Unforgettable (Sequel of Come Back to Me) – Chapter 7

Title                 :  Unforgettable (Sequel of Come Back to Me)

Rate                 : M

Genre              : Romance, Sad, Hurt, Angst

Pairing             : YunKyu

Warning          : BL, OC, typo (es)

Summary          : Belum lama mengecap kebahagiaan bersama, Kyuhyun dan Yunho harus menghadapi saat-saat paling sulit dalam hubungan mereka. Akankah mereka bertahan? Ataukah mereka memilih menyerah dan saling melupakan?

CHAPTER 7

Yunho sakit keesokan harinya. Ia tidak bisa melakukan apa-apa kecuali berbaring. Ia juga masih menangis, bahkan ketika tertidur pun ia masih menangis. Terpaksa jadwal TVXQ dibatalkan, karena Changmin juga tidak mau meninggalkan Yunho sendirian.

Yunho melarang keras Changmin dan Donghae memberitahukan hal ini pada Kyuhyun. hanya mereka berdua dan manager TVXQ yang boleh tau perihal ini. Donghae yang biasanya sabar berubah jadi emosian sejak hubungan Yunho dan Kyuhyun terganggu. Dan bisa ditebak ia meledak marah ketika mendengar bahwa Kyuhyun sudah tidur dengan Siwon di Jepang. Kalau bukan karena Changmin yang menahannya, mungkin Donghae sudah kalap menghajar Siwon, tidak perduli tubuh Siwon yang jauh lebih besar daripada tubuhnya.

Donghae dan Changmin menunggui Yunho dalam diam. Karena Yunho sebenarnya ingin sendirian tapi kedua sahabatnya itu menolak meninggalkannya. Jadilah Yunho tidur dijaga satpam-satpam tampan yang siap siaga mengantarnya ke kamar mandi atau menyuapinya saat makan. Yunho juga melarang Changmin memperbaiki ponselnya, ia benar-benar tidak mau diganggu dulu. Semua orang yang hendak bicara padanya akan diwakilkan oleh Changmin dengan berbagai alasan.

Tentu saja Changmin melakukan semuanya dengan senang hati sampai Kyuhyun tiba-tiba datang ke dorm TVXQ bersama Siwon. Changmin mati-matian melarang Kyuhyun menemui Yunho tapi Kyuhyun bersikeras masuk ke kamar kekasihnya. Sedangkan Siwon yang ingin ikut masuk langsung dihadang oleh Donghae.

“Kau tidak boleh masuk.”

“Wae? Aku ingin menjenguk Yunho, katanya dia sakit.” Kata Siwon tidak mengerti.

“Pokoknya kau tidak boleh masuk. Kau tidak ada urusan di dalam. Biarkan mereka berdua.” Kata Donghae. Kekesalannya menjadi-jadi ketika Siwon memaksa masuk.

“YA! Kau tuli ya? Sudah kukatakan kau tidak boleh masuk. Tidak bisakah kau berhenti menempel pada Kyuhyun sedetik saja?”

“Apa salahnya aku menempel pada Kyuhyun? Semua orang tahu aku kekasihnya. Manajemen meminta kami untuk berpasangan. Kami hanya mengikuti skenario. Apa itu salah?” kata Siwon membela diri.

“Kita? Apa kau tidak salah dengar? Maksudmu kau? Karena Kyuhyun mengikuti sandiwara ini dengan terpaksa, ingat TERPAKSA..!” kata Donghae menekankan kata ‘terpaksa’ pada Siwon.

“Oh ya? Kalau memang terpaksa, kenapa ia terima saja waktu kujamah ketika kami ada di Jepang?” kata Siwon dengan nada sinis.

“JANGAN MEMFITNAH SAHABATKU..!” teriak Changmin kasar.

Kejadian berikutnya sungguh cepat. Changmin yang baru keluar dari kamar Yunho itu langsung melayangkan tinjunya ke wajah Siwon. Siwon tidak tinggal diam, ia bangkit berdiri lalu menendang perut Changmin hingga lelaki tinggi itu terjungkal kebelakang. Donghae lalu maju dan mendaratkan lututnya di perut Siwon. Kuda perkasa itu jatuh terduduk dan menatap Donghae dengan marah.

Ketika ia akan membalas Donghae, tiba-tiba Yunho muncul di depan Siwon dan memeluk Donghae.

“Hentikan.. Kumohon.. Hentikan..” kata Yunho dalam bisikannya yang parau. Tubuhnya yang lemah bersandar pada Donghae yang menahannya sekuat tenaga agar sahabatnya itu tidak jatuh.

Kyuhyun yang entah sejak kapan sudah menangis meminta Changmin membantunya membawa Yunho duduk di sofa. Ia terisak kencang melihat kekasihnya yang biasanya kuat dan bertenaga menjadi lemah dan tak berdaya.

“Kenapa kalian bertengkar? Kita ini satu manajemen, satu tim. Kita semua sudah seperti saudara sejak bertahun-tahun lalu. Bukankah kalau ada masalah bisa kita bicarakan baik-baik?” kata Yunho setelah duduk dengan tenang di sofa. Di sampingnya Kyuhyun masih terisak dan melingkarkan tangannya di perut Yunho.

“Maafkan aku hyung, akulah yang memulai duluan. Aku tidak tahan Siwon hyung memfitnah Kyuhyun.” kata Changmin pelan, ekspresi wajahnya masih keras.

“Aku juga membantunya karena aku kesal dengan kata-kata Siwon. Kenapa juga ia harus membalas pukulan Changmin? Ia berhak menerimanya.” Kata Donghae masih panas. Nafasnya memburu.

Siwon sendiri terlihat luar biasa kesal. Tatapan membunuh terpancar jelas di wajahnya. Tak disangkanya ia akan dihajar dua orang yang lebih muda darinya.

“Jangan seperti ini. Apapun masalahnya, seharusnya kalian bicarakan baik-baik. Lagipula ini masalah kami, biarkanlah kami menyelesaikan urusan kami. Aku sangat menghargai bantuan kalian, tapi aku tidak mengharapkan perkelahian seperti ini.” Kata Yunho lagi. Suaranya terdengar lemah sekali. Sesekali ia bicara sambil menutup matanya. Ia terlihat lelah, sakit sekaligus mengantuk.

Yunho lalu berpaling pada Siwon. “Siwon-ssi, aku tahu apa yang kau lakukan dengan Kyuhyun di Jepang. Aku mendengarnya sendiri kemarin. Sejujurnya aku sakit hati mendengarnya, siapapun tidak akan pernah bisa menerima kekasihnya tidur dengan mantan kekasihnya kan?”

Kyuhyun langsung terkejut mendengar kata-kata Yunho. “Jadi.. kau sudah tahu semuanya hyung?”

Yunho mengangguk. “Ini berat sekali buatku. Aku mempercayaimu Kyu, sangat mempercayaimu. Aku selalu mengingatkan diriku bahwa kau mencintaiku. Tidak mungkin kau akan melakukan hal-hal yang diluar batas bersama Siwon. Tapi nampaknya aku salah. Aku tahu itu adalah ketidaksengajaan karena kalian mabuk, tapi tetap saja tidak mudah untuk menerimanya kan?”

“Hyung.. maafkan aku.. Kami benar-benar tidak sengaja melakukannya. Aku tidak mungkin menghianatimu, hyung..” kata Kyuhyun yang kembali terisak.

Yunho tersenyum lemah. “Aku tahu Kyu, aku tahu. Seburuk apapun perbuatanmu padaku, sesakit apapun aku, aku tidak akan pernah bisa marah padamu. Kurasa karena aku terlalu mencintaimu. Tapi aku tidak ingin kau ada dalam sandiwara ini lagi, aku tidak mau melihatmu terluka. Aku lebih kuat darimu, aku sanggup bertahan. Tapi tidak denganmu.”

“Apa maksudmu hyung?” Tanya Kyuhyun. Ketakutan terdengar jelas dalam suaranya.

Yunho menarik nafas panjang dan mengembuskannya dengan tenang. “Aku sudah mengambil keputusan.”

Ia lalu berpaling pada Siwon dan berbicara. “Siwon-ssi, tolong jaga Kyuhyun. Sampai kapanpun aku hanya akan bisa mencintainya. Tapi ia akan selalu menjadi milikmu. Jadi aku akan bicara pada Kangta hyung tentang sandiwara ini. Kalian tidak perlu lagi menjalankan semua ini seperti sandiwara. Jujurlah pada diri kalian sendiri. Kalian masih saling mencintai.”

“TIDDAAAAKKKKKK…!!!! Jangan lakukan ini padaku, hyung!” jerit Kyuhyun marah.

“Dengarkan aku, Kyu. Mau sampai kapan kau bertahan denganku selama hatimu masih ada untuk Siwon. Kita hanya akan saling menyakiti jika terus bersama. Aku tidak ingin kau terus-terusan tersiksa, aku tidak mau melihatmu menangis lagi. Kangta hyung benar, tidak seharusnya kita bersama. Tidak ada jalan buat kita berdua.” Kata Yunho lagi.

“Jangan hyung, kumohon jangann.. sama saja kau membunuhku pelan-pelan jika kau memutuskanku. Tidak, aku tidak mau..” kata Kyuhyun lemah diantara tangisnya yang hebat.

“Hyung.! Apa yang kau bicarakan? Kyuhyun benar, kau bukan hanya membunuhnya, tapi juga membunuh dirimu sendiri.” Kata Changmin yang kini ikut bicara. Sedangkan Donghae dan Siwon diam saja, tidk tahu harus berkata apa.

“Maafkan aku, Kyu. Ini yang terbaik untukmu. Percayalah, mungkin awalnya menyakitkan. Tapi kau akan segera melupakanku. Siwon adalah yang terbaik untukmu.” Kata Yunho yang mati-matian menahan tangisnya.

“Jangan hyung. Jangan.. aku tidak mau Siwon hyung, aku mau dirimu. Jangan lakukan ini padaku. Jangan hyung..” Kyuhyun masih memohon pada Yunho.

Yunho menatap Kyuhyun yang kini duduk di lantai, menangis sambil memegang dadanya. Ingin sekali Yunho ikut bersimpuh disana dan memeluk lelaki itu. Namun ia tahu, sekali ia merengkuh Kyuhyun, ia tidak akan mungkin bisa melepaskannya. Sampai kapanpun. Maka Yunho menahan keinginan itu dan berdiri. Ia lalu meninggalkan mereka yang tersisa dan berjalan ke kamarnya. Menutup pintunya dan menguncinya rapat-rapat. Ia lalu menjatuhkan dirinya di lantai dan menangis disana.

*

            Dua minggu setelah itu, Yunho dan Kyuhyun tidak pernah lagi bertemu sama sekali. Kyuhyun masih mencoba mencari Yunho tapi Yunho sama sekali enggan bertemu Kyuhyun. Changmin lah yang menjadi mediator antara Yunho dan Kyuhyun. Changmin selalu jadi pembawa pesan untuk Kyuhyun pada Yunho. Ia menyampaikan semua pesan Kyuhyun pada Yunho yang sama sekali tidak mendapat respon dari hyungnya itu. Yunho hanya selalu menanyakan apakah kyuhyun sehat, atau apakah Kyuhyun bahagia.

“Kau tahu benar ia tidak bahagia hyung. kebahagiaannya ada padamu.” Kata Changmin dengan kesal. Ingin sekali ia membenturkan kepala hyungnya itu ke dinding agar Yunho segera sadar bahwa keputusannya ini menyakitkan dirinya sendiri juga Kyuhyun.

Yunho memandang dongsaeng kesayangannya itu sambil tersenyum. Ia tahu Changmin tengah dilema antara memilih berpihak pada Kyuhyun atau Yunho yang sangat dekat padanya.

“Minnie, kau harus tahu bahwa tak selamanya cinta harus saling memiliki. Aku dan Kyuhyun memang saling mencintai. Tapi jika masih ada Siwon diantara kami, semuanya tidak akan berhasil. Apalagi manajemen memasangkan mereka berdua sebagai kekasih di hadapan publik. Bisakah kau mencari cara apa yang pantas untuk mengentikan rumor wonkyu? Tidak ada! Selama Super Junior masih hidup, maka pasangan ini tidak akan pernah mati.”

“Aku sudah menyadari hal ini sejak lama. Sampai kapanpun aku tidak akan bisa bersama Kyuhyun. Untuk apa kami memaksakan kehendak untuk terus bersama jika keadaannya aku tidak bisa mengakuinya sebagai milikku? Kami berdua akan sakit. Bisakah kau mengerti? Ini sulit untuk kami, tapi inilah yang terbaik. Aku tidak perduli perasaanku, aku hanya perduli pada Kyuhyun.”

Mendengar Changmin jadi iba sekali pada Yunho. Begitu tegar dan kuatnya seorang Jung Yunho hingga mengorbankan dirinya sendiri.

Sementara itu, berita mengenai Kyuhyun telah putus dengan Yunho menyebar dengan cepat dalam tubuh SM Entertainment. Semuanya menayakan hal itu padanya, tidak ada yang mau bertanya pada Yunho karena wajah leader TVXQ itu senantiasa sedih bahkan tanpa ekspresi. Mereka takut menanyakan hal ini karena diperkirakan hanya akan menambah kesakitan Yunho saja.

Maka mereka menayakan hal itu pada Kyuhyun. Tapi dengan keras dibantah oleh Kyuhyun. Siapapun yang mencoba menanyakan hal itu, ia akan langsung menjawab dengan galak.

“Kami tidak putus. Kami hanya sedang berada dalam masa kritis hubungan kami jadi kami perlu mengintrospeksi diri sendiri. Untuk itulah kami menjaga jarak dulu. Tapi kami tidak putus, tidak akan pernah. Sampai kapanpun ia adalah kekasihku.”

Terkadang Yunho kasihan sekali jika diam-diam ia mengamati Kyuhyun dari jauh, yang marah-marah pada siapapun yang menayakan hal itu padanya. Terkadang dilihatnya Kyuhyun menangis sambil memeluk jaket Yunho yang memang diminta oleh Kyuhyun ketika kencan pertama mereka setelah mereka resmi menjadi sepasang kekasih.

Kyuhyun tidak pernah mencucinya, ia juga tidak pernah memakainya. Jaket itu hanya dibawa terus dalam tasnya. Jadi ketika ia merindukan Yunho, dengan mudah ia bisa memeluk jaket itu dan mencium aroma tubuh Yunho yang masih senantiasa menempel disana.

Sungguh Yunho ingin membunuh dirinya sendiri jika melihat Kyuhyun menangis seperti itu. Tapi sekali lagi, sampai kapan mereka bisa bertahan? Karena YunKyu tidak akan pernah ada di dunia. Yunho yakin sekali SM tidak punya cara untuk menghentikan rumor WonKyu. Walaupun Kangta pernah meyakinkannya, tapi ia ragu. Karena dilihatnya Kangta sendiri ragu tapi mencoba yakin. Untuk apa? Semakin ia dan Kyuhyun bersama, semakin dalam rasa cinta mereka. Semakin sulit mereka berpisah. Selama mereka masih bagian dari SM, mereka tidak akan pernah bisa bersama.

Tapi mereka juga tidak bisa meninggalkan SM yang sudah seperti rumah kedua bagi mereka. Walaupun mereka pindah ke manajemen lain, image WonKyu akan selalu melekat. Yunho akan dibanding-bandingkan dengan Siwon. Mereka akan membandingkan siapa yang lebih pantas mendampingi Kyuhyun, tidak peduli Kyuhyun mencintai siapa.

Mereka juga akan mempertanyakan mengapa WonKyu berpisah, apakah karena Kyuhyun berselingkuh dengan Yunho? Ataukah Yunho yang merebut Kyuhyun dari Siwon. Lingkaran menyesakkan ini tidak akan pernah berakhir selamanya. Inilah yang membuat Yunho mengambil keputusan paling berat dan menyakitkan dalam hidupnya.

*

            Kyuhyun menolak semua kasih sayang Siwon, ia tidak ingin diganggu. Jika ia tahu kejadiannya akan seperti ini, ia tidak akan pernah mau minum sampai mabuk waktu di Jepang. Memang saat itu kerinduannya pada Yunho sangat menyesakkan dadanya hingga ia minum untuk meredakannya. Tapi tak disangkanya ia justru mabuk dan lepas kendali setelah itu.

Ia merindukan Yunho-nya, yang kini menjaga jarak dengannya. Ia tidak pernah sekalipun bertemu Yunho. Jika mereka ada di sebuah acara yang sama, pasti jadwal performance mereka berbeda. Super Junior selalu tampil di tengah-tengah acara, sedangkan TVXQ selalu tampil paling akhir.

Sebelum Super Junior muncul, ia tidak pernah melihat sosok Yunho. Sedangkan setiap selesai perform, member SuJu langsung meninggalkan area karena mereka masing-masig punya jadwal yang berbeda-beda.

Ini membuat Kyuhyun semakin frustasi. Apalagi menurut Changmin, Yunho juga seperti mayat hidup melakukan aktivitasnya. Yunho katanya tersenyum di hadapan semua orang tapi jadi pemurung dan pendiam kala sendiri. Terkadang ia masih menangis dan lelaki itu katanya sering sekali jatuh sakit sekarang.

Kyuhyun benci hidupnya yang tanpa Yunho. Ia menyesali segalanya yang terjadi tapi tidak bisa mengubah waktu kembali ke saat yang ia inginkan. Mengapa ia begitu terlambat menyukai Yunho? Mengapa bukan Yunho yang pertama, melainkan Siwon. WonKyu sudah terpatri di benak setiap orang. Siapa yang kenal YunKyu kalau begini? Apakah ia harus merelakan cintanya demi kebahagiaan fans-fansnya?

Apakah fans-fans mereka di luar sana bisa mengerti kalau Kyuhyun dan Yunho saling mencintai? Apakah mereka mau mengerti dan menerima bahwa apa yang mereka inginkan selama ini tidak bisa terwujud karena Kyuhyun telah menjatuhkan pilihannya pada lelaki lain dan ia enggan mengubah keputusannya sampai kapanpun? Maukah mereka mendukung keputusan Kyuhyun agar terus bersama Yunho? Bisakah mereka mengerti betapa menderitanya Kyuhyun dengan semua ini?

*

            Hari itu Kyuhyun dan Siwon menjalani photo shooting di sebuah majalah terkemuka Korea Selatan. Lagi-lagi Kyuhyun harus berakting mesra di depan semua orang. Dan ia MUAK menjalani ini semua. Entah mengapa perasaannya yang tersisa untuk Siwon dulu hilang entah kemana. Terutama sejak Yunho memutuskannya secara sepihak.

Ia menjalani semuanya dengan enggan dan menganggap ini hanya bagian dari jobnya seperti biasa. Hanya itu. Ia tidak bisa membenci Siwon. Lelaki itu sudah seperti kakaknya sendiri, sama seperti semua member di Super Junior, bedanya Siwon pernah menjadi kekasihnya.

“Kyu, minumlah dulu. Kau tampak lelah sekali.” Kata Siwon seraya menyodorkan sebotol air mineral padanya. Ia terlihat khawatir sekali dengan ‘pacar’ sekaligus dongsaeng kesayangannya itu.

Kyuhyun memang tampak pucat dan tak bertenaga. Bagaimana tidak, jadwalnya yang padat hampir membuatnya pingsan. Apalagi ia juga punya masalah pribadi yang selalu mengganggu pikirannya setiap saat. Dan disaat ia sedang rapuh seperti saat ini, hanya pelukan hangat Yunho lah yang bisa mengobatinya.

Kyuhyun menerima botol air minum itu seraya tersenyum pada Siwon. Siwon tahu benar itu senyum palsu. Ia memang mencintai Kyuhyun, tapi ia tidak tega melihat Kyuhyun jadi seperti ini. Lebih menyakitkan melihatnya begini daripada melihatnya bersama Yunho.

“Kyu, aku tahu kau sedih. Aku juga tahu sebaik apapun cara untuk menghiburmu, itu tidak akan membuatmu tersenyum dengan tulus. Hanya satu yang aku minta, bersabarlah.” Kata Siwon seraya membelai surai cokelat Kyuhyun.

“Gomawoyo hyung. Tapi apakah semua akan kembali normal ketika ini berakhir? Apakah Yunho hyung masih akan menerimaku kembali?” Tanya Kyuhyun. wajahnya murung sekali.

Siwon memeluk Kyuhyun. “Kyu, kau ingat dulu ia membantu kita agar bisa kembali bersama kan? Tapi pada akhirnya aku mengalah karena aku tahu kau mencintainya. Sekarang ia melakukan hal yang sama lagi pada kita. Dan aku pastikan, kau akan kembali lagi padanya. Kau bisa pegang janjiku, Kyu.”

Kyuhyun diam dalam pelukan Siwon. Pikirannya masih penuh dengan tanda tanya. Lalu kemudian dia bertanya. “Kapan ini akan berakhir hyung?”

“Tak lama lagi, Kyu. Kangta hyung yang bilang sendiri padaku. Katanya ia akan berbuat sesuatu tak lama lagi yang menampilkan kau dan Yunho. Disitulah rumor kalian akan dimulai dan kalian tinggal menjalaninya dengan normal. Tidak ada kepura-puraan kan? Tapi jangan bocorkan hal ini pada siapa-siapa, ne? Hanya aku yang diberitahu oleh Kangta hyung. katanya ini kejutan untukmu dan Yunho sekaligus permintaan maaf manajemen pada kalian berdua.” Kata Siwon menjelaskan.

“Benarkah hyung? Kau serius?” tanya Kyuhyun tak percaya. Rona bahagia menjalas di seluruh wajahnya.

Siwon mengangguk. “Makanya aku menyuruhmu bersabar. Sebenarnya aku tidak mau menceritakan hal ini padamu, Kangta hyunglah yang berhak melakukannya. Tapi karena kau bersedih terus, aku tidak tahan melihatnya. Tapi sekali lagi ingat, jangan beritahukan pada siapapun, termasuk Yunho.”

Kyuhyun mengangguk bersemangat. Dipeluknya Siwon dengan erat seraya berterima kasih. Entah mengapa hari yang mendung dan dingin itu terasa sangat indah dan hangat. Sebentar lagi ia dan Yunho hyungnya akan kembali bersama. Tidak ada lagi sandiwara. Tiada lagi kepura-puraan. Tidak ada lagi kesalahpahaman dan airmata.

Dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Kyuhyun memakai jaket Yunho yang selalu disimpannya selama ini. Dipeluknya dirinya sendiri setelah jaket itu membungkus tubuhnya dengan sempurna.

Setelah memberi hormat pada para fotografer dan staf yang bekerja hari itu, ia lalu menggandeng lengan Siwon dengan riang dan berjalan keluar. Hatinya terasa ringan sekali. Penantiannya tidak akan lama lagi.

Ketika ia akan menaiki mobil Siwon, dilihatnya lelaki yang sangat dikenalnya sedang berjalan sendirian seperti orang linglung dari arah depan. Kyuhyun memandangi sosok yang amat dirindukannya selama ini. Perasaan bahagia memenuhi hatinya. Tanpa peduli ia sedang berada di depan umum, ia berlari menghampiri Yunho lalu memeluknya dengan erat.

Kehangatan langsung menjalar ke sekujur tubuhnya. Hujan sudah mulai turun rintik-rintik, tapi ia tidak perduli. Berada dalam pelukan Yunho adalah tempat terindah baginya. Menyarukan dada mereka, menenggelamkan wajahnya di leher Yunho serta menghirup aroma memabukkan yang ia cintai itu sungguh suatu kebahagiaan untuknya.

“Kyu..” Yunho menatap Kyuhyun dengan tatapan kerinduan yang sama.

Keduanya terpaku sesaat. Saling pandang seakan mereka baru bertemu lagi setelah seribu tahun berpisah. Hujan sudah mulai deras, tapi keduanya masih tidak perduli. Padahal pejalan kaki lainnya sudah berlarian mencari tempat berteduh atau mengenakan payung.

Tiba-tiba Siwon muncul diantara mereka, membawa payung besar ditangannya yang cukup untuk melindungi mereka bertiga dari serangan hujan. Yunho tersenyum memandangi Siwon, ia mengangguk pelan dan Siwon membalasnya seakan mengerti. Yunho lalu mencium kening Kyuhyun penuh sayang dan keluar dari naungan payung Siwon, berbaur dengan hujan deras. Yunho melangkah menuju ke seberang jalan, tanpa menoleh kebelakang.

“Hyuuungggg..” teriak Kyuhyun keras mengalahkan suara derasnya hujan.

“Tidak, Jangan.. KYUUU…!” didengarnya suara Siwon kali ini yang berteriak keras.

Tepat ketika Yunho berbalik, sebuah mobil yang melaju dalam kecepatan tinggi menabrak tubuh Kyuhyun yang langsung terlempar ke udara dan mendarat keras kebelakang.

*

yunhoswionmilkyway007

To Be Continued..

PS : Congratulation for Macchiato, the second winner of Challenge Me. Here’s your story..

Advertisements

Unforgettable (Sequel of Come Back to Me) – Chapter 6

Title                 :  Unforgettable (Sequel of Come Back to Me)

Rate                 : M

Genre              : Romance, Sad, Hurt, Angst

Pairing             : YunKyu

Warning          : BL, OC, typo (es)

Summary          : Belum lama mengecap kebahagiaan bersama, Kyuhyun dan Yunho harus menghadapi saat-saat paling sulit dalam hubungan mereka. Akankah mereka bertahan? Ataukah mereka memilih menyerah dan saling melupakan?

CHAPTER 6

Akhirnya Kyuhyun dan Yunho kembali ke realita kehidupan mereka. Walaupun Kyuhyun harus terkantuk-kantuk dan sedikit susah berjalan karena ia bercinta sampai subuh dengan Yunho, ia rela. Ia menghabiskan satu hari indah bersama kekasihnya dan ia rela menukar apa saja miliknya agar ia bisa kembali pada hari itu.

Hari ini Kyuhyun, Donghae dan Changmin sedang makan malam bersama. Yunho tidk bisa ikut karena ada jadwal membintangi sebuah acara. Kyuhyun ingin sekali berlama-lama dengan Donghae dan Changmin karena ingin menceritakan semua yang terjadi kemarin. Tapi menyedihkan sekali karena Siwon datang menjemput Kyuhyun dan mereka harus segera kembali ke apartemen Siwon. Siwon memang tidak keberatan jika mereka tinggal lebih lama, tapi Kyuhyun jadi tidak bisa dengan leluasa menceritakan bagian-bagian yang ingin ia sombongkan pada kedua lelaki itu.

“Jadi Kyu, sampai dimana tadi ceritamu? Kau bilang kalian bercinta sampai pagi? Oh tidak! Pasti Yunho hyung sekarang sedang kelelahan luar biasa. Untung dia selalu minum minuman berenerginya. Kalian ini nakal sekali.” Ledek Changmin keras. Ia sengaja agar Siwon mendengarnya.

Wajah Kyuhyun langsung memerah mendengarnya. Ia malu sekali. Ia memang mencintai Yunho, tapi sedikit rasa masih ada untuk Siwon. Apalagi sejak mereka tinggal bersama.

“Oh.. itukah alasanmu tidak pulang kemarin, Kyu? Bahkan kau mematikan ponselmu.” Kata Siwon. Ia mencoba memandang mata Kyuhyun tapi Kyuhyun tidak melepaskan pandangannya dari Changmin.

“Wah.. aku akan menanyakan pada Yunho tentang hal ini. Dia benar-benar hebat. Aku saja tidak pernah sekuat itu.” kata Donghae menambahkan.

Siwon sepertinya tahu bahwa Kyuhyun tidak ingin membahas hal ini. Maka ia mengajak Kyuhyun untuk memposting sesuatu di twitter dan menambahkan foto mereka berdua di dalamnya.

Kyuhyun setuju saja. Ia bahkan meminta Changmin untuk mengambil foto mereka berdua menggunakan ponsel Siwon. Changmin pun memotret Kyuhyun dan Siwon, namun setelah memotret, layar ponsel Siwon mati.

“Eh, kenapa itu hyung? Gambar tadi tidak ada.” Kata Changmin takut. Ia tidak mau dituduh merusak ponsel Siwon.

“Tidak apa-apa, coba cari di gallery, pasti ada.” Kata Siwon.

Changmin segera membuka gallery foto Siwon dan tersenyum, ternyata foto tadi memang ada. Tapi begitu melihat foto setelahnya, ia langsung terkejut. ‘Bukankah ini foto yang sama dengan foto yang kuterima beberapa waktu lalu?’ Tanya Changmin dalam hati.

Foto-foto itu berisi foto Kyuhyun dan Siwon sedang bermesraan. Foto yang sama persis yang tempo hari diterimanya dan membuat Yunho stress berat. Foto yang disangkal Kyuhyun berkali-kali karena ia merasa tidak pernah mengambil gambar tersebut.

Namun tiba-tiba ponsel itu direbut dengan kasar. Changmin melihat Siwon merebut ponselnya dengan paksa. Wajahnya pucat.

“Hyung.. jangan bilang kau yang megirim foto-foto itu.” kata Changmin nekat. Ia tidak bisa melihat Yunho menderita lebih lama lagi.

“Tentu saja bukan, aku..” kata Siwon terbata-bata.

“Tunggu, apa yang kalian bicarakan? Foto apa?” Tanya Donghae tidak mengerti.

“Foto yang waktu itu aku perlihatkan padamu, hyung. Foto rekayasa Kyuhyun dan Siwon hyung sedang bermesraan.” Jawab Changmin cepat.

“Mwo? Foto itu? Kau punya foto itu hyung? Tapi kau bilang kau tidak pernah menerimanya.” Kata Kyuhyun bingung.

“Tentu saja ia tidak pernah menerimanya. Dia kan pengirimnya.” Kata Changmin semakin berani.

Siwon tidak berani menatap ketiga lelaki yang sedang bersamanya itu. Wajah tampannya semakin pucat.

“Hyung.. Katakan padaku yang sebenarnya.” Kata Kyuhyun dingin.

“Kyu.. aku.. Mianhae..” kata Siwon akhirnya. Ia menutup wajahnya dengan tangannya sebentar lalu menoleh pada Kyuhyun.

“Siwon-ssi, teganya kau.. Mengapa kau berani melakukan hal ini? Kau membuat Yunho dan Kyuhyun jadi salah paham. Apa maksudmu?” Tanya Donghae dengan suara tinggi. Siapapun tahu ia sahabat baik Yunho. Wajar kalau kini ia meledak marah.

“Aku.. Aku masih mencintai Kyu. Dengan langkah manajemen membuat rumor antara aku dan Kyu.. Kupikir kami bisa bersama kembali dengan mudah. Tapi ternyata Kyuhyun sangat mencintai Yunho. Maka aku merekayasa foto itu dan mengirimkannya pada Yunho dan Changmin.” Kata Siwon pelan. Ia masih menunduk. Tidak berani menatap siapapun.

“Hyung.. teganya kau..” Kata Kyuhyun dengan nada tak percaya. “Kau membuatku hampir kehilangan Yunho hyung.”

“Maafkan aku, Kyu.. aku belum sepenuhnya bisa melupakanmu. Aku..”

Donghae langsung memotong cepat kata-kata Siwon. “Apa manajemen tahu hal ini? Apa mereka dalang dari perbuatan kotor ini?”

Siwon menggeleng. “Ini murni ideku sendiri. Maafkan aku, aku hanya ingin Kyuhyun kembali padaku. Hanya itu. Aku tidak tahu lagi harus berbuat apa.”

Donghae sudah berdiri dari duduknya dan menyambar kerah kemeja Siwon, tapi langsung ditahan oleh Changmin.

“Hyung, jangan. Ia tidak layak mendapatkannya.”

Kyuhyun diam saja, ia terlalu marah untuk ikut bicara. Jika saja orang yang menyebar foto-foto itu bukan Siwon, mungkin ia sudah murka sekarang. Tapi mengingat Siwon adalah salah satu hyungnya di Super Junior yang amat disayanginya, ia tidak tahu harus berbuat apa. Apalagi ia juga masih menyimpan sedikit rasa pada Siwon.

“Aku rasa Yunho hyung tidak perlu tahu hal ini.” Kata Changmin.

“Mwo? Tidak! Yunho harus tahu kebenarannya!” kata Donghae tegas.

“Tidak hyung! Kalau Yunho hyung tahu, kehebohan besar akan terjadi. Aku tidak mau hyungku terluka lebih banyak lagi. Cukup!” kata Changmin lagi.

“Tidak tahu apa? Ada apa ini?” sebuah suara yang amat mereka kenal terdengar. Keempat lelaki itu berbalik dan mendapati Yunho sedang berdiri bersama Kangta disana. Tubuh Changmin mendadak kaku sementara Donghae tampak puas.

“Minnie, apa maksud perkataanmu? Jelaskan padaku.” Kata Yunho seraya mendekati Changmin.

“Hyung.. itu.. aku..” Changmin enggan sekali menjelaskan hal itu pada Yunho.

“Kau masih ingat foto-foto mesra Siwon dan Kyuhyun? Itu foto rekayasa.  Kami tahu siapa yang mengirimimu foto itu. Siwon.” Kata Donghae lantang.

Kangta terbelalak karenanya. Tidak ada yang menyangka Siwon nekat melakukan hal itu. Tapi Yunho diam saja.

“Yunho-ssi maafkan aku. Aku memang salah, aku..” kata Siwon dengan wajah memelas.

Yunho tersenyum. “Aku sudah tahu sejak awal. Aku memang curiga padamu. Tapi aku tidak mau menanyaimu karena aku tidak punya bukti.”

Kali ini Siwon yang terkejut. Para lelaki itu diam selama beberapa menit. Yunho lalu duduk disamping Changmin sedangkan Kangta duduk disamping Siwon.

“Karena aku yang tertua disini, amaka aku akan menyelesaikan pertikaian kalian. Aku tahu Siwon bersalah dan kalian marah padanya. Tapi apakah Yunho dan Kyuhyun sebagai korban disini memaafkannya?” kata Kangta menengahi.

Kyuhyun dan Yunho mengangguk bersamaan. entah mengapa mereka enggan memperpanjang masalah itu. Lagipula mereka sudah tahu siapa pelakunya dan apa modus dibalik itu.

“Kalau begitu masalah selesai. Kita masuk ke masalah berikutnya. Untuk itulah aku datang kemari.” kata Kangta lagi.

“Masalah? Masalah apa hyung?” Tanya Changmin tak mengerti.

Kangta memandang Changmin dan Donghae bergantian. “Masalah hubungan Yunho-Ara dan Siwon-Kyuhyun. Aku akan menyampaikan lagi permintaan manajemen pada kalian. Changmin dan Donghae, karena kalian sudah terlanjur ada disini, maka aku membiarkan kalian. Tapi aku harap kalian tidak ikut campur.”

“Ara terlibat rumor dengan lawan main di dramanya. Sebenarnya hal ini tidak benar, tapi mereka tertangkap sedang makan malam bersama. Hanya makan malam antar teman tapi kalian tahu sendiri bagaimana wartawan membesar-besarkan sesuatu. Dan hal ini menguntungkan karena Ara menjadi lebih popular lagi dari sebelumnya. Dan kami memutuskan akan menghentikan sandiwara Yunho dan Ara. Kami akan menyebar berita mereka putus karena keduanya terlalu sibuk hingga jarang menghabiskan waktu bersama.”

Yunho lega sekali mendengarnya. Akhirnya sandiwara memuakkan ini akan segera berakhir. Dan ia bisa bersama Kyuhyun lagi. Ia memandang Kyuhyun yang juga menatapnya dengan pandangan bahagia.

“Tapi masalah Siwon dan Kyuhyun tidak bisa kami hentikan dulu. Tanggapan masyarakat bagus sekali, bahkan mereka luar biasa gembira. Tawaran kerja untuk mereka berdua luar biasa setelahnya, tapi beberapa kami tolak karena Suju M dan Suju KRY akan lebih sibuk lagi setelah ini. Maka kami membuat keputusan lain.”

“Kami akan membuat rumor lain yang mengatakan bahwa Siwon dan Kyuhyun telah bertunangan diam-diam. Kalian berdua harus memakai cincin di jari manis kalian tapi harus pura-pura menyembunyikannya di depan umum. Rumornya kalian bertunangan di Paris minggu lalu.” Kata Kangta panjang lebar.

“Mwo? Hyung! Apa tidak cukup kau menyiksa kami selama ini?” kata Kyuhyun marah. Ia bangkit dari duduknya dan menggebrak meja di depannya.

Yunho terlihat depresi mendadak dan langsung menutup wajahnya. Ketakutannya semakin besar. Apa yang ia khawatirkan tampaknya akan segera terjadi, Kyuhyun akan pergi darinya.

“Aku sudah bilang berulang kali sejak awal. Jangan menyalahkanku. Aku hanya pembawa pesan dari manajemen. Kalau kau mau protes, proteslah pada mereka. Dan lagi, ini hanya teknik promosi untuk kalian, jadi bersikaplah dewasa. Tidak selamanya kalian akan dipasangkan.” Kata Kangta sedikit emosi. Ia langsung berdir dan merapikan jasnya.

“Aku pergi saja, daripada jadi sasaran emosi kalian. Satu hal, Kyuhyun dan Yunho, tidak seharusnya kalian pacaran. Ini akibatnya, sudah kukatakan sejak dulu, sejak kalian masih training. Jangan pacaran sesama artis di SM. Apalagi beda grup. Itu hanya akan menyiksa kalian. Sekarang kalian rasa kan akibatnya? Tidak semua yang kalian inginkan bisa tercapai jika kalian masih ingin berkarir dan bertahan di dunia entertainment. Banyak yang harus kalian korbankan, termasuk perasaan kalian sendiri.”

Setelah itu ia langsung pergi tanpa melihat kebelakang. Tanpa peduli adik-adiknya menderita mendengar kabar itu. Tapi ia tidak punya pilihan lain, memang itulah jalan yang harus ditempuh jika ingin terus bersinar di dunia hiburan. Banyak yang harus dikorbankan. Kebahagiaan dan perasaan diri sendiri tidak ada artinya jika dibandingkan dengan perhatian masyarakat. Dan jalan itulah yang harus mereka tempuh.

*

            Kyuhyun dan Siwon lagi-lagi mengikuti kehendak SM, keuntungan buat Siwon tapi kesialan untuk Kyuhyun karena sekali lagi ia dan Yunho dilarang bertemu. Keduanya dipaksa harus bersikap dewasa dan mengerti keadaan.

Siwon sama sekali tidak pernah meninggalkan sisi Kyuhyun, ia selalu ada di samping pemuda itu seperti kemauan SM. Mereka juga sudah memakai cincin ‘pertunangan’ yang diberikan SM dan pura-pura menyembunyikannya di depan publik.

Keduanya harus bersikap lebih mesra lagi, bahkan tak jarang mereka harus berciuman di tempat-tempat tertentu, meskipun tempat itu sunyi. Karena sekarang wartawan mulai mengikuti mereka kemanapun mereka pergi.

Dan jangan tanyakan apa yang terjadi dengan SM, mereka untung besar. Manajemen terbesar di Korea ini menjadi semakin terkenal karena Wonkyu couple. Surat kabar, majalah, televisi, radio sampai internet penuh dengan berita tentang pasangan ini.

Wonkyu Shipper berpesta, ELF bergembira, masyarakat bersuka cita. Tidak satupun tahu bahwa Yunho mati-matian menahan sakit hatinya karena hal ini. Kemanapun ia pergi, dimanapun ia berada, hanya berita tentang kekasihnya dengan lelaki lain yang ia dengar.

Malam-malamnya dilewatkan dengan rasa sepi, hampa dan kosong. Ia melakukan rutinitasnya dalam diam. Ia bekerja dengan sungguh-sungguh, tersenyum di hadapan semua orang tapi menangis kala ia sendirian. Dan orang lain yang merasa sakit atas hal ini adalah Changmin. Tak jarang ia ikut menangis melihat hyungnya itu tersiksa.

Ia tahu mereka tidak punya pilihan lain. Dulu Yunho juga pernah digosipkan dengan BoA untuk menaikkan pamor TVXQ yang saat itu baru memulai debut. Karena saat itu BoA adalah artis papan atas yang bersinar di Jepang dan Amerika, maka dengan cepat popularitas TVXQ naik. Walaupun saat itu BoA juga tengah dekat dengan lelaki lain, tapi manajemen tidak peduli, semua demi artis-artisnya. Dan Changmin tidak menyangka bahwa suatu hari Yunho juga harus berada dalam posisi itu.

Kyuhyun sendiri sulit sekali dihubungi sekarang. Jadwalnya dan Siwon luar biasa padat. Mereka hampir tidak punya waktu libur sama sekali. Bahkan Kyuhyun sempat jatuh sakit dan harus di opname di Jepang beberapa waktu lalu. Tapi hanya Siwon yang menemaninya, sekaligus memperlihatkan pada dunia bahwa Siwon selalu ada disamping Kyuhyun setiap saat.

Terkadang Kyuhyun marah bahkan frustasi karena ia juga sulit sekali menghubungi Yunho, bukan karena Yunho sesibuk dirinya, tapi karena ia sendiri yang hampir tidak punya waktu untuk memegang ponselnya sendiri. Tapi ketika ia bicara dengan Yunho, kekasihnya itu selalu memberinya dukungan, menyemangatinya, memberinya kekuatan hingga ia mampu menjalani semuanya.

Yunho selalu mengatakan bahwa ia baik-baik saja, ia menyuruh Kyuhyun untuk fokus dengan pekerjaan dan tidak terlalu memikirkan hal-hal lain. Dan hal itu justru sering membuat Kyuhyun menangis karena ia tahu, walaupun Yunho terdengar ceria di seberang sana, hatinya pasti terluka. Hampir dua bulan ia tidak melihat Yunho, apalagi merasakan pelukan hangatnya. Terkadang Kyuhyun ingin menyerah saja, tapi Yunho selalu membesarkan hatinya. Membuatnya lebih tabah dan ikhlas menghadapi kemauan manajemen.

Yunho meyakinkan semua baik-baik saja dan tidak lama lagi mereka akan segera bersama. Dengan kepercayaan itulah Kyuhyun masih mampu mengikuti semua ini. Demi kekasihnya yang amat ia cintai.

*

            Tiga bulan setelah kabar pertunangan Siwon dan Kyuhyun, apa yang diinginkan SM tercapai. Album pertama Super Junior KRY meledak di pasaran dengan penjualan tinggi, begitu juga dengan lagu Super Junior M terbaru. Tawaran kerja tidak hanya ditujukan untuk Siwon dan Kyuhyun tapi juga untuk member SJ yang lain, membuat tabungan mereka membengkak dengan cepat dan menggelembungkan pundi-pundi kekayaan SM Entertainment.

Kangta pun menghubungi Yunho bahwa ia harus bersabar karena paling tidak dalam dua bulan, ia dan Kyuhyun bisa bersama lagi. Mereka telah memikirkan cara untuk menghentikan rumor yang sebelumnya telah beredar.

Tentu saja Yunho bahagia karenanya. Maka dengan semangat tinggi ia menuju dorm Super Junior, ia ingin menceritakan semuanya pada Donghae. setelah Heechul menjalani wajib militer, hanya Donghae dan Changmin lah sahabat terdekatnya. Saat ini Changmin sedang ada urusan keluar maka Yunho mendatangi Donghae.

Namun begitu tiba di dorm Suju, Eunhyuk memberitahukan bahwa Donghae sedang ke kamar Ryeowook di lantai 11. ‘Berarti aku bisa sekalian mengunjungi kamar Kyuhyun. Walaupun tidak melihat orangnya, setidaknya aku bisa mengunjungi kamarnya.’ Pikir Yunho dalam hati.

Ketika tiba di depan kamar Kyuhyun, jantung Yunho berdebar-debar. Ia gembira sekali akhirnya ia bisa ke tempat dimana Kyuhyun biasa menghabiskan waktunya kala senggang. Perlahan dibukanya pintu kamar Kyuhyun dan sedikit terkejut mendengar ada suara dari dalam.

Yunho mengintip sedikit dan mendapati Kyuhyun tengah duduk berhadapan di tempat tidurnya dengan Siwon. Siwon tengah menggenggam tangan Kyuhyun. Keduanya terlihat sedang bicara dengan serius tanpa menyadari bahwa Yunho ada disana.

“Aku minta maaf atas yang terjadi di Jepang waktu itu Kyu. Sungguh aku tidak menyangka kejadianya akan jadi seperti itu.” kata Siwon sungguh-sungguh.

“Aku mengerti hyung. kita sama-sama mabuk waktu itu dan kita tidak sadar atas apa yang kita lakukan. Tapi aku mohon jangan pernah kau katakan hal ini pada siapapun terutama pada Yunho hyung. Ia akan meninggalkanku begitu ia tahu kita sudah tidur bersama.”

Kata-kata Kyuhyun menghantam dada Yunho dengan keras. Yunho nyaris mati berdiri mendengar hal itu.

“Tidak Kyu, aku tidak akan memberitahukan kepada siapapun tentang hal ini. Cukup kita berdua yang tahu. Sekali lagi maafkan aku, aku tidak sengaja melakukannya. Aku memang mencintaimu, tapi aku tidak mau merebutmu dari Yunho. Aku tidak mau kau bersamaku tapi tidak bahagia karena hatimu kini milik Yunho.” kata Siwon lagi.

Yunho segera mundur dari sana. Ia tidak mau mendengar apa-apa lagi. Dengan cepat ia kembali ke dormnya sendiri dan mengunci dirinya di kamarnya. Yunho mencengkram dadanya kuat-kuat, sakit sekali mendengar orang yang ia cintai tidur dengan mantan kekasihnya.

Ia tidak kuasa membayangkan bagaimana Kyuhyun mendesah, tubuhnya telanjang dan basah oleh  keringat dengan Siwon yang menindihnya dan memberikan kenikmatan semalam. Ia tidak bisa melihat Kyuhyun dijamah orang lain. membayangkannya membuatnya ingin mati saat itu juga.

Yunho duduk bersamdar di pintu. Ia menangis keras. Tangannya menjambak rambutnya sendiri dan berteriak keras. Semakin ia coba mengilangkannya, bayangan Kyuhyun sedang bersenggama dengan Siwon semakin merasuki pikirannya dan menari-nari dengan indah seakan mengejeknya.

Lalu didengarnya suaranya sendiri dengan nada lembut berbisik di telinganya. “Kyuhyun mencintaimu, kau tahu itu. Hal itu tidak sengaja dilakukan, semua orang bisa melakukan kesalahan. Kau dengar sendiri apa kata Siwon tadi.”

Namun suaranya sendiri dengan nada mengejek berbisik, “Ayolah Yunho, kau tahu bahwa Kyuhyun masih sangat mencintai Siwon. Mana mungkin ia mempertahankanmu. Kau tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Siwon yang sempurna itu.”

Yunho berteriak marah. Ia bangkit dan membanting semua benda yang ada di depannya. Diraihnya pigura foto dirinya dengan Kyuhyun, dilemparkannya ke dinding. Ketika ponselnya berbunyi, ia merogoh kantongnya, mengambil ponselnya lalu juga meleparkannya ke dinding. Tidak peduli pada siapapun yang meneleponnya. Lalu dirasakannya sepasang tangan memeluknya.

“Hyung, tenangkan dirimu. Ada apa hyung? kenapa kau jadi seperti ini? Katakan padaku siapa yang dengan tega membuatmu seperti ini.”

Ternyata tangan itu milik Changmin. Adiknya, sahabatnya, sekaligus satu-satunya tempatnya bersandar.

“Minnie.. mereka.. Kyu dan Siwon.. mereka sudah melakukannya.. Mereka.. mereka sudah tidur bersama..” kata Yunho di sela-sela tangisannya.

Changmin memejamkan matanya, ia ikut menangis melihat hyungnya yang kesakitan. Ia terlalu menyayangi hyungnya, hingga rasa sakit yang Yunho rasakan bisa ia rasakan juga. Betapa kejamnya dunia pada lelaki sebaik Yunho. Segalanya dirampas darinya, dan Kyuhyun adalah segalanya bagi Yunho.

Changmin mempererat pelukannya. Mencoba meredakan tangis Yunho yang menyayat hati. Menghangatkan tubuh Yunho yang dingin. Seraya berdoa, segalanya cepat berakhir. Karena Yunho layak mendapatkan kebahagiaan.

*

wonkyu3milkyway007

To Be Continued..

PS : Congratulation for Macchiato, the second winner of Challenge Me. Here’s your story..