Sacrificial Love – Chapter 6

Title                 :  Sacrificial Love

Rate                 : M

Genre              : Romance, Sad, Hurt, Angst PG – 13

Cast                 : Cho Kyuhyun, Lee Jonghyun, Park Shin Hye, Jo In Sung, Son Ye Jin, Song Ji Hyo, Choi Siwon, Jung Yonghwa, Lee Joon Hyuk and Mhia Irham

Warning          : BL, OOC, Typo (es), Don’t Like = Don’t Read

Summary          : Keluarga Cho adalah salah satu keluarga bangsawan Korea yang paling terpandang. Ketika hubungan kekeluargaan menyatu dengan konflik cinta dan kekuasaan, apa yang akan dilakukan para anggota keluarga ini untuk terus bertahan?

CHAPTER 6

Kyuhyun masih menatap Mr. Cho dengan tatapan dingin, tak sedikitpun terbesit rasa ingin beramah-ramah atau bersikap hangat pada kakeknya itu.

“Jangan berpikir terlalu lama. Kalau anda tidak setuju, aku bisa menarik kata-kataku. Dan anda bisa menyelesaikan masalah anda sendiri.” Kata Kyuhyun seraya berbalik hendak meninggalkan ruangan itu.

“Tidak! Tunggu!” kata Mr. Cho cepat.

Mendengar itu Kyuhyun berbalik dengan angkuh. Ia kemudian menatap haraboji-nya, menunggu jawabannya dengan tenang. Ya, tenang di permukaan. Tapi ia sangat gelisah dalam hatinya.

“Baiklah. Kau boleh kembali dan melakukan apa yang kau janjikan.” Kata Mr. Cho pelan. Seolah mengakui kalau ia kalah dari cucunya sendiri.

“Dengan syarat tentu saja.” Kata Kyuhyun tajam.

“Apa itu?”

“Anda harus menyetujui tiga permintaanku.”

“Mana mungkin bisa seperti itu? Kau pikir aku bodoh?”

“Hanya tiga, tidak lebih. Sedangkan anda bisa menggunakanku semau anda, bukankah itu lebih tidak adil lagi?” tanya Kyuhyun.

Kembali Mr. Cho berpikir keras untuk menjawab Kyuhyun.

“Anda mau aku membawa seluruh anggota keluarga dan menyelamatkan wajah dan martabat anda atau tidak?” tantang Kyuhyun lagi.

“Baiklah! Kau mendapatkan apa yang kau inginkan!” kata Mr. Cho dengan kesal karena Kyuhyun dirasa berhasil mengintimidasinya.

“Aku senang anda mau bekerjasama dengan baik. Nah, segeralah siapkan surat kuasa agar aku bisa menggantikan Jonghyun. Paling lambat dalam dua hari, aku sudah harus menjadi pimpinan perusahaan yang resmi.”

“Tunggu! Aku menyetujui usulmu karena kau bisa menggantikan Jonghyun untuk sementara, bukan untuk menggantikannya secara permanen!”

“Terserah.. Aku tidak bisa memaksa. Aku hanya bisa memberikan saran. Keputusan ada di tangan anda. Tapi jika keluarga Song dan keluarga Choi muncul di hadapan anda dan meminta pertanggungjawaban, jangan salahkan aku. Jika rumor meluas diluar sana, jangan katakan kalau aku tidak memperingatkan anda sebelumnya. Dan ingat satu hal, aku bukan Kyuhyun yang dulu, yang bisa kalian tindas begitu saja.”

“Baiklah!” kata Mr. Cho dengan gusar. “Tapi itu kuanggap sebagai permintaan pertama darimu!”

Kyuhyun menggeleng sambil tertawa dingin. “Perusahaan sedang dalam keadaan kacau, Jonghyun meninggalkan sejumlah pekerjaan yang hanya ia sendiri yang tahu disimpan dimana. Anda pikir, anda bisa mencarinya? Ketahuilah, aku bisa memecahkan semua metodenya, kami sangat dekat satu sama lain. Dan lagi, ketika pimpinan tidak ada, bukankah sudah sewajarnya wakilnya yang naik menggantikannya? Jadi itu bukan permintaan, itu adalah bantuan.. Ani, bukan bantuan tapi belas kasihanku. Betapa baiknya aku..”

Wajah Mr. Cho merah padam menahan gejolak emosinya. Ia memang masih kaget dengan sikap Kyuhyun saat ini, namun ia tidak ingin memikirkannya lebih jauh. Karena meredam kemarahan keluarga Song dan keluarga Choi, serta membungkam publik di luar sana akan jauh lebih sulit daripada mengurus seorang Kyuhyun. Dan untuk itu, ia harus melakukan kemauan Kyuhyun terlebih dahulu. Setelah semuanya beres, ia bisa ‘mengurus’ bocah itu.

*

            Kyuhyun menatap ruang kerja Jonghyun yang kini secara permanen telah menjadi ruang kerjanya. Rupanya kakeknya benar-benar tidak mau kehilangan harga diri di depan keluarga bangsawan lain, maka dengan cepat ia menaikkan jabatan Kyuhyun.

Masih diingatnya dengan jelas ketika malam pertama ia harus kembali ke rumah. Ayahnya datang dan mengamuk di depan pekarangan. Untungnya saat itu haraboji-nya sedang tidak ada di rumah. Mr. dan Mrs. Cho serta Song Ji Hyo sedang menghadiri pertemuan yang Kyuhyun yakin dengan terpaksa mereka hadiri untuk menekan rumor bahwa keluarga mereka sedang berantakan.

Ayahnya tampak kaget mendengar pengakuan Kyuhyun tentang kepulangannya. Ternyata ia sendiri yang menelepon haraboji-nya dan minta di jemput. Ayahnya sangat marah saat itu.

“Ada apa denganmu? Mengapa kau melakukan hal ini? Kau tahu, aboji mempertaruhkan segalanya agar kalian bisa keluar dari neraka ini. Mengapa kau memilih kembali? Kau tahu, omoni-mu tak bisa berhenti menangis di luar sana. Saudara-saudaramu mencemaskanmu. Hentikan kegilaan ini, pulanglah bersama aboji!”

“Tidak! Aboji, dengarkan aku. Sampai kapan kita harus melarikan diri? Selama haraboji dan Ji Hyo omoni masih hidup, mereka tidak akan membiarkan kita begitu saja. Aku harus kembali, aku harus menyelamatkan keluarga kita.” Kata Kyuhyun pada ayahnya.

“Tapi dengan melakukan ini, kau juga mengorbankan dirimu. Tidak, jangan lakukan ini pada aboji dan omoni. Pulanglah. Aboji berjanji, kita akan pergi sejauh mungkin, dimana tidak ada seorangpun akan menemukan kita.” Bujuk In Sung lagi.

“Aboji, kumohon percayalah padaku. Aku bisa mengatasinya. Aku harus mencari cara agar haraboji berhenti menekan kita semua. Aku akan menyusun rencana terbaik yang pernah ada. Aku akan membuat omoni diterima dan menyelamatkan hubungan Shin Hye dan Yonghwa. Kumohon aboji, percayalah padaku. Aku baik-baik saja. Selama 23 tahun aku bisa bertahan, mengapa sekarang tidak? Kumohon..”

Kyuhyun memejamkan matanya. Berat rasanya meninggalkan keluarganya lalu tinggal di tempat yang dingin sendirian. Tapi jika ia tidak melakukannya, keluarganya tidak akan pernah tenang. Kadang ia iri dengan orang-orang di luar sana, mereka bebas bersikap karena tidak harus menjaga kehormatan keluarga bangsawan seperti dirinya.

Seperti yang dikatakan pada ayahnya, ia kembali bukan untuk menyerahkan diri namun untuk memperbaiki segalanya. Selain itu, ia masih terlalu penasaran dengan Siwon. Ia tahu, mungkin Siwon tidak perduli dengan siapa ia akan menikah semasa orang tuanya senang. Tapi Kyuhyun tidak bisa menerima itu. Bukan hanya karena ia tidak ingin Shin Hye dan Yonghwa berpisah, tapi ia sendiri tidak mampu melupakan Siwon. Ia telah mencobanya bertahun-tahun tapi selalu tidak berhasil. Dan kini, mereka punya kesempatan untuk kembali, mengapa tidak ia mengusahakan segalanya?

“Sajangnim, segalanya sudah siap. Mereka menunggu anda sekarang.” Tiba-tiba salah satu pengawalnya masuk dan berkata demikian padanya.

“Baiklah.”

Keduanya berjalan keluar menuju meeting room Cho Corporation yang maha megah dengan dinding kaca. Hari ini Kyuhyun akan berbicara di depan publik sebagai pimpinan yang baru. Ia dan Harabojinya telah berbicara semalam mengenai hal ini. Hanya untuk memulihkan nama keluarga yang sempat tercemar.

Selain itu, Kyuhyun ingin Siwon setidaknya melihat berita itu di internet ataupun surat kabar agar ia bisa cepat kembali ke Seoul. Siwon sendiri tidak ada pada malam In Sung pergi dari rumah. Ia harus menyelesaikan beberapa hal di Kanada dan belum kembali sampai saat ini. Jadi baik Siwon maupun keluarganya tidak ada yang tahu bahwa kekacauan besar tengah terjadi di rumah keluarga Cho.

Begitu Kyuhyun memasuki meeting room itu, puluhan kilatan cahaya yang berasal dari kamera para wartawan menghantamnya. Kyuhyun tersenyum lalu membungkuk hormat pada para wartawan yang hadir. Diantara para pemegang saham, duduk Mr. Cho, Mrs. Cho dan kedua orang tua Siwon. Kyuhyun tersenyum dalam hati, haraboji-nya pasti sengaja mengundang keluarga Siwon agar ia tidak bisa bicara yang aneh-aneh.

“Selamat siang. Terima kasih sudah hadir. Saya, Cho Kyuhyun, dengan bangga memperkenalkan diri sebagai pimpinan Cho Corporation yang baru. Saya akan mengerjakan tugas saya sebaik-baiknya, bekerja lebih keras dan menghasilkan lebih banyak. Mohon dukungannya.”

Kyuhyun kembali memberikan hormat pada para hadirin. Namun beberapa pertanyaan mengenai keluarga lainnya yang tidak tampak saat itu membuatnya harus bicara lagi.

“Seperti yang kalian tahu, Cho Corporation bekerja di berbagai bidang. Kami membagi tugas sehingga semua bisa berhasil dengan baik. Adik saya, Cho Jonghyun bersama ayah saya, Cho In Sung, sedang mancari partner kerja di luar negeri sehubungan dengan akan dibangunnya perusahaan cabang di luar negeri. Oleh karena itu mereka tidak bisa hadir. Sedangkan kedua omoni, noona dan adik termuda Cho, Shin Hye sedang mengurus pernikahan. Seperti kalian ketahui, tak lama lagi pernikahan akbar akan terjadi di keluarga kami. Jadi kami mohon pengertiannya. Maafkan jika tidak semua anggota keluarga bisa hadir.”

“Tapi Kyuhyun-ssi, kami mendengar rumor bahwa semua anggota keluarga pergi meninggalkan rumah dan menghilang lebih dari seminggu ini. Apa yang sebenarnya terjadi? Bisakah anda menjelaskan kepada kami?” tanya seorang wartawan.

Kyuhyun melirik kakeknya yang tampak tegang. Namun ia tersenyum hangat. “Jika ada kejadian seperti itu, mana mungkin saya berdiri disini? Kami hanya terlalu sibuk dengan persiapan pembukaan perusahaan baru dan pernikahan salah satu anggota keluarga. Jadi saya mohon kalian bisa mengerti.”

Setelah itu Kyuhyun membungkuk sekali lagi dan meninggalkan ruangan. Mr. dan Mrs. Cho beserta kedua orang tua Siwon mengikutinya ke ruang kerjanya.

“Ada apa ini? Mr. Cho, bisakah anda menjelaskannya? Aku tidak mengerti. Mengapa ada rumor bahwa keluarga kalian pergi meninggalkan rumah?” tanya ayah Siwon ketika mereka semua sudah sampai di ruang kerja Kyuhyun.

“Ah, itu tidak benar.. Ada sedikit kesalahan yang..”

“Hal itu benar adanya.” Kata Kyuhyun memotong perkataan haraboji-nya. Para orang tua yang ada di sana bersamanya tercengang.

Kyuhyun melanjutkan. “Kami semua pergi dari rumah sebagai bentuk protes pada pertunangan Shin Hye dan Siwon-ssi. Shin Hye telah memiliki kekasih dan ia menerima pertunangan itu atas dasar paksaan. Tahukah kalian bahwa tidak ada cinta diantara Siwon dan Shin Hye? Tahukah kalian bahwa demi menyenangkan kalian semua, mereka rela mengorbankan diri kalian? Tahukah kalian apa yang menjadi keinginan dan kebahagiaan mereka? Tidak! Kalian tidak tahu menahu. Yang kalian tahu hanya harga diri, martabat dan kejayaan semata.”

“Jika kalian menyempatkan diri sebentar saja mendengar keluhan mereka, mungkin kalian akan mengutuk diri kalian karena merebut kebahagiaan mereka. Apa kalian pikir tanpa cinta keduanya bisa bahagia? Tidak! Mereka hanya tersenyum di depan semua orang dan menangis kala sendirian.”

Kedua orang tua Siwon tampak shock sedangkan Mr. dan Mrs. Cho tampak murka. Tapi Kyuhyun tidak perduli. Ini bagian dari rencananya. Ia harus berbicara dengan kedua orang tua Siwon, keduanya sama-sama orang yang berpikiran terbuka karena belajar di luar negeri dulunya. Pasti mereka bisa menerima andai saja Siwon tidak dengan bodohnya mengikuti kemauan mereka.

“Aku mencintai Siwon hyung. Kami telah bersama sebelumnya saat kuliah dulu. Namun kami tidak melanjutkan hubungan kami ketika Siwon hyung meneruskan kuliahnya di Kanada. Jika kalian tidak keberatan, aku akan menggantikan posisi Shin Hye.”

Kedua orang tua Siwon bertukar pandang heran. Mereka seperti dugaan Kyuhyun, tidak menyangka bahwa Siwon pernah menjalin hubungan dengan salah satu keluarga Cho sebelumnya.

“Kyuhyun!” bentak Mr. Cho.

Tapi seakan tuli, Kyuhyun terus berbicara. “Bukankah tidak ada ruginya jika aku yang menggantikan Shin Hye? Kami berdua sama-sama berasal dari keluarga Cho. Dan lagi, aku dan Siwon-ssi sudah saling mengenal dan masih saling mencintai hingga saat ini, anda bisa menanyakan padanya jika tidak percaya.”

“Yang pasti, sebagai cucu tertua keluarga Cho, aku tidak mau melihat adikku menikah tanpa cinta. Aku akan membantunya untuk tetap bersama kekasihnya dan tidak akan muncul di hari pernikahan. Jadi.. Apakah kalian setuju dengan tawaranku?”

“Anak ini..! Siapa yang mengajarimu tidak sopan seperti ini?” tanya Mrs. Cho.

Kyuhyun tetap menatap orang tua Siwon, seolah tidak ada interupsi sebelumnya. Ia tahu, dengan tawarannya tadi, ia akan tampak seperti seorang lelaki putus asa yang sangat mengharapkan cinta Siwon. Tapi jika ia terus diam, maka ia dan Siwon tidak akan pernah bersatu. Ini satu-satunya harapannya. Ia bahkan terus-menerus berdoa dalam hati agar orang tua Siwon menyetujui tawarannya.

“Sebenarnya.. Kami tidak masalah. Semasa Siwon menikah dengan salah satu keluarga Cho, kami sama sekali tidak keberatan. Jadi, kami terima tawaranmu, Kyuhyun-ssi.” Kata ayah Siwon.

Mendengar itu, Kyuhyun tersenyum puas. Ia bahkan nyaris menjerit riang ketika melihat wajah kakek dan neneknya yang shock seperti habis terkena malapetaka besar.

*

            Sedaritadi Kyuhyun tak henti-hentinya tersenyum-senyum senang. Ia senang sekali karena kemarin kedua orang tua Siwon sudah memberi ijin padanya untuk menggantikan posisi Shin Hye. Dan ia melarang kedua calon mertuanya itu untuk memberi tahu Siwon mengenai hal ini, karena ia ingin melakukannya sendiri. Ia bahkan sudah merangkai kata-kata yang akan disampaikannya pada Siwon nanti.

Dan kini, jantungnya berdegup kencang. Sebentar lagi ia akan melihat pujaan hatinya itu. Menurut informasi anak buahnya, Siwon sudah kembali ke Seoul semalam. Tapi ia tidak langsung pulang, entah apa alasannya, Kyuhyun tidak tahu. Ia akan menanyakannya nanti. Hari ini ia ingin mendatangi Siwon dan memberi kejutan pada calon suaminya itu.

Mobil yang membawa Kyuhyun akhirnya berhenti di depan sebuah hotel bintang lima di kawasan Cheongdam-dong. Sebelum turun, Kyuhyun merapikan rambut dan dasinya terlebih dahulu.

“Selamat pagi. Aku ingin menemui Mr. Choi Siwon. Beliau ada di kamar nomor berapa?” tanya Kyuhyun ketika ia sudah sampai di meja receptionist.

“Selamat pagi. Anda, Mr. Cho Kyuhyun bukan? Mr. Choi Siwon berada di kamar 1201. Terima kasih sudah mengunjungi hotel kami.” Kata si receptionist dengan sopan.

Kyuhyun mengangguk kemudian langsung berjalan menuju kamar 1201 seperti yang diinformasikan tadi. Ketika sampai disana, Kyuhyun membunyikan bel dan menunggu dengan sabar di depan pintu. Namun setelah dua kali membunyikan bel, sang pemilik kamar tidak juga keluar. Setelah ia menekan bel untuk ketiga kalinya, barulah pintu itu terbuka.

Namun alangkah kagetnya Kyuhyun karena yang membuka pintu itu bukan Siwon namun seorang gadis dengan wajah kuyu karena baru saja bangun tidur. Gadis muda itu tampaknya tidak memakai apa-apa dibalik selembar kain putih yang ia gunakan hanya untuk menutupi bagian-bagian intim di tubuhnya.

“Siapa anda?” tanya wanita itu masih terlihat mengantuk dan belum sadar sepenuhnya.

Tanpa menjawab, Kyuhyun mendorong pintu itu agar terbuka lebih lebar. Ia melangkahkan kakinya masuk dengan langkah-langkah panjang. Di sana, di atas ranjang berukuran super besar, Choi Siwon terlihat tidur dengan tenang. Bagian bawah tubuhnya tertutup selimut tebal.

“Siapa chagi?” tanya Siwon dengan nada suara berat, tapi matanya masih tertutup. Gadis yang bersamanya itu terlihat enggan menjawab, tampaknya ia tahu benar apa yang akan terjadi padanya jika ia buka suara.

Dengan geram Kyuhyun menarik lepas selimut itu. seketika tubuh polos Siwon terpampang jelas di depan mata Kyuhyun, membuat darahnya mendidih.

Sementara itu, Siwon langsung membuka matanya ketika selimutnya disingkap. Dan ketika melihat Kyuhyun, kantuknya hilang seketika, berganti kecemasan luar biasa.

*

            Ketukan di pintu kerja Kyuhyun membuyarkan lamunannya. Dengan enggan ia menyuruh si pengetuk pintu untuk masuk.

“Selamat pagi, Kyuhyun-ssi.”

Kyuhyun menjadi ceria begitu tahu siapa yang datang. Ia lalu tersenyum pada lelaki yang baru saja masuk tadi dan memperhatikan dengan seksama lelaki yang telah ia rekrut sebagai pengacaranya itu. Ia meminta salah satu pegawainya mencari pengacara terbaik untuk membelanya dan keluarganya jika sesuatu yang buruk terjadi.

“Silahkan duduk. Nama anda Lee Joon Hyuk bukan? Terima kasih sudah mau bekerjasama dengan perusahaan kami.” Kata Kyuhyun dengan sopan.

“Seharusnya akulah yang berterima kasih. Karena anda sudah memberikan kepercayaan kepadaku. Aku telah mempelajari semua berkas yang diberikan oleh pegawai anda. Dan aku juga telah menyiapkan beberapa senjata untuk anda. Silahkan dibaca.” Kata Lee Joon Hyuk seraya menyerahkan beberapa lembar kertas pada Kyuhyun.

Setelah membaca kertas-kertas itu, Kyuhyun tersenyum cerah. “Brilian. Sungguh, aku tidak menyangka anda akan menyusun strategi sebaik ini. Baiklah, menurut anda, kapan kita bisa mulai bergerak?”

“Aku telah mengatur segalanya, kita bisa bergerak mulai minggu depan.” Kata Joon Hyuk dengan yakin.

*

            Seminggu kemudian, seperti yang dijanjikan Lee Joon Hyuk, dimulailah aksi yang membuat Mr. Cho kalang kabut. Dimulai dari surat kaleng yang dikirimkan pada keluarga Song bahwa In Sung akan menceraikan Ji Hyo. Mr Cho langsung mendapatkan tekanan besar dari keluarga bangsawan kaya raya itu. Mereka bahkan mengancam akan memutuskan hubungan kerja dan akan membuat perhitungan dengan Mr. Cho jika hal itu terjadi.

Kyuhyun muncul menjadi penyelamat saat itu. Dengan gaya meyakinkan ia menemui orang tua Song Ji Hyo dan menjelaskan segalanya.

“Mana mungkin aboji menceraikan Ji Hyo omoni sedangkan beliau tengah mempersiapkan hadiah untuk ulang tahun pernikahan mereka yang ke dua puluh empat? Tapi karena anda sepertinya termakan dengan surat kaleng tolol itu, maka dengan sangat terpaksa aku membocorkan rahasia ini. Jangan salahkan aboji-ku jika ini nantinya tidak lagi menjadi sebuah kejutan.” Kata Kyuhyun seraya menyerahkan sebuah sertifikat beserta memo berisikan keterangan tentang sebuah kalung berlian.

Dalam memo tersebut dinyatakan bahwa pemesan kalung berlian itu adalah Cho In Sung sedangkan kepemilikan kalung tersebut atas nama Song Ji Hyo. Melihat itu, keduan orang tua Song Ji Hyo segera menghubungi Mr. Cho dan meminta maaf atas kesalahpahaman yang terjadi dan mengatakan bahwa untunglah Kyuhyun datang dan menjelaskan segalanya. Mereka pikir, mana mungkin ada perceraian jika In Sung bersikap sedemikian romantis pada anak mereka menjelang ulang tahun pernikahannya?

Beberapa hari setelah kejadian itu, muncul kekacauan lain. Berita ini lebih gempar dari berita sebelumnya. Surat kaleng kedua datang pada keluarga Choi. Sebuah amplop besar berisi foto-foto Siwon dengan wanita lain di sebuah kamar hotel tanpa mengenakan pakaian membuat kedua orang tuanya kaget setangah mati. Tidak hanya itu, foto-foto Siwon di luar rumah yang ternyata sangat ‘tak terduga’ terkuak di depan Mr. dan Mrs. Choi.

Tak hanya itu, sebuah ancaman juga muncul dari si pengirim surat yang mengatakan bahwa ia akan menyebarkan foto-foto tersebut ke media jika pertunangan Siwon dan Shin Hye tetap diteruskan. Bahkan si pengirim surat mengatakan bahwa jika pernikahan nantinya dilanjutkan, maka pesta itu akan menjadi lautan darah karena akan di bom hingga tak ada satupun yang hidup.

Dalam situasi itu, kembali Kyuhyun muncul sebagai penolong. Dengan segenap kekuatannya ia dan anak buahnya mencari tahu siapa dalang dari kekacauan itu dan menangkap pelakunya lalu menjebloskannya ke penjara.

Kembali ia mendapat pujian tinggi, tanpa seorangpun menyadari bahwa sebenarnya Kyuhyunlah pelaku dibalik semua itu. Mereka terlalu lega dan cepat merasa puas dengan yang terjadi. Tujuannya memang menekan kakeknya lewat keluarga Song, lalu lewat keluarga Choi dan kini akan langsung mengenai Mr. Cho sendiri.

Dan langkah terakhir Kyuhyun dalam rencananya pun kini dilaksanakan. Pagi itu, di setiap surat kabar muncul berita bahwa Mr. Cho dengan kejam memisahkan hubungan Siwon dan Kyuhyun dan menjodohkan Siwon dengan Shin Hye, hanya karena Kyuhyun adalah anak dari Son Ye Jin, menantu yang tidak diharapkan oleh Mr. Cho.

Masyarakat d luar sana mengunjing keluarga Cho, terutama Mr. Cho karena hal ini. Dan seluruh pekerja Cho Corporation di berbagai bidang mengamuk melihat berita itu. Mereka mogok kerja sebagai protes dari pemberitaan yang mereka baca. Bagaimana tidak, mereka sangat menyayangi Son Ye Jin dan anak-anak keluarga Cho karena mereka sangat baik hati dan rendah diri. Mereka pikir, tidak sepantasnya ada perlakuan tidak adil hanya karena kedudukan yang tidak setara.

Betapa kagetnya Cho In Sung beserta seluruh anggota keluarga yang tengah bersamanya, bisa dikatakan bahwa Kyuhyun memang jenius. Dengan berita ini, bukan hanya membawa nama Cho, tapi nama keluarga Song dan Choi terseret di dalamnya. Selama ini mereka menutup mulut karena tidak ingin diketahui oleh publik, tapi dengan berani Kyuhyun membuka aib ini. Ya, aib untuk Mr. Cho, tapi hadiah terindah untuk Cho In Sung karena pada akhirnya dunia mengetahui kebenarannya.

Namun reaksi ketiga keluarga besar itu adalah sebaliknya. Mereka marah besar. Merasa dipermalukan karena secara tidak langsung, nama keluarga mereka ikut terseret dan disangkut-pautkan di media.

“Cho Kyuhyun! Ani, Kyuhyun! Kau tidak pantas disebut sebagai seorang Cho. Beraninya kau menyebarkan berita seperti ini?” raung Mr. Cho setelah melihat berita-berita itu.

Kyuhyun justru tersenyum. “Kata siapa aku yang menyebarkannya? Apa anda punya cukup bukti yang kuat? Jangan lupa, bahwa akulah yang menyelamatkan muka anda di depan umum di hari pengangkatanku sebagai pimpinan baru perusahaan. Aku juga yang menyelamatkan anda dari amukan keluarga Song dan juga Choi.”

“Aku tidak sebodoh yang kau kira! Aku tahu dengan pasti kaulah yang merencanakan semua ini. Kau yang menyalakan api dan kau juga yang memadamkannya!”

“Tunjukkan buktinya, barulah anda berani bicara di seperti itu.” kata Kyuhyun tajam.

“Aku tahu, aku tidak punya bukti saat ini. Tapi lihat saja nanti. Sejak awal aku sudah mencurigai keinginanmu untuk pulang ke rumah ini. Sekarang, cepat selesaikan kekacauan yang kau sebarkan!” kata Mr. Cho lagi. Wajahnya merah padam menahan amarahnya. Jika ia meledak marah, bisa jadi Kyuhyun menolak membantunya dalam situasi seperti ini.

“Baiklah.. Kurasa sudah saatnya aku mengajukan permintaanku yang pertama.”

“Kita tidak sedang bernegosiasi kini!” bentak Mr. Cho.

“Terserah anda. Jika anda tidak mau mendengarkanku, anda tentu merasa siap dengan amukan para karyawan juga gunjingan masyarakat di luar sana bukan?” kata Kyuhyun kejam.

“Baiklah! Apa maumu! Cepat katakan!”

Dengan senyum puas Kyuhyun mengeluarkan ponselnya dan menelepon seseorang. Tak lama kemudian Lee Joon Hyuk muncul dalam ruangan itu dan membawa sebuah map. Ia lalu meletakkan map itu di meja kerja Mr. Cho.

“Silahkan dibaca, Mr. Cho. Anda hanya punya waktu lima belas menit untuk memutuskan langkah selanjutnya atau Kyuhyun-ssi akan membatalkan semua negosiasi dengan anda.” Kata Lee Joon Hyuk.

Dengan kasar Mr. Cho membuka map itu. Tak sampai lima menit, ia telah selesai membaca berkas-berkas itu lalu menatap Kyuhyun dengan murka.

“KAUUUUUUU…!!! BERANINYA KAU…!!!” raung Mr. Cho.

Kyuhyun membalas tatapan kakeknya. Jika bisa ia lakukan, dengan senang hati ia membunuh orang tua yang telah membuat ibunya terus menerus menangis sepanjang umur pernikahannya. Namun ia rasa kematian terlalu mudah, kakeknya itu harus merasakan bagaimana rasanya segalanya yang ia bangga-banggakan diambil darinya.

“Tidak akan pernah.. Tidak akan pernah kutandatangani hal bodoh seperti ini! Kau.. Pemeras! Tidak tahu balas budi! Kacang lupa pada kulitnya! Seharusnya aku tahu bahwa keturunan kotor dari wanita seperti Ye Jin akan seperti ini! Kau.. Aku kan membunuhmu! Aku akan membunuhmu juga omoni dan noona-mu itu!”

“Jangannn.. Pernah.. Mengucapkan.. Satu kata penghinaan.. Untuk omoniku.. Dari mulut kotor anda..!!!” kata Kyuhyun marah. Tubuhnya bergetar karena kata-kata kakeknya. Silahkan menghina dirinya sepuasnya, tapi jangan pernah menghina ibunya.

“Mr. Cho, anda bisa dituntut karena pencemaran nama baik karena kata-kata anda. Jika anda tidak segera menandatangani surat ini, maka anda akan kami laporkan ke polisi karena anda telah mencemarkan nama baik Son Ye Jin dan mengancam akan membunuh Kyuhyun-ssi.” Kata Joon Hyuk lagi.

Ia lalu menunjukkan sebuah recorder kecil yang ternyata sedaritadi telah ia siapkan di tangannya. Kemudian recorder itu dinyalakan.

“Seharusnya aku tahu bahwa keturunan kotor dari wanita seperti Ye Jin akan seperti ini! Kau.. Aku kan membunuhmu! Aku akan membunuhmu juga omoni dan noona-mu itu!”

Wajah Mr. Cho memucat karenanya. Ia memadang sang pengacara dengan tatapan tidak percaya. Baru ia sadari bahwa sedaritadi ia telah dijebak. Dengan tubuh bergetar, ia meraih pena di saku kemejanya lalu menandatangani berkas itu. Hilang.. Hilanglah sudah semua yang telah ia perjuangkan selama ini, jatuh ke tangan orang yang selama ini selalu ia remehkan : Kyuhyun.

*

wonkyuhyuk

To Be Continued..

114 thoughts on “Sacrificial Love – Chapter 6

  1. eeeeyyyy… kayanya ak blm baca chap ini deh(?) makanya gada komen nya eon *laah kok bisaaa(?)* kayanya ak lgsung baca chap 7 wktu itu, cz emg jrg buka wp, jd mgkin pas buka chap 7 udh nongkrong aja trs lgsung baca, tanpa inget chap 6 kelewat hahaha *tulalit* pantesan ak baca chap 7 agak kurang paham(?) #plak

    okey chap ini ak pengen ngasih pelukan cinta buat my husband KYU *dijitak won*
    kyu kamu hebat sayang, sikapmu WOW, T O P B G T :** mati kutu kan tuh kakek2 bau tanah #eh hahaha
    ih ak pengen nyekek won dichap ini, boleh gak boleh gak??? -.-

  2. Wow wow wow Kyuhyun in action!!!!!!!
    Tapi smua too smooth jd serem bls dendamnya Mr. Cho >_<
    Aewww be safe Kyu n the others X-(
    And dang Siwon, qo gitu lg sihhh? apa itu rencana Kyu jg ya? O.O

  3. Mati mati mati..
    Kyu keren banget!! Semoga dia tidak mudah digulingkan. Dia harus bertahan demi keluarganya :’)

    Kapan sih Mr. & Mrs. Cho bakalan sadar? Oh ya, apa Ye Jin itu sudah gak punya orang tua?
    Lagi-lagi Siwon nyakitin Kyu. Aku rasa In Sung gak bakal ngelepas Kyu ke tangan Siwon gitu aja :”
    In Sung sebenarnya sosok ayah yg cukup protektif ke anak-nya :’)

  4. Asik Kyu mulai melawan! FF ini memberi byk feel. Deg2an, nyesek, haru dll.
    Ayo Kyu trus berjuang! Aku berdoa untukmu!
    Author jg, ayo terus brkreasi! Hehehe😄

  5. tuh kn siwon mmg namja g baik….blm apa2 dh tidur ma yeoja..ckck
    smoga kyu g balik k siwon…..

    ayooo kyu…lawaaan kakek jahat

  6. Siwon bener2 deh…
    Mau dikasih kesempatan kedua, malah tidur sama yeoja lain..
    Kyuhyun bener2 jenius..

  7. rasain kakek cho… kena batunya dia… jahat banget sih…!!
    ckckck… siwon itu sekali playboy tetap aja playboy yaa… kasian kyu…

  8. wah d sni kyu jenius bgt..aq cma mw blang “hei kakek brengsek go to hell”
    Kyu jng membunuh na dengan tangan mu sendiri, biarkan dy kena serangan jantung ato apalah..wkwkwkwkwkwk…y d sni smw yg kyu sayangi sudah aman…n they are together again soon..

  9. waahh kyuhyun emang DAEBAK…biar tau rasa tuh si haraboji.
    ya ampun siwon emang bener”yah..ga ada kapok”nya. udah dikasih kesempatan tetep aja selingkuh.

  10. Siwooon. Dia selingkuh lagi? Rasanya pengen jambak2 rambutnya Siwooon. Huuhhh.

    Kyuhyun emang jenius. Mama bangga sama kamu, nak. Kkkk. Abaikan. Gimana perasaannya Kyu waktu liat Siwon main api lagi? Apa Siwon memang benar2 cinta sama Kyu ato enggak? Jadi dilema sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s