Those Perfect Men – Chapter 4

Title                 :  Those Perfect Men

Rate                 : T

Genre              : Romance, Comedy

Cast                 : Siwon, Kyuhyun, Yunho, Donghae, Minho

Warning          : BL, OC, typo (s)

Summary         : Apa yang terjadi kalau kau punya tetangga yang manis namun punya kakak yang dingin dan luar biasa galak? Lalu ketika kau berjuang untuk mendapatkan hati si tetangga, cassanova paling tampan di kampusmu ternyata mengincaranya juga. Keadaan jadi tambah rumit ketika orang yang pernah jadi cinta pertamamu tapi tak bisa kau dapatkan secara tiba-tiba muncul dan mengatakan rahasianya padamu. Dan Siwon harus memilih antara cinta barunya atau cinta pertamanya.

CHAPTER 4

Sejak pertemuannya yang tak disengaja di taman bersama Choco, Kyuhyun dan Siwon jadi lebih akrab. Mereka sering menghabiskan waktu bersama. Entah memberi makan Choco, membawanya jalan-jalan atau sekedar memandikannya.

Mereka juga sesekali pulang kampus bersama. Tentu saja ini tanpa sepengetahuan Yunho. Kyuhyun sendiri terlihat santai, ia terbiasa jadi pusat perhatian. Jadi ketika Siwon memberi perhatian dia suka, tapi ketika Yunho menjadi over protektif dia juga suka. Satu-satunya yang tidak ia suka adalah ketika orang lain mengacuhkannya. Kyuhyun benci itu.

Tapi walaupun mereka sekarang sudah mulai dekat, tentu saja Siwon masih selalu kalah langkah dari Donghae. Sebagai Cassanova kelas wahid, Lee Donghae sangat tahu cara memperlakukan orang yang disukainya.

Dan sejak mengejar Kyuhyun, Donghae jadi berhenti dari kegiatan tebar pesonanya. Ia lebih memilih fokus pada Kyuhyun daripada mengejar yeoja-yeoja ataupun namja manis lainnya. Ini memang bagus untuk Donghae yang mau berubah, tapi tidak bagi Siwon. Kesempatannya untuk mendapatkan hati Kyuhyun jadi terancam. Belum lagi Donghae adalah pengawal setia Kyuhyun jika Yunho tidak ada.

Siwon tidak mengerti. Yunho adalah pria yang cerdas, ia pasti tahu orang seperti apa Donghae. Tapi mengapa ia mempercayakan adiknya pada lelaki seperti itu?

Siwon resah sekali menghadapi hal ini. Selain Choco, ia tidak punya alasan lain untuk bertemu Kyuhyun.

“Hyung? sedang apa kau? Kenapa mondar-mandir seperti itu?” Tanya Minho. Kepalanya sudah menyembul dari balik pintu.

“Tidak, aku tidak apa-apa. Ada apa?”

“Aku hanya kesepian. Sebenarnya aku ingin kemari dan bermain atau bercerita, aku bosan dikamarku. Tapi sepertinya kau sedang tidak bisa diganggu.” Kata Minho menjelaskan.

Siwon memandang adik bungsunya itu. “Kemarilah, kau tidak mengganggu. Aku hanya sedang bingung saja.”

“Ceritakan padaku, hyung. siapa tahu aku bisa membantumu.” Kata Minho menawarkan bantuan.

Siwon menatap Minho baik-baik. benar juga, Minho sadalah salah satu teman dekat Kyuhyun. Kenapa ia baru menyadarinya?

“Minho, sebenarnya aku..”

“Menyukai Kyuhyun hyung kan?” tebak Minho.

Siwon memandang Minho tak percaya. “Bagaimana kau bisa tahu?”

“Hyung.. kalau tak mau ketahuan, jangan suka mengintip orang yang kau sukai di depan adikmu. Aku juga suka melihat kau mencuri-curi pandang ke arah Kyuhyun hyung.”

Siwon menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Ternyata adiknya sudah tau sejak dulu kalau ia menyukai Kyuhyun.

“Apa yang kau bingungkan hyung? Ia tetangga kita kan? Kau justru punya waktu luang bersamanya, apalagi sekarang Yunho hyung sedang sibuk. Ini kesempatanmu.” Kata Minho.

“Kau belum tahu saja kalau Donghae selalu lebih cepat memonopoli Kyuhyun daripada aku.”

“Donghae? Ah.. Aku tahu, yang dulu pernah menyukaimu itu kan hyung? Ya ampunn, dia benar-benar playboy sejati. Kalau saja dia bukan playboy, mungkin aku akan jatuh hati padanya.”

Siwon menoleh dengan cepat. “Jangan coba-coba. Kau bisa dapat yang lebih baik daripada Donghae. Dia brengsek.”

“Aku tahu hyung. Tapi tetap saja hal itu tidak bisa menghilangkan ketampanannya.” Minho menerawang.

Siwon jadi kesal sendiri. Bahkan adiknya sendiri memuja Donghae. Andai saja ia memiliki kepercayaan diri seperti Donghae, mungkin Donghae lah pihak yang sedang bingung saat ini.

“Hyung mencari cara mendekati Kyuhyun hyung ya?” Tanya Minho.

Siwon mengangguk. “Aku ingin sekali menang dari Donghae, tapi aku tidak tahu caranya. Tampaknya Donghae tau semua tentang Kyuhyun. Sedangkan aku hanya orang idiot yang tidak tahu apa-apa.”

“Ternyata kau memang bodoh, hyung.” kata Minho sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

“Ya! Sopan sedikit. Aku ini hyungmu.” Siwon sedikit tersinggung.

“Tapi kau memang bodoh hyung. Donghae hyung jauh lebih cerdas dibandingkan kau. Harusnya kau melihat dan mengamati apa yang Kyuhyun hyung sukai. Bukan hanya terpaku menatapnya seperti orang tolol.” Kata Minho menjelaskan dengan gaya menggurui yang dianggap Siwon sangat tidak sopan.

“Ya Minho-ya, kalau kau mau mengguruiku lebih baik kau tidak usah bicara.”

“Dan kau juga cepat sekali tersinggung dan menyerah. Hyung, kau ini namja yang kuat. Tunjukkan pada Hae hyung kalau kau tidak bisa diremehkan. Kalau Donghae hyung meremehkanmu, kau harus bisa membalasnya. Kalau ia gencar mendekati Kyuhyun hyung, kau harus lebih gencar.” Minho member semangat pada kakaknya yang tampaknya sangat mudah putus asa itu.

“Tapi Donghae dapat dukungan Yunho.” kata Siwon sedih.

“Makanya kau harus lebih cepat mengambil hati Kyuhyun hyung. Aku yakin Yunho hyung akan merestui kalau Kyuhyun hyung juga menyukaimu dan dapat meyakinkan kakaknya mengenai hubungan kalian.”

Siwon menarik nafas panjang. “Baiklah. Aku akan berusaha. Lalu, apa yang harus kulakukan sekarang? Kau ada saran?”

“Masih saja bodoh padahal sudah diberi penjelasan panjang lebar.” Kata Minho mengejek Siwon.

Siwon tak tahan lagi. Dipukulnya kepala adiknya. “Katakan aku bodoh sekali lagi.”

Minho tertawa. “Mian hyung. habis kau ini aneh sekali, sudah jelas aku bilang, amati apa yang menjadi kesukaan Kyuhyun hyung. Kau harus mendekatinya dengan cara itu.”

Siwon terlihat berpikir sebentar kemudian tersenyum.

“Aku tahu, ia suka game. Aku akan membelikannya kaset game terbaru. Ah tidak, aku akan mengajaknya ke tempat penjualan kaset dan membiarkannya memilih sendiri. Kemudian mengajaknya makan ice cream, jalan-jalan dengan Choco, dan.. oh iya, dia suka sekali diperhatikan. Kalau Yunho sibuk dan tidak ada yang memperhatikannya, ia jadi kesal. Ya..ya.. aku harus melakukannya mulai besok.” Kata Siwon penuh percaya diri.

“Akhirnya.. kukira kau akan bodoh selamanya.” Kata Minho yang langsung berlari keluar sebelum Siwon sempat memukul keplanya lagi.

*

            Akhirnya rencana Siwon bisa dijalankan. Dua hari setelah ia dan Minho membicarakan rencana ini, Siwon dapat kesempatan itu. Pulang kampus dilihatnya Kyuhyun pulang sendiri. Yunho harus ikut appanya menemui client sementara Donghae harus ke Jepang karena urusan bisnis dan baru akan pulang besok malam.

Dan disinilah mereka, di salah satu toko game paling besar di Seoul. Mata Kyuhyun berbinar-binar senang.

“Hyung, apa kau serius?” Tanya Kyuhyun memastikan niat Siwon.

“Tentu saja. Kau boleh pilih game apa saja yang kau sukai, aku akan membayarnya.” Kata Siwon meyakinkan.

Tanpa banyak bicara Kyuhyun langsung memilih-milih kaset apa yang akan dibelinya. Setelah satu jam memilih, Kyuhyun membawa 12 buah kaset game dengan wajah gembira. Siwon menatap kaset-kaset pilihan Kyuhyun dengan  tatapan tak percaya.

“Omo, Kyu.. Kau yakin akan membeli sebanyak ini? Wah, kau memang maniak game.”

Kyuhyun hanya tersipu malu sebagai balasannya. Dan hal itu sudah sangat cukup untuk uang yang dikeluarkan Siwon saat itu. Melihat Kyuhyun tersipu-sipu malu sangat langka. Ingin rasanya ia memeluk dan menciumi Kyuhyun yang begitu imut, tapi ia tidak berani. Bisa-bisa Kyuhyun malah menghindarinya setelah ini. Mengingat Donghae selalu memperlakukan Kyuhyun dengan hati-hati layaknya putri raja, maka Siwon harus belajar dari itu.

Setelah itu mereka pergi ke kedai ice cream langganan Jiwon. Ini pertama kalinya Kyuhyun kesana. Dan ia menyukai designnya, begitu juga pelayanannya yang ramah. Apalagi setelah ia merasakan ice cream-nya, ia langsung jatuh cinta dengan kedai itu, bahkan memproklamirkannya sebagai kedai ice cream favoritnya.

“Hyung, ini enak sekali. Kau tahu darimana kedai ini?” Tanya Kyuhyun. Ia sudah menghabiskan enam scoops ice cream.

“Dari eh.. teman..” Jawab Siwon kikuk. Ia tidak mau menjawab dengan nama ‘Jiwon’. Bisa-bisa Kyuhyun kehilangan mood dan meninggalkannya disini, mengingat betapa tidak sukanya Kyuhyun pada Jiwon yang dianggap akan merebut Yunho.

“Hm.. temanmu pasti punya selera tinggi. Kapan-kapan, kenalkan aku padanya yah hyung?” pinta Kyuhyun.

Siwon semakin kikuk, ia tidak tahu harus bagaimana. Untuk sementara ia hanya bisa mengangguk mengiyakan. Pulang nanti ia akan ‘berguru’ lagi pada Minho. Walaupun akibatnya ia akan dikatai bodoh lagi.

“Hyung, aku sudah selesai makan ice creamnya. Setelah ini kita mau kemana?” Tanya Kyuhyun penuh semangat. Bagaimana tidak, Yunho dan Donghae yang biasanya menemaninya mendadak sibuk hingga ia harus sendirian.

Untung saja Siwon mengajaknya melakukan hal-hal yang disukainya. Dan ia suka karena Siwon memperhatikan hal-hal kecil pada dirinya.

“Kita akan nonton film.” Jawab Siwon dengan nada manis yang dibuat semirip mungkin dengan yang biasa didengarnya dari Donghae.

“Yeyyy…!!!” Jerit Kyuhyun senang.

Mereka pun melewati sore itu dengan nonton film di bioskop yang lagi-lagi dipilih Kyuhyun. Karena kebetulan film yang mereka tonton adalah film romance ataukah memang suasana sedang mendukung, entah mendapat dorongan darimana, Siwon berani menggenggam tangan Kyuhyun.

Tapi tak disangkanya, Kyuhyun diam saja. Atau apakah ia tidak sadar karena terlalu serius menonton? Siwon membiarkan hal itu berlangsung lama. Tiba-tiba ia mendapat dorongan lagi, kali ini ia mencium punggung tangan Kyuhyun. Dan kali ini Kyuhyun merespon.

Namja imut itu menatap Siwon dalam kegelapan bioskop dengan wajah memerah.

“Hyung.. kau..” belum selesai Kyuhyun berbicara, Siwon sudah melumat bibirnya dengan lembut.

*

            Siwon mengantar Kyuhyun sampai di depan pagar rumah kediaman keluarga Cho.

“Kyu, aku minta maaf soal kejadian tadi. Jeongmal mianhae. Aku tidak akan menghalangi jika kau mau menamparku. Aku terima, aku memang telah lancang.” Kata Siwon penuh penyesalan.

“Tidak apa-apa hyung. Eh.. terima kasih sudah mau menemaniku hari ini. Terima kasih ice cream juga gamenya.” Kata Kyuhyun. Ia tidak mau membicarakan soal ciuman mereka di bioskop tadi. Ia takut wajahnya memerah lagi.

Lalu mobil Yunho datang dan berhenti tepat di depan keduanya. Yunho turun dari mobilnya. Wajahnya terlihat lelah dan pucat.

“Omona, hyung. kau kenapa?” Tanya Kyuhyun panik.

Yunho menggeleng. “Aku tidak apa-apa Kyu, hanya kelelahan.”

Lalu mata Yunho berpindah ke Siwon yang menatapnya takut-takut. Di luar dugaan Yunho tersenyum.

“Gomawo Siwon-ssi, kau sudah mau menemani Kyuhyun hari ini. Kyuhyun tadi memberitahuku lewat sms. Kalian kemana saja?”

Siwon bernafas lega, ia takut Yunho akan meledak Karena Siwon berani ‘menculik’ Kyuhyun seharian.

“Aku juga senang mengajak Kyuhyun jalan-jalan. Kami membeli kaset game, makan ice cream lalu nonton di bioskop.”  Kata Siwon menjelaskan.

Lalu wajah Yunho berubah tegang seperti biasanya. Kembali ia memicingkan matanya pada Siwon. “Bioskop? Kau tidak melakukan yang aneh-aneh kan? Kau tidak mengambil kesempatan kan?”

Siwon tersenyum takut. “Tidak, tentu saja tidak. Mana berani aku melakukan hal itu.”

“Bagus kalau kau mengerti. Karena jika aku mendapatimu menyentuh satu inci saja dari tubuhnya, aku akan membuatmu menyesal seumur hidup.” Kata Yunho dingin lalu beranjak masuk ke dalam rumah seraya menarik Kyuhyun.

Kyuhyun hanya bisa menuruti kakaknya itu. Sebelum masuk rumah, ia sempat melemparkan senyum termanisnya pada Siwon yang masih memandanginya dari depan pagar,.

Mendadak hati Siwon jadi hangat dan berbunga-bunga. Rencana hari ini sukses besar. Ia bahkan mencium Kyuhyun! Lalu diingatnya kata-kata Yunho tadi. Satu inci. Bagaimana kalau Yunho tahu kalau Siwon telah menyentuh Kyuhyun lebih dari satu inci bahkan berani menciumnya? Siwon tak berani memikirkan konsekuensinya.

*

tumblr_lr8cvh9PjR1qlgou6o1_500

To Be Continued..

108 thoughts on “Those Perfect Men – Chapter 4

  1. Siwon -_- pabbo~ bener kata minho ._.
    gak nyari kesempatan kok, Yun. Cuma “dapet’ kesempatan, namanya juga usaha😀

  2. Hahaha… Siwon bnr2 pabo. bnr kata Minho.
    Kl nggk d ajarin Minho dy bakal jalan d tmpat trs dunk. Bs bnr2 kalah star sm Donghae…

    Oopss yah nggk nyri kempatan. hahahaha ngbayangin wjahnya Siwon pasti lucu bngt ya. Nggk kbyang kl ktahuan ama Yunho. wjah tampannya bisa ilang. xixixi
    keren n lucu. Ngbaca nya jadi ktawa ketiwi ndiri.

  3. Cie… siwon udah mulai berani cium-cium kyuhyun….
    Yang penting gak ketauan yunho aja… bisa abis kamu….

  4. woooooow,, kayanya dipikir2 kyubaby juga udh mulai suka deh sama siwon,, hmm bagus deh,,

    izin baca chap selanjutnya ne ^^

  5. woooooow,, kayanya dipikir2 kyubaby juga udh mulai suka deh sama siwon,, hmm bagus deh,,

    izin baca chap selanjutnya ne ^

  6. hahaha.. bener apa kata minho.. siwon bodoh sekali.. siwon akan selalu jadi orang bodoh kalo menghadapi kyuhyun , orang yang di sukai
    aahhh berkat minho
    wonkyu jadi sweet.. sweet banget. siwon romantis mau nemenen kyuhyun dan ngelakuin sekua yang dia sukaiii yess . siwon maju dua langkah dari donghae😄
    omo omo siwon mencium kyuhyum
    omo senangnya.. akhhirmya mereka berciuman dan untungnya kyuhyun gak ngasih tahu ke yunho xD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s