Fading the Darkness – Chapter 2

The Revenge Poster t

Tittle : Fading the Darkness

Starring : Cho Kyuhyun , Shim Changmin, Nickhun Horvejkul

Co-Star : Xi Luhan, Park Yoochun, Lee Donghae, Son Dongwoon.

Pair : ChangKyu (MinKyu), KhunKyu.

Genre : BL, Fantasy, Romance, Angst.

Rate : T+

Disclaimer : Karakter tokoh dalam cerita ini diambil dari mitos Vampire dan Dhampire yang berkembang dalam masyarakat. Sementara untuk konflik dan jalan cerita bersifat fiktif belaka yang murni berasal dari imajinasi saya yang terbatas.

Warning : Don’t Like = Don’t Read.

 

“Luhan…”

“Tidak.”

“Xi Luhan..”

“Tetap tidak.”

“Apa perlu aku berlutut di hadapanmu agar kau mau membantuku?” Pinta Kyuhyun dengan nada memelas. Mendengar ucapan Kyuhyun tentu saja membuat Luhan mendelik. Bagaimana mungkin ia akan membiarkan pangeran sekaligus sahabatnya itu untuk berlutut di hadapannya?

“Lu—“

“Kau pangeran, Cho Kyuhyun.” Sahut Luhan jengah. Ia lelah menghadapi sahabatnya yang merengek seperti ini.

Tanpa di ketahui olehnya, seringai licik Kyuhyun tampak muncul di bibirnya.

“Justru karena aku seorang pangeran di sini, sudah sepantasnya kau menuruti apapun permintaanku.” Intonasi Kyuhyun berubah mengintimidasi. Betapa cerdiknya ia memanfaatkan kedudukannya untuk mendesak sahabatnya itu

“Aku akan menuruti apapun permintaan dan perintahmu, Cho Kyuhyun. Tapi tidak dengan yang satu ini. Ini terlalu berresiko.” Jelas Luhan masih mencoba menolak permintaan Kyuhyun yang berdiri di hadapannya.

Ia memang tak membual perihal ucapannya. Posisinya yang sebagai Slave memang sudah sepantasnya untuk mengabdi dan melayani Cho Kingdom. Terlebih di masa lalu ia pun berhutang budi pada Kingdom tersebut.

Dulunya ia hanyalah seorang Alter. Seorang Vampire bertuan yang telah kehilangan Masternya, Sehun. Ia yang kala itu tengah kehilangan arah karena sang master terbunuh oleh Dhampire. Mencoba kabur dari kejaran si pemburu yang terus saja mengejarnya. Ia yang masih anak-anak dengan kondisi fisiknya yang lemah karena kekurangan energi, nyaris saja terkena tebasan katana perak milik Dhampire jika saja ia tidak di selamatkan oleh makhluk sejenisnya yang tidak lain adalah Yoochun. Dimana pada saat itu Cho Kingdom tengah melakukan perjalanan mencari tempat tinggal baru pasca penyerangan kerajaannya.

“Kau hanya perlu menjaga pintu selagi aku masuk dan mengambilnya.” Seru Kyuhyun mulai habis kesabaran. “Aku hanya ingin mempermudah keinginanku untuk memburu Dhampire yang telah membunuh Ayahku.”

*

         Luhan mengangguk setelah memastikan keadaan kastil yang sepi. Yoochun dan Nickhun tengah berada di ruangan khusus milik Yoochun. Membicarakan sesuatu yang tak ia ketahui. Kyuhyun yang mengerti isyarat yang diberikan sahabatnya, perlahan membuka pintu menuju ruangan khusus penyimpanan serum. Ruangan yang selalu di jaga ketat hingga tak seorang pun di perbolehkan masuk kecuali Nickhun dan Yoochun.

Oleh sebab itulah, Luhan menolak rengekan Kyuhyun yang meminta bantuannya untuk melancarkan aksinya. Terlebih setelah mengetahui tujuan Kyuhyun yang dapat membahayakan dirinya sendiri.

Kyuhyun berniat mengambil Kessei Taiyo. Sebuah serum yang membuat seorang Vampire mampu bertahan di bawah sinar matahari. Bahkan mampu menghilangkan aroma tubuh seorang Vampire dan membuat mereka mampu beraktifitas layaknya manusia biasa.

Krieeett…

Kyuhyun sedikit berjengit ketika mendengar derit pintu yang terbuka. Ia terpaku sejenak mengamati ruangan yang penuh dengan berbagai cairan yang tak ia kenal. Yang ia ketahui hanyalah terdapat darah dalam ruangan tempatnya berada. Namun, Ia mengabaikan rasa panas yag membakar kerongkongannya kala ia mencium aroma darah yang menguar memenuhi ruangan. Tujuan utamanya kali ini adalah untuk mengambil serum yang akan membuatnya layaknya manusia biasa.

Dengan cekatan ia segera mencari serum incarannya diantara ratusan botol-botol kaca yang tersusun rapi di sebuah lemari besar. Satu persatu botol ia perhatikan setiap labelnya, namun apa yang ia cari tak kunjung ia temukan.

Sementara Luhan yang tengah menjaga pintu sesekali melongok kedalam ruangan. Memastikan apakah Kyuhyun sudah menemukan yang ia cari. Karena tidak sabar, akhirnya ia ikut masuk kedalam ruangan penyimpanan dengan sebelumnya memastikan keadaan yang kondusif.

“Kau belum menemukannya juga?”

“Terlalu banyak cairan aneh disini.” Sahut Kyuhyun masih dengan kesibukannya yang tengah meneliti dan membaca tulisan kanji yang tertera ditiap botol.

“Apa Yoochun-sama menyembunyikannya ditempat lain?” Luhan mencoba menebak-nebak.

“Tidak mungkin.” Kyuhyun nyaris saja menutup kembali pintu lemari yang ia pegang ketika matanya menangkap sebuah kotak kecil di sudut lemari kaca itu.

Dengan perlahan ia mengambil kotak persegi usang tersebut dan meletakannya di meja. Luhan yang penasaran pun mendekati Kyuhyun. Mereka saling berpandangan mencoba meyakinkan. Perlahan, Kyuhyun membuka kotak usang tersebut. Terdapat sebuah botol berukuran sedang berisi cairan berwrana merah.

Kessei Taiyo’

“Apa yang kalian lakukan?”

*

“Changmin oppa.”

Langkah Changmin terhenti di ujung koridor ruang Seni ketika mereka mendengar sebuah suara lembut memanggil namanya. Si pemilik suara yang tidak lain adalah seorang yeoja itu kini berlari kecil menghampiri Changmin dan berdiri dihadapan lelaki tinggi tersebut.

“Ada apa Yeon Hee-ssi?” Tanya Changmin berusaha seramah mungkin meskipun pada akhirnya nada datar tanpa intonasi yang terdengar dari ucapannya itu.

Sementara sang gadis bernama Yeon Hee itu menundukkan kepalanya gugup. Terlebih mendengar nada bicara Changmin yang jauh dari kesan bersahabat.

“Ng, apa Oppa sekarang senggang?” Yeon Hee memberanikan diri bertanya meskipun kini suaranya terdengar seperti sebuah cicitan.

Berhadapan langsung dengan seorang The Great Prince Shim Changmin, sang idola kampus membuatnya gugup setengah mati. Padahal bukan kali ini saja ia mengobrol dengan namja tampan dan jenius tersebut. Namun tetap saja sikap gugupnya tak pernah hilang.

“Ada apa?” Kembali ucapan tanpa intonasi itu terdengar.

Yeon hee sendiri berusaha mengumpulkan keberaniannya untuk tetap berdiri di hadapan Changmin. “Mmm…maukah Oppa pergi bersamaku?”

Changmin menaikkan sebelah alisnya bingung, “Maksudmu berkencan?” tembaknya langsung tanpa tedeng aling.

“Eh?” Yeon Hee refleks mendongak. Dan seketika wajahnya memerah langsung mendapati manik bulat milik lelaki yang ia sukai itu menatap lekat kearahnya.

Oh, bukan rahasia umum lagi jika dia, yang termasuk dalam jajaran yeoja tercantik di Shinki Academy, menyukai Shim Changmin. Lagi pula siapa yang tidak akan menyukai pria tersebut?

Seorang mahasiswa Seni yang terkenal dengan wajah tampannya. Terlebih dengan otaknya yang memiliki klasifikasi IQ superior. Terkecuali sifat dinginnya yang cenderung acuh itu yang anehnya justru membuatnya tampak keren bagi orang lain.

“Mianhe, hari ini aku sibuk. Mungkin kau bisa mengajak pria lain untuk berkencan denganmu.”

Dan Changmin pun langsung berlalu. Meninggalkan Yeon Hee yang mematung di tempat dengan kedua matanya yang berkaca-kaca.

Tak tahukah jika kata-katamu terdengar sangat kejam, Shim Changmin?

*

“Kulihat di koridor tadi kau mengobrol dengan Lee Yeon Hee, Changmin-ah?”

Donghae membuka percakapan ketika mereka bertiga, ia, Changmin dan Dongwon mendudukan diri di salah satu kursi di kantin.

“Apa dia mengajakmu kencan, hyung?” Tanya Dongwon antusias. Pertanyaan serupa yang selalu ia lontarkan ketika ia mengetahui jika ada seorang yeoja mengobrol dengan sahabat yang telah ia anggap sebagai hyung kandungnya sendiri.

“Kami hanya tak sengaja berpapasan.” Jawab Changmin acuh dengan menyuapkan sebuah onigiri kedalam mulutnya.

“Benarkah? Tapi yang kulihat tadi Yeon Hee mengejar dan berbicara denganmu. Apa itu yang kau sebut dengan berpapasan, Shim Changmin?” desak namja berrambut pirang itu dengan gigih.

Dongwoon hanya terkekeh melihat hyungnya yang belum menyerah mendengar jawaban Changmin. Bukan sekali ini Changmin menolak ajakan kencan dari gadis ataupun mahasiswi lain. Sudah tak terhitung lagi ia dan Donghae menasehati Changmin untuk sesekali menikmati ‘kehidupan normalnya’ dengan berkencan misalnya. Namun jawaban Changmin sama sekali tidak berubah.

Aku lebih memilih untuk menghabisi puluhan Vampire daripada harus berkencan dengan gadis merepotkan seperti mereka.’

“Sepertinya aku akan berburu malam ini.” Tukas Changmin mengalihkan topik pembicaraan.

“Aku ikut!” Sahut Dongwoon antusias, “Sudah lama aku tidak menemukan permainan baru. Bagaimana denganmu, Hae hyung?”

“Aku tidak bisa ikut. Aku sudah berjnji akan membantu Hyukkie untuk menjaga caffe malam ini.” Ucap Donghae. Meskipun mereka seorang Dhampire, namun tidak dapat dipungkiri jika mereka memiliki kehidupan normal layaknya manusia pada umumnya. Makan, minum, bersekolah bahkan bekerja pun dapat mereka lakukan.

Changmin mengangguk pelan menanggapi ucapan Donghae, “Kuharap malam ini kita beruntung, Dongwon-ah.”

*

       Aura ketegangan tampak menyelimuti salah satu ruangan di kastil milik Cho Kingdom. Tepatnya di sebuah ruangan yang kini terdapat dua bersaudara. Mereka saling melancarkan pandangan membunuh satu sama lain.

“Perbuatanmu kali ini sudah di luar batas, Kyu.” Yoochun memperingatkan Adiknya yang kini tengah berdiri dihadapannya.

Beberapa saat lalu ia mendapat laporan dari Nickhun. Dimana sang Kensei telah memergoki Kyuhyun dan Luhan tengah berada di ruang penyimpanan serum. Dan yang membuat Yoochun murka adalah ketika ia mengetahui motif Kyuhyun mencuri serum Kessei Taiyo.

Nickhun, yang kala itu telah berdiskusi tentang kedatangan Kingdom lain yang akan singgah di wilayah mereka dengan Yoochun, menghampiri ruangan penyimpanan serum yang terbuka dan mendapati Kyuhyun dan Luhan di dalam.

“Aku hanya ingin mencoba kehidupan normal seperti manusia.” Kyuhyun berusaha membela diri.

“Dan membiarkanmu terbunuh kapan saja oleh Dhampire? Tidak.”

“Tapi aku bukan anak kecil lagi, hyung!” Sahut Kyuhyun tak mau kalah, “Aku hanya ingin membalaskan dendamku pada seseorang yang telah membunuh Ayah. Tidakkah kau juga berniat untuk menuntut balas akan kematian Ayah, hyung?”

Yoochun terdiam. Sesungguhnya ia juga memiliki hasrat yang sama dengan sang adik. Namun posisinya sebagai raja atau pemimpin Kingdom membuatnya menahan diri untuk tidak berbuat gegabah dan menuntutnya bersikap lebih bijak. Terlebih menurutnya membalas dendam pun akan sia-sia. Ayahnya tidak akan hidup lagi meskipun ia membunuh pelaku yang membunuh Ayahnya.

Namun pemikiran tersebut tidak berlaku bagi Kyuhyun. Adiknya seperti terobsesi untuk membunuh siapapun yang telah memusnahkan sang Ayah.

“Sampai kapanpun hyung tidak akan membiarkanmu keluar dari batas aman wilayah kita. Mengertilah, Kyu.” Suara Yoochun mulai melirih.

Selama ini ia bersikap protektif terhadap adiknya tidak lain karena ia tidak ingin kehilangan Kyuhyun. Adik sekaligus keluarga satu-satunya yang ia miliki. Ia tidak ingin kejadian Ayahnya yang terbunuh di masa lalu terulang kembali menimpa Kyuhyun.

Dan permintaan Kyuhyun yang meminta izinnya untuk membaur dengan manusia tidak akan pernah ia kabulkan.

“Kuharap mulai saat ini kau berhenti berbuat semaumu, Kyu. Karena aku tidak mau terjadi sesuatu yang buruk padamu. Terlebih tak lama lagi Kim Kingdom akan segera datang ke wilayah kita.“

Yoochun mengultimatum. Dan demi mendengar nama Kim Kingdom disebut, tubuh Kyuhyun sedikit menegang.

“Keluar dari sini dan lupakan keinginan konyolmu itu.” Pungkas Yoochun berbalik meninggalkan Kyuhyun yang masih mematung di tempatnya berdiri.

*

        Changmin dan Dongwoon kini tengah berlari membelah hutan. Mencoba mencari jejak-jejak ataupun aroma memuakkan dari buruannya.

Hingga mereka telah sampai di sebuah tepi sungai. Dimana tak jauh dari tempatnya berdiri terlihat sekelompok laki-laki bertubuh besar. Dan melihat dari ciri-ciri mereka, Changmin dapat menebak jika mereka adalah sekelompok Werewolf.  Sejenis manusia serigala yang bisa dikatakan merupakan sekutu bagi seorang Dhampire dalam menghadapi Vampire.

“Wah.. wah.. mengapa kalian seserius itu?” Sapa Changmin yang menarik perhatian dari kelompok Werewolf tersebut.

Ketujuh lelaki bertubuh kekar itu menoleh padanya dan Dongwoon yang berdiri disisinya.

“Changmin?” sapa Yunho. “Lama tidak berjumpa. Sedang apa kalian disini?” Yunho, yang ia ketahui sebagai Alpha atau pemimpin dari kelompok tersebut menyapanya.

“Memangnya tidak boleh? Bukankah sungai ini adalah tempat umum?” Dongwoon balik bertanya meskipun dengan nada bercanda.

Werewolf yang ada dihadapannya kali ini berasal dari suku Gyfraddia. Salah satu suku tertua yang hingga saat ini masih bertahan hidup. Jika Dhampire memiliki percampuran darah manusia dan Vampire, maka Werewolf merupakan manusia biasa yang memiliki kekuatan luar biasa yang mampu bertransformasi menjadi serigala.

“Tentu saja boleh.” Jawab salah satu dari mereka yang Changmin kenal bernama Taecyeon seraya mengacungkan dua jempolnya.

“Kalian akan berburu?” tanya sang Werewolf bermata besar, Minho.

Changmin mengangguk. “Benar. Apa kalian mencium adanya aroma memuakkan di sekitar sini? Aroma khusus yang membuatku kelaparan setiap menciumnya?” Tanyanya sarkatik.

“Atau mungkin si pemilik aroma tersebut melintas di depan kalian beberapa waktu lalu?” Dongwoon ikut bertanya.

“Oh… Mereka tidak akan berani melintasi daerah ini, ingat? Daerah ini terlarang bagi mereka.” Jawab Hoya cepat.

“Kalau mereka tidak ingin kepala mereka terlepas dari tubuhnya.” Sahut Yonghwa menambahkan dengan nada mengejek.

Dongwoon menggeleng keras, “Jangan! Biarkan kami yang melakukannya. Rasanya pasti menyenangkan.” Jawabnya seraya menyeringai lebar.

Dan semua yang berdiri di tempat itupun tertawa mendengar antusiasme Dongwoon.

“Baiklah. Kami akan kembali berburu. Senang bertemu kalian lagi.” Changmin mengakhiri perbincangan kecil mereka seraya bersiap-siap untuk melanjutkan perjalanannya.

“Hati-hatilah di jalan. Oh, sampaikan salamku pada Donghae.” kata Gikwang seraya melambaikan tangannya.

“Dan jangan lupa kirimkan kami kepala Vampire. Bola yang kami pakai sering hilang dan dibawa kabur oleh babi hutan.” Seru Kris, pria yang paling tinggi diantara kelompok Werewolf itu  gembira, membuat Changmin dan Dongwoon kembali tertawa.

Changmin baru akan melangkah ketika ia berbalik dan menatap Yunho. “Yunho, berhati-hatilah, kudengar ada suku baru di luar sana yang tengah menghimpun kekuatannya untuk mengambil alih beberapa daerah. Kupikir kau harus tahu.”

Pesannya mencoba memeperingatkan sang Alpha dari sekutunya. Ia memang mendengar jika ada sebuah suku asing yang berniat melakukan penyerangan untuk melakukan ekspansi wilayah suku lain.

Yunho tersenyum. “Aku tahu. Terima kasih.”

*

Srak!

Brugh!

Brugh!

Suara gaduh terdengar bersamaan dengan puluhan pohon besar yang tumbang diantara gelapnya hutan. Kyuhyun dengan kalap menendang, menarik dan mencabik-cabik pohon-pohon kokoh yang seketika itu tumbang dibelakangnya. Tak dipedulikannya energinya yang perlahan-lahan mulai berkurang akibat memforsir kekuatnnya secara berlebih. Emosinya seakan melupakan keadaan fisiknya tersebut. Dan emosinya semakin membuncah ketika bayangan wajah Nickhun tiba-tiba muncul dibenaknya.

Jika bukan karena pria itu, dapat dipastikan ia kini telah berhasil kabur dan berada di tengah-tengah kehidupan manusia normal. Mencoba menyelidiki kehidupan Dhampire dan menyelidiki kelemahan sang Vampire Hunter musuh abadinya itu.

Brugh!

Dan tubuh Kyuhyun pun ambruk bersamaan dengan pohon terakhir yang tumbang di belakangnya.

*

Brugh!

Pendengaran tajam Changmin seketika menangkap sebuah suara asing yang terdengar tak jauh dari tempatnya berada. Changmin menatap ke sekeliling. Ia hanya seorang diri saat ini. Sebelumnya ia telah memerintahkan Dongwoon untuk berpencar arah dengannya.

Tanpa menunggu lebih lama lagi ia pun melesat. Berlari menuju sumber suara. Dan senyum tampak terlihat dari bibirnya ketika ia mencium aroma memuakkan yang seketika menaikkan adrenalinnya.

Dengan lincah ia melompati pohon-pohon besar yang tumbang menghalangi laju larinya.

Disana kau rupanya.’

Batinnya ketika mata bulatnya menangkap sesosok tubuh yang tergeletak diantara reruntuhan pohon. Salah satu tangannya telah menggenggam Katana peraknya yang bersiap menghunus si Vampire yang tergeletak.

Namun, sepersekian detik berikutnya gerakan tangannya terhenti ketika ia mendapati calon buruannya perlahan menoleh dan memperlihatkan wajahnya.

normal_kyuhyun_5

TBC

36 thoughts on “Fading the Darkness – Chapter 2

  1. akhirnya changkyu ktmu jg, apa yg akan dilakukan changmin?? gak mkin kan kyu langsung di bunuh nanti ffnya end dong klo pmeran utamanya trbunuh hhe hhe
    wahh ff ini ada yg crita di heart without a home jg unik bgt🙂
    di tgu next chap eon🙂

  2. aduh lg seru2nya malah tbc …. akhirnya changkyu ketemu jg ciyeeee chwang tersepona ya sama kyu uhuk cinta pandangan pertama uhuk …. tapi ada hubungan apa kyu sama kim kingdom kok dia tegang gt pas denger nama mrk ….

  3. wah makin seru aja
    ceritanya nyambunh jg ma heart without home ya????
    akhrnya changkyu bertemu yeaaayyy
    jangan bunuh2an lah changkyu nya hehehe

  4. Eciee ada yg lsg terpesona ya nnti hihihi
    Kyu terlalu manis ya chwang?😀
    Gk sbar liat reaksi mreka bedua pas ktmu ntar,,

    n itu adegan papasan yg d ff kyu werewolf ya? Hihi lucu deh, disana kyu jd tkoh utama, dsini jg

  5. eaaa… ff ini rupanya berkesinambungan sama ff yang satu lagi. keren…
    ehem Chwang akhirnya ketemu Kyu Kyu.

    Kim Kingdom siapa ya? kenapa Kyu takut gitu denger Kim Kingdom?

  6. Knp gerakan chwang terhenti????apa dia terpesona ma kyu pd pandangan per1…hehe….
    kira2 ap ya yg bakal dilakuin chwang ke kyu??

  7. Akhirnya changmin tidak jadi menghunuskan katana peraknya karena terlanjur terpesona ma wajah seorang kyuhyun yg sangat adorable… Aheeyyy…

    Lanjuut eon~

  8. Kyu ngerusak hutan nih. kkk
    changkyu udah ketemu ^^
    penasaran gimana kesan pertama mereka. hihi
    kyu sama nickhun kayanya ga akur banget ya😀
    belum muncul orang ke-3 nya ya. hehe
    penasaraaaann..
    update soon ^^
    hwaiting!

  9. kejam amat itu chwang nolak kencan tuh yeoja,eh tpi lebih bagus klo dia nolak .
    soal’a lebih rela klo sma kyu xD
    weew..apa kah nnti kyu ‘dimakan’ sma chwang? smoga aja tidak :3

  10. Iia ampyuuun lg seru2’a, moment changkyu ktmu pertma x malah tbc ???
    Hufffttt,,, sbaar2. Hhehehe …
    Dtnggu lanjutan’a.
    Hwaiting, fighting, ganbatte

  11. wah ternyata bener, Ceritanya nyambung ke FF Heart Withour Home.
    Astaga seru sekali, Changmin dan Kyuhyun akhirnya bertemu dan dia pasti terpesona oleh wajah Kyuhyun dan tidak tega untuk membunuhnya. #plakk sok tau >_<
    dan aku suka sekali sikap Dongwoon yang antusias sama protective Yoochun.
    Kyaaa jadi tak sabar nunggu chapter 3 nya.
    Fighting😀

  12. hahaha😀
    kyuhyun ketahuan sma nickhun, yoochun tuh bner2 tegas bngt sma Kyu atau protective sih ?
    ckckck

    ksian kyu…

    akhirnya si ChangKyu ketemu jga… apa nanti reaksi si changmin ?

    lanjut ya🙂

  13. kyaaaaaaa~ nemu fanfic changkyu😀
    keren banget.. sukaaa.
    dari keseluruhan cerita pengembangan cerita sama alurnya relatif aman.
    buat typonya.. em clear.
    di part 1 ato part 2 ini tadi aku nemuin kata yg salah arti kalo aku baca. untuk penggunaan acuh dan tak acuh kalo gak salah..
    acuh dalam kamus setauku itu peduli. dan untuk tak acuh berarti tudak peduli.

    lompat part gak papa kan ya hehehe
    aku reader baru…rhei imnida banggawayo~

  14. Baru punya kesempatan untuk baca dan komentar :’)
    Aku merasa dejavu dengan beberapa percakapan di atas. Itu ambil adegan di ff Kyu yang jadi werewolf putih ya? Nyambung memang, keren! ^^
    Di FF ini jujur, aku fokus ke Yuchunnya. hahahaahhaa😀 *chunsas*
    Kalau Kyu nantinya dapat serum itu, besar kemungkinan dia ketemu Changmin dong? Cieeeeeeeeeeee~~ *sejujurnya aku iri dg keberuntungan Kyu, selalu jadi pemeran utama dengan banyak pria tampan menawan penuh pesona dan kharisma di sekitarnya. Azzzzzzz*
    Aku tunggu kabar pertemuan ChangKyu deh. Itu Chami langsung terpesona pas ngelihat Kyu atau gimana? Kenapa ada kata TBC di situ? …

  15. nah ini changkyu ketemuan tp kenapa chwang malah terpukau gitu ya? cinta pd pandangan pertama kah? hmmm. ayo lah cepat di update biar ceritanya makin seru. hwaiting!

  16. Jadi Kyu terobsesi buat bunuh Dhampire ya? Jgn sampe terbunuh deh Kyuhyunnya, kasian Yoochun ntar sendiri TvT Mereka akhinya ketemu nih. Jgn bilang Changmin langsung jatuh cinta pada pandangan pertama? Hihihihihu lanjuuuuuut😀

  17. aiiish TBC d’saat” yg tdk tpat nie..
    tpi kga ppa dhe.
    yg jlas changkyu udd mulai ktm..
    baik”lah dgn kyu chwang.🙂

  18. emmhh aq dh baca ini blm yh..kok lupa….koment dulu deh….br baca ulang dr chap 1

    chwang si dhampire terpesona ma vampire cute…hehe

    emmhh mo tny…nh sisi laen dr crita heart without home kh??
    #bnr g yh judul ny??

  19. why his stop, ok i got it, u impress with the beautiful he look..so am i..wkwkwkwkwkwk…chang u have to think again to revange, his a beautiful devil, even u can’t doubt that..lanjut story na thor..;D

  20. Pingback: Fading the Darkness – Chapter 3 | Cassielfopeia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s