130303 Kyuhyun leaving Maleenont Tower [4P]

What the hell..!!! Gw ama Kyuhyun punya baju dengan motif n warna yang sama? Huaaaa….!!!

Sup3rjunior Charity Fan Project ”Happiness is Best Shared Together”

Compilation: 130303 Kyuhyun in Bangkok, Thailand

Credit: Vita Dolce Moderato ‏@Aon_nii
Reupload and Posted by: uksujusid (www.sup3rjunior.com)

TAKE OUT WITH FULL & PROPER CREDITS.
Please credit ‘SUP3JUNIOR.WORDPRESS.COM’ as well. Thank you.

130304 Kyuhyun

130304 Kyuhyun 1

View original post

Anyone of Us – Chapter 4

Starring : Cho Kyuhyun, Jung Yunho, Shim Changmin, Go Ara and oters.

Pair: YunKyu, ChangKyu, HaeHyuk (Slight!)

Genre: BL, Romance, love life, Typo (s)

Rate: T

Author : Macchiato94

WARNING: CRACK PAIR! Fict ini lebih berpusat pada Not for Children scene-nya, meskipun ada konflik walaupun cuma sedikit -banget- dan klasik pula alias pasaran. Anggep aja ini sebagai hasil eksplorasi piktor saya. Tidak diperuntukkan untuk anak dibawah umur. Don’t like don’t read!! No Bash!!

Summary: “..Walau bagaimanapun aku adalah istrinya. Istri sahnya yang dinikahkan dan direstui oleh kedua belah pihak dari keluarga kami.”

Jam istirahat baru saja bedering. Tak heran jika cafetaria adalah salah satu tempat yang paling ramai untuk dikunjungi bagi siswa untuk mengisi perut mereka ataupun sekedar mengobrol melepas kepenatan. Tak terkecuali tiga orang sahabat, yang salah satu diantara mereka kini tangah menyantap Jjangmyeon, makanan favoritnya dengan lahap.

“Berarti selama 3 hari ini kau hanya di rumah sendirian, Kyu?” tanya namja bersurai blonde yang masih menatap takjub namja di hadapannya yang masih sibuk dengan makanannya itu. Jika di perhatikan secara seksama, Kyuhyun kini terlihat seperti manusia kelaparan yang sudah tiga hari tidak mencium dan merasakan makanan.

Kyuhyun hanya membalas pertanyaan Eunhyuk dengan menganggukkan kepalanya.

“Pelan-pelan, Kyu. Kau bisa tersedak jika cara makanmu seperti itu..” Eunhyuk mencoba mempertingatkan.

“Memangnya ahjushimu itu kemana, eoh?Apa dia pergi meninggalkanmu karena bosan denganmu?”

“Hae!”

PRANG

Kyuhyun meletakkan sumpit yang ia gunakan dengan kasar saat ia mendengar pertanyaan Donghae. Membuat beberapa siswa yang sedang berada disekitar mereka menatap ke arah meja mereka dengan tatapan penasaran.

“Aku sudah selesai.” Kyuhyun bangkit dari tempat duduknya. Meninggalkan makanannya yang baru separuh ia habiskan.

“Kyu..Kyuhyunnie!” Panggil Eunhyuk mencoba bangkit untuk mengejar dongsaengnya, tapi segera ditahan oleh kekasihnya.

“Biarkan saja, Hyukkie.”

Eunhyuk mendelik menatap tajam Donghae, “Kau keterlaluan, Hae. Bagaimana bisa kau mengatakan hal seperti itu pada Kyu?!”

“Supaya dia sadar kalau apa yang selama ini ia lakukan adalah salah, Lee Hyuk Jae!”

Eunhyuk terdiam. Jika Donghae sudah memanggil nama lengkapanya, itu pertanda bahwa kekasihnya itu sudah diambang batas kesabaran.

Ia sendiri paham mengapa Donghae bersikap demikian. Kekasihnya itu hanya tidak suka jika Kyuhyun yang sudah ia anggap dongsaeng kandungnya sendiri, menjalin hubungan dengan Yunho yang notabene-nya adalah seorang namja beristri. Ia tidak rela Kyuhyun hanya dijadikan simpanan oleh namja pemilik sekolah mereka itu. Tak heran jika ia selalu terang-terangan bersikap acuh dengan semua hal yang berhubungan dengan Yunho. Bahkan tak jarang ia akan menunjukkan sikap dinginnya tiap kali ia bertemu dengan Yunho.

Bukannya ia mendukung hubungan Yunho-Kyuhyun. Ia sendiri juga pada awalnya menentang hubungan mereka. Namun melihat sikap Kyuhyun yang berubah membuat ia sedikit demi sedikit menerima hubungan terlarang itu.

Sepeninggal Changmin sahabat mereka lima tahun yang lalu, sikap Kyuhyun berubah drastis. Kyuhyun yang dulunya periang berubah menjadi pemurung, terlebih pasca kematian kedua orang tuanya. Ia lebih suka berdiam diri dan menunjukkan sikap dinginnya pada setiap orang. Hingga suatu hari ia bertemu dan menjalin hubungan dengan Yunho. Sikapnya sedikit demi sedikit menunjukkan perubahan yang baik.

Sementara Kyuhyun yang mendengar seruan Donghae hanya bisa menutup matanya menahan sakit untuk yang kesekian kali mendera hatinya.

Apa hubungan kita salah, hyung? Bukankah kita saling mencintai? Bukankah itu yang selalu hyung ucapkan untuk membesarkan hatiku? Lalu kenapa orang-orang itu selalu mempersalahkan hubungan kita, Yunho hyung?

***

            Changmin yang tengah sibuk mengobrol dengan beberapa temannya mengalihkan perhatiannya saat ia melihat sosok kyuhyun memasuki kelas dan mendudukkan diri dibangkunya. Saat itu juga ia beranjak meninggalkan teman-temannya dan ikut duduk di sisi Kyuhyun.

“Kyuttie, kau kenapa? Kenapa wajahmu murung seperti itu?”

Kyuhyun menatap Changmin datar, “Apa semua yang aku rasakan harus kau ceritakan padamu?”

“Kalau kau bersedia kenapa tidak?” tanya Changmin retoris, dengan wajah penuh harap yang membuat Kyuhyun jengah.

“Tidak semua yang aku lakukan dan aku rasakan harus aku ceritakan padamu. Memangnya kau siapa? Kekasihku?”

“Itu yang aku harapkan.” Jawab namja tampan itu kalem tapi sukses membuat Kyuhyun kehabisan kata-kata. Jadilah ia memilih untuk diam.

Changmin sendiri diam-diam menghela napasnya. Semenjak kejadian ciuman di perpustakaan mereka tempo hari yang berujung pada ruang Bimbingan Konseling, sikap Kyuhyun padanya tidak banyak berubah. Tetap saja acuh dan dingin. Meskipun tidak separah saat pertama kali ia masuk sekolah ini. Setidaknya Kyuhyun kini mau menjawab beberapa pertanyaan yang ia lontarkan. Tapi bukan ini yang ia harapkan. Ia ingin Kyuttie-nya yang dulu. Yang selau bersikap manis dan manja padanya.

“Kyuttie, nanti pulang sekolah kau harus pulang bersamaku. Arra?”

“Terserah.”

***

“Kau masih tidak mau mengajakku masuk ke rumahmu, Kyuttie?” Suara Changmin lebih menyerupai rengekan pada Kyuhyun saat ia menghentikan mobilnya dipelataran rumah namja manis tersebut.

“Apa kau tidak bosan mengucapkan permintaan yang sama terus menerus seperti itu?” tanya Kyuhyun dengan nada bosannya.

Oh, jangan salahkan dirinya yang mengatakan hal tersebut mengingat entah sudah keberapa kalinya ia mendengar Changmin melontarkan pertanyaan yang sama tiap kali ia diantar pulang oleh namja tiang listrik itu.

Changmin nyengir, menampilkan mismatch eyes smile-nya, “Kalau begitu, ijinkan aku masuk kedalam rumahmu ya? Yunho juga tidak ada didalam, kan? Itupun jika karena namja itu alasanmu tidak membiarkan aku masuk kerumahmu.”

Kyuhyun terkesiap, “Bagaimana kau bisa tahu?”

Tentu saja ia merasa heran. Pasalnya ia tidak pernah menceritakannya pada siapapun perihal perjalanan dinas Yunho, kecuali pada HaeHyuk couple. Itupun baru siang tadi ia menceritakannya pada pasangan ikan itu. Jadi bagaimana mungkin —

“Aku kan jenius.”

Kyuhyun sweetdrop. Korelasinya apa? Ia membatin. Namun ia lebih memilih untuk diam dan membuka pintu mobil mengacuhkan namja yang masih menatapnya dengan penuh harap.

“Gomawo.”

“Cheonma Kyuttie chagi..” balas Changmin dengan nada menggoda laiknya seorang player yang membuat Kyuhyun memutar bola matanya bosan. Tak dihiraukannya lagi mobil Changmin yang langsung melaju meninggalkannya.

Kyuhyun baru saja akan melangkahkan kakinya namun terhenti saat ia merasakan getaran dari ponselnya yang berada disaku celananya. Seketika senyumnya merekah ketika ia melihat ID caller yang tertera dilayar ponselnya..

“Hyuuunngg…bogoshipo.”

Si penelepon, yang tidak lain adalah Yunho, tertawa saat ia mendengar kalimat pertama yang terlontar dari bibir namjachingu-nya itu, “Nado, baby. Bagaimana kabarmu hari ini?”

“Baik, hyung. Dan semakin membaik karena mendengar suaramu hari ini. Kapan kau pulang hyung? Aku benar-benar merindukanmu. Hampir setiap malam aku tidak bisa tidur karena kau tidak ada disisiku..” Rentet Kyuhyun dengan nada manja yang membuahkan senyum geli dari namja yang ada di line seberang. Sejak kapan Kyuhyun-Nya jadi suka menggombal seperti ini? Pikir Yunho membatin.

“Me too, baby. Kau tahu, sehari berada jauh darimu adalah siksaan terberat dalam hidup hyung.”

“Hyung berlebihan!” Sungut Kyuhyun kesal. Tapi meskipun begitu semburat merah tidak bisa ia cegah untuk tidak muncul dikedua pipi chuby-nya, “Hyung belum menjawab pertanyaanku..”

“Eh, pertanyaan yang mana?” tukas Yunho kaget.

“Isssh, kapan hyung akan pulang?”

“Mianhe, baby..” suara Yunho berubah murung, membuat Kyuhyun mengerutkan keningnya heran, “Tapi sepertinya hyung akan tinggl disini lebih lama dari perkiraan sebelumnya. Ada masalah tidak terduga muncul dalam proyek pembangunan kali ini…”

Kyuhyun terdiam. Sementara Yunho sendiri tampak gelisah sendiri disambungan telepon, “BabyKyu, kau marah pada hyung?”

Kyuhyun meghela nafasnya, mencoba meredam kekecewaan yang melingkupi hatinya.

“Aniyo. Gwenchana, hyung. Aku tidak apa-apa.”

“Hyung tahu kau berbohong, baby.” Tuduh Yunho tanpa tedeng aling, “Mianheyoo Kyuhyunnie..”

“Ya! Ya! Jangan beragyeo hyung!” Pinta Kyuhyun dengan panik saat mendengar suara manja Yunho yang ia yakini sedang beragyeo demi membujuknya saat ini.

Ia mengulum senyum geli membayangkan Yunho yang dikenal berkepribadian tertutup dan dingin bisa beragyeo ria. Ia ingat pertama kali saat ia melihat Yunho beragyeo untuk membujuknya yang sedang marah pada namja itu karena membuatnya tidak bisa berjalan selama 2 hari setelah mereka bercinta untuk pertama kalinya. Aissh, apa yang aku pikirkan? Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya, mencoba mengusik bayangan kejadian tersebut.

“Kau sudah pulang sekolah?”

“Nde, hyung.”

“Dengan siapa?” tanya Yunho mengintimidasi.

Kyuhyun menggigit bibirnya, gelisah..

“Euhyuk. Iya, baru saja aku diantar oleh Eunhyuk dan Donghae, hyung.” Dusta namja manis tersebut. Ia masih cukup waras untuk mengatakan jika ia diantar pulang oleh namja asing. Yah, setidaknya Changmin adalah namja asing bagi Yunho.

Samar-samar Kyuhyun mendengar seseorang memanggil nama Yunho, yang ia yakin adalah Heechul, sekretaris sekaligus sahabat namjachingunya itu. Lagipula siapa lagi yang akan berani memanggil Yunho tanpa embel-embel sajangnim saat jam kantor selain cinderella itu..

“Baby, mian. Hyung harus segera kembali bekerja. Cinderella jadi-jadian itu sudah memanggil hyung..”

“YA!! Kau menyebutku apa tadi Jung Yunho pervert!!”

Kyuhyun tergelak membayangkan Yunho yang biasanya mengintimidasi orang lain hanya dengan tatapan tajamnya, tapi kini malah di bully oleh sekretarisnya sendiri.

“Nde. Saranghe, hyung..”

“Nado baby. Nanti malam hyung telepon lagi..”

Kyuhyun memasukkan ponselnya kembali kedalam saku. Mau tidak mau senyum tersungging dibibir tipisnya mengingat namja yang sangat ia rindukan baru saja menghubunginya.

Namun seketika senyumnya pudar kala ia melihat seseorang yang sedang berdiri didepan pintu rumahnya. Seseorang yang sangat ia kenal meskipun ia belum pernah sekalipun bertemu langsung dengannya..

“Ka..kau —”

“Selamat sore, Kyuhyun-ssi..”

***

“Sebelumnya perkenalkan, namaku Jung Ara. Aku —“

“Aku tahu.” Tukas Kyuhyun cepat. Ia tahu perbuatannya itu tidak sopan. Namun entah kenapa sikapnya yang seperi itu tidak bisa ia cegah. Terlebih pada yeoja cantik yang kini tengah duduk dihadapannya itu. Yeoja yang tidak lain adalah istri sah dari seorang Jung Yunho, namjachingunya.

“Kau baru pulang sekolah, Kyuhyun-ssi?” tanya Ara berusaha mengabaikan sikap dingin yang ditujukan Kyuhyun untuknya. Mungkin karena ia sudah terbiasa menghadapi sikap yang serupa dari suaminya jika berada dirumah.

“Tidak perlu berbasa-basi Ara-ssi. Katakan saja maksud kedatanganmu menemuiku. Tentu ada hal yang sangat penting kan hingga seorang nyonya Jung rela datang dan menunggu kedatanganku didepan rumah?” Ucap Kyu menuntut.

Tentu saja ia tahu apa maksud kedatangan yeoja tersebut menemuinya. Memangnya apa lagi yang ia harapkan jika seorang wanita datang menemui selingkuhan suaminya jika bukan untuk mengamuk dan memaki-makinya?

Ara mencoba tersenyum sebelum ia menatap wajah Kyuhyun yang menampilkan air muka yang tak bersahabat, “Aku datang menemuimu tidak lain ingin bertemu langsung denganmu..” yeoja itu terdiam sejenak, dan menundukkan wajahnya sekilas, “..dan juga untuk membicarakan mengenai Yunho oppa.”

Gotcha!

Entah bagaimana yang Kyuhyun rasakan saat ini. Yang jelas ia merasa semuanya akan berakhir detik ini juga. Tanpa sadar ia mengepalkan kedua tangannya erat hingga buku-buku jarinya memutih.

“Kau tidak perlu terkejut bagaimana bisa aku mengetahui hubunganmu dengan Yunho oppa.” Keadaan berbalik, kini seolah Ara tengah mengintimidasi Kyuhyun yang sedang menunduk.

“Orang bodoh pun tahu jika Yunho oppa memang memiliki hubungan spesial dengan orang lain dibelakangku. Bahkan secara terang-terangan pun ia juga mengakuinya langsung padaku dan adiknya, Jung Ji Hye.”

Hening sejenak menyelimuti ruang tamu yang sedang mereka tempati. Hanya suara detik jarum jam yang sayup-sayup terdengar memenuhi kekosongan ruang tersebut.

“Namun yang tidak pernah kusangka sebelumnya, ternyata selingkuhan Yunho oppa selama ini adalah seorang namja yang masih tergolong belum dewasa rupanya.”

Sreett!

Hati Kyuhyun terasa disayat sembilu saat ia mendengar pernyataan Ara yang tersirat nada meremehkan didalamnya. Ia sebenarnya ingin sekali menyela dan meyangkal ucapan Ara. Namun ia sadar bahwa apa yang baru saja Ara ucapkan memang benar. Ia hanya selingkuhan, kan? Hanya seorang simpanan dari namja yang telah beristri? Dan yang tak perlu dipertanyakan lagi, dia adalah seorang namja!

“Tapi aku akui. Kau sangat cantik dan manis untuk menjadi seorang namja, Kyuhyun-ssi. Pantas saja kau juga menjadi incaran setiap siswa disekolah. Apa aku salah?”

Kyuhyun terdiam tanpa menjawab pertanyaan Ara yang ia yakini memang tak butuh jawaban darinya.

“ Aku tidak pernah tahu entah apa yang sudah Yunho oppa katakan dan lakukan padamu selama ini. Tapi satu hal yang harus kau ingat. Walau bagaimanapun aku adalah istrinya. Istri sahnya yang dinikahkan dan direstui oleh kedua belah pihak dari keluarga kami. Aku percaya meskipun kau seorang namja, tapi kau pasti bisa memahami bagaimana perasaanku saat ini, Kyuhyun-ssi..” tanpa kyuhyun ketahui, sebuah senyum tercipta dari salah satu sudut bibir yeoja yang terlihat polos tersebut, “Terlebih jika kau mengetahui bahwa saat ini terdapat benih Yunho oppa tumbuh dalam rahimku.”

Kyuhyun mendongak dan mentap Ara dengan raut ketekejutan yang tidak bisa disembunyikan terpancar jelas dari wajahnya.

“A..a..apa yang —- ?”

“Ya.Aku hamil, Kyuhyun-ssi. Dan ini adalah anak Yunho oppa. Suamiku dan juga orang yang selama ini menjadi kekasihmu.”

Anyone pict 3

TBC