhyun memang masih terlihat baik-baik saja, Yunho hanya tidak mau Kyuhyun mabuk lalu dirinyalah yang nantinya harus memapah Kyuhyun ke apartemen mereka di lantai 12.

“Kyu, hentikan. Kalau kau mabuk, besok kepalamu akan pusing. Kau tidak bisa beraktivitas nantinya.” Kata Yunho seraya merebut gelas Kyuhyun.

Kyuhyun mengerang. “Tapi aku masih mau minum, hyung. Ayo, berikan padaku.”kata Kyuhyun seraya berupaya menjangkau gelas ditangan Yunho yang di angkat tinggi-tinggi.

Jadilah mereka tampak seperti sepasang kekasih yang tengah bercanda dengan mesra. Bagaimana tidak, wajah Kyuhyun menempel di pipi kanan Yunho. Tangan kirinya dikalungkan di leher Yunho sementara tangan kanannya  berusaha mengambil gelas di tangan kiri Yunho yang terancung ke atas. Kyuhyun seperti tengah memeluk Yunho. sedangkan tangan kanan Yunho memeluk pinggang Kyuhyun guna menstabilkan keseimbangan mereka. Karena Kyuhyun dalam posisi ingin merebut. Jika kuda-kuda Yunho tidak kuat, mereka bisa saja terhatuh.

“Omo.. kalian mesra sekali. Tidak kusangka secepat itu kalian saling beradaptasi. Tunggu sampai ayah kalian melihatnya.” Kata Eomma Kyuhyun yang kebetulan masuk ke ruang tengah. Ia lalu memanggil suaminya dengan keras. Hingga baik Mr. Cho dan Mr. Jung datang tergopoh-gopoh demi melihat kelakuan anak mereka.

Tepat ketika kedua lelaki paruh baya itu muncul, Kyuhyun dan Yunho terjatuh. Rupanya Kyuhyun mendorong terlalu keras hingga pertahanan Yunho melemah. Jatuhlah mereka dengan Kyuhun menindih Yunho dari atas. Bibir mereka pun bersentuhan.

“Ya ampunn kalian, rupanya kalian sudah saling menyukai? Aigoo.. kenapa tidak bilang dari awal?” kata Mr. Cho geli.

“Yunho, kau ini tidak tahu tempat ya? Get a room, son.” Kata Mr. Jung mengejek.

Baik Kyuhyun maupun Yunho langsung bangun dengan wajah memerah. Keduanya tidak menyangka kejadiannya akan jadi seperti itu.

“Appa, tidak seperti itu kejadiannya, tadi aku..” kata Kyuhyun mencoba menjelaskan.

Tapi langsung ditampik keras oleh ayahnya. “Kau tidak perlu menjelaskan, kami sudah melihatnya. Kalian mesra sekali.”

“Bukan seperti itu, kami.. Tadi Kyuhyun..” kini Yunho yang coba menjelaskan.

Namun lagi-lagi dipotong oleh ayahnya sendiri. “Sudahlah, kami tidak mempermasalahkan hal tadi. Justru kami senang ternyata semua berjalan sesuai rencana.”

Baik Kyuhyun maupun Yunho merasa tidak ada lagi yang perlu dijelaskan. Orang tua mereka sudah sukses salah paham. Tidak ada gunanya membantah saat ini. Mereka hanya bisa pasrah menghadapi ledekan-ledekan orang tua mereka malam itu.

Tapi akhirnya mereka bebas juga, karena hari sudah larut, maka mereka harus segera kembali ke apartement mereka. Sepanjang perjalanan kembali suasana canggung memenuhi udara. Kyuhyun ingin minta maaf atas kejadian tadi, bukan apa, tapi tadi dialah yang menindih Yunho. Tapi ia sangsi mengucapkannya. Apalagi kepalanya juga agak pusing akibat banyak minum wine tadi.

“Ayo turun, kita sudah sampai. Kau bisa berjalan sendiri kan?” kata Yunho pada Kyuhyun ketika mereka sudah sampai di basement apartement.

Tiba-tiba muncul ide jahat Kyuhyun. Dipasangnya raut wajah memelas lalu berkata. “Aduh hyung, kepalaku sakit sekali. Aku tidak kuat berjalan.”

Yunho memutar bola matanya. “Sudah kukatakan jangan banyak minum, lihat, ini akibatnya. Sudah, usahakan saja berjalan. Toh setelah ini kita tinggal naik lift.”

“Aku tidak kuat hyunggggg.. Kalau kau tidak mau membantuku tidak apa-apa. Aku akan tidur di mobil malam ini.” Ancam Kyuhyun.

Mau tidak mau Yunho mengalah. Ia kemudian memapah Kyuhyun keluar dari mobil dan menggendong Kyuhyun ala piggyback. Kyuhyun mengencangkan lengannya di leher Yunho sambil tersenyum penuh kemenangan.

“Kau ini merepotkan saja.” Kata Yunho mengomel.

Kyuhyun hanya tersenyum nakal dalam aktingnya yang pura-pura sakit. Entah mengapa tubuh Yunho yang hangat membuatnya nyaman. Ini pertama kalinya ia bersentuhan cukup intim dengan orang lain selain keluarganya. Mendengarkan deru nafas Yunho yang kelelahan menggendongnya serta mencium bau parfum Yunho yang gentleman, membuat Kyuhyun sedikit terlena. Ia semakin meneggelamkan kepalanya di leher Yunho. Kemudian didengarnya suara asing itu, menghentak kencang dalam irama yang tidak teratur tapi terdengar indah. Suara asing yang baru kali ini didengar dan dirasakannya. Suara degup jantunya sendiri.

*

kyuhyun short hair in milkyway007

To Be Continued..

PS : Congratulation for Sabrina, the first winner of Challenge me. Here’s your story..

Super Junior-M subtly hints of comeback?

A picture of Super Junior-M choreography for their next comeback has recently been released online. Everlasting Friends (E.L.F) are excited and can’t wait, especially with Donghae revealing certain steps of the dance to Malaysian fans at the 2012 Asia Super Showcase.

super junior M is back

The picture shows 8 legs put together in a circle and rumours has it that the extra feet could be Choi Siwon, participating in the choreography as well despite his busy schedules with filming “Lord of Dramas”. What do you make of it?

 

Credit : Korean Updates

KBS MUSIC BANK WORLD TOUR 2013

Press Conference Music Bank Jakarta 3
Super Junior, SHINee, 2PM, Beast, Infinite, Sistar, Teen Top and Eru
Gelora Bung Karno – March 9, 2013

Korean charm is still underway amid in Indonesia society. Watching Korean drama, tasting the food, and of course listening to music K-pop is no longer stranger here. One of the trigger the continuity of Korean popular culture is television. Korean TV, as a media that is able to reach a lot of mass, such as Korean Broadcasting System (KBS) could spread Hallyu throughout the world, including Indonesia, especially through K-Pop music. Success with world tour in 4 countries, KBS Music Bank World Tour will visit Indonesia in 2013. Jakarta became the next destination of the concert offering by KBS, after Tokyo, Paris, Hong Kong and Vina del Mar.

A concert that has been long awaited by the fans of K-pop is now available in Jakarta! Promoted by Asia Top Entertainment and supported by Live Motion Pictures (South Korea) and Marygops Studios (Indonesia) cooperate to hold the largest concert collaboration K-pop in Indonesia. “KBS Music Bank World Tour in Jakarta” on March 9, 2013 at Gelora Bung Karno Stadium, Jakarta. KBS Music Bank World Tour in Jakarta is a special concert that will bring together eight leading K-pop idols like Super Junior, SHINee, 2PM, Beast, Infinite, Sistar, Teen Top and Eru. Besides features the magnificent performances of Korean top stars, this concert also celebrate 40 years of diplomatic relations of Indonesia and South Korea. Surely Music Bank World Tour in Jakarta will be presenting a different concept of K-pop concerts in general.

Music Bank is a Korean music weekly program of KBS television station in Korea. Impressions of Music Bank broadcasted live to 72 countries around the world through KBS World channel. Music Bank has become one of benchmark the popularity of K-pop artists with the presence of its weekly charts. It also can be said the Music Bank gives the influence for the spread of Hallyu in the world.

In 2011 Music Bank spread its wings by making a world tour concert titled Music Bank World Tour. The purpose of this concert was made as an attempt to bring closer the KBS with Korean music fans outside South Korea. Since then Music Bank World Tour has been successfully held concert in Japan, France, Hong Kong and Chile. Jakarta will be the fifth stop of the series of Music Bank World Tour.

“One of the most important parts of this Music Bank is to celebrate the 40 years diplomatic relations between Indonesia and Korea, for that Music Bank will feature representatives of the most popular Indonesian starts as well as in the implementation of the event, the MC will be from Indonesia and Korea, but for detail and creative as to what we are discussing with the management of KBS” said Dina Kim as CEO of Asia Top Entertainment (ATE).

“Our show is different because we want to involve the fans idea on this concert. We open the suggestion from fans and create special K-pop concert that never happened before in Indonesia,” said Dan Kim as the CEO of Live Motion Pictures (LMP).

“This Music Bank concert will be a big music event in Indonesia, 8 great stars will be present here and of course the fans of K-pop idol would love to see the stars present in Jakarta, we chose a great venue for this Music Bank, GBK is the right place to organize the Music Bank,” said Peter Harjani as the Creative Director of Marygops Studios.

Do not miss the chance to see the famous K-pop concert with a local touch which is only one chance to see in a life. And prepare yourself for a full of spectacle enshrined stars concert!

Here are the phase of ticket purchasing:

December 20 – 25, 2012: Pre-booking Tickets on the site: http://www.iyaa.com/hiburan/musik/musicbank/

December 26, 2012 – January 3, 2013: Purchase Pre-booking tickets on the site: http://www.dmarket.co.id

January 7,2013: Sales of regular tickets on the site: http://www.dmarket.co.id

For more information follow @KoreanUpdates, @AsiaTopEnt and @marygopsstudios.

See you in Music Bank!

 

Credit : Korean Updates

‘Challenge Me’ finally revealed

Met malam menjelang pagi readers..

Mianhae aku telat posting yah, soalnya hari ini (lebih tepatnya kemarin) ada beberapa kesibukan yang tidak bisa ditinggal sama sekali.

Aku mau ngucapin terima kasih yang sebesar-besarnya pada para readers yang udah mau nyisihin waktunya buat baca ff Long Time Coming. Baca komentar2 kalian bikin aku terharu. Apalagi ada yang bilang ff ini nguras airmata. Seneng deh, tandanya ff aku benar-benar diterima.

Tapi ada satu masalah, mian kalo ada yang tersinggung yah. Tapi author hanya mencoba mengutarakan apa yang ada dipikiranku saat ini.  Aku orangnya terbuka pada hal-hal lain, tidak terpaku pada satu hal aja. Nah, beberapa orang kan compalint tuh karena pairing di ending ff ku bukan seperti kemauannya. Kembali lagi, ini kan cerita aku, jadi aku lah si penentu jalan cerita.

Aku sangat menghargai setiap komentar dan sangat berterima kasih karena kalian udah mau masuk di blog ku and nyempetin diri buat baca ff ku. Tapi please banget, jangan kecewa kalo pairingnya gak sesuai dengan harapan kalian di akhir cerita. Memang ini sepele, tapi bikin aku sebagai penulisnya jadi merasa sedih karena terkesan tidak bisa memenuhi harapan pembacanya.

Padahal aku berusaha bikin ff yang tidak sama dengan ff lainnya. Dengan kata lain, mencoba tampil beda. Yaitu dengan bikin pairing beda-beda, alur yang agak sulit ketebak sampe bikin stripping. Ini semua kan demi readers. Karena setiap penulis menulis untuk para pembaca.

Jadi sekali lagi maafkan kalau tidak sesuai harapan. Ini kan hanya fiksi, dimana fantasi dan imajinasiku bermain trus nyiptain sesuatu untuk dituangkan dalam tulisan. Maaf kalau mengecewakan, tapi sekali lagi author hanya mau berimprovisasi.

Oh ya, aku juga mau bilang makasih buat semua yang udah email aku. Ternyata banyak juga yang minta dibuatin ff (kenapa gk ikutan Challenge Me aja waktu itu yah? hehe). Makasih udah mau request, makasih udah muji gaya menulis aku, makasih udah mau singgah n menyelam di blog ini. Dengan senang hati aku menampung semua masukan itu. Untuk saat ini, aku fokus dulu untuk para pemenang ‘Challenge Me’, setelah itu baru aku tinjau ulang permintaan kalian yah. Tapi aku usahakan memenuhi harapan kalian semua.

And untuk Sabrina, selamat yah, fanfiction dengan judul kamu akan aku publish. Setelah perbincangan di email, semoga kamu suka ff ini. Dan buat pemenang Challenge Me lainnya, bersabar yah. Setelah ff Sabrina, punya kalian akan aku publish secara bergantian.

Thank You readers..