Heart Without a Home – Chapter 3

Title           : Heart Without a Home

Rate           : T

Genre        : Fantasy, Adventure, Bromance, Friendship, Family, Romance, Sad

Pair            : YunKyu (main), Krisoo

Cast           : Yunho, Kyuhyun, Kyungsoo, Taecyeon, Kris, Yonghwa, Minho, Gikwang, Hoya

Other Cast: Yuri, Sandara, Junjin, Jimin, Jinyoung, dan banyak lagi yang akan bermunculan

Warning    : BL, OOC, Typo (es), Don’t Like = Don’t Read.

Summary  : Pada jaman dahulu kala, di sebuah desa yang dikelilingi hutan lebat nan indah, hidup sebuah suku dengan kekuatan tersembunyi. Kisah mereka ditelan oleh munculnya kaum modern yang akhirnya membuat mitos keberadaan mereka berangsur lenyap. Sebagian orang masih mengingat dengan jelas legenda yang diceritakan oleh orang tua mereka sebagai dongeng sebelum tidur, sebagian lagi menganggap keberadaan mereka hanyalah isapan jempol yang belum tentu benar. Namun, sebenarnya.. Mereka masih ada di sana dan tidak pernah pergi sama sekali..

Cerita ini hanyalah fiktif belaka. Beberapa ide diambil dari cerita Twilight sedangkan sisanya adalah imajinasi liar author.

 

CHAPTER 3

Yunho sudah tahu bahwa ada yang mengincar desanya. Instingnya yang kuat tidak pernah salah. Begitu Kyungsoo dan Jongin diserang, ia langsung mengerti adanya ancaman untuk sukunya. Dan keselamatan seluruh desa ada padanya. Ia tidak boleh membiarkan mereka terluka.

“Anakku.. Aku bangga padamu dan akan selalu begitu. Tapi.. Apa keputusanmu kali ini telah kau pikirkan baik-baik?”

Yunho menatap sang Arweinydd. “Apa ayah meragukan keputusanku?”

Junjin menggeleng. “Sama sekali tidak. Selain turunan pemimpin, sikap dan sifatmu lah yang membuatmu terpilih menjadi Alpha secara mutlak. Ayah tidak meragukanmu, sebaliknya ayah mengkhawatirkanmu.”

“Bukankah aku punya ayah? Selama ayah ada di sisiku, aku tidak akan khawatir.”

Junjin tahu senyuman Yunho dimaksudkan untuk membuatnya tenang. Tapi, seorang ayah tidak akan tenang melihat anaknya mengorbankan dirinya untuk keselamatan semua orang, bukan?

“Setidaknya kau membiarkan setengah dari kawananmu untuk tinggal dan membantumu. Ahh.. Andai saja mereka mengerti tujuanmu yang sebenarnya..”

“Mereka tidak perlu tahu.” Yunho menghela nafas panjang lalu kembali menatap ayahnya dengan pandangan memohon. “Ayah.. Haruskah kita bahas lagi hal ini?”

Junjin menatap langit kelam di atasnya. “Satu anakku terluka, satu lagi pergi sedangkan kau akan mempertaruhkan nyawamu. Kau tahu bagaimana perasaan ayah saat ini? Apalagi reaksi ibumu ketika tahu hal yang sebenarnya, ia menangis dalam diam. Adalah kesakitan bagi ayah ketika melihat air matanya.”

Yunho terdiam. Ia tahu kalau kedua orang tuanya sudah pasti akan sedih dengan keputusannya walaupun mereka tidak bisa melarang perintah sang Alpha. Mereka yakin Yunho pasti telah memikirkan semuanya baik-baik sebelum bertindak. Tapi mereka hanyalah orang tua yang takut kehilangan anak-anaknya. Salahkah jika mereka terus mempertanyakan keputusan Yunho?

Ya, Yunho sengaja mengirim seluruh anggota kawanannya untuk pergi. Walaupun memang tujuannya adalah untuk menjalankan misi agar mereka bisa mengatur strategi guna menghadapi lawan-lawan mereka, namun ada alasan lain di balik itu. Dan alasan sebenarnya cukup sederhana, mereka disingkirkan.

Yunho membuat mereka pergi sejauh mungkin karena ia tahu desanya akan diserang. Yunho tidak mau membahayakan sahabat-sahabat yang sudah ia anggap seperti keluarganya sendiri itu.

Maka mengirim mereka pergi adalah misi kosong, tipuan. Yunho sudah tahu kalau sebagian besar kelompok Drygioni dan Heglog sudah mulai bergerak untuk menyerang Gyfraddia. Satu-satunya yang bisa ditemukan oleh kawanannya nanti hanya Centaurus yang sudah pasti akan menolak untuk bergabung karena mereka tidak suka berperang.

Yunho mengandalkan para Rhyfel, Henuriad dan dirinya sendiri untuk berperang. Kalau mereka ternyata kalah, kesembilan Werewolf yang ia kirim keluar bisa selamat dan meneruskan garis keturunan Gyfraddia yang selama berabad-abad tetap hidup. Gyfraddia tidak boleh hilang ditelan sejarah. Itulah sebabnya Yunho nenyingkirkan para Eifre.

“Aku akan baik-baik saja, ayah. Aku berjanji.” kata Yunho pada akhirnya.

“Sebaiknya kau memegang janjimu, anakku. Kalau kau tidak mau melihat kami mati dalam kesedihan.” Jimin, Ibu Yunho sudah ada di sana, berdiri dengan anggun di samping suaminya dan menatap anak pertamanya dengan pandangan cemas namun juga bangga.

“Ibu..” Yunho segera menghampiri ibunya lalu berlutut sebentar. Ketika ia kembali berdiri tegak, ia segera memeluk wanita paruh baya yang sangat cantik itu erat-erat.

Jimin Membelai rambut anaknya penuh sayang. “Ibu langsung tahu tujuanmu ketika kau meminta ibu untuk membuat Chymyst. Kau pasti akan memberikannya pada Sandara dan Kyuhyun. Walaupun ibu khawatir, tapi ibu yakin kau memintanya untuk tujuan baik.”

Chymyst adalah salah satu ramuan kuno milik Gyfraddia. Ramuan bening yang tidak berbau dan tidak berasa ini sifatnya sama dengan air, namun fungsinya untuk melumpuhkan kemampuan indera pendengar ataupun penciuman selama tiga jam. Hanya orang-orang tertentu yang dapat membuatnya dengan sempurna, termasuk ibu Yunho.

Yunho telah memasukkan ramuan itu ke dalam minuman para Eifre sebelum mereka pergi. Anggota lain tidak akan merasakan dampaknya, hal ini hanya berlaku untuk Kyuhyun dan Sandara. Karena jika keduanya menemukan adanya mata-mata di sekitar mereka, sudah pasti mereka tidak akan meninggalkan sang Alpha.

“Pengorbananmu disaksikan oleh langit dan alam semesta, anakku. Dewa akan selalu bersamamu. Bahkan petir pun tidak akan mampu menyambarmu. Kau adalah pahlawan sejati Gyfraddia.”

*

            Sudah seharian para Eifre pergi. Mereka berangkat pada malam hari dari Gyfraddia dan kini matahari sudah mulai tenggelam ketika kesembilan Werewolf ini tiba di tempat tujuan masing-masing. Jarak yang mereka tempuh sangat jauh, namun karena khawatir pada Alpha mereka yang tinggal sendirian, mereka mempercepat laju lari kaki-kaki mereka dan hanya berhenti untuk minum di sungai.

“Aku belum pernah melihat desa Heglog sebelumnya. Tapi ini benar-benar menyeramkan.” ujar Hoya ketika ia mengamati perkampungan Heglog dari balik semak-semak.

Di depannya tampak rumah-rumah kecil berbentuk seperti iglo di sebuah tanah lapang yang dikelilingi pepohonan tinggi. Rumah-rumah itu terbuat dari kayu dan hampir seluruhnya tertutup sarang laba-laba. Di samping kanan setiap rumah terdapat sebuah tungku kecil, pastinya untuk memasak.

“Mengapa jumlah mereka jauh lebih sedikit daripada yang kita lihat beberapa waktu lalu?” tanya Sandara curiga.

Taecyeon menggeleng tidak yakin. “Aku juga tidak tahu. Apakah mereka pergi berburu dan sebagian lagi mencari daerah kekuasaan baru? Tapi.. mengapa terlalu banyak yang pergi?”

“Sebentar, ada yang aneh! Lihatlah! Para Heglog yang ada hanya sekumpulan Heglog tua dan anak-anak!” seru Hoya dalam bisikan keras.

Jantung Sandara langsung berdetak cepat ketakutan setelah melihat arah yang ditunjuk oleh Hoya.

“Tidak mungkin! Para Heglog ini terlalu lemah. Mereka tidak mungkin bisa..” Taecyeon langsung menghentikan kata-katanya. Mukanya berubah pucat. Ditatapnya Sandara yang terlihat pucat, tegang dan gemetar.

“Oppa.. Jangan katakan kalau.. Keluargaku.. Gyfraddia.. Oppa.. Kyungsoo.. Taecyeon oppa, Kita harus kembali..” Sandara bicara dengan bibir bergetar. Ia bahkan nyaris menangis.

Sementara di tempat lain..

“Apa-apaan ini? Mengapa tidak ada tanda-tanda bahwa ini adalah perkampungan Drygoni? Mengapa tidak satupun orang disini?” tanya Yuri tak percaya ketika melihat perkampungan yang mereka datangi ternyata kosong.

Disana-sini hanya terlihat rumah-rumah kecil dengan atap runcing yang dilingkari oleh ular-ular besar yang terbuat dari kayu.

“Ayo kita periksa.” Kata Yonghwa yang memang tak kenal takut itu. Ia menuruni bebatuan di tebing rendah tempat mereka mengamati dan berjalan berjingkat-jingkat ke perkampungan Drygioni. Di belakangnya, Yuri dan Gikwang mengikuti jejaknya.

“Hati-hati, bisa jadi ini jebakan.” Kata Gikwang waspada.

Ketiganya berjalan pelan-pelan, memeriksa desa yang sepenuhnya kosong itu. Mereka berjalan sangat pelan, menghindari timbulnya suara sekecil apapun.

“Lihat, ada sekelompok anak kecil dan juga para tetua disana.” Kata Gikwang menunjuk ke arah sudut desa dimana ada sekelompok anak tengah bermain dan beberapa wanita dan lelaki tua tengah berdoa di depan sebuah altar dengan patung ular besar.

“Dimana yang lain? Mengapa hanya mereka yang tersisa?” tanya Yonghwa seraya mendekati tempat itu.

“Lindungilah prajurit kami dalam perang ini ya Dewa.. Sudah saatnya musuh abadi hancur..”

Yuri tersentak mendengar kata-kata salah satu perempuan tua yang duduk di depan altar itu. Perang? Musuh abadi?

“Kurasa.. Kita berada di tempat yang salah! Kita harus segera kembali. Gyfraddia dalam bahaya!”

Setelah Yuri menyelesaikan ucapannya, ketiganya langsung berlari dalam kecepatan tinggi, kembali ke Gyfraddia.

Dan di tempat lainnya..

“Ada apa gerangan hingga kaum Gyfraddia mengunjungi kami hari ini? Apa ada sesuatu yang khusus?”

Kangta, sang pimpinan Centaurus bertemu secara langsung dengan para tamunya ketika Junsu, salah satu anggota kawanannya datang dan memberitahukan bahwa para Eifre dari Gyfraddia mencarinya.

Kyuhyun membungkuk hormat. “Perkenalkan, aku Kyuhyun, dan ini Kris dan Minho. Kami datang kemari sebenarnya dengan tujuan khusus. Kami ingin.. meminta bantuan.”

“Aku sudah tahu maksud kalian.” Jawab Kangta segera setelah Kyuhyun menyelesaikan kalimatnya.

Tentu saja! Para Centaurus terkenal dalam bidang ramalan. Mereka membaca pergerakan bintang di langit hingga bisa mendefinisikan berbagai macam bentuk kemungkinan masa depan yang di sebut ramalan. Walaupun ramalan belum tentu selalu benar, tapi setidkanya para Centaurus telah mengetahui kaitan-kaitan yang akan terjadi di masa depan.

“Kami sudah melihat sejak lama bahwa suatu saat Gyfraddia akan bertemu kembali dengan masa lalu yang didukung oleh kekuatan besar. Dan hal ini merupakan ancaman besar. Kaum kalian bisa hancur dengan bergabungnya dua kekuatan ini. Ular dan tarantula bukan lawan yang mudah.” kata Kangta lagi.

“Untuk itulah kami datang, kami ingin meminta bantuan. Karena jumlah mereka yang jauh lebih banyak ditambah kekuatan mereka, kami tidak yakin bisa menghadapi mereka sendirian.” Kata Kris dengan sopan.

“Kalian meminta kami untuk ikut berperang?” tanya Junsu dengan sedikit amarah dalam suaranya. Ia pun bergerak maju beberapa langkah dengan tatapannya yang tajam. Beberapa Centaurus di belakangnya ikut maju.

Kangta lalu mengangkat satu tangannya. Melihat itu, Junsu menghentikan langkahnya dan menahan diri di tempatnya.

“Maafkan kami, wahai pahlawan dari Gyfraddia.” Kata Kangta setelah Junsu terlihat tenang. “Tapi kami, Centaurus, adalah para pecinta damai. Kami tidak berperang. Kami hidup dengan nyaman dan hanya memikirkan kelangsungan bangsa kami. Kami tidak berperang apalagi memihak satu pihak dengan keuntungan di pihak lain.”

“Jadi kalian akan berdiam saja di sini seperti pengecut?” tanya Minho lantang.

“Tutup mulutmu! Bicaralah yang sopan kepada pimpinan kami.” Raung Junsu. Wajahnya terlihat memerah menahan amarah.

“Tapi itulah kenyataannya. Pada saat kelompok lain sedang mati-matian mempertahankan sukunya, kalian akan diam saja dan menonton? Centaurus dan Gyfraddia sudah lama saling bersahabat. Apa kalian akan membiarkan sahabat kalian hancur begitu saja?” Minho masih mempertahankan pendapatnya.

“Tentu saja kami tidak mau melihat siapapun hancur. Tapi kami tidak mau ikut campur dengan hukum alam. Pergerakan langit sudah jelas, kami tidak boleh mencampuri urusan langit.” Jawab Kangta dengan suara arif seperti sebelumnya.

“Pikirkanlah ini, tuan. Heglog hanya mencari daerah kekuasaan baru, mereka ingin memperluas daerah mereka dan kebetulan saja kaum kami yang mempunyai daerah kekuasaan terluas. Sementara Drygioni ingin membalas dendam pada Gyfraddia. Jadi mereka bersekutu untuk melawan kami. Jika kami hancur, bukan tidak mungkin mereka datang kemari dan ikut menghancurkan kalian, bukan?” Kyuhyun menjelaskan panjang lebar, berharap sang pimpinan mengubah keputusannya dan membantu kaum mereka.

“Kenapa mereka ingin menghancurkan bangsa yang bahkan tidak pernah mengganggunya sama sekali? Tidak masuk akal. Kami tidak akan memulai peperangan, apapun alasannya.” Kini nada suara Kangta terdengar cukup tegas.

“Lalu apa yang terjadi dengan Gyfraddia? Kami juga tidak punya masalah dengan Heglog. Tidakkah kalian sadari? Mereka menginginkan daerah kekuasaan yang besar beserta para pengikut baru. Apa kalian tidak menangkap maksud kami?” kata Minho dengan tak sabar.

“Diam!” bentak Junsu. “Kami adalah cendekiawan yang terhormat. Berani-beraninya kau mengatakan kami tidak mengerti maksud kalian tadi?”

“Minho!” Minho baru akan buka suara ketika Kyuhyun melarangnya dan memberinya tatapan memperingatkan.

“Tuan, dengarkan kami..” kata Kris dalam nada putus asa. “Kami juga ingin kedamaian. Siapa yang ingin bangsanya musnah? Tidak seorang pun bukan? Kami sama sekali tidak pernah mengganggu mereka, tapi beberapa dari kawanan kami telah di serang..”

Lelaki tampan nan jangkung itu terdiam sebentar, sedih mengingat sang kekasih yang tengah terluka saat ini. Ia menghela nafas sebentar lalu menatap Kangta lagi.

“Kami hanya ingin bantuan kalian. Ini adalah hutang kami kepada Centaurus. Jika suatu saat hal yang sama terjadi pada kalian, kami akan siap membantu.”

“Omong kosong! Kami selalu cinta damai, siapa yang hendak menghancurkan Centaurus?” Junsu kembali berbicara dengan cemooh dalam suaranya.

Kangta tampak menimbang beberapa lama. Namun akhirnya ia bicara. “Maafkan aku, tapi aku tidak bisa melibatkan kaum kami dalam pertempuran yang bukan milik kami.”

Minho dan Kris baru akan memprotes ketika Kyuhyun kembali menahan mereka. Ia lalu membungkuk hormat lalu undur diri dari sana.

“Sia-sia kita datang sejauh ini. Mereka sangat mengecewakan.” Kata Minho jengkel ketika mereka sudah cukup jauh dari daerah milik Centaurus.

“Aku tidak tahu harus bagaimana untuk meyakinkan pimpinannya tadi. Ia tampak begitu bijaksana tapi terlalu penuh perhitungan dan tidak mau ambil resiko.” Kris menambahkan.

“Tidak ada jalan lain. Ayo kita pulang, mungkin tabib sudah berhasil mengobati Kyungsoo dan Jongin. Setidaknya mereka mungkin sudah sadar dan setengah pulih. Gyfraddia jauh lebih membutuhkan kita daripada berlama-lama di sini.” Kata Kyuhyun lalu dalam hitungan detik ia bertransformasi dalam bentuk serigala berbulu putih yang diikuti oleh kedua temannya.

“Kyuhyun..”

Kyuhyun menoleh. Kangta mendekatinya dengan langkah-langkah mantap. “Cepatlah kembali ke desa kalian. Mereka dalam bahaya. Drygioni dan Heglog akan segera tiba di sana. Tepat sebelum tengah malam, desa kalian akan diserang. Dan kemungkinan besar kalian akan musnah. Semoga kalian beruntung.”

Kyuhyun melolong sebagai tanda terima kasihnya. Ketiganya lalu berlari cepat menembus hutan, kembali ke desa mereka yang tercinta.

*

            Yunho tersenyum lega melihat Kyungsoo dan Jongin akhirnya bisa kembali sadar bahkan sehat seperti sedia kala. Ramuan tabib mereka memang yang terbaik. Menurutnya, masa tidak sadar alias pingsannya Jongin dan Kyungsoo lah yang memakan waktu lama karena racun telah melumpuhkan mereka. Namun setelah tiga hari mengkonsumsi ramuan obat sang tabib, keduanya akan langsung tersadar dan sehat seperti biasa walaupun stamina mereka belum sepenuhnya pulih. Dan kata-kata tabib terbukti. Keduanya bahkan tidak seperti pernah sakit sebelumnya.

Kini yang dicemaskan Yunho hanya satu, ketika gelap tiba. Karena jika mentari terbenam, seperti perkiraannya, desa mereka akan kedatangan tamu. Ia tidak mencemaskan dirinya, ia hanya mencemaskan seluruh penduduk desa juga keluarganya.

”Ingat, begitu peperangan dimulai, segeralah melarikan diri ke utara. Jika beruntung kalian akan menemukan Kyuhyun, Kris dan Minho di sana. Jika kalian tidak bertemu mereka di tempat Centaurus, teruskan berlari hingga ke kota. Bertransformasilah menjadi manusia biasa dan jangan pernah melihat ke belakang.” kata Yunho memaparkan rencananya pada Kyungsoo dan Jongin untuk ketiga kalinya sejak mereka terbangun.

Keduanya mendengarkan dengan sedih. Tak pernah disangka bahwa mereka semua harus terpecah seperti ini apalagi keduanya baru berusia masih sangat muda.

Alpha.. Apa hanya karena kami masih terlalu muda maka kami tidak diikutkan berperang? Apa kami dianggap belum cukup kuat? Apa semua orang takut kami akan merepotkan?” Jongin bertanya. Ada protes dalam nada suaranya.

Yunho menggeleng. “Umur dan kekuatan bukan masalah. Kami sangat bangga kepada siapa saja yang rela mengorbankan diri untuk terjun ke medan perang. Tapi kami perlu keturunan. Apa kalian ingin Gyfraddia musnah sepenuhnya?”

“Tapi kita akan kuat jika bertarung bersama. Kita bisa memenangkan pertarungan ini walau.. Kesembilan Eifre sudah pergi.” kata Kyungsoo sedikit keras kepala. Awalnya ia sedih bercampur marah karena Kris pergi meninggalkannya. Namun setelah tahu alasan sang Alpha, ia justru berharap Kris tidak kembali ke desa mereka dan ia bisa selamat dari bahaya.

“Kita juga bisa kalah, adikku. Dan bagaimana jika hal itu terjadi? Keputusanku sudah bulat. Kerjakan seperti rencana.” kata Yunho tegas lalu bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah para Henuriad yang tengah menyusun strategi perang.

Sang Arweinyd yang melihat kedatangannya mengangguk. “Alpha.. Apa ada ide lain? Strategi kami seperti ini.”

Yunho memperhatikan gambar yang digambar oleh Jinyoung di atas perkamen tua besar yang diletakkan di atas meja batu besar. Dengan cepat ia mempelajari strategi itu.

“Aku pikir ini akan berhasil. Dengan para Henuriad di sisi kanan dan kiri berbaur dengan sisa penduduk, para pendekar bersama ayah di lini depan, aku rasa sudah bagus. Sebagian Rhyfel akan nenempati seluruh perbukitan dan sebagian lagi akan menyerang dari hutan dan mengepung mereka dari belakang. Tapi ada yang kurang.. Dimana aku?”

Jinyoung berdehem sebentar lalu menatap sang Alpha. “Hm.. Kami memintamu untuk bersembunyi sejenak. Kami akan menghadapi perang ini sendirian.”

Air muka Yunho berubah keras. “Apa? AKu tidak akan bersembunyi. Aku akan ikut berperang. Syr, aku adalah Alpha, mana mungkin aku bersembunyi sedangkan suku tengah berperang demi kelangsungan hidup kita.”

“Justru karena itu!” bantah Jinyoung tak kalah kerasnya. “Kau telah menyingkirkan para Eifre. Lalu apa gunanya masih ada suku kita di luar sana namun mereka tidak punya pemimpin? Mereka butuh seseorang yang bisa membimbing mereka dan membangun kembali Gyfraddia yang mungkin saja hanya tinggal puing-puing malam nanti.”

“Aku tidak akan bersembunyi. Aku tetap akan ikut berperang. Aku akan berada di lini depan, bersama ayahku.” Yunho masih tetap mempertahankan keinginannya.

“Tapi Henuriad dan Arweinydd sendiri telah memutuskan bahwa kau tidak diikutsertakan dalam perang ini. Keputusan tidak dapat diubah.”

“Aku tidak peduli dengan keputusan kalian. Bukan berarti aku tidak menghormati kalian smeua. Tapi aku lebih memilih mati di medan perang daripada harus menyaksikan saudara-saudaraku terluka sementara aku bersembunyi.”

Dan kata-kata Yunho yang merupakan keputusan mutlaknya membuat sang ibu tersenyum puas sekaligus bangga.

*

            Malam menjelang. Bulan purnama tampak begitu besar dan sempurna, berada di sisi timur yang perlahan memposisikan diri semakin ke tengah langit. Penduduk Gyfraddia telah bersiap. Para wanita dan anak-anak telah diungsikan. Para pejuang telah menanti di lini pertahanan sesuai strategi yang di tetapkan oleh para Henuriad.

Alpha.. mereka semakin dekat..”

Yunho mendengar suara Kyungsoo di kepalanya. Ia dan adik-adiknya memang mempunyai bakat alami dalam diri mereka. Jika Yunho punya naluri yang tajam, Sandara punya pendengaran yang tajam sedangkan penglihatan Kyungsoo sangat jelas. Ia bahkan bisa melihat dengan sangat baik dalam gelap. Maka begitu ia melihat ratusan orang-orang dari arah barat, ia langsung melaporkannya pada kakaknya.

“Aku akan memberitahukannya pada yang lain. Ingat pesanku, begitu pertempuran dimulai, kau dan Jongin harus pergi ke utara.” Kata Yunho dalam kepalanya yang tidak mendapat respon sama sekali dari adiknya. Ia tahu, Kyungsoo tidak ingin pergi, jadi ia akan berpura-pura tidak mendengar.

Yunho menoleh pada ayahnya, yang akhirnya menyerah dan mengijinkannya untuk ikut berperang dengan catatan kalau mereka diambang kekalahan, Yunho harus segera pergi dan mencari sisa Eifre di luar sana, dan menatap matanya dalam-dalam.

“Mereka sudah dekat, ayah. Sudah saatnya..”

Malam itu, hanya Yunho, pejuang dan para Rhyfel yang bertransformasi menjadi serigalanya sedangkan sisanya tetap dalam wujud manusia termasuk ayah Yunho sendiri. Karena ia adalah seorang Arweinydd, maka ia bisa mengerti kata-kata Yunho walaupun ia hanya menatap mata anaknya.

Dan memang betul seperti perkataan Yunho. Tak lama kemudian, ratusan sosok-sosok mengerikan muncul dari dalam hutan, berjalan dengan langkah-langkah berat yang mengerikan. Dan betapa mengerikannya kali ini karena selain sosok-sosok bersisik alias Drygioni dan sosok bungkuk seperti tarantula alias Heglog, ada sekumpulan besar sosok lain yang sangat menakutkan. Mereka ternyata juga meminta bantuan Troll, makhluk-makhluk bertubuh besar berwarna hijau yang mendiami gua-gua di kaki gunung.

Hati Yunho langsung mencelos. Drygioni dan Heglog sendiri saja sudah merupakan ancaman berat untuk mereka, bagaimana dengan bantuan Troll juga? Tamatlah riwayat mereka kini. Ia bisa melihat Jiyong dan Taeyang diantara pada Heglog, tersenyum angkuh seakan sebentar lagi mereka akan menyantap Yunho dalam cakar-cakar mengerikan mereka.

“Kyungsoo.. Jongin.. pergilah sekarang. Jangan buang waktu lagi.” Kata Yunho dalam kepalanya, diantara geramannya.

“Tapi hyung.. Bagaimana mungkin kami pergi meninggalkanmu?”

Alpha.. kami mohon, biarkan kami membantu.”

“Pergi..!!!” raung Yunho. Ia mengabaikan protes-protes kecil Kyungsoo dan Jongin dan berlari ke atas tebing. Dari sana ia bisa melihat dengan jelas berapa banyak pasukan musuh yang kini hanya tinggal beberapa meter lagi dari lini depan, tempat ayahnya memimpin pasukan mereka. Tanpa ia ketahui, Kyungsoo dan Jongin mengabaikan perintahnya dan diam-diam menyelinap ke hutan, dimana sebagian dari para Rhyfel menunggu untuk menyerang.

Dengan dibayangi oleh rembulan, berada di salah satu tebing yang cukup tinggi, bagaikan terompet perang yang dibunyikan sebelum perang dimulai, Yunho melolong keras nan perkasa, membuat para pejuang Gyfraddia bersiaga di tempatnya. Dan begitu lolongan Yunho berhenti, sang Arweinydd pun berseru lantang.

“Demi Gyfraddia..! Seerraaannnggggg…!!!”

Lalu dua kubu yang tadinya terpisah saling mendekati dan pertempuran besar pun telah di mulai.

*

            “Kita masih sangat jauh.. Ditambah dengan jalan pintas yang kita tempuh saat ini membuat tenaga kita terkuras lebih banyak.” Ujar Minho dalam kepalanya kepada Kyuhyun dan Kris yang berlari kencang di sampingnya.

“Tapi ini adalah jalan terdekat. Jika kita beruntung, kita bisa sampai dalam waktu satu jam. Hanya jika kita berlari dalam kecepatan seperti ini.” Kris menambahkan.

“Kita tidak boleh mengurangi kecepatan, aku sangat takut kalau kita terlambat.” Kata Kyuhyun dalam ketakutan tinggi.

Ketiganya terus berlari membelah hutan. Jalan yang mereka lewati sungguh berbahaya. Melewati tebing-tebing terjal, bebatuan tajam, lumpur hisap hingga semak belukar berduri. Entah sudah berapa kali mereka terluka dalam perjalanan pulang kali ini. Namun mereka terus berlari, seolah luka yang mereka alami bukan apa-apa dibandingkan dengan nyawa-nyawa yang akan melayang malam ini.

“Aaarrgghhh…!”

Dekingan keras membelah malam. Kris dan Minho menghentikan larinya ketika Kyuhyun tergelincir dari tebing dan tubuhnya menghantam bebatuan tajam di tepi sungai. Kyuhyun mencoba bangkit, tapi sangat sulit baginya untuk melakukannya karena ada sesuatu yang salah, kaki belakangnya terluka.

“Kyuhyun.. Kau baik-baik saja?” tanya Minho segera setelah ia turun dari tebing dan menghampiri Kyuhyun.

“Aku baik-baik saja, tapi kakiku.. Sakit sekali..” keluh Kyuhyun. Ia terus mencoba bangkit namun tetap tidak berhasil hingga ia menangis.

“Kyuhyun, jangan memaksakan diri. Pelan-pelan saja. Kami akan selalu ada disini menunggumu. Ayo coba lagi.” Kata Kris menyemangatinya.

Kyuhyun mencoba lagi dan lagi selama hampir lima belas menit, membuat Minho dan Kris mengamatinya dengan sama putus asanya.  Ia hampir menyerah lalu ia teringat sang Alpha. Sosok yang ia kagumi dan cintai sepenuh hati. Jika ia tidak bangkit malam ini, mungkin ia tidak akan pernah melihat Yunho lagi seumur hidupnya.

Alpha.. Tunggu aku.. Aku akan datang padamu.. Tunggulah aku..” kata Kyuhyun dalam hati.

Dan entah kekuatan dari mana, dengan sekali sentak, ia bisa berdiri tegak. Walaupun kakinya terasa perih, walaupun darah segar mengucur deras membasahi kemilau bulu putihnya, namun tekad kerasnya membuatnya melupakan sakit yang ia derita saat ini.

Dengan kekuatan baru,  ia berlari memimpin kedua temannya, berlari ke tempat seharusnya ia berada kini, di samping sang Alpha.

“Yunho hyung.. Tunggu aku..”

*

Kaisooho

To be continued..

31 thoughts on “Heart Without a Home – Chapter 3

  1. Menegangkan bgt pertempuranx.
    mana kekuatan para gyfraddia ga sebanding ma para musuh…..bikin cemas aj.ditambah kyu yg terluka….aduh….
    ga nyangka sang alpha pny pemikiran untk menyingkirkan pr eifre sblm perang demi keselamatan mrk n kelangsungan keturunan mrk…..
    Aduh….moga mrk bs mengatasi para musuh2 mrk……

  2. lama nunggu akhirnya update jg… lnjut eon.. udah g’ sabar nunggu…
    pokoknya Gyfraddia harus menang huhu maksa…
    lnjutttttt

  3. Menegangkan sekali..kekuatan musuh tdk sebanding dg kekuatan mereka.apalgi tdk ada satupun suku yg mau membantu gyfraddia.
    Semoga mereka mampu melawan para musuh tanpa ada satupun yg mati

  4. bner” nahan nafas bacanya, tegang banget …
    ff ini yg slalu kutunggu setiap chpnya, slalu bkin pnasaran eon mmg daebakkk banget bkin aku bner” kbawa sama critanya 🙂
    di tgu next chap eon

  5. OMG,,tahan nafas,,deg2an
    Kok tega centauri GΩ̶̣̣̥̇̊κ̣̝̇ mau bantu,,emang sich di sisi lain namany perang bakal makan korban,,tp khan mrk sahabat,,mestiny susah senang barengan,,
    Perang ny mu di mulai X_X,,mdh2an mrk selamat (ˇʃƪˇ)​ ,,gyfraddia GΩ̶̣̣̥̇̊κ̣̝̇ musnah,,kyu bs ketemu yun2

  6. aduh aduh deg2an bgt bacanya …. yunho keren bgt jd alpha yg tegas dan bijaksana(?) … itu jalanan yg dilalui kyu minho kris itu berbahaya ya sampe kyu terluka … ayo kyu dan teman2 laen cepet nyampe kasihan yunho dan warga desa laen rasanya g sanggup kalo sampe jatuh korban yg banyak ….

  7. OMO! Menegangkan sekali.
    Sudah aku duga jika rencana Yunho sebenarnya yaitu ingin menjauhkan kawan-kawannya dari peperangan. Tapi sedih juga kenapa dia harus mengorbankan dirinya sendiri T_T salut dan kagum banget sama sikap Yunho disini. bener-bener sikap seorang Alpha sejati.

    Kyuhyun!!! dia sudah terluka saat ini, bagaimana jika ia akan berperang nanti?
    semoga mereka semua bisa sampai ke Grifadia tepat waktu😀

  8. suka dh sma sifat yunho yg kya gni…
    semangat yunho…

    kyungsoo sma jongin bandel bngt, org di surh pergi malh mw ikut perang..
    ckckck
    ya ampn kyu kau trluka?
    semangt kyu dngn kekuatn cntamu pada yunho…😀

  9. ngebut baca -_-
    kyaaaaaaaaaaa~ ini juga kerennn…. ada kaitannya sama ff changkyu sebelah ya😄
    aku selalu mencintai babe yunho T.T jangan mati….

    reader baru ni saya. rhei imnida. bangawayo~
    oya kalo kata2 gua di komen changkyu agak gimana gitu. maap banget.
    jiwa ngritik saya sedang kambuh. hahaha
    karya yg lain selalu ku tunggu🙂

  10. tegang bgt bacanya..perangnya udah dimulai, smoga gyfraddia yg menang, sebel jg sm centaurus yg ga mau ngbantuin..aigo, kyu jangan terluka, smg bisa cepet ketemu yun..btw, yun disini gentle pake banget..

  11. Aduhh… Smoga mereka bisa slmt d prtmpuran itu.. Smoga kyk d harpot, para centaurus dtg d saat trkhir bwt nolong,,
    Yunkyu, smoga bs bertemu… Tp kata2 yunho wktu tu, prasaan jdi gak enak.. T.T

  12. Yunho dh mulai perang, kyuhyun dh mulaii terluka aduh jngan smpe knpa” deh sma mereka, termasuk kyuhyun

  13. terjawab sudah kejanggalan yang dialami Kyu dan Sandara. ckck.. rupanya itu disengaja.

    Kyu chagi terluka? hati-hati chagi, jangan sampai lukamu tambah parah.

    mudah-mudahan Kangta dkk bisa bantu Yunho, gapapa deh jadi pahlawan kesiangan juga. kkkk…. asal Gyfraddia selamat

  14. wooooaaaaahhhhh… itu si yunho keren banget dah pemikiran and tindakan.a… bener2 alfa sejati… nga slah dy jadi leader… ^^
    ih itu menegangkan banget adagan pertmpuran.a… woah gmn nei nasib suku mereka… makin penasaran nei eonni… dtnggu next chapter.a ya ^^

    keep writing eonni ^^

  15. ini pertempurannya gak sebanding:/ gyfraddia kalah jauh pasukannya,mana yunho aja yg ngejaga desa. kyuhyun pun cidera😦 ayo kak buruan di update! dan chapter depan nitip yunkyu moment ya?😀

  16. Kan ternyata Yunho udah nyusun rencana sendiri.. Knapa ga biarin yg lainnya bantu sih TvT Tapi salut sama Yunho, bener2 pemimpin yg bertanggung jawab. Ayolah semoga yg lain nyampe pada waktunya, jgn biarin Yunho berjuang semdiri hiks ToT Semoga Kyu biasa cepet sampe dan ketemu Yunho. Lebih berharap org2 Gyfraddia ga knapa2.. :(((((((

  17. astagaa itu yunho diserang, semoga yg lain cepet dateng dan bantuin jangan sampe gyfraddia musna.. kyu pake kepeleset semoga kyu kuat lari terus sampe ke desanya.
    pertarungannya bener2 bikin deg degan .. ikutan tegang bacanya.. fighting untuk gyfraddia

  18. bulu kuduk aku merinding pas kata2 ‘DEMI GYFRADDIA, SERAAAANG…..’ keluar. Semuanya, fighting!

  19. Ternyata aku melewatkan chapter ini ya kak :’)
    Jadi, Yunho memang sengaja nyuruh yang lainnya pergi karena dia gak mau mereka kenapa-kenapa kalau tetap tinggal?
    Aish, cara Yunho mengusir mereka bener-bener deh..
    Ish, serius..aku merinding bacanya. Ngebayangin itu Yunho berdiri di lini depan pasti keren *eh :’D
    Kyu pasti kesakitan banget. Tapi dia tetep ngerahin semua kekuatannya untuk Yunhooooo~ :’)
    Manisnya. AKu kok tegang buat baca chapter selanjutnya ya kak? Kayaknya adegan perangnya uhm…horor gak ya?

  20. Erna sparkyuelf
    OMMO kyunie jatuhh..
    Moga kyunnie cpt dteng, kasian yunpa..
    Yunpa nekad bnget sich.. kyunnie kn khwatir.. hehehee
    Lanjut

  21. Astaga,,, deg deg.an,,, Aaah,,,!!
    Udah curiga dari awal,, gag mungkin yunho gag tau kalau mereka sedang di mata matai,, mencoba berfikiran positive,, tapi ternyata emang bener,, bahkan yunho sudah merencanakan semuannya,,
    Semoga para Eifre gag terlambat,, dan centaurus bisa berubah fikiran

  22. Baca ff ini,bikin aku sukkkaaa banget ma yunho:*
    bener2 bangga klw punya pimpinan kyk alpha!!!!

    Alur tentang strategi perang nya bener2 bagus banget,ahhh,,,aku suka banget ma ff ini.

  23. Semoga kaum Gyfraddia menang ;’)
    Gada yang mati satupun. Dan Kyuhyun, kekuatan cinta adalah segalanya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s