[Pic] 130217 SHINee Minho me2day update – Yunho’s ranking

OMG, anak2 game x_x

fashion follows yoochun

Image Hosted by ImageShack.us

credit: shineeshinee
shared by: sharingyoochun.net

View original post

Advertisements

Precious One – Chapter 1

Starring : Cho Kyuhyun, Shim Changmin, SJ’s Member (Minus yang lagi wamil), Yunho

Pair : ChangKyu, Other SJ couple (slight)

Genre : BL, Romance, Brothership, Fluff,  Typo(s)

Rate : PG-13

Author : Macchato94

Disclaimer :Fict ini dibuat dalam rangka memperingati HUT Lord VoldeMin yang semakin tua malah semakin gorgeous, proudly present, Shim Changmin. Yeyyyy…(ditimpuk makanan). Sekedar pemberitahuan, ini hanya sekedar cerita ringan tanpa ada konflik yang berarti. Seperti yang sebelumnya, suka ya monggoh silahkan dibaca, sukur-sukur review, kalau gak suka juga gak nambah dosa.Oia catatan, anggep aja disini dorm SJ cuma satu lantai, Yesung masih tinggal didorm dan KyuMin masih satu kamar.

Summary :..Hey, Kyu. Bukankah sebentar lagi tanggal 18? Bararti sebentar lagi ulang tahun Changmin kan?

Suasana lengang tampak terasa menyelimuti dorm Super Junior yang biasanya bising akibat aktifitas absurd yang dilakukan oleh penghuninya. Namun sepertinya kali ini adalah pengecualian. Selain karena sebagian dari mereka tengah sibuk menjalankan aktifitas individual mereka masing-masing, member yang tersisa karena jobless pun sepertinya lebih memilih menyimpan energi mereka untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat tanpa perlu mengeluarkan energi ekstra.

Seperti saat  ini misalnya, tampak tiga namja berebeda rupa dan usia tengah duduk bersebelahan disebuah sofa panjang berwarna pastel yang terletak  diruang tengah dorm, menatap dengan khidmat pada sebuah benda yang ada dihadapan mereka. Tiga pasang mata mereka tak pernah lepas dari benda berukuran persegi  tersebut seolah tidak mau melewatkan setiap gerakan yang ditampilkan dari layar berukuran 32 inch dihadapan mereka. Kalian penasaran dengan apa yang membuat mereka yang  terkenal akan ke-hyper-aktifa-an-nya tetapi saat ini  sukses membuat mereka kini tampak seperti orang-orang autis yang sibuk dengan dunianya sendiri? Ini akan diketahui beberapa saat lagi, lebih baik kita kembali fokus pada ketiga namja tersebut.

“Hyung! Kau menghabiskan snack-ku!” seru salah satu dari mereka tiba-tiba saat ia menyadari bahwa snack yang berada ditangannya telah kosong .

Namja yang duduk disisinya yang merasa menyandang gelar hyung hanya menatap balik namja tadi dengan tatapan skeptis, “Apa maksudmu?!”

Namja yang berteriak tadi menyodorkan bungkusan snack kosong pada namja yang lebih tua darinya itu, “Lihat! Snack-ku kosong! Pasti kau yang menghabiskannya, kan?”

BLETAKK

Tuduhan tanpa bukti tersebut sukses membuahkan sebuah jitakkan yang tidak bisa dibilang pelan itu, “Ya! Apa maksudmu monyet?! Apa kau tidak sadar selain aku, kau sendiri juga ikut menghabiskannya! Bahkan semenjak tadi mulutmu tidak pernah berhenti mengunyah makananmu itu, pabbo!” sahutnya tidak terima.

Sementara namja yang baru saja menjadi sasaran jitakan tersebut yang tidak lain adalah si Dancing machine Super Junior , Eunhyuk, hanya bisa mengelus kepalanya yang terasa nyut-nyutan dan menatap sebal pada hyung-nya itu, “Tapi tidak perlu menjitakku juga kan, hyung?” sungutnya kesal, “ Dasar Racoon kejam”

“Ya!! Apa kau bilang?!!” Seru Kangin, atau yang baru saja dipanggil Racoon itu bersiap untuk menjitak kembali kepala Eunhyuk , namun niatannya terhenti saat tanpa sengaja matanya menatap namja diseberangnya, tepatnya namja lain yang duduk disamping Eunhyuk. Eunhyuk sendiri yang merasa penasaran dengan sorot mata Kangin yang tiba-tiba berubah ikut membalikkan wajahnya untuk menatap pada namja yang baru disadarinya terus terdiam seperti tidak terusik akan perdebatan –tidak-penting-nya- yang baru saja berlangsung dengan hyung yang dianggap appa bagi Super Junior  itu. Ekspresinya pun berubah, tidak berbeda dengan Kangin yang tampak sedikit heran bercampur khawatir. Pasalnya, saat ini ia tengah melihat namja yang sedari tadi tengah duduk anteng disisinya dengan  memeluk erat  bantal sofa yang berada didekapannya itu tengah tersenyum-senyum tidak jelas dengan sedikit rona merah tergurat diwajahnya serta pandangannya yang terus lurus kedepan.

Dengan tatapan horor, Ia pun menoleh kembali pada Kangin yang  sorot matanya seolah mengatakan -apa-yang-terjadi-dengan-bocah-itu- dan diabalas dengan tatapannya yang seolah juga mengatakan –aku-juga-tidak-tahu-nya.

Serempak, mereka berdua kembali menatap namja yang masih asyik tersenyum-senyum sendiri dan mengikuti arah pandang namja tersebut. Mereka langsung sweetdrop saat mendapati apa yang menyebabkan dongsaeng mereka itu seperti orang gila mendadak. Kalian ingin tahu? Mari kita alihkan perhatian kita sejenak pada layar TV yang saat ini ternyata sedang menayangkan siaran ulang acara SBS Gayo Daejun yang berlangsung pada akhir tahun 2012 lalu. Lebih tepatnya, yang kini sedang menampilkan tayangan performance dari salah satu sunbae satu mananjemen mereka,yaitu-

“Waahh…TVXQ yaa??”

Perhatian duo KangHyuk terinterupsi dari penampilan TVXQ yang sedang menyanyikan single album terbaru mereka, Humanoids, saat mendengar suara seseorang yang ternyata berasal dari namja Ikan asal Mokpo yang mendudukkan diri dikarpet dengan membawa sepiring Pasta ditangannya.

“Lho? Ada apa?” tanyanya heran saat menangkap ekspresi linglung bercampur sweetdrop diwajah hyung dan namjachingu-nya.

Mereka berdua kompak mengedikkan dagunya kearah namja yang masih diam tak bergerak lengkap dengan senyum yang menurut keduanya terlihat,err..mesum..

Donghae, Si namja ikan refleks mengalihkan perhatiannya pada objek yang ditunjukkan oleh KangHyuk. Ia melongo sejenak, kemudian tergelak yang menimbulkan pemikiran bahwa bertambah satu lagi manusia tidak waras didorm ini, batin Kangin nelangsa. Dan tawa Donghae sepertinya memiliki unsur magis hingga membuat namja yang tanpa sadar telah menjadi objek pembicaraan mereka itu mengalihkan pandangannya dan menatap hyungdeul-nya dengan heran.

“Ada yang lucu?” namja tersebut bertanya dengan tampang innocent.

“Sudah puas mengagumi pangeranmu, Tuan Cho?” Kangin bertanya dengan nada jengah, seolah bosan akan sesuatu hal. Ya, ia memang bosan. Ia bosan setiap kali baik sengaja atau tidak saat ia mendapati maknaenya yang akan menjadi manusia gila mendadak jika anak itu melihat ataupun menonton TVXQ perform dalam suatu acara. Bukan kali pertamanya ia mendapati Kyuhyun tersenyum-senyum sendiri seperti beberapa menit yang lalu layaknya seorang Fangirl melihat idolanya.

“Eh?” menangkap pertanyaan sang hyung, sontak membuat wajahnya kembali memerah tanpa bisa ia sembunyikan.

“Aigoo, wajahmu memerah, Kyu.” Donghae semakin heboh, dengan segera ia mengeluarkan smartphone-nya dan menjadikan Kyuhyun yang tengah tersipu malu menjadi objek fotografia. Bocah tiang listrik itu perlu membayar mahal untuk ini, batinnya girang.

“Tidakkah kau menyadari Kyu jika sedari tadi kau terus memelototi TV itu dengan seringai dan tatapan mesum milikmu?”

“Dan lagi, apa kau tidak pernah bosan menatapi wajah setannya yang menyebalkan itu,hah?” Kangin ikut menambahi, “Aigoo, aku lupa kalau kau memang sebangsa dengannya, bagaiman bisa kau merasa bosan dengan spesies yang sejenis denganmu,” dengan ekspresif namja itu memukul keningnya sendiri seakan melupakan suatu hal yang amat penting.

Klik klik

Mendengar dua pertanyaan itu, sontak membuat urat emosi Kyuhyun berkontraksi. Entah memang nyata atau halusinasi mereka saja, tiba-tiba  suasana berubah menjadi mencekam.

“Tiba-tiba aku jadi merinding” dengan polosnya Eunhyuk mengusap tengkuknya sendiri, “Kau merasaknnya juga, Hyung?”

Kangin yang disenggol oleh Eunhyuk menjawab seadanya, “Sedikit”

Sementara Donghae yang beruntungnya bisa membaca keadaan hanya bisa merutuki dua terdakwa yang bersiap-siap akan menerima eksekusi, matilah kau Kangin hyung, Eunhyuk-chagi..

“Kyu, apa kau ju—o’oow” ucapan Eunhyuk terputus saat ia mendapati dongsaeng-nya yang kini terlihat mengeluarkan aura hitam kasat mata yang menyelubungi disekitar tubuh kurusnya, tak lupa juga tanduk imajiner yang entah sejak kapan tumbuh di kepala Kyuhyun dilengkapi dengan tatapan membunuh yang bisa kapan saja memakan korban tanpa permisi. Kangin yang juga memiliki penglihatan yang sama dengan Eunhyuk hanya terdiam beberapa menit dan saling bertatapan bodoh.

Seperti bisa bertelepati dengan kekuatan batin, mereka secara perlahan-lahan mulai beringsut menjauhi  Kyuhyun yang setiap detiknya semakin terlihat menakutkan dimata mereka. Lalu tanpa aba-aba terlebih dahulu, mereka pun langsung,

“Aaaaaaargghhh!”

“YA!!! KEMBALI KAU MONYET JELEK! RACOON BODOH! AKAN KUBUAT  KAU MENYESALI PERKATAANMU ITU!!!!” raung Kyuhyun murka seraya mengejar dua tersangka yang dengan gesit melarikan diri dari cengkeraman maknae mereka yang telah bertransformasi menjadi iblis muda yang haus akan nyawa.

Sementara Donghae hanya menghela nafas menatap kepergian tiga manusia  -yang-menurutnya- kekanakkan itu untuk memakan pastanya yang belum sempat ia sentuh sama sekali. Tak sadarkah jika dirimu sendiri juga -kadang-kala- terlihat kekanakkan Lee Donghae??cck

***

         Kyuhyun menjatuhkan tubuhnya disisi Donghae yang kini sedang duduk disofa dengan remote TV ditangannya. Donghae hanya menatap sekilas kedatangan Kyuhyun yang sukses mengagetkannya, dan membiarkan dongsaengnya itu menyambar minuman yang  ada dimeja yang ia bawa beberapa saat lalu.

“Kau berhasil menangkap mereka?” celetuk Donghae tanpa mengalihkan pandangannya dari layar TV.

Kyuhyun yang masih sedikit terengah hanya mendengus kesal saat ia mengingat kenyataan jika ia tidak berhasil mendapatkan buruannya yang berhasil melarikan diri, “Mereka kabur menggunakan taxi, hyung!” sahutnya kesal, “Awas saja nanti kalau mereka pulang!” desisnya dengan nada mengancam.

Donghae tersenyum melihat Kyuhyun yang tampak kesal setengah mati, “Sudahlah, Kyu. Kurasa mereka juga tidak salah”

Kyuhyun mendelik, “Kau juga sudah bosan hidup tenang, hyung?!”

“Aissh, bukan begitu. Aku tidak membenarkan mengenai senyuman mesummu dan tampang setan Changmin.” Donghae terdiam sejenak, dengan polosnya ia memberikan tanda peace pada Kyuhyun yang aura membunuhnya belum pulih benar, “Tapi lebih kepada cara pandangmu saat kau melihat TVXQ atau lebih tepatnya Changmin saat mereka perform. Apa kau tidak sadar jika tiap kali kau melihat Changmin perform kau akan tersenyum-senyum sendiri dengan wajahmu yang memerah itu?”

Kyuhyun terkesiap saat mendengar penjelasan hyung favoritnya itu, “Be..benarkah begitu, hyung?” sahutnya tergagap yang di-iya-kan oleh Donghae dengan anggukkan semangat, “Selalu seperti itu.”

Kyuhyun tampak salah tingkah mendengar penuturan Donghae yang tidak pernah ia sadari. Terlihat dari gerak-geriknya yang tengah menggigit bibir bawahnya dengan pandangan matanya yang tidak fokus serta tangannya yang memilin ujung kaos yang ia kenakan, Donghae yang  melihatnya hanya tersenyum geli, tak kusangka Maknae-ku semanis ini, pantas saja Changmin yang titisan setan pun juga jatuh hati padanya..

“Tapi..tapi, YA! Apa kau juga tidak sadar tiap kali Eunhyuk hyung perform dance battle kau juga akan selalu seperti itu kan jika dibackstage?!” sangkal Kyuhyun mencari pembelaan. Membuat Donghae menghela nafas mencoba bersabar menghadapi bocah keras kepala dihadapannya.

“Sudahlah, jangan dibahas lagi” namja bermata sendu itu mencoba mengalihkan topik pembicaraan, “Hey, Kyu. Bukankah sebentar lagi tanggal 18? Bararti sebentar lagi ulang tahun Changmin kan?”

Kyuhyun mendongak menatap hyungnya dengan tatapan syok. Ia refleks menatap kalender yang terletak dimeja sudut sofa yang menunjukkan bahwa hari ini sudah tanggal 15 Februari. Itu berarti  3 hari lagi adalah hari ulang tahun Changmin, namjachingu-nya.

Namjachingu? Iya namjachingu. Ada yang salah? Oohh..jangan bilang kalian telah terkecoh dan terjebak dengan strategi  perusahaan yang membentuk couple-couple  non-official dari SM? Jika memang iya, mulai saat ini ia sendiri yang akan menkonfirmasi  bahwa semua couple non-official yang selama ini telah beredar dikalangan para Fujoshi dan shipper itu adalah FAKE alias PALSU!

Pengecualian untuk beberapa couple bentukan SM yang kenyataannya  memang sudah real, seperti couple HaeHyuk , HanChul dan beberapa couple yang tidak bisa disebutkan satu persatu demi menjaga nama baik yang bersangkutan. Ia sendiri juga mengetahui bahwa selama ini  ia memiliki beberapa namja yang menjadi couple-nya, baik  bentukan SM maupun fans mereka sendiri. Tapi sekali lagi, semua itu hanya sebatas bentuk profesionalisme kerja mereka semata.

Beruntungnya dia memiliki namjachingu seperti Shim Choikang Changmin yang meskipun lebih muda beberapa hari dengannya, namun sikap dan sifatnya jauh lebih dewasa darinya. Terbukti dengan cara Changmin dalam menyikapi  berbagai masalah yang mendera hubungan mereka selama 2 tahun mereka jalani. Pada awalnya, mereka memang dikenal sebagai sahabat, lebih tepatnya dijuluki sebagai partner in crime dikalangan fans karena kesamaan sifat dan sosok evil mereka. Namun, siapa sangka jika kini mereka menjadi sepasang kekasih?

Seperti sebuah ungkapan sahabat jadi cinta, mungkin itu yang terjadi diantara mereka. Masih ia ingat bagaimana reaksi hyung-deul serta orang-orang terdekat mereka saat ia dan Changmin mengatakan bahwa mereka telah berpacaran. Hampir semua yang mendengarnya shock dan tidak percaya, bahkan Junsu yang notabene-nya merupakan member terdekat dari Changmin di DBSK sampai menjerit dengan lengkingan lumba-lumbanya saat Changmin mengabarinya melalui telepon.

Berbicara mengenai Changmin, tiba-tiba ia jadi merindukan namja tampan itu. Kemarin setelah konser POSEIDON berakhir, ia dan Yunho langsung berangkat ke Jepang dalam rangka persiapan album terbaru Tohoshinki, TIME serta rekaman lagu untuk TRF Tribute Best Album, yang akan dirilis bulan Maret mendatang. Membuat ia untuk yang kesekian kalinya harus rela menekan gejolak  kerinduannya karena terpisah jarak dan waktu dari sang kekasih, apalagi sudah seharian ini namja setan milik TVXQ itu belum meneleponnya untuk memberi kabar. Ahh, akan kucoba menghubunginya nanti,  mungkin Minnie sedang sibuk..

“Kau sudah ada rencana untuk memberi hadiah apa pada Changmin?” tanya Donghae dengan sorot mata berbinar karena penasaran, tak lupa juga diiringi senyum jail yang membuat Kyuhyun mengerutkan keningnya dan menatapnya aneh.

“Mollayo, Hyung. Aku bingung..” desahnya seraya menyandarkan tubuhnya sepenuhnya pada sofa yang ia duduki.

Memikirkannya saja membuatnya bingung, benar-benar bingung. Pasalnya ia bukan tipe namja romantis yang dengan mudah bisa memberikan hal-hal manis untuk Changmin, sisi romantismenya sudah tertutupi dengan jiwa evilnya yang lebih mendominasi. Ia masih ingat dua pekan lalu saat ia berulang tahun, ia merayakannya dengan Changmin tanpa perayaan besar namun terasa sangat manis dan spesial baginya. Ia dan Changmin merayakannya dengan kencan seperti biasa setelah ia menyelesaikan rekaman di Inkigayo dan makan malam bersama keluarga besar Changmin.

Changmin yang juga baru saja selesai rekaman ‘Moonlight Prince’ di KBS langsung menuju SBS studio untuk menjemput kekasih manisnya itu.

“Minnie…!” panggil Kyuhyun meriah saat ia melihat namja setinggi tiang listrik itu memasuki waiting room milik Super Junior-M. Ia yang tadinya sedang sibuk membuka hadiah pemberian dari ELF bersama Donghae dan Henry segera berlari menuju Minnie-nya dan menubruk tubuh namja jangkung tersebut, melemparkan hadiah yang berada ditangannya sembarangan yang dengan naas mengenai kepala Zhou Mi.

“Bogoshippo, Kyunnie-ah” Bisik Changmin lirih membalas pelukan kekasihnya dengan erat, melesakkan wajah tampannya dileher Kyunnie-nya untuk mengirup aroma manis yang menguar dari tubuh Kyuhyun.

“Nado, Minnie” bisik Kyuhyun sama lirihnya, kedua tangannya semakin melingkar dileher Changmin.

Moment pelukkan kerinduan mereka harus rela berakhir saat terdengar  suara sindiran milik Siwon menginterupsi mereka berdua.

“Aissh, bilang saja kau cemburu kuda pirang” sahut Kyuhyun sinis.

“Mwo?!” pekik  Siwon kaget dan melempar sebuah boneka yang ada didekatnya pada Kyuhyun yang dengan sigap ditangkap oleh Changmin.

”Berani menyakiti Kyunnie-ku, tamat riwayatmu MaSi!” ancam Changmin dengan nada berbahaya, diikuti Kyuhyun yang meleletkan lidahnya pada Siwon yang mendesis kesal menghadapi duo setan yang tak pernah berhenti membuat keonaran.

Sementara member yang lain hanya menahan senyum melihat kejadian tersebut. Mereka sudah tidak heran lagi melihat adegan Siwon yang terang-terangan menunjukkan kecemburuannya pada Changmin saat maknae TVXQ itu bermesraan dengan Kyuhyun didepan matanya, namun sebenarnya itu hanya lelucon semata.

“Changmin-ah, kenapa kau kemari? Apa kau mau mengajak Kyuhyun kencan?”  Si eternal maknae Ryeowook akhirnya membuka suara.

“Jincha, Minnie?” tanya Kyuhyun mendongakkan kepalanya mentap Changmin yang hanya tersenyum, kemudian ia mencium kilat pipi chubby Kyu yang kini terlihat merona.

“Ne, Kyunnie. Setelah ini kau tidak ada jadwal lagi kan?”

Kyuhyun mengangguk semangat, “ehhm”

Melihat jawaban namjachingu-nya, Changmin pun dengan senang hati langsung menggandeng Kyuhyun keluar setelah berpamitan pada hyungdeul dan Henry. Sebelumnya Changmin mengajak Kyuhyun makan siang disebuah restoran lalu menuruti kemauan Kyuhyun yang lebih memilih untuk berkeliling kota menggunakkan mobil bersamanya, tak lupa  juga mereka menuju Ggotji beach saat petang untuk melihat keindahan sunset sebagai tanda pergantian hari.

Pada malam harinya, Changmin membawa Kyuhyun pulang kerumahnya. Dan yang membuat Kyuhyun terkesiap karena bahagia adalah, moment dimana saat ia memasuki rumah Changmin dan disambut dengan sebuah kejutan kecil yang dibuat oleh kedua orang tua Changmin beserta adik-adiknya, Shim Su Yeon dan Shim Gi Yeon. Sebuah pesta kecil perayaan ulang tahunnya yang diakhiri dengan acara makan malam barbeque ditaman rumah milik Changmin diselingi obrolan ringan yang menyenangkan bersama Shim family. Terlebih mereka  juga menyalakan kembang api.

“Kau sangat mencintainya, Changmin-ah?”

Changmin yang saat itu tengah sibuk memperhatikan kekasihnya yang sedang menyalakan kembang api bersama kedua adik dan appa-nya menoleh pada sang eoma yang berada disisinya. Ia terdiam sejenak sebelum menjawab, “Apa terlihat sekali, eoma?”

Mrs. Shim tersenyum mendengar jawaban polos putra sulungnya itu, “Tanpa melihat pun eoma sudah bisa merasakannya, Min-ah.” wanita paruh baya itu mengalihkan pandangannya kearah Su Yeon yang terlihat sedang berusaha mengejar Kyuhyun untuk merebut kembang api yang Kyuhyun bawa , “Lagipula, hanya orang buta yang tidak bisa menangkap makna dari caramu saat menatap Kyuhyun” Mrs. Shim menggenggam tangan Changmin, “Katakan pada eoma, seberapa besar cintamu pada Kyuhyun, Min-ah..”

“Dia segalanya, eoma. Dia adalah segalanya bagiku.” Sahutnya dengan penuh keyakinan. Hening beberapa saat sebelum namja tinggi itu menatapa sang eoma, “Mianheyo, eoma” ucapnya lirih seperti menyesali sesuatu, tidak, bukan menyesal. Demi tuhan, Ia tidak pernah menyesal untuk mencintai Kyuhyun. Melainkan, ia merasa ia takut telah mengecewakan eoma-nya karena ia mencintai Kyuhyun, yang notabene-nya adalah seorang namja.

Mrs. Shim menampilkan senyum hangat dan membelai kepala putranya dengan sayang, “Wae? Kenapa memintaa maaf, hm? Bukankah dulu eoma pernah mengatakan padamu, kejarlah dia yang kau cintai jika kau memang benar-benar yakin bahwa dia adalah orang yang tepat untukmu, jika kau mampu untuk membahagiakan dan mencintainya sepanjang hidupmu. Namun, jika kau merasa tidak sanggup menghadapi konsekuensi yang harus kau hadapi setelah menjalani hubuganmu ini, lebih baik kau mundur karena kedepannya bukan kebahagiaan yang akan kau berikan melainkan tangis kekecewaan yang akan kau lihat darinya”

Changmin terdiam mendengar nasihat eoma-nya, ia ingat saat dulu pertama kali ia bercerita pada sang eoma jika ia mencintai Kyuhyun, eoma-nya mengatakan hal yang sama dengan ucapan tadi. Karena itulah ia berani mengambil keputusan untuk menyatakan perasaannya pada Kyuhyun yang seperti sebuah anugerah, Kyuhyun juga memiliki perasaan yang sama terhadapnya. Ia tidak perduli jika kedepannya banyak orang bahkan fans mereka sekalipun akan menjauhi dan mencacinya saat mereka mengetahui bahwa ia adalah penyuka sesama jenis, ia tidak peduli. Yang ia pedulikan hanya Kyuhyun, dan bagaiman cara untuk membahagiakan Kyuhyun disisinya hingga akhir.

“Sebenarnya appa dan eoma juga senang jika nanti kami memiliki menantu seperti Kyuhyun, Min-ah. Meskipun ia namja, namun ia sangat manis dan cantik. Ia juga sangat baik dan pintar, walaupun sifat jailnya yang sama denganmu itu kadang kala muncul. Tapi ia sangat mempesona. Terlebih lagi Su Yeon dan Gi yeon juga sangat dekat dengannya. Jadi…”

Changmin menahan nafas demi mendengar ucapan eoma-nya yang terputus..

“..kapan kau akan melamar Kyuhyun untuk menjadi huswife-mu, Min-ah?”

“YA!! E..Eomaaaaa!!!!”

***

“Minnie..”

“Kau belum tidur?” Changmin yang mengira Kyuhyun sudah tertidur kaget saat namanya dipanggil oleh namja manis yang saat ini sedang merebahkan kepalanya didada bidangnya.

“Aku belum mengantuk” sahut Kyuhyun singkat.

Changmin tersenyum, tangannya kembali mengusap helaian lembut rambut Kyuhyun dengan sayang, “Kenapa belum mengantuk? Tidurlah, pasti kau lelah seharian beraktifitas, apalagi tadi kau juga bermain-main dan berlarian dengan Su Yeon dan Gi Yeon, kan?”

“Minnie, aku bahagia”  jawab Kyuhyun mengabaikan pertanyaan Changmin, membuat namjachingu-nya itu tersenyum maklum, sifat egois namjachingu-nya muncul lagi.

“Mau menceritakannya padaku?”

Kyuhyun mengangguk, ”Hari ini aku sangat bahagia Minnie, selain karena hari ini adalah hari ulang tahunku, hari ini juga sangat spesial. Karena setelah sekian lama debut, Super Junior-M akhirnya bisa tampil di Korea. Kau tahu, Minnie? Pagi tadi saat rekaman Inkigayo berlangsung, ELF menyanyikan lagu ulang tahun untukku. Aku juga mendapat banyaaaak sekali hadiah dari mereka…” tanpa sadar Kyu memainkan jemarinya didada Changmin.

“Terlebih..” ia terdiam sejenak sebelum meneruskan ceritanya, membuat Changmin penasaran, namun sebisa mungkin ia menahan diri untuk tidak mengeluarkan pertanyaannya, “Aku bertemu dengan keluargamu lagi. Entah mengapa setiap kali aku bertemu dengan keluargamu, kekhawatiranku yang selama ini selalu membayangiku seperti menguap. Melihat sikap abeoji, eomanim serta Su Yeon dan Gi Yeon membuatku merasa benar-benar seperti bagian dari keluargamu­ — “

“Kau memang keluarga kami, Shim Kyuhyun”  potong Changmin cepat, menghasilkan sebuah cubitan kecil dipinggangnya. Selalu saja begitu saat ia memanggilnya Shim Kyuhyun.

“Berhenti memanggilku Shim Kyuhyun, Shim Changmin”

“Wae? Kau malu??” tanya Changmin dengan nada menggoda yang kembali mendapat cubitan bertubi-tubi dari sang uke, “Ah ah, sakit Kyunnie. Kau tega sekali menyakiti namjachingu tampanmu ini, eoh?”

Mendengar kenarsisan Changmin, Kyuhyun hanya mendengus, “Dasar namja tiang listrik berbibir keriting”

“Aissh, biarpun keriting tapi kau menyukainya, kan? Bahkan setiap kali kita berciuman kau seperti ingin memakan bibirku”

“Berhenti berbicara mesum, Minnie”

“Kau yang memancingku untuk berbicara dan ingin berbuat mesum padamu saat ini, Kyunnie chagi”

“Ya!!”

“Issh, kau berisik sekali” dengan kejam ia membekap mulut Kyuhyun. Lalu dengan sigap ia mengangkat tubuh Kyunnie-nya untuk didudukkan diatas perutnya.

”Dengarkan aku, Kyu. Kau tidak perlu memikirkan tanggapan orang-orang diluar sana jika merka mengetahui hubungan kita. Kau hanya perlu memikirkan aku, memikirkan Shim Changmin, namja yang begitu mencintaimu setulus hati tanpa mempermasalahkan, status sosialmu, latar belakang ataupun gendermu sekalipun. Kau juga harus ingat, selain mereka semua kita masih memiliki orang-orang yang kita sayang yang terus mensupport kita. Orang tua kita, saudara kita, hyungdeul dan mungkin fans kita meskipun  sebagian dari merekapun aku yakin merasa kecewa” Changmin menghela nafas sejenak sembari menyeka air mata yang mulai mengalir dari mata caramel Kyuhyun, “Uljimma, jika Ahra noona tahu aku membuat adik semata wayangnya ini menangis, aku bisa dipenggal dan kepalaku dilarung di sungai Han”

“Mianhe, Minnie karena aku sempat merasa pesimis dengan hubungan yang kita jalani saat ini..” ucap Kyuhyun berusaha menahan isak tangisnya. “Saranghe, Shim Changmin..”

“NadoKyunnie. Nado saranghe, neomu..neomu saranghe” balas Changmin dengan tangannya menarik tengkuk Kyuhyun untuk mendekat padanya yang masih terbaring ditempat tidur dan meraih bibir Kyuhyun yang telah menjadi adiksi baginya, “Saengil chukkae, Baby..” bisiknya diantara bibirnya yang kini tengah menjilati bibir bawah Kyuhyun sebelum ia mencium bibir Kyu dengan intens. Beberapa kali Changmin mengecupi sudut bibir Kyuhyun yang langsung disambar oleh namja manis itu karena tidak rela melepas kenikmatan dari rasa bibir namjachingu-nya. Dan entah sejak kapan kini posisi Changmin sudah setengah terduduk dengan kedua tangannya yang menekuk untuk menyangga tubuhnya, sementara punggungnya ia sandarkan di head-bed. Kyuhyun yang masih terduduk diperutnya menangkupkan kedua tangannya untuk memegangi wajah Changmin. Sesekali kepala mereka bergerak ke kiri dan kanan untuk memperdalam pagutan mereka. Desahan keduanya tertahan dengan bibir satu sama lain. Tangan Changmin baru saja akan merayap masuk kedalam kaos yang dikenakkan Kyuhyun saat  terdengar suara gaduh yang berasal dari pintu kamarnya yang diketuk secara brutal oleh seseorang, atau..beberapa orang? Entahlah..

“Changmin oppa! Appa dan eoma berpesan padamu untuk tidak berbuat macam-macam pada Kyuhyun oppa!!!”

“Atau kau akan ditarik paksa oleh appa dan menyuruhmu tidur dihalaman rumah!”

“Aissh! Dasar bocah-bocah pengganggu!!” sungutnya meneriaki kedua adiknya yang sedang terkikik didepan pintu kamarnya, sementara Kyuhyun hanya tertawa mendapati namjachingu-nya yang terlihat sangat kesal dihadapannya.

Terima kasih untuk cinta tulus yang kau berikan padaku, Minnie…Aku mencintaimu..

PO 1

TBC