Anyone of Us – Chapter 6

Title: Anyone of Us – Chapter 6

Starring : Cho Kyuhyun, Jung Yunho, Shim Changmin, and others.

Pair: YunKyu, ChangKyu.

Genre: BL, Romance, OOC,  Typo (s)

Rate: M

Author : Macchiato94

WARNING: CRACK PAIR! Don’t like don’t read!! No Bash!!

Summary : “Bisa kau jelaskan apa maksud dari semua ini?? JAWAB AKU CHO KYUHYUN?!!”

“Kau tahu, senyummu itu tampak menggelikan, Yun.”

Seseorang yang dipanggil ‘Yun’ tersebut mengalihkan perhatiannya dari benda yang semenjak tadi ia perhatikan. Menatap tajam pada pria cantik yang berada disisinya karena berani menginterupsi kegiatan yang sebenarnya sama sekali tidak penting yang semenjak tadi ia lakukan.

“Death glare-mu sama sekali tidak berpengaruh padaku Jung Pervert Yunho.”

Namja berkulit tan tersebut mengabaikan perkataan sekretaris sekaligus sahabatnya. Ia lebih memilih untuk kembali memperhatikan benda yang masih setia ia genggam dengan senyum yang tidak bisa disembunyikan dari bibir berbentuk hatinya. Sebuah kotak kecil terbuat dari kaca yang berisi benda ‘sakral’ yang akan mengikatnya dengan orang yang ia cintai.

Yunho tidak menanggapi ucapan Heechul. Dan Heechul cukup tahu diri untuk tidak menggoda sahabatnya lebih jauh lagi. Kini hanya terdengar suara bising karena kesibukan orang-orang disekitar mereka. Kebisingan khas yang terjadi di bandar udara.

“Kau tidak memberitahukan pada Kyuhyun jika kita akan pulang hari ini?”

Yunho menggeleng pelan, “Aku ingin memberinya kejutan, hyung.”

Heechul tersenyum mendengar jawaban sahabat karibnya itu. Hingga saat ini ia tidak habis pikir bagaimana caranya bocah –setan- kecil bernama Cho Kyuhyun itu bisa menaklukan seorang Jung Yunho yang dingin dan keras kepala. Ia sendiri pernah menanyakan langsung pada orang yang bersangkutan, namun dengan percaya dirinya Kyuhyun hanya menjawab itulah pesona seorang Cho kyuhyun, hyung. Dan semenjak itu ia bersumpah tidak akan pernah menanyakannya lagi pada bocah ingusan kesayangan Yunho itu.

“Pengacara Hong baru saja menghubungiku. Ia mengatakan jika surat gugatan perceraianmu sudah selesai diproses. Hanya tinggal menunggu tanda tanganmu sebagai penggugat saja.” Ucapnya seraya menyesap kopi hangat dari gelasnya, “Apa kau  benar-benar sudah yakin akan menceraikan Ara, Yun?” Nadanya kini berubah serius.

“Kau meragukan kesungguhanku?” tanyanya dengan sorot matanya yang mendelik.

“Ani. Bukan seperti itu maksudku. Hanya saja..apa kau tidak memikirkan bagaimana perasaan Ara. Yah you know, sepertinya dia sangat mencintaimu..”

“Lalu apa bedanya denganku, hyung? Aku juga sangat mencintai Kyuhyun.” Yunho mengalihkan pandangannya pada refleksi orang-orang yang berlalu-lalang dari pantulan kaca cafetaria, “Kau pun juga pernah mengatakan padaku bukan, jika cinta tidak dapat dipaksakan laiknya dawai gitar yang akan putus. Begitu juga denganku, Heechul hyung. Aku sudah pernah berusaha mencintai Ara meskipun itu atas paksan appa, namun aku tidak bisa. Apa aku salah jika saat ini aku ingin hidup dan menghabiskan waktuku dengan orang yang sungguh-sungguh aku cintai?”

Heechul menggeleng cepat, “Aniyo, Yun. Kau tidak salah. Semua manusia berhak mendapatkan kebahagiaan dengan orang yang dia cintai. Dan asal kau tahu, aku Kim Heechul, sahabatmu, akan selalu mendukung apapun keputusan yang menurutmu itu baik.”

“Gomawo.”

***

              Sementara disebuah rumah yang hingga saat ini masih tertutup rapat. Tampak sepasang namja yang masih terlelap dalam buaian mimpi setelah melewati malam panjang yang menguras energi mereka. Dua namja yang tubuhnya hanya berbalut selimut tersebut tampak tidak terusik sama sekali dengan pancaran sinar matahari pagi yang menyusup melalui ventilasi kamar yang mereka tempati. Beberapa saat kemudian, salah satu namja dengan kulit pucat mengerjapkan matanya, sedikit mengerang ketika ia menggeliatkan tubuhnya yang baru ia sadari tengah berada dalam rengkuhan seseorang.

Changmin?

Batinnya saat ia mendapati tubuh telanjang yang saat ini tengah mendekap tubuhnya posesif. Seketika semua kejadian semalam yang ia alami berkelebat dalam benaknya seperti sebuah deja vu. Dimulai kedatangan Ara kerumahnya, ia yang mabuk dan membuat taruhan dengan Changmin, hingga kegiatan bercintanya semalam dengan Changmin yang membuat tubuhnya serasa remuk saat ini.

Sex monster. Changmin bahkan sama mengerikannya dengan Yunho pervert itu, rutuk Kyuhyun dalam hati.

Kyuhyun baru saja hendak beranjak menuju kamar kecil sebelum ia menyadari bahwa terdapat sesuatu yang mengganjal dibagian bawahnya. Dan ia pun membelalakan matanya saat ia menyingkap selimut yang menutupi tubuhnya dan Changmin. Mendapati kejantanan namja yang saat ini masih terlelap itu masih bersarang di anusnya. Merepotkan!

“Nnggh..”

“Ssh. Apa yang kau lakukan?”

“Kau sudah bangun?” tanya Kyu dengan nada heran sekaligus kaget. Pasalnya tadi ia masih melihat jika Changmin  masih memejamkan matanya, namun kali ini ia sudah bisa mendengar suara namja tersebut dengan jelas.

“Kenapa dilepas?” Changmin memiringkan tubuhnya dan menumpukkan kepalanya pada satu tangannya. Mengabaikan pertanyaan Kyuhyun saat dirasanya kejantanannya terbebas dari lubang hangat yang menjepitnya semalaman.

“Aku ingin ke kamar kecil, dan tentu saja tidak dengan benda itu terus bersarang di hole-ku. Auwww.. shit!” Rintihnya sedikit berjengit saat ia mendudukkan diri ditempat tidur.

Changmin ikut bangkit, “Apa sakit sekali?” tanyanya khawatir.

“Dengan permainanmu yang semalam kau masih bisa bertanya seperti itu?”

Changmin nyengir dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal, “Gomenne. Aku semalam lepas kendali. Salahmu juga kenapa kau begitu menggairahkan..”

Mengabaikan ucapan Changmin, Kyuhyun perlahan beringsut untuk turun dari tempat tidur.

“YA! Apa yang kau lakukan?!” Sentak Kyu saat ia merasakan tubuhnya tiba-tiba diangkat dan di gendong ala bridal oleh Changmin.

“Aku hanya membantumu ke kamar kecil, Kyuttie. Aku tidak tega melihatmu kesakitan seperti ini. Kenapa kau terlihat panik sekali, eoh?”

“Wajahmu terlihat mencurigakan, kau tahu?” vonisnya dengan nada menuduh.

“Jeongmal? Padahal aku hanya berniat mengantarmu ke kamar kecil saja. Tapi kalau kau ingin aku membantu hal lain, dengan senang hati aku akan melakukannya, Kyuttie..” ucap Changmin dengan smirk yang tersungging disalah satu sudut bibirnya.

“MWOYA?!! YAAHH!!”

***

Ting tong

“Aissh, siapa sih pagi-pagi buta begini sudah bertamu?” Sungut Kyuhyun yang masih mengeringkan rambutnya dengan handuk yang masih berada dikepalanya. Ia masih tidak sadar jika matahari kini bahkan telah beranjak menuju peraduannya.

Cklekk

“H..hyuung..?” ucapnya sedikit terkejut saat ia mendapati seorang namja bertubuh tegap itu telah berdiri dihadapannya dengan senyum menyenangkan yang tersungging dari bibir hati miliknya.

“Bogoshipo babyKyu..”

Kyuhyun bahkan masih terlalu terkejut hingga ia tidak bisa memberikan reaksi apapun ketika dirasanya Yunho memeluk tubuh ringkihnya erat dengan sesekali mengecupi lehernya lembut.

“Kau tidak merindukanku, baby?” Heran Yunho saat ia merasakan Kyuhyun hanya diam saja tanpa membalas ucapan ataupun pelukannya. Namja bermata setajam musang itu membelai wajah Kyuhyun yang masih terdiam tanpa  menunjukkan ekspresi apapun.

“Kyuttie neo eodiga..?”

Sontak perhatian Yunho dan Kyuhyun terarah pada sumber suara yang ternyata berasal dari Changmin yang baru saja keluar dari kamar Kyuhyun. Dan tentu saja yang menjadi kamar Yunho secara otomatis.

Kaki Kyuhyun mendadak terasa kebas. Ia merasa sudah tidak menapak lagi dilantai. Kepalanya tiba-tiba juga terasa berputar. Ia tidak bisa membayangkan hal buruk apa yang akan terjadi sesaat lagi.

Bisa dipastikan Yunho akan mengamuk mengingat sifat posesif yang dimiliki terhadap dirinya. Semua namja mungkin akan bersikap seperti itu. Terlebih lagi saat  ia mendapati seorang namja asing topless dengan rambut basah dan handuk melingkar dileher keluar dari kamar kekasihnya. Kamar mereka berdua. Namun ia tidak akan setegang dan setakut ini jika orang yang memergokinya itu bukan seorang Jung Yunho. Changmin dapat keluar dari rumah ini dengan nafas yang masih berhembus saja itu merupakan suatu hal yang patut ia syukuri.

Sial! Kyuhyun merutuki nasibnya dalam hati.

“Ooh..ada tamu..” ucap namja jangkung itu dengan santai. Seolah tidak dapat merasakan suasana mencekam yang menyelimuti ruangan tempatnya berpijak.

Kyuhyun mengalihkan pandangannya pada Yunho yang saat ini tengah menatap tajam pada refleksi Changmin dengan rahang yang mengatup rapat.

“Siapa kau?” desis Yunho dengan suara rendah menahan gemuruh di dadanya. Kyuhyun hanya menelan ludah melihat kemarahan yang jelas terpancar dari bola mata milik namjachingunya itu.

“Hyung, dia..”

“Aku tidak bertanya padamu Kyuhyun!” Potong Yunho dengan nada yang lebih tinggi membuat Kyuhyun sedikit tersentak karena terkejut.

“Aku bertanya sekali lagi. Siapa kau dan kenapa kau berada dirumah ini?!”

“Kau kasar sekali, tuan. Tidak bisakah kau bersikap sedikit lembut pada Kyuttie-Kyu?” tanya Changmin retoris seraya menarik pinggang Kyuhyun untuk mendekat padanya. Kyuhyun mendongak menatap wajah Changmin yang lebih tinggi beberapa senti darinya. Tidak ada raut wajah ketakutan tergurat disana. Yang ada hanyalah ekspresi stoic dari namja Shim tersebut yang justru membuat Yunho muak melihatnya.

Jangan salahkan Kyuhyun jika saat ini ia ingin sekali menampar wajah kekanakkan tersebut untuk menyadarkan betapa bodohnya ia berani menantang macan yang siap mengamuk.

“Kau..”

“Namaku Shim Changmin, Jung Yunho-ssi. Sahabat sekaligus namja yang mencintai Cho Khyuhyun. Mencintai namja yang selama ini menjadi selingkuhanmu.” Ucap Changmin seraya mencium pipi Kyuhyun lembut. Bahkan dengan sangat kentara muncul seringai dari bibir Changmin.

“HYUNG!!”

Kyuhyun memekik saat dengan cepat Yunho menyambar tubuh Changmin dengan mencengkeram rahang Changmin. Membuat namja jangkung itu terdesak menabrak dinding.

“Kenapa? Apa sekarang kau ingin membunuhku karena aku sudah menyentuh dan mencium propertimu, eoh?” tanya Changmin dengan nada menantang.

“BRENGSEK!”

BUGGH!

“Apa yang kau katakan, hah?!”

BUGGH!

“Berani-beraninya kau mengatakan hal seperti itu?!!”

“Hyung! Berhenti!! Kau bisa membunuh Changmin, hyung!!” Kyuhyun mencoba menahan tubuh Yunho yang tengah memukuli Changmin yang kini telah terbaring dilantai dengan membabi buta. Namun usahanya sia-sia belaka mengingat proporsi tubuhnya yang jauh berbeda dengan tubuh Yunho. Apalagi dengan emosinya yang sedang meluap seolah memberikan kekuatan tersendiri bagi namja yang saat ini masih memukuli Changmin tanpa perlawanan.

“Apa ada yang salah dengan ucapanku, Jung Yunho? Bukankah kau hanya menjadikan Kyuhyun itu namja simpananmu, eoh?!” tanya Changmin menantang yang mendatangkan pukulan lagi yang tidak bisa dibilang ringan dari Yunho yang bersarang diwajahnya. Darah bahkan terlihat mulai keluar dari sudut mulutnya, “..uhukk..dan asal kau tahu. Aku bahkan sudah menidurinya semalam. Pantas saja kau tergila-gila padanya. Kyuhyun memang luar biasa jika diatas diranjang..”

“BAJINGAAANN!!!”

Seperti kehilangan akal sehat, Yunho semakin gencar melayangkan pukulannya pada tubuh dan wajah Changmin yang tergeletak tak berdaya dibawah intimidasinya. Meluapkan segala emosi yang telah menguasai dirinya.

Sementara Kyuhyun? Namja manis itu hanya bisa mematung tak bergerak saat mendengar ucapan Changmin. Ia hanya bisa menggumamkan nama Changmin dengan lirih saat mendengar ucapan namja Shim itu. Namja yang notabenenenya adalah orang yang pernah dan mungkin hingga saat ini masih memiliki tempat khusus disudut hatinya mengatakan hal yang begitu menyakitkan baginya. Hatinya berdenyut sakit merasa jika ia begitu di rendahkan.

“Yunho hyung..berhenti..”

BUGGH!

Kali ini giliran Changmin yang memberontak. Ia menendang ulu hati Yunho, membuat tubuh Yunho tersungkur akibat diserang balik oleh Changmin.

“..berhenti..”

BUGGH!

“hikkss..hyung..hikks”

“Aaargghh..”

“AKU MINTA BERHENTI!!!”

Tangan Yunho berhenti mengayun di udara kala ia mandengar teriakan Kyuhyun. Dengan nafas tersengal terbakar emosi ia mengalihkan tatapannya pada Kyuhyun yang saat ini terlihat terpaku ditempat dengan  air mata yang merembes dari sudut matanya.

“Kyu?”

“Kalian keterlaluan..” Gumam Kyuhyun disela isakannya. Yunho terhenyak mendengar penuturan Kyuhyun, ia berniat beranjak untuk menghampiri Kyuhyun. Namun langkahnya terhenti saat ia mendapati Kyuhyun yang mengacuhkan dirinya dan lebih memilih untuk menghampiri Changmin yang kini terlihat babak belur dengan luka memar diwajahnya.

“Pulanglah Chwang..” Kyu membantu Changmin untuk duduk. Menyeka darah yang keluar dari mulut Changmin.

“Uhukk..ikutlah bersamaku.”

Kyuhyun menggeleng.

“Kyut-“

“Aku mohon. Pergilah..aku tidak ingin kau terbunuh sia-sia disini..” Pinta Kyuhyun meskipun dengan intonasi dan ekspresi wajahnya yang jauh dari kata ramah.

“Kau..mengkhawatirkan aku?” tanya Changmin dengan binar kebahagiaan yang tidak bisa disembunyikan dari sorot matanya.

“Ne. Pulanglah, aku akan menemuimu setelah ini.”

“Kau..uhuk..janji?”

Kyuhyun mengagguk. Mereka berdua seolah mengabaikan eksistensi Yunho yang mentap keduanya dengan sorot mata yang tidak bisa dideskripsikan.

Kyuhyun membantu Changmin untuk bangkit perlahan.

“Aku akan menunggumu. Pikirkan kembali ucapanku, ne?” Changmin melirik sekilas ke arah Yunho yang masih mematung, “..dan, oh iya..terima kasih untuk malam yang hebat bersamamu, Kyuttie..” ucapnya seraya mencuri sedikit ciuman dari bibir plump Kyuhyun yang membuat Yunho membelalakan matanya.

***

              Sepeninggal Changmin, hening menyelimuti ruangan yang kini hanya terdapat dua namja yang saling berdiam diri. Salah satu dari mereka hanya bersikap acuh sementara satu namja lain dengan memar diwajahnya menatap lelaki dihadapannya dengan sorot mata mengintimidasi.

“Kau mau kemana, Kyu?” tanya Yunho memecah keheningan ketika dilihatnya Kyuhyun bangkit dari hadapannya.

“Aku ingin ke rumah Changmin.”

Dada Yunho kembali bergejolak mendengar jawaban yang dilontarkan oleh Kyuhyun. Terlebih saat nama lelaki itu disebut.

“Kau tidak akan pergi kemana-mana sebelum kau menjelaskan semuanya padaku!”

Kyuhyun mendengus dan menatap Yunho dengan ekspresi meremehkan, “Memangnya apa yang harus aku jelaskan padamu, hyung? Bukankah kau sudah mengetahuinya dengan jelas kalau aku sudah disentuh bahkan aku sudah tidur bersama Changmin semalam?” ucapnya dengan sarkatik.

“Bagaimana kau bisa melakukan ini pada hyung, Kyu? Apa hyung melakukan kesalahan padamu?” Tanya Yunho dengan suara lirih, mengungkapkan rasa kecewa, sakit dan benci yang tersirat dalam kata-katanya.

Tidak bisa dipungkiri ada sedikit rasa sakit terselip dihatinya kala ia melihat namja yang dicintainya itu menatapnya dengan pandangan terluka sarat dengan kekecewaan.

Sekuat hati ia menahan diri untuk tidak meneteskan air matanya. Menahan diri untuk tidak menghampiri, memeluk, berlutut dan meminta maaf pada Yunho atas kesalahan yang ia perbuat. Namun hal itu ia urungkan saat ia mengingat pengakuan Ara dan ucapan Changmin.

“Ya. Aku hamil, Kyuhyun-ssi. Dan ini adalah anak Yunho oppa. Suamiku dan juga orang yang selama ini menjadi kekasihmu.”

“Kau bisa mendapatkan orang yang lebih baik dari Yunho, Kyuttie. Jika kau mengatakan karena cinta kau tidak bisa meninggalkannya, kau sangat tahu kalau akupun juga mencintaimu. Dan aku yakin, ada sebagian dari hatimu mengatakan kalau kau juga masih tetap mencintaiku.”

“JAWAB AKU CHO KYUHYUN?!!”

PRANG

Kyuhyun memejamkan matanya. Rasa takut menghampirinya ketika Yunho meraih vas bunga yang ada dimeja tamu dan melemparkannya ke dinding yang tepat berada dibelakangnya. Ia dapat merasakan salah satu serpihan vas dari keramik tersebut yang mengenai dan menggoreskan segaris luka dilengannya

Ia hanya mampu berdiri, tak bergerak ditempat dengan mengepalkan tangannya. Sebenci apapun dia pada Yunho, sekasar apapun perlakuan Yunho terhadapnya, pada kenyataannya dia sangat mencintai laki-laki yang ada dihadapannya itu.

“Setelah kau menghamili Ara kau masih bisa menanyakan apa kesalahanmu padaku, hyung?”

DEG

fight 20110121_seoulbeats_dbsk1

TBC

97 thoughts on “Anyone of Us – Chapter 6

  1. konflik’a tambah panas aja…serem banget ngeliat beruang marah.
    semoga ending’a tetep yunkyu

  2. Ya ampun – ya ampun, apa yg terjadi . . . Sedih deh, kyu bkal milih cp kalo gitu, ?
    Yunkyu or changkyu

  3. masih tetap berharap Chwang yg bakal menang dan dapetin kyu😥 chwang pasti kesakitan ya, abis dihajar sama beruang itu. harusnya chwang balas pukul dong😥 Changkyu changkyu changkyu, aisshhhh jiwa shipperku tersakiti eoh T^T

  4. aaaa konflik nya tambah seru,,, gilaaaa yunho kalo lagi marah bener2 kaya beruang sangar -_- kasian babykyu dibentak gitu😦

    eonni minta pw nya yg chap 7 dong🙂

  5. what? changmin sudah menyentuh kyuhyun? mereka yadongan
    aduhhh gimna cerintanya mereka bisa gitu
    yaampun changmin , beraninya menyentuh kyunie.
    kasian kan kyuhyun, ketauankan ama yunhi
    kasiaa kyunie…
    changminnn emang males bngtt
    ni ff bener bener sudah menguras emosi ku
    aaahhh sayangnya chap 5 di pw..
    chap ,6 juga
    yaudah dehh nasib reder baru mahh begini
    nalangsa xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s