Hey, I Love You – Chapter 4

Title                 :  Hey, I Love You

Rate                 : T

Genre              : Romance, Fluff, Humor, Sad

Pairing             : WonKyu, MinKyu (Min Ho x Kyuhyun)

Cast                  : Yunho, Geun Suk, Changmin, Hangeng, Kim Bum, Victoria, Soo Young, Yuri.

Warning          : BL, OOC, Typo (es)

CHAPTER 4

“Kyu, aku ingin bicara.” Kata Siwon siang itu setelah mata kuliah yang ia bawakan berakhir. Tangannya lagi-lagi mencekal lengan Kyuhyun seperti biasa.

Kyuhyun mendesah malas. “Apa lagi? Kau ini tidak cukup yah dibuat babak belur oleh hyungku?”

“Aku tahu aku salah. Tapi pemukulan itu tidak seharusnya dilakukan. Walaupun aku tidak menyesal menciummu.”

“Kau pantas menerimanya. Untung saja ada Yunho hyung,  kalau tidak aku sendiri yang akan menghancurkanmu. Isshhh..! Kau ini menjengkelkan sekali. Berani-beraninya kau menciumku..!!!”

“Baiklah, aku salah. Aku memang pantas menerimanya. Bisakah kita bicara? Aku ingin meluruskan semuanya. Sungguh, aku tidak suka hubungan kita jadi seperti ini.” Kata Siwon memohon.

“Hubungan? Hubungan apa? Memangnya sebelumnya kita pernah berhubungan dekat?” tanya Kyuhyun dengan galak.

“Memang tidak, tapi setidaknya tidak seburuk ini. Jadi kumohon, sebentar saja.” Kata Siwon lagi.

Kyuhyun akhirnya setuju walaupun terpaksa. Semakin cepat Siwon bicara, semakin cepat ia pergi dari hadapan lelaki itu. Kyuhyun menurut ketika Siwon mengajaknya bicara di café tempat mereka biasa berdiskusi. Kyuhyun  menjaga jarak jauh-jauh agar tak ada yang mengira kalau ia dan Siwon tengah berkencan.

“Cepat katakan apa yang ingin kau sampaikan.” Kata Kyuhyun dengan tegas.

Siwon mengambil napas panjang kemudian dengan hati-hati mengatakan apa yang selama ini dipikirkannya.

“Kyu, kurasa kau sudah tahu aku menyukaimu. Tapi sepertinya usahaku mendekatimu tidak pernah berhasil. Kadang aku ingin menyerah tapi melihatmu setiap hari membuatku tidak pernah berhenti mencoba. Dengan dilindunginya kau oleh kedua hyungmu, membuatku semakin sulit menjangkaumu. Tapi hal itu juga membuatku semakin menginginkanmu.” Kata Siwon panjang lebar.

Kyuhyun mendelik dengan kesal. “Kau ini sudah berani menciumku, sekarang berani mengatakan kau menginginkanku. Dengar ya, aku tidak menginginkanmu! Tidak pernah!”

“Bagaimana kau tahu bahwa kau tidak menginginkanku?”

“Hahh! Bukannya sudah jelas? Selain kau menyebalkan dan mesum, kau juga bukan tipeku. Lalu untuk apa aku menginginkanmu?” kata Kyuhyun dengan pedasnya.

Siwon cemberut mendengar pengakuan Kyuhyun yang terkesan frontal dan blak-blakan itu. Kadang ia mengeluh mengapa bisa jatuh cinta pada namja berlidah tajam itu.

“Maukah kau memberiku satu kesempatan?” tanya Siwon, terkesan tuli akan jawaban Kyuhyun sebelumnya.

“Mwo? Kesempatan? Shireo!”

“Ayolah. Beri aku satu kesempatan untuk berkencan denganmu. Kalau kau tidak menyukainya, aku akan berhenti mengejarmu. Aku janji.” Kata Siwon pantang menyerah.

“Kau ini ternyata memang bodoh! Aku tidak menyukaimu, mana mungkin aku akan menyukai ide berkencan denganmu?”

“Tapi bagaimana kau bisa bilang tidak akan menyukainya jika kau belum pernah mencobanya? Ayolah, sekali saja.” Bujuk Siwon lagi.

Kyuhyun memutar bola matanya. Ia heran kenapa ada lelaki yang gigih seperti ini, padahal jelas-jelas orang yang diajak berkencan menolak.

“Kalau kau menolaknya berarti kau menyukaiku tapi karena malu mengungkapkannya, maka kau menghindariku.” Kata Siwon menggoda Kyuhyun.

Mendengar itu kembali Kyuhyun mendelik dengan kesal. “Baiklah. Sekali saja dan kau tidak akan pernah menggangguku lagi kan?”

“Hanya jika kau tidak menyukai kencannya. Kalau kau menyukainya.. kita bisa mengulanginya lagi dan lagi.”

Kyuhyun mendengus. “Mana mungkin? Hanya akan ada satu kencan tolol denganmu. Yang pertama sekaligus yang terakahir!”

Siwon tersenyum puas. “Baiklah. Kita lihat saja nanti. Tapi ingat, kita kencan seharian. Bukan semalaman.”

“Cih, siapa juga yang mau semalaman denganmu? Sudah, aku mau pulang. Aku bosan melihat wajahmu terus-terusan.” Kata Kyuhyun masih dengan nada jahatnya lalu melangkah pergi.

Siwon menatap kepergian pemuda galak yang dicintainya itu. Semoga saja nanti kencan mereka berjalan dengan mulus dan Kyuhyun mulai bisa menerimanya dengan tulus.

*

“Kalau memang tidak mau, kenapa kau iyakan?” tanya Changmin tak mengerti. Malam itu ia dan Kim Bum menginap di rumah Kyuhyun atas permintaan Kyuhyun sendiri. Katanya ia sedang dalam masalah besar dan membutuhkan sahabat-sahabatnya.

“Benar, kalau memang kau membencinya, mengapa kau harus menuruti keinginannya? Terserah apa katanya, yang penting kebenarannya kau tidak pernah menyukainya kan? That’s it.” Kata Kim Bum menambahkan.

Kyuhyun cemberut. Ia ingin minta pembelaan, bukan disudutkan seperti ini. Selain sahabat-sahabatnya itu, ia cuma punya kedua hyungnya. Akan sangat tidak mungkin jika ia membicarakan hal ini pada Geun Suk atau Yunho. Bisa-bisa mereka malah meledak marah tengah malam.

“Ayolah, beri aku saran. Apa yang harus aku lakukan? Aku bingung bagaimana cara menghadapi Siwon yang pantang menyerah ini. Yang jelas aku hanya ingin kalian memberiku cara agar menyelesaikan kencan itu tanpa membuatku muntah di tengah-tengah kencan.” Kata Kyuhyun dengan rengekan khasnya.

“Muntah? Omo, Kyu.. Kau benar-benar membencinya yah?” Tanya Changmin tak percaya.

“Hati-hati, Kyu. Benci bisa jadi cinta. Jangan gegabah.” Kata Kim Bum menambahkan.

Kyuhyun menggeleng kuat-kuat. “Andwae! Aku tidak akan pernah jatuh cinta padanya. Huhhh! Pokoknya kalian harus membantuku untuk melalui kencan tolol itu dengan baik. Memikirkannya saja membuatku merana sekali. Pasti batinku akan tersiksa sekali nanti.”

Changmin dan Kim Bum bertukar pandangan geli.

“Sudahlah Kyu, terima saja. Anggap nanti kau hanya bertamasya dengannya. Tidak lebih. anggap saja kami semua ikut denganmu tapi kami sedang melihat-lihat di tempat lain.” kata Kim Bum.

“Atau kau bayangkan saja wajah Minho sunbae ketika bersama Siwon. Jadi kau merasa sedang pergi dengan Minho sunbae kan?” usul Changmin.

Kyuhyun menghela nafas panjang. Dua hari lagi ia akan menepati janjinya untuk berkencan dengan Siwon. Memang benar ia membenci lelaki itu, tapi hal ini harus dilakukannya. Kalau tidak, Siwon tidak akan pernah berhenti mengganggunya.

*

Akhirnya hari yang dinantikan datang juga. Siwon menjemput Kyuhyun jam sepuluh pagi. Seperti rencana semula, mereka akan berkencan seharian. Artinya ia baru akan mengantar Kyuhyun pulang jam sepuluh malam. Sebenarnya bukan menjemput lebih tepatnya, karena Siwon menunggu Kyuhyun di ujung jalan menuju rumah Kyuhyun. Kalau ia berani menjemput Kyuhyun di rumahnya, urusannya bisa panjang.

Begitu Kyuhyun melihatnya, ia langsung memasang wajah masamnya. Siwon tak keberatan, selain sudah terbiasa melihatnya, ia terlalu senang karena Kyuhyun menerima ajakannya.

Tempat pertama yang mereka kunjungi adalah pabrik cokelat. Dari luar terlihat seperti toko biasa yang menjual cokelat, tapi ternyata di dalamnya ada pabriknya tersendiri. Dan Kyuhyun yang sangat menggilai cokelat baru tahu dimana tempat pembuatan cokelat favoritnya.

Dengan ceria ia mencoba cokelat disana satu persatu. Walau rasanya sama saja, tapi karena bentuknya berbeda-beda, maka terasa ada yang berbeda. Ia bahkan diajari cara mencetak cokelat dan cara memilih campuran cokelat yang baik.

Sejenak ia lupa kebenciannya pada Siwon. Karena ketika Siwon menyuapinya cokelat, ia menerimanya dengan riang. Mereka berdua mencetak cokelat bersama-sama kemudian berfoto dengan cokelat hasil buatan tangan mereka itu.

Namun ketika mereka keluar dari pabrik cokelat, Kyuhyun langsung menyadari apa yang baru terjadi selama sejam bersama Siwon di dalam.

“Ya! Kau jangan senang dulu yah. Aku hanya bersikap baik padamu karena aku terlalu senang bertemu dengan cokelat-cokelat kegemaranku. Ingat, jangan salah paham!” kata Kyuhyun memperingatkan Siwon dengan galak.

Siwon tertawa sambil mengangguk. Sikap Kyuhyun yang seperti itu justru membuatnya semakin jatuh cinta. Betapa imut dan polosnya namja keras kepala itu.

Tujuan selanjutanya adalah makan siang. Siwon mengajak Kyuhyun ke restaurant di atas danau. Di restaurant itu pembeli boleh memilih ikan yang ingin di makan di akuarium, atau memancingnya sendiri dari danau. Peralatan pancing juga disiapkan oleh pihak restaurant.

Kyuhyun bersemangat sekali karenanya. Dengan semangat tinggi ia mulai mengaitkan umpan di kailnya dan mulai memancing. Ia berhasil menangkap beberapa ikan dalam setengah jam. Ia bahkan dengan riang mengejek Siwon yang belum juga mendapatkan seekor ikanpun.

Mereka makan siang dengan lahap. Lagi-lagi Kyuhyun lupa akan kejengkelannya pada Siwon. Ia berceloteh riang tentang kegiatannya memancing dengan Yunho musim panas lalu dan menertawai Geun Suk yang saat itu menunggu dengan tak sabar.

Siwon semakin memuja pemuda di hadapannya itu. Sepertinya Kyuhyun memang terlalu bersemangat hingga ia tidak menyadari tatapan Siwon yang seduktif. Ia juga lupa memarahi Siwon yang membersihkan ujung bibirnya dengan tissue setelah selesai makan.

Ketika hari sudah mulai sore, Siwon mengajak Kyuhyun naik kapal ke tengah laut. Awalnya Kyuhyun bingung mengapa ia diajak kesana. Setelah sepuluh menit menunggu, rasa penasarannya terjawab.

Dari dalam birunya air laut, muncul dua ekor lumba-lumba. Beberapa detik kemudian, disusul beberapa ekor lumba-lumba lainnya yang saling berkejaran, memamerkan aksinya pada setiap orang yang menonton. Tubuh licin mereka berkilau tertimpa mentari sore.

Kyuhyun menjerit histeris karenanya. Ia suka sekali lumba-lumba. Melihat lumba-lumba berkejaran, bermain sambil memperlihatka kegesitan mereka melompat-lompat keluar dari air selalu membuatnya terpesona.

Dan sekali lagi, Kyuhyun lupa akan sikap-sikap Siwon yang dianggapnya menjengkelkan. Bahkan ketika mereka kembali ke daratan, ia menggandeng Siwon dengan ceria dan bertanya kemana tujuan mereka selanjutnya.

Siwon kemudian mengajak Kyuhyun ke tujuan akhir mereka hari itu. Ternyata tempat yang dituju adalah restaurant di pinggir pantai. Disana terlihat para pengunjung asik berdansa di dekat api unggun di belakang restaurant, diatas pasir putih, diiringi musik samba yang menghentak riang. Sudah bisa ditebak makan malam yang tersaji pasti barbeque. Tapi Kyuhyun tidak perduli, ia terlalu gembira melihat sekumpulan orang saling berdansa riang.

Dengan cepat ditariknya tangan Siwon menuju keramaian dan mulai bergoyang mengikuti irama musik. Ia tenggelam akan kegembiraannya. Dinginnya angin laut tidak juga menyurutkan kegembirannya malam itu. Ia bahkan membiarkan Siwon memeluk pinggangnya.

Jangan tanyakan perasaan Siwon malam itu, ia sangat bahagia karena Kyuhyun tidak menghindarinya. Memeluk Kyuhyun untuk pertama kalinya adalah prestasi terbesarnya sampai hari itu.

Ketika mereka bersitatap, ia ingin sekali mengecup bibir sewarna peach di depannya itu, walau hanya sebentar. Tapi ia menahan dirinya untuk tidak melakukannya. Mencium Kyuhyun hanya akan merusak sisa kencan indah mereka hari itu. Siapa yang tahu reaksi Kyuhyun setelah itu? Lebih baik ia menahan diri tapi melihat Kyuhyun tertawa riang daripada ia menuruti nafsunya tapi Kyuhyun akan semain membencinya setelah itu.

Ketika waktu sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh malam, Siwon mengajak Kyuhyun pulang. Awalnya Kyuhyun enggan pulang, karena ia masih ingin berpesta. Tapi Siwon mengingatkannya akan kedua hyungnya yang akan merah besar kalau ia pulang terlambat. Maka dengan berat hati Kyuhyun meninggalkan pesta.

Di ujung jalan rumah keluarga Cho. Changmin dan Kim Bum sudah menunggu. Tadi pagi Kyuhyun pamit pada kedua hyungnya bahwa ia akan keluar seharian bersama Changmin dan Kim Bum. Maka keduanya harus menemaninya pulang, atau hyungnya akan curiga. Karena peraturan di rumah Cho, siapa yang membawa Kyuhyun pergi, dia juga yang harus mengantar Kyuhyun pulang.

“Terima kasih karena mengajakku jalan-jalan hari ini, Siwon-ssi.” Kata Kyuhyun sambil tersenyum.

Siwon ikut tersenyum karenanya. “Aku yang seharausnya berterima kasih karena kau mau menerima ajakanku. Bagaimana, kau senang kan hari ini?”

Kyuhyun ingin mengangguk, tapi harga dirinya menyuruhnya untuk menolak memberitahukan kebenaran. Maka dengan angkuh ia menjawab.

“Tentu saja, tapi bukan berarti aku menerimamu. Ingat, aku masih membencimu karena berani menciumku.”

Siwon bernafas lega, untung tadi ia tidak jadi mencium Kyuhyun. Ternyata instingnya masih bekerja dengan baik walaupun berhadapan dengan pria yang membuatnya tergila-gila selama setahun belakangan ini.

“Intinya kau bersenang-senang hari ini. Baiklah aku pulang dulu. Selamat malam, Kyu.” Kata Siwon lembut,

“Hehh! Harusnya aku yang pulang duluan. Kau ini tidak tahu sopan santun yah? Kan kau yang mengantarkanku pulang, sudah seharusnya kau menunggu hingga aku sampai di rumah dan masuk dengan selamat baru kau boleh pulang.” Kata Kyuhyun lagi-lagi dengan galak.

Siwon terperangah. Ia sempat berpikir kalau Kyuhyun tidak akan bersikap galak lagi padanya. Ternyata ia salah.

“Ingat yah, kau hanya boleh pulang kalau aku sudah masuk ke rumahku. Tempat ini terlihat jelas dari kamarku. Kalau aku mengintip dari kamarku dan aku tidak melihat mobilmu, maka aku tidak mau lagi bicara padamu. Jadi jangan berani-berani pergi sebelum aku mengijinkannya. Arasso?” kata Kyuhyun dengan sikap bossy.

Siwon hanya bisa mengangguk pasrah. Daripada Kyuhyun mengulangi sikapnya yang dulu padanya, lebih baik ia menunggu sedikit lebih lama disini. Kyuhyun berjanji akan mengiriminya pesan jika ia sudah boleh pulang.

Dan Kyuhun yang memang pada dasarnya nakal dan keji, tega membiarkan Siwon menunggu hingga hampir pagi di ujung jalan itu. Barulah ketika matahari muncul di ufuk timur, barulah ia mengirimkan pesan pada Siwon dan membiarkan lelaki itu pulang.

*

Baru sehari tidak bertemu Kyuhun, kerinduan Siwon sudah menjadi-jadi. Ia ingin menelepon atau sekedar mengirimkan pesan pada Kyuhyun tapi ia tidak melakukannya. Karena ia tahu, seperti sebelumnya. Kyuhyun tidak akan mengindahkan panggilannya ataupun membalas smsnya walaupun hanya sekedar sms kosong.

Walaupun begitu, Siwon tidak jera. Ia tetap mencintai pemuda bandel yang tega membuatnya menunggu hingga pagi dua hari lalu. Untung saja keesokan harinya ia tidak ada kelas, sehingga ia bisa tidur dengan nyenyak di rumahnya.

Dan dengan semangat baru, Siwon berangkat ke kampus hari ini. Kuliahnya dimulai sejam lagi, tapi ia datang lebih awal. Ia ingin melihat Kyuhyun. Dengan begitu ia akan lebih bersemangat mengikuti kuliah Hangeng padahal sudah pasti nilainya C karena ia dinilai ikut ambil bagian dalam kejadian seminggu lalu.

Namun kegembiraannya langsung surut begitu melihat Kyuhyun duduk di tribun lapangan basket bersama Lee Minho. Keduanya terlihat mesra sekali. Sesekali Minho mengacak rambut Kyuhyun dengan sayang dan memeluknya. Kyuhyun sendiri terlihat sangat menikmati setiap perhatian yang diberikan kapten tim basket itu.

Raut wajah bahagianya terlihat jauh lebih natural daripada raut wajahnya semalam. Dan Siwon mencemaskan hal ini. Ia takut usahanya kemarin yang sudah ia rancang dengan susah payah akan langsung hancur dalam sekejap karena Minho.

Tanpa sadar ia berdoa dalam hati agar Minho tidak menyatakan cinta dulu sebelum Siwon, agar Kyuhyun bisa mempertimbangkannya. Walaupun Siwon tahu, kesempatannya kecil jika dibandingkan dengan Lee Minho yang terkenal.

“Oppa.. Jangan bilang kau memang benar-benar menyukainya.”

Siwon berbalik dan mendapati adiknya dengan dua ‘ekor’nya berdiri di belakangnya. Siwon menghela nafas. Ia enggan berdebat dengan Sooyoung. Gadis itu selalu mau menang sendiri. Tidak pernah mau mengalah dan selalu mendapatkan apa yang ia inginkan. Tapi Siwon sangat menyayanginya.

“Bukankah sudah kukatakan, cinta tidak bisa memilih kepada siapa kau akan jatuh.” Kata Siwon.

“Tepat sekali, aku juga merasakannya. Aku mencintai Minho oppa, tapi Kyuhyun selalu selangkah lebih dulu dariku. Bisakah kau mencari orang lain, oppa? Kumohon oppa, pacari saja orang lain. Jangan Kyuhyun. aku membencinya.” Rajuk Sooyoung.

Siwon malas membalas kata-kata adiknya. Hanya akan membuat mereka bertengkar nantinya. Maka ia bertanya pada Yuri.

“Dimana kekasihmu?”

Yuri tersenyum. “Dia sedang mengisi acara dengan bandnya. Kenapa? Kau merindukanya? Atau kau masih ingin merasakan kepalan manisnya di pipimu?”

Siwon tersenyum mendengar gurauan Yuri. Pantas saja Minho berani menyentuh Kyuhyun. Naga pelindungnya tidak ada hari ini. Kalau Yunho tidak usah dibahas, ia hanya merelakan adiknya disentuh oleh Minho, selain dari itu, menyentuh Kyuhyun berarti minta nyawanya dicabut.

“Oppa.. Kalau Kyuhyun-ssi menolakmu, aku bisa menggantikannya.” Kata Victoria genit. Tapi langsung mendapat death glare dari Sooyoung.

“Ya! Jangan ganggu oppaku. Bukankah kau menyukai Yunho?” kata Sooyoung sambil melotot pada sahabatnya.

Victoria tidak menjawab. Matanya terbelalak menatap Kyuhyun dan Minho. Yuri, Sooyoung dan Siwon segera mengikuti arah pandangan Victoria. Kemudian mereka tercengang, Lee Minho sedang memeluk pinggang Kyuhyun dengan mesra. Sesekali berbisik-bisik membuat wajah Kyuhyun bersemu merah. Tangannya membelai-belai pipi menggemaskan milik Kyuhyun.

Lalu dengan berani Lee Minho mengecup bibir Kyuhyun sekilas. Hanya sekilas. Tak sampai satu detik. Tapi itu mampu membuat dunia Siwon runtuh seketika.

*

tumblr_ls2rgnGeIQ1qagqaso9_500

To Be Continued..

PS : Congratulation for indyloveskyu203, the third winner of Challenge Me. Here’s your story..

169 thoughts on “Hey, I Love You – Chapter 4

  1. Kyu gak mau tapi mau juga.lol
    minho udah sana aja ama kimbum (?) biarkan kyu dgn siwon.haha
    dan yunho dgn saya. /digetok author

  2. hwa.. mau donkk jdi kyu..romantizz amatt
    diajak ke pabrik coklat,,, iri ama kyu…
    yup smoga kyu cpt timbul prasaany..ama siwonn..

    won oppa ,, ttp berthan ya,,fighting..
    tpi lma2 kasian ma kyu oppa..

  3. kyu nikmatin tuh kencan sama siwon…..
    OMG… kyu dicium minho?????
    gimana tuh perasaan siwon????
    siwon ttp semangat… fighting…!!!

  4. Sakit tuch hati ma perasaan siwon liat kyu di cium minho,,,​Ih ‎​​Ъśª®®….:p. Evilkyu,,pd hal suka tuch kencan ma siwon :p

  5. ya ampun udah senyum2 baca first date mereka langsung kecewa lagi baca yang ini aisssh….

    kyuhyun-aah berhenti bikin siwon sakit hati doong..

  6. author,,, aq sangat suka ma critamu.. ju2r aq bner tertarik dg crita benci jd cinta. y cinta akan tumbuh karena telah terbiasa… klo dlam bhasa jawa witing tresno jalaran soko kulino… hehe semangat.

  7. Kyaaa wonkyu kencan… Aigo kyuppa pakai gengsi lagi sama wonppa… Minho berani banget megang2 kyuppa mentang2 geunsuk ga ADA…

  8. wahhhh… romantiiiss… aku juga mau di ajak ke pabrik coklat,makan di reto di atas danau… liat lumba2 ahhh… sukaaaa….

    tapi kyu tega ngebiarin siwon tidur di mobil… ters pagi’nya ciuman sama minho… 😦

    tapi tetep ceritanya bagus 🙂

  9. hahahha babykyu malu2 kucing tuh ^^
    tapi kesel jga ya ngelihat min ho berani nyium babykyu
    hah siwon lakukan sesuatu

  10. wonnie oppa romantis bngt, kyunnie oppa smpe lupa klo dy bnci sma wonnie oppa.
    tp bru smalem wonnie oppa bahagia, pagi’a dah patah hati ngeliat minho oppa nyium kyunnie oppa. #poor wonnie oppa

  11. huft aku kira si kyuhyun udah mulai suka ma siwon eh ternyata gengsi tetap menang wkwk , omo si Minho udh nyerocos aja nih , nice ff ^^

  12. jiaaaaa setelah bersenag-senag seharian kemudian langsung di jatuhkan serendah2nya,,, pasti sangat-sangat sakittt.
    kasihan Siwon.
    Kyu kenapa dirimu seperti itu?

    lanjut eon.
    semnagat.
    fighting.

  13. Aigoo……kasian bgt ma won…malang bener nasibx….pdhl dah bhgia tuch ma kencanx dgn kyu seharian,tp hrs merana lg begitu liat minkyu bermesraan….

  14. Akhirnya siwon dapat kesempatan dating dg Kyukyu juga,, hhmmm dasar,, mau ato gag mau sih,,! Sepertinya kamu menikmati sekali kencannya Kyukyu,,
    Haiisshh Minkyu mesra banget,,, >_< tapi banyak yang patah hati deh,, hhh

  15. Kyu bner2 menikamati kancannya sm Siwon. Dy bahkan nggk rela tuch Siwon pulang…. hahaha

    Waduh Minho brni-brninya meluk-meluk Kyu gt. Kasian Siwonnya sakit ht bngt pastinya. Yang sbar ya Oppa, ttp smngat…..Kyu pasti bakal luluh kok sm qm… 🙂

  16. Addu minho udah selangkah lg ni mendahului siwon…
    Padahal kyu jga sneng diajak kencan sma siwon…
    Emng dasarnya kyu yg gengsian ga prnah mau ngaku…
    #jitakkyu
    Siwon jangan menyerah buat dapetin kyu…
    Pasti kyu lama² bakal luluh jga ko…
    Adu minkyu jangan jadian donk nnty kasihan won patah hati…

  17. kencan na sangat menyenangkan tp hrus nungg mpe pagi bru boleh pulang..wonnie kau masi ad harapan..minho n kyu popo, omo..

  18. Aduh kyu kpn sih qm nyadar klw siwon itu yg t’baik…
    Sabarya wondad, jgn m’xerarah dapetin kyumom

  19. Aduh, jadi bingung mau dukung yang mana? Siwon pa minho yach?
    Sama-sama keren c.,,,pacari dua-duanya ajah kyu…hehehe

  20. Yeaayyy wonkyu nya kencan so sweettt aamaaaatt senengnya tapi kasian juga pas baca di akhir 😦

  21. Susah banget buat dapetin Kyuhyuniiiiiihh. Jadi ikut ngerasain apa yang dirasain Siwon. Kasihan banget deh. Udah susah payah nyiapin acara kencan, eh ternyata hatinya Kyu juga masih sekeras batu 😦

    Kalo dipegang2 sama Minho aja mau. Tapi kalo disentuh2 Siwon gamau. Kyuuu, aku ikutan cemburu tau’.

  22. salut sama siwon dia sabar bngt hadapin kyunnie ,, tanpa tau resikonya apa ^^

    izin baca chap selanjutnya ne ^^

Leave a Reply to Aryadhanie Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s