Those Perfect Men – Chapter 2

Title                 :  Those Perfect Men

Rate                 : T

Genre              : Romance, Comedy

Cast                 : Siwon, Kyuhyun, Yunho, Donghae, Minho, etc.

Warning          : BL, OC, typo (s)

Summary         : Apa yang terjadi kalau kau punya tetangga yang manis namun punya kakak yang dingin dan luar biasa galak? Lalu ketika kau berjuang untuk mendapatkan hati si tetangga, cassanova paling tampan di kampusmu ternyata mengincaranya juga. Keadaan jadi tambah rumit ketika orang yang pernah jadi cinta pertamamu tapi tak bisa kau dapatkan secara tiba-tiba muncul dan mengatakan rahasianya padamu. Dan Siwon harus memilih antara cinta barunya atau cinta pertamanya.

CHAPTER 2

Siwon baru selesai menyantap hidangan pencuci mulut ketika adik bungsunya, Minho datang menghampirinya.

“Hyung, bisakah kau menolongku?” Tanya Minho.

“Ya! Kau kemana saja? Daritadi aku mencarimu. Ingat, ini acara appa dengan rekan-rekannya. Kau jangan berkeliaran. Ingat ya, jangan berbuat yang aneh-aneh.” Kata Siwon memarahi adiknya yang cukup bandel itu.

“Aduh hyung, nanti saja mengomelnya. Lagipula aku tidak berbuat yang aneh-aneh. Aku hanya minta kau menolongku dari..”

“Minho..! Kenapa kau meninggalkanku? Ayo temani aku kesana..!” Jiwon datang lalu menarik-narik lengan adik bungsunya.

“Ya! Jiwon! Ada apa ini? Jangan menarik-narik Minho seperti itu. jaga sikap kalian. Jangan sampai appa malu.” Kata Siwon dengan nada lembut tapi tegas.

“Hyung.. tolong aku. Noona ingin berkenalan dengan Yunho hyung. Ia mengajakku karena aku kenal dengan Kyuhyun hyung.” kata Minho memelas.

“Apa salahnya membantu noonamu? Ayolah Minho. Hanya kau satu-satunya alasanku. Hubunganmu cukup baik dengan Kyuhyun, kau tinggal mengajakku kesana lalu memperkenalkanku pada Kyuhyun dan Yunho oppa. Setelah itu aku akan menangani Yunho oppa sendirian.” Kata Jiwon masih dengan nada memaksa.

Siwon ingin melerai keduanya. Tapi di satu sisi, dirinya juga ingin sekali berkenalan secara resmi dengan Kyuhyun. Ini kesempatannya. Tapi, bagaimana Minho bisa kenal Kyuhyun? Pikirnya.

“Minho-ah, bagaimana kau bisa kenal Kyuhyun? Sedangkan mereka baru pindah kemarin.” Tanya Siwon.

“Kyuhyun hyung juga pecinta game, hyung. Kami sudah lama kenal lewat game online. Tapi aku tidak menyangka Kyuhyun hyung lah orangnya, mengingat ia memakai nama gaemgyu.” Terang Minho.

“Aku tidak peduli. Pokoknya kau harus mengantarku berkenalan dengan Yunho oppa.” Kata Jiwon lagi dengan nada yang lebih memaksa daripada sebelumnya.

“Shireoyo.” Kata Minho lagi.

“Bagaimana kalau aku ikut? Bertiga lebih baik bukan? Lagipula kita bertetangga, sudah seharusnya kita mengenal tetangga kita sendiri.” Kata Siwon. Dibenaknya tersusun rencana yang rapi.

Minho Menggeleng. “Yunho hyung galak sekali. Aku takut.”

“Benarkah? Mana mungkin ia bisa galak padamu kalau ada aku?” kata Siwon.

Minho menghela nafas panjang. “Baiklah, tapi aku tidak mau jadi menanggung akibatnya.”

“Akibat apa?” Tanya Siwon dan Jiwon bersamaan.

“Kalian lihat saja nanti.” Kata Minho sok misterius.

Lalu ketiganya berjalan bersama menuju tempat Kyuhyun dan Yunho berdiri. Mereka berdua tampak bercakap-cakap dengan seseorang. Ketika semakin dekat, Siwon baru menyadari kalau teman bicara mereka adalah Lee Donghae.

Sial! Kata Siwon dalam hati. Ia terlambat selangkah dari Donghae. Siwon jadi enggan bergabung, tapi kedua adiknya sudah maju duluan. Mau tidak mau ia harus ikut.

“Anneyong, Kyuhyun hyung. Yunho hyung. Ini kedua kakakku, Siwon hyung dan Jiwon noona.” Kata Minho memperkenalkan kedua kakaknya pada Yunho dan Kyuhyun.

Yunho menggangguk sedikit sambil tersenyum angkuh. Melihat itu, Jiwon hampir pingsan. Bagi laki-laki pasti sudah muak melihat wajah angkuh Yunho, tidak bagi Jiwon. Yunho memang terkesan angkuh dan dingin. Tapi bukankah itu yang wanita mau? Mereka kan selalu mengejar lelaki yang misterius.

Tapi tidak bagi Siwon, dimatanya Yunho terlihat sombong, yang sayangnya membuatnya terlihat tampan dan perkasa.

Sedangkan Kyuhyun tampak bingung. “Eh, Minho, ini kakakmu?”Tanya Kyuhyun menunjuk Siwon.

“Tentu saja, Kyuhyun-ssi. Choi Siwon juga adalah teman seangkatanku di kampus. Begitu juga denganmu kan, Yunho.” kata Donghae dengan nada suara semanis madu.

Sungguh, kesal sekali Siwon mendengarnya. Ingin rasanya ia menyingkirkan Lee Donghae jauh-jauh agar tidak ikut dalam pembicaraan ini.

“Oh, begitu. Kalau begitu aku memaafkanmu, karena kau kakak Minho.” Kata Kyuhyun pada Siwon.

“Eh, mianhae. Soal tadi siang, aku..” kata Siwon terbata-bata.

“Ada apa tadi siang, Kyu? Apa dia berbuat yang aneh-aneh?” Tanya Yunho dengan nada dingin. Aura dingin menjalar di sekeliling mereka.

“Ani. Dia tidak sengaja menabrakku. Tapi ketika aku bicara dengannya ia malah terdiam seperti orang bisu. Kupikir ia tuli atau mungkin sedang ada masalah jadi tidak konsentrasi berjalan ataupun menghadapi orang lain.” Kata Kyuhyun menganalisis.

Mendengar itu Yunho lalu mengangguk tanda mengerti dan ekspresi kerasnya melunak. Kentara sekali Cuma Kyuhyun yang mampu mengontrol kemarahan kakaknya. Coba saja sentuh Kyuhyun dan macan dalam tubuh Yunho akan bangun dan siap menerkam. Tapi macan itu akan segera jinak jika Kyuhyun memintanya.

Mau tidak mau Siwon harus bisa menjaga amarah Yunho, kalau ia memang benar-benar menginginkan Kyuhyun.

“Mwo? Kau ditabrak oleh Siwon? Gwenchana?” Tanya Donghae yang terlihat khawatir yang menurut Siwon terlalu berlebihan.

“Ah, gwenchanayo hyung. Aku justru khawatir padanya. Ia terlihat.. aneh tadi.” Kata Kyuhyun melempar pandangan prihatin pada Siwon.

“Kyuhyun-ah, kau tidak usah khawatir pada Siwon. Ia lelaki yang kuat. Benar kan Siwon-ssi?” Tanya Donghae kembali dengan nada manis yang dibuat-buat.

“Ah, ne.. aku baik-baik saja. Hanya saja kepalaku tadi agak pusing. Minhae menabrakmu, Kyuhyun-ssi.” Kata Siwon sedikit membungkukkan badannya. Ia kesal sekali Donghae memonopoli Kyuhyun saat ini. Keinginannya untuk berkenalan dengan Kyuhyun secara gentle lenyap sudah.

“Ah rupanya kalian sudah saling kenal semuanya. Baguslah.” Tiba-tiba Mr. Cho datang bersama Mr. Choi dan Mr. Lee.

“Tentu saja, appa. Kami semua kuliah di tempat yang sama. Kecuali Minho Karena masih sekolah. Tapi tahun depan Minho juga akan masuk SM University. Sayang sekali Yunho hyung sudah lulus saat itu.” kata Kyuhyun pada appanya.

“Baiklah. Karena kita semua ada disini, mari kita teruskan rencana kita.” Kata Mr. Lee.

“Rencana apa, appa?” Tanya Siwon tak mengerti.

“Kami akan bekerjasama membuat apartement lengkap dengan sarana rekreasi dan pusat olah raga. Dan kami ingin putra-putra sulung yang mengerjakannya. Apalagi kalian sudah hampir lulus kuliah kan?” kata Mr.  Choi.

Ketiga lelaki paruh baya itu lalu mengajak putra-putra sulung mereka keluar dan menjauh dari gerombolan ‘anak kecil’. Tinggallah Kuhyun, Minho dan Jiwon disana.

Lalu Jiwon mendekati Kyuhyun. “Kyuhyun-ssi, apa Yunho oppa sudah punya pacar? Kalau belum, seperti apakah tipe yang disukainya?”

Kyuhyun memandang tidak suka pada Jiwon. “Kenapa kau bertanya seperti itu?”

“Noona, jangan bertanya yang aneh-aneh.” Kata Minho. Ia merasa sungkan dengan Kyuhyun.

“Diamlah anak kecil. Aku hanya ingin bertanya pada Kyuhyun mengenai kakaknya. Siapa tahu Yunho oppa suka tipe seperti diriku.” Kata Jiwon.

“Mwo? Kau menyukai Yunho hyung?” Tanya Kyuhyun tak percaya.

Jiwon mengangguk malu-malu. “Ia tampan sekali. Bisakah aku meminta nomor teleponnya?”

Kyuhyun langsung memasang muka masamnya. “Aku tidak suka ada yang dekat-dekat dengan hyungku selain aku sendiri. Aku tidak suka berbagi.”

Kyuhyun langsung pergi meninggalkan Jiwon dan Minho yang terpaku di tempatnya.

*

Kyuhyun baru keluar dari kelas ketika dilihatnya Choi Siwon berjalan mendekatinya. Melihat Siwon, Kyuhyun langsung teringat akan Jiwon dan permintaan konyolnya semalam.

“Kyu, kau ada waktu? Aku ingin mengajakmu makan siang bersama. Sebagai tanda permintaan maafku karena menabrakmu waktu itu.” kata Siwon dengan nada sopan.

Mendengar kata-kata Siwon yang beradap itu ia jadi mengurungkan niatnya untuk marah pada Jiwon. Biarlah ia marah pada Jiwon, tapi Siwon dan Minho tidak perlu ikut terkena getahnya juga.

“Baiklah. Kita mau makan dimana? Apa di..”

“Bagaimana kalau di restaurant Jepang di Apgujeong? Kebetulan mereka punya menu baru hari ini. Aku suka sekali masakan jepang.” Kata Siwon. Ia gembira sekali Kyuhyun mau keluar dengannya.

Kyuhyun lalu menjawab dengan malas. “Yah, terserah kau saja.”

Sebagai anak bungsu yang manja, Kyuhyun selalu dipersilahkan memilih duluan. Hal ini dibiasakan oleh Yunho. Maka ketika suatu kali Kyuhyun harus dalam posisi ‘mengikuti’ dan bukannya ‘mengontrol’, ia tidak begitu suka. Dan Siwon tidak meanyakan Kyuhyun ingin makan apa dan dimana membuat Kyuhyun jadi enggan.

Mereka lalu berangkat ke kawasan Apgujeong. Diperjalanan Siwon banyak bercerita tentang banyak hal yang membuat Kyuhyun terkesima.

‘Ternyata kau tidak bodoh seperti tampangmu saat kita pertama kali bertemu.’ Kata Kyuhyun dalam hati. Ia suka orang cerdas. Baginya yang berotak jenius, lawan bicara sangatlah penting. Ia paling tidak suka mengubris orang yang bicaranya panjang dan bertele-tele namun tidak jelas apa isinya seperti teman sekelasnya, Kangin. Atau yang sok pintar tapi aneh seperti Yesung.

Ketika mereka sampai, Siwon membukakan pintu restaurant untuk Kyuhyun dan mempersilahkan Kyuhyun masuk duluan. Gentle. Pikir Kyuhyun. Nilai Siwon naik satu poin dimatanya.

Setelah mendapat tempat duduk yang cocok, mereka mulai memilih makanan yang ada di buku menu.

“Kyu?” sebuah suara yang amat dikenal Kyuhyun memanggilnya.

“Hyung? Hyung juga ada disini? Eh, bersama Hae hyung juga. Kalian kesini pasti mau makan siang bersama. Kenapa hyung tidak mengajakku makan siang juga?” Tanya Kyuhyun merajuk sambil mem-pout-kan bibirnya.

Yunho tertawa lalu mengacak rambut adiknya dengan sayang. Kami baru sampai. Tadi hyung mencarimu, tapi kelasmu sudah bubar. Hyung juga meneleponmu tadi kau tidak menjawabnya.”

Kyuhyun menepuk keningnya. “Ah iya, ponselku di silent hyung, tadi kan aku ada kuliah.”

“Anneyong Yunho-ssi.” Kata Siwon sopan. Lalu beralih ke Donghae yang cengar cengir disamping Yunho. Kenapa ada makhluk ini lagi? Perasaannya jadi tidak enak.

“Kalian bergabung saja dengan kami.” Kata Kyuhun. Donghae dengan semangat menerima tawaran Kyuhun lalu dengan semangat menjatuhkan pantatnya di kursi sebelah Siwon.

Selama makan, keempatnya banyak bercerita soal kehidupan masing-masing. Donghae menceritakan gemerlapnya Amerika, Yunho dan Kyuhyun bercerita tentang romantisnya Inggris, sedangkan Siwon menceritakan pengalamannya di Korea. Karena baik Kyuhyun dan Yunho baru tinggal di Seoul, maka mereka tertarik mendengar cerita Siwon.

Donghae tidak terlalu tertarik. Ia sudah tinggal di seoul selama 3 tahun, tepatnya setelah lulus SMA. Jadi ia sibuk saja dengan ponselnya.

Tiba-tiba yunho berkata.”Sepertinya matamu lebih kenyang daripada perutmu, Siwon-ssi.”

Siwon yang tidak mengerti lalu menanyakan apa maksud Yunho.

“Apa perasaanku saja atau kau daritadi mencuri-curi pandang pada Kyuhyun?” Tanya Yunho dengan nada bahaya pada Siwon.

Siwon gelagapan. Ia takut menjawab. Salah-salah ia malah menjadi sasaran tinju Yunho yang ia ketahui sangat menguasai salah satu bidang bela diri.

“Anio, aku melihat… Itu.” kata Siwon menunjuk lukisan yang dipasang di dinding tepat dibelakang Kyuhyun.

Ketiga temannya berbalik dan mengamati lukisan itu. Lukisan wanita setengah telanjang yang sedang menatap mereka dengan roman wajah seduktif.

“Ya! Siwon-ssi, kau mesum sekali. Tidak bisakah kau memikirkan hal seperti itu nanti? Kita sedang makan sekarang.” Kata Donghae mengejek.

Siwon ingin menenggelamkan dirinya ke sungai Han saat itu juga. Tidak disangkanya lukisan itu ternyata adalah lukisan mesum.

Yunho menyipitkan matanya ke arah Siwon. Kecurigaan tergambar jelas di wajah angkuhnya. “Aku tidak yakin kau benar-benar memandang lukisan ini, karena aku bisa lihat dengan jelas kemana arah manik matamu.”

“Anio, aku benar-benar memandang lukisan itu. Memang kelihatan mesum tapi artistik.” Kata Siwon membela diri.

“Artistik katamu? Jelas-jelas lukisan itu tidak bagus karena lebih menonjolkan sisi sensualnya daripada pesannya. Pemilihan warnanya juga buruk sekali.” Kata Donghae yang semakin membuat Siwon mengecil di kursinya.

Yunho menghela nafas pendek lalu memandang Siwon tajam. Mau tidak mau Siwon takut juga.

“Kalau kau berani memandang Kyuhyun dengan tatapan lapar seperti tadi lagi, aku akan mengeluarkan bola matamu dari tempatnya.” Kata Yunho dengan nada mengancam.

Siwon memang intens memandang wajah Kyuhyun yang begitu manis. Tapi Ia hanya mengangumi saja, tidak lebih. Tapi ternyata bagi Yunho itu adalah tatapan lapar. Siwon hanya bisa mengangguk saja.

“Bagus kalau kau mengerti. Kita ini bertetangga, Siwon-ssi, apalagi kita juga akan segera menjadi teman bisnis. Aku tidak mau ada masalah denganmu. Jadi, jauhi adikku jika kau mendekatinya bukan untuk berteman.” Kata Yunho dengan tegas.

Kembali Siwon mengangguk tanda mengerti. Ia malu sekali tertangkap basah oleh Yunho sedang menikmati wajah manis Kyuhyun.

Kemudian Yunho berdiri sembari berpaling ke Kyuhyun dan berkata. “Ayo kita pulang, Kyu.”

Kyuhyun mengangguk lalu ikut berdiri. Sebelum pergi ia menoleh pada Siwon dan Donghae kemudian membungkukkan badannya sedikit memberi hormat.

‘Ternyata kau memang bodoh, Siwon hyung.’ kata Kyuhyun dalam hati. Nilai Siwon turun lagi dimatanya. Ia lalu pergi menyusul kakaknya tanpa menoleh lagi ke belakang.

Sepeninggal Kyuhyun dan Yunho, Donghae berdiri dari duduknya. Sebelum pergi, ia berkata pada Siwon.

“Kalah lagi satu langkah, Siwon.” Kata Donghae dengan senyum menyebalkannya.

“Aku tidak bersaing dengan siapa-siapa. Jadi aku tidak kalah.” Kata Siwon. Dengan enggan ia harus mengakui kata-kata Donghae ada benarnya.

“Kalau kau mau mendekati adiknya, dekati dulu kakaknya.” Kata Donghae lagi.

Siwon membulatkan matanya. “Mwo? Jadi kau mendekati Yunho untuk mendapatkan hati Kyuhyun?”

“Hmm.. aku tidak bilang begitu. Intinya aku sekarang berteman baik dengan Yunho.”

“Berteman? Tapi kau bilang kau ingin memacari salah satu diantara mereka.” Kata Siwon. Ia tidak mengerti arah jalan pikiran Donghae.

Donghae menghela nafas dengan enggan. “Ternyata kau memang bodoh, Siwon-ssi. Menganalisis hal sederhana seperti ini saja kau tidak bisa. Kalau sekarang kau cemburu, salah sendiri. Siapa suruh dulu kau menolakku.” Kata Donghae dengan entengnya.

Siwon lalu memutar bola matanya dengan bosan. Ia tidak mau memikirkan Donghae dengan pemikiran-pemikiran konyolnya. Ia harus berkonsentrasi bagaimana cara mendapatkan Kyuhyun tanpa mendapat amukan dari sang macan pelindungnya, Yunho.

*

donghae_siwon

To Be Continued..

116 thoughts on “Those Perfect Men – Chapter 2

  1. Astaga,,, ternyata yunkyu sama2 possessive,, Hahahahah
    Yang mau deket ma yunho harus berhadapan dg Evilkyu,, klo mau deket ma kyu harus berhadapan dg yunho,,

  2. itu, yg bag. siwon ngeles ngakak masa -tunjuk lukisan half-naked-😀
    dan Minho itu sudah kenal Kyuhyun dari Game Online toh,,, dunia sempit ya :’)

  3. Ckckck trnyata adk kakak sm2 posessive.
    bakal susah ngdpetin merka. Kl mw dptin Kyu hrs ngmbil hti nya Yunho dl. Bgt pun sbliknya. Hahaha… Ksian Siwonnya. pointnya brkurang
    lagi d mt Kyuhyun.
    Donghae pinter, selangkah lebh maju dr Siwon…
    Hwaiting Siwon oppa… jgn mw kl sm Hae oppa. wkwkwkw
    Yunhonya keren, Suka sm karakternya…🙂

  4. hahahaha siwon ketauan ngeliatin kyuhyun ma yunho, mana pake alasan yang gak masuk akal ckckck

  5. Mwo? Donghae pernah di tolak siwon…. kasian…
    Ya udah bersaing secara sehat aja dech… semangat….😊

  6. Wahh baby kyuu mempunyai macan pelindung.. hahahhahah.. babykyu direbutkan oleh siwon oppa dan donghae oppa!! Ayoo semangat wondad bwt mengejar our mommy!! Hahahaahah..

  7. ciyeeee babykyu dikelilingi namja tampan hihi ^^

    hmm peresaingan berat nih antara siwon dan donghae😀

    izin baca chap selanjutnya ne ^^

  8. Tingkah Siwon konyol sekali, kkkk…
    Yunho jangan galak2 napa? -__
    Ayo Siwon! Semangat untuk merebut hati Kyuhyun!
    Ijin baca kelanjutannya😀

  9. bwahahahahahahaha… aduhhh siwonn.. kenapa jadi bodoh gitu sihhh , kayaknya kalo berhubungan dengan kyuhyun otak jeniusnya langsung bleng aduhh kauuu
    lucu.. ffnya lucu keren romantis sweet…
    yampun kyunie begitu sangkah ama yunho ampe gak boleh ada yang deket deket
    sumpahh demen banget kalo ada adegan siwon ama donghae , lucu banget.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s