Come Back to Me – Chapter 7

Title : Come Back To Me

Rate : T

Genre : Romance, Hurt

Pair : WonKyu, YunKyu

Warning : BL, OC, typo (s)

Summary : Kyuhyun tidak mengerti dengan perhatian-perhatian yang diberikan oleh Yunho belakangan ini, namun tidak bisa dipungkiri bahwa ia menikmatinya. Di sisi lain Siwon yang notabene adalah mantan kekasih Kyuhyun mulai menyadari kekosongan hatinya sejak Kyuhyun pergi dari hidupnya. Akankah mereka kembali bersama? Ataukah Kyuhyun akhirnya mendapatkan kebahagiaan baru bersama Yunho?

CHAPTER 7

Malam itu juga rombongan artis SM Entertainment pulang ke Seoul karena banyak diantara mereka punya jadwal di Seoul keesokan harinya. Begitu konser selesai, mereka langsung menuju Bandar udara Changi. Pesawat mereka dijadwalkan akan berangkat pukul 23.30.

Kyuhyun menaiki mobil yang terpisah dengan Siwon maupun Yunho. Ia sedang tidak ingin diganggu kedua namja itu. Ia pun sudah melakukan sumpah-setia bersama Minho bahwa mereka akan duduk bersama di pesawat nanti.

Dan Kyuhyun benar-benar melakukan aksi diamnya. Ia tidak membiarkan telinganya mendengar sepatah kata pun dari siapapun juga. Telinganya disumbat dengan headset. Lagu yang didengarkan dari iPodnya disetel dengan suara keras sampai ia benar-benar yakin ia tidak dapat mendengar siapapun yang berbicara di sekelilingnya.

Bahkan ketika turun dari pesawat, ia nyaris berlari ke mobil pertama yang disediakan untuk mereka, padahal itu mobil untuk Leeteuk, Shindong dan Eunhyuk karena mereka harus segera shooting variety show Strong Heart serta beberapa gadis SNSD yang juga punya jadwal siang itu.

Tanpa peduli protes keras dari leadernya, Kyuhyun langsung menjatuhkan tubunhya di kursi tengah.

“Hyung, tempatmu shooting kan searah dengan rumah eommaku. Aku ikut sampai disana yah? Eomma ingin segera bertemu denganku, katanya penting, jadi aku harus buru-buru.” Kata Kyuhyun pada Leeteuk.

Leeteuk hanya bisa mengangguk dan menuruti keinginan dongsaengnya yang keras kepala itu. Iapun meminta supir mereka untuk mengantar Kyuhyun duluan.

Sampai di rumah, Kyuhyun menemukan eommanya sedang memasak. Setelah berbincang-bincang sebentar, Kyuhyun pamit ke kamarnya. Ia ingin tidur seharian karena lelah dengan perjalanannya. Ia juga menitip pesan pada eommanya untuk tidak memberitahkuan siapa-siapa kalau ada telepon ataupun seseorang yang datang mencarinya.

“Nanti hyungdeulmu khawatir. Begini saja, kalau ada yang mencarimu, eomma akan bilang kau sedang istirahat dan tidak bisa diganggu. Ne? Jangan merahasiakan keberadaanmu. Kasihan mereka nanti mencarimu.” Bujuk eommanya.

“Tidak. Kalau mereka tahu aku disini, nanti mereka akan datang dan mengajakku minum eomma. Aku sedang tidak ingin. Lagipula aku lelah sekali.” Elak Kyuhyun.

“Benarkah? Hyungmu mengajakmu keluar setelah bekerja seharian kemarin? Omo, apa mereka tidak merasa lelah? Tapi.. bukankah kau paling suka kalau diajak minum Kyu? Kau kan suka sekali minum.” Tanya eommanya. Wanita paruh baya itu terlihat sedikit curiga.

“Aduh, eomma ini cerewet sekali. Pokoknya aku tidak mau mereka tahu aku ada disini. Titik. Dan eomma sebagai eomma yang baik harus membantuku merahasiakan keberadaanku. Oke?” kata Kyuhyun lalu memasuki kamarnya dan menguncinya dari dalam.

Kyuhyun lalu merebahkan tubuhnya di tempat tidur. Ditatapnya ponselnya yang sejak tadi sibuk bordering. Yunho, Siwon, Donghae, Changmin, juga Ryeowook menghubunginya beberapa kali. Namun daftar terbanyak dimiliki oleh Siwon.

Diperiksanya kotak pesannya, terdapat beberapa sms dari Siwon, 1 dari Yunho dan 1 pesan dari Changmin. Dibukanya pesan dari Changmin terlebih dahulu.

Kyu, kau dimana? Yunho hyung kecelakaan. Kami ada di rumah sakit Seoul. Cepat kemari. Ruang VIP no. 2.

Jantung Kyuhyun berdetak sepuluh kali lebih cepat. Tanpa pikir panjang ia menyambar ranselnya lalu berlari seperti orang gila keluar. Tak dipedulikannya panggilan eommanya. Ia terus berlari sesekali ia menoleh kebelakang mencari taksi.

Begitu ia mendapat taksi, ia segera masuk dengan tergesa-gesa. “Seoul Hospital, palli..!” teriaknya pada supir taksi.

Sepanjang perjalanan ia tidak kuasa menahan air matanya. Diperiksanya pesan dari Siwon. Ada 3 pesan disana.

‘Kyu, kau dimana? Kenapa menghilang begitu saja?’

‘Kyu, Yunho mengalami kecelakaan. Kami belum tahu kondisinya, ia masih di tangani dokter. Cepatlah kemari.’

‘Kyu, Yunho sudah dipindahkan ke kamar VIP 2. Kemarilah, lupakan dulu amarahmu padanya. aku yakin ia membutuhkanmu saat ini.’

Dada Kyuhyun terasa sesak sekali membaca pesa-pesan Siwon. Mengapa ia begitu jahat? Harusnya ia tidak gegabah dan langsung pergi tadi. Harusnya ia tetap bersama rombongannya agar ia tahu apa yang terjadi dan berada disisi Yunho saat ini.

Terakhir dibacanya 1 pesan dari Yunho.

‘Kyu, hyung tahu kau marah. Tapi maukah kau mendengarkan penjelasan hyung dulu? Setelah itu kau boleh memutuskan kau masih mau marah atau tidak.’

Airmata Kyuhyun semakin deras membaca pesan itu. seandainya saja ia bersama Yunho, mungkin kejadiannya tidak seperti ini. Seandainya saja ia mau sedikit bersikap dewasa. Seandainya saja.. Seandainya.. terlalu banyak kata ‘andai’ dalam pikiran Kyuhyun saat ini.

‘Apakah Yunho akan baik-baik saja? Tuhan, tolong lindungi dia. Aku mohon.’

*

“Kyuhyun..!” jerit Changmin begitu Kyuhyun muncul di ujung lorong VIP. Ia segera menyongsong sahabatnya itu lalu menangis sejadi-jadinya.

Airmata Kyuhyun tak kalah deras. “Mian Minnie, aku sudah bertindak bodoh. Bagaimana semua ini bisa terjadi?”

“Kami akan naik mobil ke dorm ketika seorang anak kecil menyeberang dan Yunho hyung berlari menyelamatkannya. Anak kecil itu tidak apa-apa. Begitu juga dengan si pengendara tolol itu. Tapi Yunho hyung terbentur di aspal cukup keras lalu ia tak sadarkan diri sampai sekarang.” Jelas Changmin yang masih terisak.

“Dimana Yunho hyung? Aku ingin bertemu dengannya.”

“Ia ada di dalam Kyu. Ayo, aku akan mengantarmu menemuinya.” Sebuah tangan menggenggam tangannya lalu menariknya memasuki kamar rawat Yunho.

Kyuhyun masuk ke kamar Yunho dan mendapati hyungnya itu sedang tertidur. Lengannya tampak memar dan pelipis kanannya di perban. Melihat itu Kyuhyun lalu memeluk Yunho dan menangis.

“Maafkan aku hyung. Aku yang salah. Bangunlah, aku mohon. Jangan seperti ini.”

Tapi Yunho tidak juga terbangun. Setelah sepuluh menit Kyuhyun terisak di dada Yunho, ia mulai bisa menguasai dirinya. Ditolehkan wajahnya melihat orang yang tadi mengantarnya masuk dan masih berdiri di sampingnya dalam diam. Barulah ia sadar siapa orang itu. Siwon.

“Kau sudah tenang rupanya. Baiklah, aku akan meninggalkanmu berdua dengannya. Aku ada di luar kalau kau membutuhkanku, Kyu.” Kata Siwon seraya membelai surai Kyuhyun dengan lembut.

Namun sebelum Siwon melangkah keluar, ia menahan lengan Siwon.

“Jangan pergi hyung. Temanilah aku disini. Aku tidak bisa menghadapi ini sendirian.” Pinta Kyuhyun memelas.

Siwon lalu mengangguk dan mengajak Kyuhyun duduk di sofa. Keduanya duduk dalam diam. Siwon merangkul Kyuhyun sedangkan Kyuhyun menyandarkan kepalanya di dada bidang Siwon.
Tiba-tiba Yunho terlihat bergerak. Baik Kyuhyun maupun Siwon melompat bangun lalu menghampiri tempat tidur Yunho.

“Hyung? Kau baik-baik saja?” Tanya Kyuhyun cemas.

“Aku akan memanggil dokter.” Kata Siwon.

“Tidak! Jangan! Kumohon. Aku baik-baik saja. Aku hanya ingin bicara dengan kalian berdua dulu sebelum aku bertemu siapapun. Kumohon, aku tidak suka berada dalam segitiga membingungkan ini.” Kata Yunho setengah memohon.

“Tapi kau masih..”

“Aku baik-baik saja. Percayalah. Saai ini aku jauh lebih ingin bicara dengan kalian berdua daripada bertemu dokter.” Kata Yunho memotong kata-kata Siwon.

“Apa yang ingin kau bicarakan hyung? Kalau soal ciumanmu dengan BoA noona, aku sudah memaafkannya. Jadi tidak perlu kau jelaskan lagi hyung.” kata Kyuhyun.

“Tidak. Kau harus mendengarkan dulu penjelasanku. Dan aku bersikeras.” Kata Yunho dengan nada memaksa karena dilihatnya Kyuhyun ingin protes.

Kyuhyun hanya bisa pasrah menghadapi Yunho yang tiba-tiba keras kepala.

“Aku dan BoA tidak berciuman. Lebih tepatnya ia yang menciumku. Ketika kutanyakan padanya mengapa ia melakukan hal bodoh seperti itu, ia bilang itu adalah ciuman tanda terima kasih juga perpisahan.” Kata Yunho.

“Aku tahu noona akan ke Amerika selama setahun karena akan membuat album baru sekaligus mewakili SM untuk mencari bakat-bakat baru untuk manajemen kita. Tapi seintim itukah? Dihadapan ribuan orang pula!” kata Kyuhyun yang terdengar pedas.

“Sebenarnya BoA pernah menyatakan perasaannya padaku beberapa waktu lalu. Tapi aku hanya menganggapnya sebagai teman, bahkan saudaraku sendiri. Maka aku menolaknya dengan halus. Anehnya ia berterima kasih karena caraku menolaknya membuatnya merasa sangat dihargai. Oleh karena itu ia menciumku.”

Kyuhyun dan Siwon hanya bisa diam mendengarkan cerita Yunho. Keduanya tidak tahu harus berkata apa. Terutama Kyuhyun, tadinya ia ingin menyalahkan BoA karena dengan jahatnya membuatnya cemburu, tapi setelah mendengar penjelasannya, ia jadi mengerti. Bahkan mungkin ia juga akan melakukan hal yang sama jika ia jadi BoA.

“Pesanku Kyu, setiap tindakan ada alasannya. Dengarkan dulu penjelasannya. Setelah itu kau boleh memutuskan akan marah atau tidak. Jangan gegabah dalam mengambil keputusan. Pikirkan dulu baik-baik. Arasso?” kata Yunho lagi.

Kyuhyun mengangguk.

Lalu Yunho melanjutkan. “Dan kini aku akan berterus terang pada kalian. Aku akan mengatakan yang sebenarnya. Tapi kuharap kalian tidak marah kepadaku, terutama kau, Kyu. Karena aku melakukan ini demi kebahagiaan kalian.”

Siwon dan Kyuhyun saling pandang lalu mereka beralih memandang Yunho. Jelas sekali kalau mereka tidak mengerti dengan arah pembicaraan Yunho saat ini.

“Hyung, apa maksudmu?” Tanya Kyuhyun.

“Sebenarnya, aku tidak pernah berniat mendekati Kyuhyun. Aku melakukan ini karena aku yakin kalian berdua masih saling mencintai hanya saja masih saling mementingkan ego masing-masing. Terutama Siwon yang menghindari Kyuhyun terus-menerus sedangkan Kyuhyun pura-pura tegar dihadapan semua orang padahal aku tahu kalau ia terluka.”

“Karenanya aku mendekati Kyuhyun, untuk menyadarkan Siwon atas perasaannya. Dan ternyata aku berhasil. Disamping itu, aku mengajarkan Kyuhyun agar jadi lebih dewasa, supaya kedepannya kalian tidak harus bertengkar lagi. Tapi tampaknya yang satu ini aku gagal. Buktinya Kyu marah karena melihat BoA menciumku tanpa meminta penjelasan.” Kata Yunho panjang lebar.

“Jadi selama ini, kau hanya berpura-pura? Tapi kau bilang kau tidak pernah main-main di hidup ini.” Kata Siwon.

“Kata siapa aku main-main? Aku serius membantu kalian. Apa kalian tidak lihat usahaku? Dan hasilnya bisa kulihat di depan mataku sekarang. Kalian sudah akur. Tinggal bagaimana kalian membicarakan tentang hubungan kalian lebih jauh lagi.”

Kyuhyun masih terpaku. Untuk kesekian kalinya ia tidak tahu harus berkata apa. Yunho selama ini membantunya diam-diam agar ia bisa kembali pada Siwon.

“Yunho-ah, gomawoyo. Aku..” kata Siwon bersemangat.

“Tidak, bukan hanya aku. Kau juga harus berterima kasih pada Donghae dan Heechul hyung. Kami adalah satu tim. Sebenarnya ini adalah ide Heechul hyung. Walaupun ia sahabatku, tapi ia juga sangat dekat denganmu kan? Kami tidak mungkin menyuruh Donghae untuk mendekati Kyuhyun, bisa-bisa Eunhyuk bunuh diri. Heechul hyung sendiri angkat tangan kalau disuruh mendekati Kyuhyun, ia tidak bisa bertemu sesama.. evil katanya.” Kata Yunho dengan senyum minta maaf.

“Ya, dan kau satu-satunya yang free saat itu. Aku masih tidak percaya semua ini” kata Siwon.

“Oh ya, aku lupa. Changmin juga tahu akan hal ini. Awalnya ia marah padaku karena ia takut Kyuhyun akan terluka lagi. Tapi akhirnya ia mau mengerti. Ah ya, Minho juga tahu akan hal ini.”

“Mwo? Jadi Changmin dan Minho tau akan hal ini? Awas mereka!” kata Kyuhyun cemberut. Ia mem-pout-kan bibirnya seperti biasa kalau ia ngambek.

“Jangan marah Kyu, mereka hanya ingin yang terbaik untukmu. Dan jangan sering-sering mempoutkan bibirmu seperti itu di depan orang lain, terutama kalau tidak ada Siwon. Karena aku tidak bisa jamin kau akan selamat dari sergapan namja-namja ataupun para yeoja lapar diluar sana.”

Ketiganya lalu tertawa bersama. Perasaan lega karena telah mengatakan semuanya menguasai dada Yunho. “Jangan bertengkar lagi. Jadilah pasangan yang berbahagia dan saling mengerti satu sama lain. Jangan cepat marah dan tersinggung. Hadapi semua dengan kepala dingin.”

Siwon dan Kyuhyun mengangguk.

“Bagus.” Kata Yunho. “Sekarang kalian boleh memanggil dokter.”

Siwon mengangguk lalu berjalan keluar mencari dokter. Tinggallah Kyuhyun berdua dengan Yunho di dalam.

“Hyung.. terima kasih untuk segalanya. Setelah kau mencari kebahagiaan untukku, carilah kebahagiaan untuk dirimu sendiri. Jangan memikirkan kebahagiaan orang lain sebelum kau bahagia.” Kata Kyuhyun seraya menggenggam tangan Yunho.

“Hyuuunngggg…!!!”Jerit Changmin yang baru saja memasuki kamar Yunho. Disusul Donghae, Heechul, Sungmin, Ryeowook, Yesung, Minho, dan Onew. Dalam sekejap Yunho sudah dikerubungi para lelaki yang sejak tadi cemas menantinya siuman.

Pelan-pelan Kyuhyun menyelinap keluar dan meninggalkan kamar Yunho. Ia bertemu Siwon diluar yang datang dengan dokter.

“Hyung, ayo kita pulang. Yunho hyung butuh istirahat. Kita juga kan?” kata Kyuhyun.

Siwon mengangguk. “Baiklah. Kau mau pulang kemana? Ke rumah eomma-mu atau ke dorm?”

“Bolehkah aku ikut ke apartemenmu hyung?”

Siwon hanya bisa tersenyum bahagia sebelum menganguk. Lalu keduanya berjalan keluar dari rumah sakit sambil bergandengan tangan.

Sementara di dalam kamar rawat, Yunho mencari-cari sosok Kyuhyun maupun Siwon. Kemudian ia tersadar, pasti keduanya sudah pulang dan memulai semuanya lagi dari awal. Ia bahagia karena telah mengembalikan cinta sejati Siwon. Tapi sudut hatinya bersedih. Karena ia sadar, ia telah jatuh cinta pada Cho Kyuhyun.
*

To Be Continued..

Challenge Me..!

Menulis kala senggang itu bagus, tapi menulis disela-sela kesibukan itu baru luar biasa. Menulis memang menjadi hobiku sejak dulu. Di sela-sela jadwalku yang padat aku nulis ff secara stripping. Dan aku puas karena hasilnya dapat banyak respon.

Menulis itu menyenangkan. Kita bisa menuagkan segalanya sesuai keinginan kita dalam tulisan. Because as you know, fantasy is better than reality.

Gini-gini aku beberapa kali nulis script untuk film indie lho (walaupun sekalian ngerangkap jadi sutradara).

Beberapa karyaku juga pernah dihargai di salah satu majalah remaja tapi namanya aku rahasiakan. Intinya, menulis itu seperti bagian dari diriku sendiri.

Untuk menjalin hubungan baik dengan readers2ku yang sudah sangat baik hati mau membaca dan me-review tulisanku, aku punya ide nih. Namanya : Give Me The Title, and I’m Gonna Write the Story for You.

Kasih aku judul ff ide kamu sendiri (judulnya doang lho), ntar aku yang tulis ceritanya. Tapi sebelumnya aku ingetin yah, karena aku adalah Wonkyu Shipper, sudah pasti yang aku tulis hanya mereka. Pair lain yang boleh masuk adalah Yunkyu (For sure :p).

Kalian boleh nentuin mau wonkyu atu yunkyu, ato mau bkin cinta segitiga lagi gak masalah. Kalian juga boleh nentuin maunya mereka jadi diri sendiri (artis), anak sekolah atau kuliah, dll. Aku buatin ff nya, dengan catatan alur cerita terserah author yah..

3 Judul terpilih yang akan aku buatin fanfictionnya. Aku janji bakal jadi fanfic yang bagus. Gak ada maksud n tujuan lain lho, cuma mau mendekatkan diri pada kalian semua.

Berminat? Paling lambat Tanggal 10 yah? Tinggal comment disini and I’ll give you the answer on December 11st 2012.

Thank you for the participation.. 🙂

Come Back to Me – Chapter 6

Title                 : Come Back To Me

Rate                 : T

Genre              : Romance, Hurt

Pair                  : WonKyu, YunKyu

Warning          : BL, OC, typo (s)

Summari          : Kyuhyun tidak mengerti dengan perhatian-perhatian yang diberikan oleh Yunho belakangan ini, namun tidak bisa dipungkiri bahwa ia menikmatinya. Di sisi lain Siwon yang notabene adalah mantan kekasih Kyuhyun mulai menyadari kekosongan hatinya sejak Kyuhyun pergi dari hidupnya. Akankah mereka kembali bersama? Ataukah Kyuhyun akhirnya mendapatkan kebahagiaan baru bersama Yunho?

CHAPTER 6

Dipesawat yang membawa artis-artis SM Town menuju Singapura, Kyuhyun tertidur pulas. Rupanya ia terlalu lelah menangis hingga tak kuasa menahan gajah yang menduduki pelupuk matanya. Changmin yang duduk dengan Kyuhyun berkali-kali mengintip ke seberang dimana Yunho dan Siwon duduk bersama. Changmin selalu menatap sebal kearah Siwon karena dengan jahatnya meminta Changmin duduk dengan Kyuhyun, sedangkan Changmin ingin duduk dengan hyung tersayangnya yang ‘hilang’ dua hari dari peredaran.

“Changmin-ah, bisakah kau hentikan pandangan tolol mu itu? Siwon jadi kehilangan konsentrasi berbicara denganku.” Kata Yunho dengan nada manis namun mengandung unsur bahaya pada Changmin.

“Tapi hyung, aku ingin duduk denganmu. Bisakah kita duduk bersama setelah kau bicara dengan Siwon hyung? Aku ingin bercerita banyak denganmu, aku merindukanmu hyuunnnggg…” rengek Changmin dengan manja yang lalu mendapat pukulan keras dikepalanya dari belakang.

“Ya! Bisakah kau diam? Aku ingin tidur! Kau ini, badannya paling besar tapi kekanak-kanakan sekali! Biarkan hyungmu menyelesaikan urusannya dulu.” Kata Heechul dengan galaknya.

“Tapi hyung, aku harus membicaraka konsep performance kami pada Yunho hyung. Akan ada sedikit perubahan nantinya.” Rengek Changmin lagi.

“Minnie, biarkanlah Yunho dengan Siwon dulu. Kau bisa membicarakan soal performance mu nanti setelah kita tiba di hotel, toh kau sekamar dengan Yunho. Lagipula kita masih punya waktu sehari di Singapura sebelum Konser SM Town.” Bujuk Donghae yang duduk di depannya.

Changmin langsung cemberut begitu tau akal-akalannya di tentang habis-habisan oleh dua hyungnya.

“Kenapa semua orang mau merebut hyung ku? Kalau Yunho hyung tidak ada, aku dengan siapa?” rengek Changmin lagi yang langsung mendapat respon dari Heechul dibelakangnya.

Heechul menarik rambut Changmin dengan ganas seraya berkata, “Bicara sekali lagi dan aku akan memotong rambutmu acak-acakan..!”

“Appo hyung.. Ampun.. Aku akan diam sekarang. Ne?” kata Changmin terbata-bata. Lebih baik ia mengikhlaskan Yunho hyungnya duduk dengan Siwon daripada rambut kebanggaannya jadi sasaran amukan si Cinderella.

*

Siwon sendiri yang meminta Yunho duduk dengannya. Ada hal yang ingin ia bicarakan dengan sang leader TVXQ itu, yang sudah pasti tentang Kyuhyun. Sejak Kyuhyun dekat dengan Yunho, Siwon juga memberi jarak pada Yunho. Kekanakan sebenarnya, tapi ia merasa tidak sanggup untuk bicara dengan orang yang saat ini menjadi rivalnya dalam merebut hati Kyuhyun.

“Apa yang ingin kau bicarakan, Siwon-ah?” Tanya Yunho sudah setengah perjalanan  duduk dengan Siwon tapi Siwon masih enggan membuka suaranya.

“Aku.. sebenarnya.. Bagaimana aku bisa bicara jika daritadi Changmin tak henti-hentinya menatapku seperti itu?” kata Siwon sembari menunjuk Changmin dengan dagunya.

Yunho menoleh dan mendapati Changmin sedang menatap tak suka ke arah Siwon. Yunho tahu benar arti pandangan itu. Pandangan yang selalu ditujukkan Changmin bila Yunho dekat dengan orang lain, tak peduli siapapun.

Sejak Jaejong, Junsu dan Yochoon pergi, Yunho lah satu-satunya hyung bagi Changmin. Ia tidak mau kehilangan Yunho maka ia mati-matian menjaga Yunho walaupun sikap protektifnya jadi terlihat kekanak-kanakan.

Satu-satunya orang yang dibiarkan dekat dengan Yunho hanya Kyuhyun karena Changmin menganggap Kyuhyun seperti layaknya kembarannya sendiri. Mereka satu jiwa, jadi begitu Kyuhyun dekat dengan Yunho, ia tidak keberatan sama sekali. Malah mendukung, jadi hyung dan kembarannya bisa bersama dengannya selamanya.

“Changmin-ah, bisakah kau hentikan pandangan tolol mu itu? Siwon jadi kehilangan konsentrasi berbicara denganku.” Kata Yunho dengan nada manis namun mengandung unsur bahaya itu. kalo tidak ditegur seperti itu, Changmin tidak akan berhenti mengintimidasi Siwon.

“Tapi hyung, aku ingin duduk denganmu. Bisakah kita duduk bersama setelah kau bicara dengan Siwon hyung? Aku ingin bercerita banyak denganmu, aku merindukanmu hyuunnnggg…” rengek Changmin.

Lalu dilihatnya Heechul memahari Changmin dengan galak. Yunho hanya geleng-geleng kepala melihatnya. Ia lalu berpaling ke arah Siwon lalu berkata, “Abaikan saja dia. Tadi kau mau bilang apa?”

Siwon menarik nafas panjang lalu mulai bicara. “Aku ingin menanyakan soal Kyuhyun.”

‘Sudah kuduga’ batin Yunho.

“Katakanlah.” Kata Yunho sambil tersenyum bijak.

“Baiklah. Aku tidak akan menutupinya darimu. Sebenarnya aku masih sangat mencintai Kyuhyun. Tapi aku tahu, aku tidak bisa seenaknya maju sementara kau juga tengah mendekatinya. Namun melihat sikapmu padanya, aku jadi bertanya-tanya, apakah kau serius mendekatinya atau hanya main-main?” Ungkap Siwon.

“Aku tidak pernah main-main dalam hidup ini.” Sahut Yunho singkat.

“Tapi, kenapa aku terlihat suka mengacuhkannya? Ia jadi sedih dan aku tidak tahan melihatnya.” Kata Siwon lagi.

“Bagaimana kau tahu kalau aku mengacuhkannya?” Tanya Yunho.

“Ia suka bercerita tentangmu kepadaku.”

Yunho lalu menegakkan duduknya mendengar itu. “Benarkah? Apa yang dikatakannya?”

“Ia bilang kau sulit sekali dijangkaunya. Terlalu misterius. Membuatnya penasaran. Ia juga galau sekali kalau kau tidak memberinya kabar. Kau tahu, membaca emailmu tempo hari membuatnya menangis.” Kata Siwon. Jelas sekali nada suaranya sedih. Lalu ia menambahkan.”Janganlah sok misterius seperti itu kepadanya, kalau kau memang menginginkannya, dengan mudah akan kau dapatkan. Tidak perlu membuatnya menangis.”

Yunho tersenyum simpul. “Aku tidak sok misterius. Hanya saja, aku tidak suka segala sesuatunya berjalan dengan instan alias langsung jadi. Semuanya butuh proses. Didalam proses itu, kami bisa saling mengenal dan mengerti lalu memutuskan apakah kami layak menjadi sepasang kekasih atau tidak. Aku tidak mengandalkan cinta dan nafsu. Bagiku, pengertian dan kasih sayang itu jauh lebih penting.”

Siwon terlihat gelisah mendengar kata ‘nafsu’. Wajahnya berpendar merah. Karena baginya yang seperti kuda liar, ia tidak tahan melihat Kyuhyun yang bagai anak domba tersesat jika sedang terangsang.

Yunho melanjutkan lagi. “Bagiku cinta dan nafsu itu ego. Biasanya karena hal ini banyak yang jadi korban dengan alasan ‘cinta itu buta’. Padahal  sebelum bertindak, kita seharusnya berfikir dulu. Hal inilah yang membuat penyesalan selalu datang belakangan. Tapi kalau kau benar-benar mencintai pasanganmu, kau akan menganggap nafsu adalah selingan semata. Karena kasih sayang diantara dua orang yang mencinta adalah diatas segalanya.”

Siwon terdiam.’Pantas saja Kyuhyun lebih memilih Yunho. Ia jauh lebih dewasa dalam berpikir dan bertindak.’

“Jadi kau… tidak pernah menyentuh Kyuhyun?” Tanya Siwon. Harga dirinya mati-matian melarangnya menanyakan hal ini. Tapi rasa penasarannya jauh lebih besar.

“Tidak, Kyuhyun terlalu berharga untuk kusentuh. Lagipula kalau kusentuh, ia bisa-bisa ia ketagihan dan meminta terus-terusan.” Ledek Yunho.

Siwon memutar bola matanya. Yunho ternyata kocak juga.

“Mengakulah Siwon-ah.. Kau sebenarnya ingin menanyakan bagaimana perasaanku pada Kyu kan? Jika aku kau anggap tidak serius, kau ingin merebutnya. Sedangkan jika aku serius kau akan mengalah karena kau ingin melihat Kyuhyun bahagia. Benar kan?” tebak Yunho langsung.

“Baiklah. Aku mengaku. Memang itulah tujuanku. Tapi tampaknya aku aku sudah mendapatkan jawabannya. Aku akan mengalah.” Ujar Siwon ikhlas.

Yunho lalu menepuk keningnya. “Kau dan Kyuhyun sama saja. Cepat sekali terpengaruh situasi. Apa kau tidak mau melihat dulu bagaimana proses yang aku jalani dengan Kyu dulu? Siapa tahu di tengah jalan Kyu bosan padaku dan lebih memilihmu? Apa kau tidak mau mempertahankannya? Mengapa kau mudah sekali menyerah?”

Siwon tertunduk. “Aku tidak mau melihatnya sedih lagi. Ia banyak tertawa bersamamu. Ia jadi lebih dewasa karena ajaran-ajaranmu. Mana mungkin aku tega merampas kebahagiaanya untuk kedua kalinya?”

Yunho menghela nafas lelah. “Kau tahu? Sikap mudah menyerah inilah yang membuatmu putus dengan Kyuhyun dulu. Tidakkah kau sadari itu? Pertengkaran demi pertengkaran yang kalian lalui itu karena kalian terlalu terbawa emosi dan nafsu. Tidak bisa bersabar dan lebih dewasa dalam menghadapi satu sama lain. Kau menyerah dengan keadaan dimana kau tidak bisa menghadapi sikap Kyuhyun padahal kau sendiri yang menyebabkan ia jadi menyebalkan dimatamu saat itu.”

“Kalau kau benar-benar mencintai Kyuhyun. Sebelum ia benar-benar jadi milik orang lain, pasti kau akan mati-matian memperjuangkannya. Dengan pemikiran Kyuhyun hanya akan bahagia jika bersamamu. Bukan hanya melihatnya bahagia sedangkan hatimu menangis.” Kata Yunho lagi.

Siwon menatap Yunho tidak percaya. Bagaimana mungkin orang yang tengah dekat dengan Kyuhyun mengatakan hal ini? Ini berarti ia membuka peluang untuk Siwon supaya bisa berjuang mendapatkan hati Kyuhyun.

“Benarkah… Apakah ini artinya kau menginginkanku berjuang untuk mendapatkan hatinya kembali?” Tanya Siwon masih tidak percaya.

“Tentu saja. Persaingan akan lebih seru kalau rivalnya juga kuat.” Kata Yunho lalu melepaskan sabuk pengamannya dan berdiri. “Sekarang minggir, aku mau lewat. Kau kira aku ini mendongeng untukmu ya sampai-sampai kau terlena dan tidak sadar kalau pesawat sudah mendarat?” kata Yunho galak.

Siwon melompat berdiri lalu tersenyum memamerkan lesung pipinya. “Tentu saja hyungnim, silahkan lewat.” Katanya seraya membungkuk hormat pada Yunho.

Yunho memutar bola matanya. “Kau kira sesi Tanya jawab tadi menyenangkan? Karena kau aku harus melayani permintaan aneh-aneh Changmin karena tidak bisa duduk denganku tadi.”

*

Konser SM Town Singapura sedang berlangsung. Saat Super Junior tampil, Kyuhyun memberikan penampilan terbaiknya seperti biasa. Ia bahkan membiarkan Siwon melakukan fan service dengannya tanpa banyak melawan seperti biasanya. Para ELF yang melihat hal itu langsung berteriak histeris.

Banyak diantara mereka menyangka pasangan WonKyu sudah kembali bersama. Tapi ada juga yang berpendapat mereka tetap bersahabat setelah putus. Bukankah mereka satu grup? Tidak mungkin mereka harus perang dingin terus menerus kan?

Penampilan terakhir adalah penampilan grup senior di SM Entertainment. TVXQ. Suara-suara membahana memanggil nama Yunho dan Changmin. Keduanya lalu keluar dari backstage lalu  membawakan lagu Keep Your Head Down dengan mengunakan kostum hitam emas untuk Yunho dan hitam perak untuk Changmin.

Kyuhyun menonton dari belakang panggung. Matanya tak pernah lepas dari seorang Jung Yunho yang meliuk-liuk dengan lincahnya. ‘Ah, selain tampan, kau juga sangat menarik. Wajar saja para yeoja di luar sana menggilaimu. Lihat saja caramu menari.’ Batin Kyuhyun. Ia jadi senyum-senyum sendiri melihat Yunho.

Lalu dirasakan ada yang merangkul bahunya. Ketika ia menoleh, didapatinya Siwon tengah merangkulnya sambil ikut menonton Yunho.

“Apakah kalau aku yang berada di luar sana, kau juga akan menontonku, Kyu?” Tanya Siwon tanpa melepaskan pandangannya dari Yunho.

“Tentu saja hyung. Sayangnya kita ini satu grup, jadi aku tidak bisa menontonmu secara live karena kita selalu tampil bersama. Yang ada kaulah yang menontonku karena aku lebih sering tampil di panggung daripada kau.” Ejek Kyuhyun.

“Tapi aku lebih sering tampil di drama daripada kau.” Balas Siwon.

“Itu karena aku tidak mau melihatmu terpuruk hyung. Kalau aku juga ikut main drama, maka dramaku akan lebih laris dari dramamu. Tentu saja para produser dan sutradaramu akan mengejarku dan berpaling darimu.” Kata Kyuhyun tak mau kalah.

“Mwo? Kau..” Siwon mendekatkan wajahnya ke wajah Kyuhyun. “Jangan membuatku memakanmu disi..”

“Ayo semua, kita akan menampilkan lagu terakhir. Bersiap-siap semuanya.” Terdengar suara Kang Ta membahana.

Hal itu membuat Siwon dan Kyuhyun tersadar lalu saling menjauh dengan canggung. Siwon terlihat merasa bersalah. “Kyu.. mianhae..”

Kyuhyun tersenyum. “Tidak apa-apa hyung. ayo ke panggung.” Kata Kyuhyun seraya menggandeng lengan Siwon dan menariknya keluar dari backstage. Tanpa ia sadari, sepasang mata sedang mengawasi mereka. Lalu sang pemilik mata tersenyum. Tidak ada yang bisa mengartikan senyum dari seorang Jung Yunho.

*

Lagu Hope dibawakan bersama-sama dengan ceria oleh seluruh artis SM Entertainment. Mereka saling bercanda, bernyanyi dan menari dengan gaya masing-masing, dan saling merangkul. Kyuhyun menggandeng dua orang sekaligus, Siwon dan Sungmin sebagai dua orang terdekatnya di Super Junior.

Ia tak henti-hentinya tertawa. Ia tampak bahagia sekali. Namun sebenarnya, daritadi Kyuhyun sibuk mencari hyungya yang satu lagi : Yunho. Namun Yunho tidak tampak sama sekali. Dilepaskannya tangannya dari Siwon dan Sungmin lau berlari ke arah Minho. Mungkin dari posisi Minho berdiri, ia bisa melihat Yunho.

Dan benar saja. Ia melihat Yunho. Sedang menyanyi dengan riangnya. Ingin ia berlari ke Yunho dan ikut menyanyi bersamanya. Namun langkahnya tertahan, disamping Yunho ada Changmin, BoA dan Kang Ta. ‘Oh, para senior SM Ent. sedang berkumpul.’ Batin Kyuhyun yang langsung mengurungkan niatnya.

Iapun terus bernyanyi sambil merangkul Minho dan Taemin. Lalu didengarnya fans di sebelah kanan panggung menjerit histeris. Mau tidak mau ia ikut mengarahkan pandangannya kesana.

Dilihatnya BoA mengalungkan tangannya ke sekeliling leher Yunho masih dengan liukan tubuhnya yang menari, lalu Yunho melingkarkan tangannya ke sekeliling pinggang yeoja yang merupakan salah satu petinggi SM.ent itu. Keduanya asik berdansa.

‘Fan service.’ Pikir Kyuhyun.

Namun betapa terkejutnya kyuhyun melihat apa yang tersaji kemudian. Dengan sekali sentakan, BoA mendekatkan wajahnya ke wajah Yunho lalu mencium bibir Jung Yunho dengan panasnya.

*

tumblr_m7whevHG1f1qarpg8o1_500

To Be Continued..

Stripping FF

Dear my belover readers,

Makasih banget udah mau review, comment sekalian kasih ide ke author melalui ff  ‘Come Back to Me’. Baca comment-comment kalian bikin aku geli sendiri. Ternyata Wonkyu shipper ganas bin buas yah? Hahaha..Tapi disitu letak kekuatan mereka.

FYI, sekali lagi aku bilang, aku ini WonKyu shipper sejati. Hanya saja, imajinasi yang aku tuang dalam fanfic ini mungkin sedikit gak sejalan dengan motto WonKyu shipper sendiri. Dan lagi, kalo ceritanya gak beragam, readers bakal bosen kan? Soalnya sudah banyak WonKyu ff yang alurnya bisa ditebak. Dan aku bersyukur sampe sekarang ff ini belum ada yang bisa nebak akhir ceritanya gimana. (Yess, berhasil..berhasil.. *ala Dora*)

Dan perlu dikonfirmasikan, kalo judul ff ini memang ‘Come Back to Me’ yang diartikan oleh sebagian besar readers sebagai ff dimana WonKyu bakal happy ending karena ceritanya disini mereka putus dan ada kemungkinan untuk kembali. Adakah diantara kalian yang berfikir kalo Kyuhyun tiba-tiba pergi dari Yunho, Yunho tidak akan mengatakan hal yang sama? Jadi judul ff ini bukan berarti ke WonKyu lho, bisa jadi mengacu ke YunKyu juga.

Trus buat YunKyu shipper (yang sebentar lagi sepertinya mulai ada, soalnya YunKyu lovers udah bermunculan), selamat.. sepertinya diriku akan ikutan bergabung (Walopun WonKyu tetep number 1 dihatiku).

Thank you berat buat segala masukan, thanks buat yang udah mau baca ff ini pagi-pagi (rajin amat kalian pagi-pagi udah baca ff). Happy monday..