Boyfriend for 365 Days – Chapter 3

Title                 :  Boyfriend for 365 Days

Rate                 : T

Genre              : Romance, Comedy

Pairing             : Yunkyu, Kyumi

Warning          : BL, OOC, Typo (es)

Summary          : Yang satu cuek dan dingin, yang satu lagi keras kepala dan manja. Apa yang terjadi ketika dua namja tampan ini mengetahui bahwa mereka dijodohkan dan harus melakukan pendekatan dalam setahun? Akankah cinta tumbuh diantara mereka?

CHAPTER 3

Misi Kyuhyun dan Zhoumi dilancarkan keesokan harinya. Zhoumi benar-benar datang untuk mengunjungi Kyuhyun setelah ia selesai meeting. Keduanya sengaja berbincang-bincang di ruang tengah. Dengan harapan Yunho akan melihat mereka. Dan benar saja, tak beberapa lama Yunho keluar dari ruang kerjanya, ditemani oleh Changmin. Kyuhyun langsung cemberut.

“Ada tamu rupanya? Selamat datang. Aku Yunho.” Sapa Yunho dengan sopan.

Zhoumi mengangguk. Ia menyukai kesopanan Yunho, kentara sekali kalau ia dididik dengan baik oleh orang tuanya. “Aku Zhoumi, sunbae Kyuhyun semasa kuliah dulu.”

Zhoumi menyenggol kaki Kyuhyun agar lelaki itu sadar kalau mereka harus melaksanakan rencana mereka. Bukan saatnya cemburu dulu sekarang. Kyuhyun dengan segera melebarkan senyumnya dan merangkul lengan Zhoumi dengan manja.

“Iya hyung, kami memang dekat sekali. Bahkan waktu Zhoumi hyung kembali ke Cina, kami selalu berhubungan.”

Yunho tersenyum menatap mereka. Kyuhyun kesal sekali karena ia tidak bisa menebak arti senyuman itu. Changmin juga tersenyum, tapi Kyuhyun bisa menebak dengan pasti kalau itu senyum menyebalkan.

“Kami akan keluar makan siang. Apa kalian mau bergabung?” kata Yunho.

“Boleh, kebetulan kami juga mau makan siang.” Kata Zhoumi lalu bangkit dari duduknya seraya menarik tangan Kyuhyun.

Yunho lalu mempersilahkan tamu untuk jalan duluan. Dengan senyum menyebalkan Kyuhyun melewati Yunho. tapi betapa kesalnya ia karena lagi-lagi Yunho menatapnya tanpa ekspresi.

Selama di lift Kyuhyun memeluk lengan Zhoumi. Berharap Yunho melihatnya. Tapi Yunho dan Changmin berdiri tepat didepannya dan tak sedikitpun menoleh kebelakang. Ingin rasanya Kyuhyun menarik kemeja Yunho  dan memaksanya melihat kebelakang. Tapi ia tak punya keberanian melakukannya. Maka ia mengajak Yunho berbicara agar Yunho menoleh padanya.

“Yunho hyung, kita mau makan dimana?”

Dalam hati Kyuhyun berharap. ‘Ayo berbalik, ayo lihat aku.’ Tapi harapannya lenyap karena Yunho menjawab pendek seperti biasanya tanpa menoleh sedikitpun. Yunho hanya menoleh ketika Changmin mengajaknya bicara.

“Lihatkan hyung? Dia apatis sekali. Mana mungkin aku bisa tahu perasaannya?” kata Kyuhyun ketika ia dan Zhoumi sudah dalam mobil.

“Tidak mungkin secepat itu, Kyu. Kita harus pelan-pelan melakukannya, dan sesering mungkin. Kalau baru sekali, mana mungkin dia peduli?” kata Zhoumi menenangkan Kyuhyun.

“Bagaimana kalau ia tak juga menampakkan rasa cemburu sampai kau pulang ke Cina hyung?”

Zhoumi tertawa. “Akan kupastikan ia cemburu. Tenang saja adik kecil, hyungmu ini akan membantumu. Jangan khawatir, ne?”

*

            Suasana makan siang itu lebih seperti pertemuan bisnis. Bagaimana tidak, semuanya makan dalam diam. Membosankan. Berkali-kali Zhoumi menyikut Kyuhyun agar bertindak, tapi tetap saja Kyuhyun diam. Ia sudah terlanjur emosi gara-gara tadi waktu Changmin tersedak dengan gentelnya Yunho mengambilkan air putih dan mengusap-usap punggung lelaki pengganggu itu.

Ingin sekali Kyuhyun menghentak-hentakkan kakinya seperti biasa, tapi harga dirinya melarangnya. Ia benci sekali melihat Yunho harus duduk di depannya, tapi lebih memperhatikan lelaki yang duduk disampingnya. Kyuhyun hampir menangis karena kesal. Garpunya digenggam kuat-kuat. Ia mengiris steak nya dengan marah.

“Kyu, sini hyung bantu.” Kata Zhoumi lembut lalu meraih piring Kyuhyun dan memotong steaknya dengan rapi. Lalu memberikannya pada Kyuhyun. tapi selera makan Kyuhyun sudah lenyap entah kemana.

“Kyu, kenapa wajahmu merah? Kau sakit?” Tanya Yunho yang akhirnya memandang Kyuhyun.

Kyuhyun diam saja. Ia enggan menjawab. Ia terlalu marah pada Yunho saat ini. Lalu dirasakannya sebuah tangan menyentuh pipinya. Ketika ia mengangkat kepalanya, dilihatnya ternyata tangan Yunho lah yang menyentuh pipinya. Wajah lelaki di depan Kyuhyun itu terlihat sedikit cemas.

“Badanmu panas Kyu. Jangan bilang kau minum semalam. Aku sudah pernah bilang…” Kyuhyun tidak bisa mencerna apa lagi yang dikatakan Yunho. Sentuhan itu membuatnya melayang-layang di udara.

“Kyu? Kyuhyun, kau tidak apa-apa kan? Kenapa wajahmu semakin memerah? Kau alergi ya?” Tanya Yunho semakin cemas.  Ia sudah berjongkok di samping Kyuhyun.

‘Apa pendengaranku tidak salah? Apa penglihatanku tidak salah? Yunho hyung meninggalkan kursinya demi aku.’ Kata Kyuhyun dalam hati.

Kyuhyun berpikir inilah saatnya, kalau tidak ia tidak akan punya kesempatan lagi. “Huaaa.. hyung, kepalaku sakit sekali. Sepertinya aku tidak cocok makan steak ini.”

“Kenapa kau menangis? Eh, uljima Kyu. Ayo, aku akan mengantarmu ke dokter. Kajja.” Kata Yunho seraya membantu Kyuhyun berdiri.

“Aku tidak mau. Bolehkan kita pulang saja? Aku ingin tidur hyung.” kata Kyuhyun dengan manjanya. Wajahnya ditutupi dengan tangannya. Ketika bersitatap dengan Zhoumi, ia mengedip. Zhoumi langsung tahu maksud Kyuhyun. ‘Dasar anak nakal.’ Pikirnya. Tapi ia senang Kyuhyun bisa dapat ide untuk ‘menguasai’ Yunho saat ini.

“Zhoumi-ssi, aku minta maaf karena harus mengantar Kyuhyun pulang. Bagaimanapun ia tanggung jawabku selama kami tinggal bersama.” Kata Yunho pada Zhoumi.

“Tidak apa-apa. Setelah ini juga aku masih ada pekerjaan. Kemungkinan aku tidak bisa mengantar Kyuhyun pulang.” Kata Zhoumi. Ia melirik Changmin lalu berkata. “Aku dan Changmin-ssi bisa menyelesaikan makan siang kami sendiri, iya kan?”

Yunho menatap Changmin dengan perasaan tidak enak. “Minie, maafkan aku. Besok kita lanjutkan pekerjaan kita, ne?”

“Tidak apa-apa hyung. Antar saja tunanganmu pulang. Besok aku akan datang jam sepuluh pagi.” Kata Changmin.

Mendengar itu Kyuhyun berpura-pura pusing hingga nyaris jatuh. Dengan sigap Yunho memeluk tubuh Kyuhyun. Kyuhyun kini terbungkus sempurna dalam pelukan hangat Yunho.

“Kyu? Kau tidak apa-apa?” Tanya Yunho panik.

Kyuhyun tidak menjawab. Ia sibuk berpikir, apa ia diam saja dan berpura-pura kesakitan hingga tidak bisa menjawab atau pura-pura pingsan sekalian. Tapi opsi kedua segera dibatalkannya karena ia takut membuat heboh seisi restaurant. Maka ia diam saja.

Tanpa berlama-lama lagi, Yunho segera membawa Kyuhyun pulang. Di perjalanan Kyuhyun pura-pura tertidur sambil memeluk dirinya sendiri, agar terlihat kedinginan. Ia ingin merasakan pelukan itu lagi. Pelukan yang membuatnya mabuk kepayang.

Sesampainya di rumah, Yunho segera membuatkan makanan untuk Kyuhyun dan menyuapinya. Kyuhyun sebenarnya lapar sekali, tapi demi aktingnya ia pura-pura makan dengan enggan hingga Yunho harus membujuknya berkali-kali.

Ini menyenangkan, pikir Kyuhyun. Kenapa tidak dari dulu saja ia berakting seperti ini? Kan ia lebih muda mendapatkan perhatian Yunho. walaupun mungkin Yunho terpaksa melakukannya, tapi Kyuhyun tidak peduli, asalkan Yunho bisa tetap seperti ini dengannya.

“Kau istirahatlah sekarang. Aku akan kembali ke kamarku. Panggil saja aku kalau ada apa-apa, ne?” kata Yunho.

“Hyung, tidak bisakah kau menemaniku disini? Aku tidak mau sendirian.” Kata Kyuhyun memelas.

Yunho menatap Kyuhyun tanpa ekspresi. Ia terlihat menimbang-nimbang perkataan Kyuhyun. “Baiklah, tidurlah. Aku akan menjagamu disini.”

Yunho lalu menyelimuti Kyuhyun dan beranjak menuju sofa. Tapi Kyuhyun lebih cepat, ia menarik lengan Yunho.

“Hyung, tempat tidurku cukup besar. Bisakah kamu duduk disampingku selagi aku tertidur?” Tanya Kyuhyun.

Yunho menghela nafas. “Kau ini manja sekali. Baiklah, aku akan ada disampingmu. Tapi kau harus tidur sekarang juga.”

Ia lalu duduk disamping Kyuhyun dan bersandar pada kepala ranjang. Kyuhyun tersenyum senang. “Hyung, ketika aku bangun, kau harus tetap disini, ne?”

Yunho lagi-langi menghela nafas enggan. Tapi ia harus menuruti Kyuhyun. “Yayaya, terserah kau saja. Sekarang berhenti bicara dan segar tidur.” Kata Yunho galak.

Kyuhyun dengan semangat menjawab. “Baiklahhh…” sembari memeluk pinggang Yunho dan memejamkan matanya.

Kyuhyun tahu, mungkin Yunho merasa aneh dengan pelukan Kyuhyun, tapi Kyuhyun tidak perduli. Perasaan senangnya hari ini cukup untuk menutupi kekesalannya pada Changmin selama ini.

*

            Suatu malam Zhoumi mengajak Kyuhyun menemaninya ke pesta pernikahan sahabatnya. Kyuhyun menurut saja, ia juga suntuk di apartemennya terus-terusan karena ayahnya mengangkat asisten baru untuk membantunya bekerja. Ayahnya cuma tidak mau Kyuhyun terlalu lelah mengingat tubuhnya rentan terhadap penyakit.

Lagipula sejak kejadian beberapa waktu lalu, ia dan Yunho tidak pernah bersama lagi. Yunho kembali menjadi orang sibuk sedangkan Kyuhyun kembali jadi pengangguran yang kesepian.

“Kyu, maafkan aku karena tidak bisa banyak membantu. Pekerjaanku banyak sekali. Tapi hari sabtu dan minggu aku bebas. Bagaimana kalau kita jalan-jalan ke pantai hari sabtu?” kata Zhoumi.

“Tidak apa-apa hyung, aku mengerti. Kau mau membantuku saja aku sudah senang. Lagipula kurasa, Yunho hyung memang tidak menyukaiku. Jadi untuk apa dipaksakan. Tapi aku setuju untuk ke pantai. Wah, aku ingin sekali berenang di pantai.” Kata Kyuhyun antusias.

Zhoumi mengangguk. ia kasihan pada Kyuhyun yang kesepian. Ia harus lebih banyak membantu Kyuhyun dan membuatnya gembira sebelum kembali ke Cina.

“Ayo kita ambil minuman disana.” Ajak Zhoumi seraya menunjuk meja bertaplak merah.

Keduanya lalu berjalan kesana. Tapi alangkah terkejutnya Kyuhyun karena ia mendapati Yunho dan Changmin ada disana. Keduanya sedang asik bicara, lalu Yunho tertawa lepas. Kyuhyun tidak pernah melihat Yunho tertawa seperti itu. tidak ada wajah bahagia jika Yunho bersamanya. Tapi dengan mudah Changmin membuatnya tersenyum dan tertawa.

“Wah, kalian juga ada disini rupanya? Kalian juga kenal dengan pengantinnya?” Tanya Zhoumi.

Yunho mengangguk. “Aku mengenal pengantin wanitanya. Ia teman SMA ku dulu. Kebetulan ia dan Changmin bertetangga, makanya kami kemari bersama.”

Lalu Yunho melihat Kyuhyun yang berdiri dibelakang Zhoumi. “Kyu, aku ada disini juga? Kebetulan sekali kita ada disini semua.”

Kyuhyun tersenyum dengan enggan. Changmin tampak gagah, wajah saja Yunho lebih memilihnya daripada dirinya yang tampak kekanakan.

“KYU? KYUHYUNNNN???? Omona…! Benarkah ini kau?”

Tiba-tiba seorang namja tampan mendekati Kyuhyun. Matanya melotot terkejut memandang Kyuhyun.

“Eh? Donghae hyung? Kau..” kata Kyuhyun tak kalah terkejut.

“Wahhh, kau tampan sekali sekarang..!” Donghae mencubit pipi Kyuhyun lalu mencium keningnya dengan gemas.

Mata Zhoumi, Yunho dan Changmin terbelalak karenanya. Tidak ada yang menyangka namja bernama Donghae itu nekat mencium Kyuhyun di muka umum.

“Hae hyung, sedang apa kau disini? Bukankah kau ada di..”

“Sepupuku yang menikah, tentu saja aku harus datang. Wahh, aku tidak percaya semakin besar kau semakin imut.” Kembali Donghae mencubit pipi Kyuhyun dengan gemas.

“Hyungg, appooo..” kata Kyuhyun merajuk. Bibirnya di-pout-kan.

Tapi hal itu malah membuat Donghae histeris. “Kau semakin imut jika begitu.” Dengan gerakan sangat cepat Donghae mencium kedua pipi Kyuhyun secara bergantian.

“YA! Jangan menciumnya di depan umum seperti itu! Kau ini tidak punya tata karma yah?” Bentak Yunho marah.

Donghae melirik Yunho dengan kesal. “Kau siapa? Aku tidak mengenalmu, jangan ikut campur.”

Kyuhyun bertukar pandang dengan Zhoumi dan saling menyeringai. “Tidak apa-apa, hyung. Kenalkan ini Donghae hyung. Dia dulu adalah sunbaeku di SMA. Tapi ia pindah setelah lulu dan menetap di Amerika.”

“Benar, aku sunbaenya dulu. Jadi karena aku tidak mengenalmu, Jangan ikut campur. Lagipula kau ini siapanya Kyuhyun? Ia saja tidak keberatan kucium, kenapa kau yang sibuk?” tantang Donghae dengan sombong.

“Sudah-sudah, kenapa kalian malah bertengkar. Mungkin Donghae hanya terlalu senang bertemu kembali dengan Kyuhyun. Mungkin juga  mereka sangat dekat semasa sekolah dulu. Iya kan Donghae-ssi?” Kata Zhoumi menengahi para namja yang siap tempur itu.

“Tentu saja.” Kata Donghae dengan nada menyebalkan. “Ia dongsaeng kesayanganku. Memangnya kenapa kalau aku menciumnya?”

Lalu ia berpaling pada Kyuhyun. “Kyu, apa kau sudah punya pacar?”

Kyuhyun dengan cepat menggeleng dengan gembira. Melihat itu Donghae lalu kembali menoleh pada Yunho.

“Nah kan? Ia tidak punya pacar. Ia laki-laki bebas. Kenapa kau sibuk melarangku? Jangan bilang kau naksir padanya? Atau jangan-jangan padaku? Oh, maaf saja, aku tidak suka lelaki sepertimu.” Kata Donghae dengan nada mengejek.

Yunho terlihat sangat siap membunuh kini. Sedangkan Kyuhyun berusaha menahan tawanya, begitu juga Zhoumi. Sedangkan Changmin diam saja menatap Donghae, tak tahu harus tertawa karena ada yang berani kurang ajar pada Yunho, atau marah karena Yunho disepelekan oleh namja itu.

“Sudahlah hyung. Jangan seperti ini. Yunho hyung adalah anak rekan kerja appaku, wajar saja ia selalu menjagaku. Oh iya, hyung, bagaimana kalau kau ikut aku dan Zhoumi hyung ke pantai hari sabtu nanti?” tanya Kyuhyun dengan riang, mencoba mencairkan ketegangan antara Donghae dan Yunho.

“Aku mau. Dengan senang hati aku akan ikut. Apakah tidak apa-apa, Zhoumi-ssi?’ Tanya Donghae bersemangat.

“Tentu saja, semakin ramai semakin menyenangkan bukan?” kata Zhoumi.

“Aku ikut.” Kata Yunho cepat. Tatapan matanya memaksa Zhoumi untuk meng-iya-kan permintaannya.

“Aku juga ikut.” Kata Changmin.

Mau tidak mau Zhoumi mengangguk. Kelihatannya Yunho sudah mulai cemburu. Bukankah itu lebih bagus?

Donghae langsung protes. “Ya, Zhoumi-ssi, kenapa mereka diikutkan? Liburan kita nantinya tidak akan menyenangkan.”

“Sudahlah hyung, jangan seperti ini. Yunho hyung dan temannya ingin rekreasi juga. Kasihan mereka terlalu lelah bekerja selama ini.” Kata Kyuhyun menengahi. Ia sengaja tidak menyebutkan nama Changmin.

“Baiklah, terserahu kau saja. Mereka boleh ikut.” Kata Donghae seolah-olah rencana rekreasi itu adalah acaranya.

Ia lalu mengajak Kyuhyun dan Zhoumi ikut makan bersamanya dan meninggalkan Yunho dan Changmin. Tangan kanannya merangkul bahu Kyuhyun. ketika bersitatap dengan Zhoumi, ia mengangkat jempolnya dan Zhoumi membalas dengan kedipan matanya.

*

hae kyu milkyway007

To Be Continued..

PS : Congratulation for Sabrina, the first winner of Challenge Me. Here’s your story..

Advertisements

109 thoughts on “Boyfriend for 365 Days – Chapter 3

  1. akhirnya si es batu yunho cemburu. . . *tepuktangan
    itu si cangdola nempel terus ma yunho. . . huph
    tambah atu lagi komplotan kyu, . . . kasi tepuk tangan tuk Hae oppa. . . ^^
    #lanjutbacanextpart

  2. huaaaaa aku suka sekali eonn pas waktu Donghae mengejek Yunho.
    OMO, suer demi PSP tercinta Kyuhyun, kocak banget.
    dan akhirnya Yunho mulai cemberu deh,
    jadi penghalang yunho ada dua ne,
    Si koala sama si ikan,
    namun perasaan yg bakalan menang itu beruang.
    coba saja dipikirin, koala bukan omnivora?
    sedangkan ikan malah menjadi makanan beruang
    jadi sudah pasti beruang yg akan menang #plakkk dijitak Zhou-ge and Haepa
    Lah kok malah ngomongin hewan ya~~~
    #plakkkk mulai error >_<

  3. Bagus! Bagus! Bagus! Bang ikan, ya ampun, kau keren sekali. Mungkin zhoumi terlalu sopan kali ya, makanya yunho biasa aja.

  4. Babykyu nakal ne ckckck
    harus trima kasih neh ma donghea karna sukses buat yunho cemburu
    kyaaa aq suka aq suka

  5. Astaga Donghae oppa >.<
    Sama Zhoumi oppa, yunho oppa engga cemburu..
    Sekarang sama Donghae oppa, yunho oppa malah cemburu 😀

  6. Kyaaaa ~~
    Yunho udah mulai cemburu ne ~~ kikiki ~~
    Kok changmin kayak enggak mau pisah sma yunho sih ? Smpe” ikut ke pantai jga ? Aigooo ~~

  7. Wkwkwwkwk, lucu bngts ya ngliat mereka. Dan Donghae spertnya ini kerjaanya sm Zoumi bt Yunho cmburu.
    Yunho udh mulai bereaksi nich, mkn seru aja crtnya….. 🙂

  8. Buahahahaha,, Dongek,,, kau berhasil,,:-D ternyata Zhoumi tidak mampu membuat yunho cemburu,, aahh untung ada Dongek yg muncul tiba2 dan main serang aja,, kkk
    Aigoo Kyukyu,, Kamu bisa dapat penghargaan sebagai best actor,, gila bagus bgt actingmu kyu,, ckckck

  9. Wkwkwkkk:D
    di tengah krisis nya ide kyumi,datang lah donghae yg langsung bikin yunho ngamuk!!!!
    Eh?apa hae emang ada perasaan ya ma kyu?

  10. hahhaha yunho mulai cemburu,ne? Emang enak, pembalasan itu namanya, gak sabar baca chap selanjutnya

  11. Sekali evil ya tetep aja evil -_-
    Donghae sembrono nyium2 Kyu disinisitu, Yunho ko marah2 sih? Cemburu kah? aahaha, atau Donghae juga suka sama Kyu? 0.0

  12. kyunnie mah bukan tampan, melainkan imuuuuutt ^^
    wah apa yunho mulai menyukai kyuttie?? dilahat dari cemburunya tadi hihi
    beehh donghae bener2 nih gemes bngt sama babykyu ampe pipi kyu kena sasaran kkk

    izin baca chap selanjutnya 🙂

  13. cieee ada yg mulai cemburu nih, makin seruuu ceritanya, q makin suka, lanjuut lg ya thor. Gomawo 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s