Come Back to Me – Chapter 4

Title                 : Come Back To Me

Rate                 : T

Genre              : Romance, Hurt

Pair                  : WonKyu, YunKyu

Warning          : BL, OC, typo (s)

Summari          : Kyuhyun tidak mengerti dengan perhatian-perhatian yang diberikan oleh Yunho belakangan ini, namun tidak bisa dipungkiri bahwa ia menikmatinya. Di sisi lain Siwon yang notabene adalah mantan kekasih Kyuhyun mulai menyadari kekosongan hatinya sejak Kyuhyun pergi dari hidupnya. Akankah mereka kembali bersama? Ataukah Kyuhyun akhirnya mendapatkan kebahagiaan baru bersama Yunho?

CHAPTER 4

Kyuhyun memandangi hasil-hasil foto di liburan singkatnya bersama Yunho. Kyuhyun menyadari dengan pasti kalau ia benar-benar jatuh dalam pesona Jung Yunho yang misterius. Selain sulit sekali menebak isi kepala hyung-nya yang satu itu, ia juga tidak bisa memprediksi raut wajah Yunho.

Yunho juga memperlakukannya dengan sangat sopan. Kyuhyun jadi agak takut untuk terlalu bersikap intim, kalau-kalau Yunho akan marah, walaupun ia sangsi Yunho akan benar-benar marah padanya. Bukankah Yunho sangat menyayanginya?

Masih diingatnya pernyataan cinta yang ia katakana pada Yunho pagi tadi. Yunho hanya menatapnya tanpa ekspresi lalu berkata. “Terima kasih untuk pengakuanmu, Kyu. Tapi aku mau kau memikirkannya lagi. Apa kau benar-benar mencintaiku atau hanya terpesona dengan apa yang kuberikan untukmu. Ini masih terlalu cepat. Kita bisa melewatinya bersama pelan-pelan. Lalu kau bisa memutuskan, apakah kau yakin dengan pernyataanmu barusan atau itu hanya sekedar gelombang kebahagiaan sesaat bersamaku.”

Cukup panjang tapi Kyuhyun ingat dengan baik setiap detail kata yang keluar dari bibir Yunho. Awalnya ia kesal, karena Yunho terkesan menolaknya. Bahkan sisi kekanakannya berpikir bahwa ia akan menjaga jarak untuk sementara dengan Yunho. Ia malu karena sudah ditolak mentah-mentah.

Tapi sisi dewasanya mengatakan ia tidak boleh lari. Yunho justru mengatakan yang sebenarnya. Kedekatan mereka belum lama. Yunho pasti berpikir segala sesuatunya harus mereka lalui perlahan-lahan. Dengan kata lain, harus lewat proses dulu. Ia pasti tidak mau hubungan ini jadi hubungan instan dimana kedua orang didalamnya tidak terlalu saling kenal dan hanya mengandalkan perasaan semata.

Nantinya hubungan seperti itu akan cepat berakhir dikarenakan kurangnya pengenalan dan pengertian terhadap pasangannya. Dan itu memang benar. Untung saja saat Yunho berkata demikian, Kyuhyun hanya mengangguk karena ia tak tahu harus berkata apa.

Dan Kyuhyun menyadari hal itu. Jika reaksinya berlebihan, maka baik ia dan Yunho akan terluka. Dan ia tidak mau hal itu terjadi.

Ketukan di pintu kamarnya menyadarkan Kyuhyun dari lamunannya. Dengan enggan Kyuhyun membuka pintu.

“Siwon hyung?” kata Kyuhyun tak percaya dengan apa yang ia lihat di depan matanya.

Siwon terlihat agak berantakan. Penamilannya tetap seperti dulu. Tampan dan rupawan. Tapi raut wajahnya yang kusut serta lingkaran hitam disekeliling matanya menunjukkan ia terlalu lelah atau… sedih?

“Mian aku mengganggumu, Kyu. Tapi, bisakah kita bicara sebentar?” Tanya Siwon.

Kyuhyun mengangguk. “Bicaralah hyung, ada apa?”

Siwon menggeleng. “Tidak. Jangan disini. Kalau ketahuan yang lain, mereka kan marah padaku. Bisakah kita bicara diluar saja? Sambil makan siang mungkin..” Tanya Siwon penuh harap.

Kyuhyun terlihat berpikir agak lama. Lalu mengangguk dan tersenyum. “Baiklah hyung. Tapi tidak lama. karena aku ada janji nanti malam dengan Changmin dan Minho.”

“Tidak akan lama, aku janji.”

*

Sejam kemudian mereka sudah duduk di salah satu restaurant mahal pilihan Siwon. Restaurant itu berada di lantai 10. Siwon memilih duduk di sudut ruangan di samping jendela yang bisa melihat kota Seoul dari atas.

Mereka makan siang dalam diam. Kyuhyun tidak mengerti mengapa Siwon belum juga bicara. Tapi ia bersabar, siapa tahu Siwon akan bicara setelah makan.

Setelah makanan utama selesai, dan giliran hidangan pencuci mulut dihidangkan, Siwon mulai bicara.

“Bagaimana kabarmu Kyu?” Tanya Siwon.

Kyuhyun tersenyum ceria. Ia sudah memutuskan untuk menyudahi ‘perang dingin’ mereka. Ia akan bersikap super ceria jika bertemu Siwon walaupun Siwon akan mengacuhkannya seperti biasa.

“Aku baik-baik saja hyung. Kaulah yang kelihatannya tidak baik. Ada apa? Kau sakit hyung?”

Siwon menggeleng. “Aku juga baik-baik saja, baby. Mungkin hanya lelah.” Ketika selesai bicara, Siwon baru menyadari kalau ia tidak seharusnya memanggil Kyuhyun dengan sebutan ‘baby’.

Tapi diluar perkiraannya, Kyuhyun tersenyum. “Tidak apa-apa hyung. Aku tetap dongsaeng kesayanganmu kalau begitu. Aku justru rindu sekali kau memanggilku seperti itu. akhir-akhir ini selain sibuk, kau juga sombong sekali.” Kata Kyuhyun lalu mem’pout’kan bibirnya.

Siwon terperangah sesaat. Oh, sungguh itu adalah wajah yang amat ia rindukan saat ini. Betapa ia ingin terbang ke samping Kyuhyun lalu menciumi seluruh wajahnya, mencubit pipinya lalu memeluknya erat. Namun kenyataan bahwa Kyuhyun bukan lagi milkinya membuatnya pilu.

“Maafkan aku. Bukannya aku sombong, hanya saja aku butuh waktu.”

“Aku tahu hyung. Tapi aku rasa sudah cukup waktu untukmu menyendiri. Kembalilah jadi Siwon yang aku kenal dulu. Kau pasti bisa hyung. Kau tahu, kami semua merindukanmu.” Kata Kyuhyun memberi semangat.

Kyuhyun masih memberi dukungan bahkan memperhatikannya selama ini. Mendegar itu, perlahan-lahan hati Siwon mulai menghangat.

“Pasti. Terima kasih Kyu.” Siwon terdiam sebentar lalu melanjutkan.”Apa kau dan Yunho..” Siwon tidak tahu harus berkata apa. Ia penasaran sekali dengan hubungan Kyuhyun dan Yunho, namun di sisi lain ia tidak mau dianggap melanggar privasi Kyuhyun.

“Maksudmu pacaran, hyung?” Tanya Kyuhyun langsung.

Siwon jadi tidak enak. Tapi ia tidak mungkin bisa menarik lagi kata-katanya kan?

“Itu.. ya, aku hanya ingin tahu.”

“Agak sulit menjelaskannya hyung. Kami memang saling menyukai. Tapi kami tidak mau terlalu cepat dalam mengambil keputusan untuk berpacaran. Kami mau memulai semuanya secara pelan-pelan. Dimana kami bisa lebih saling mengenal dan mengerti satu sama lain.” Kyuhyun menjelaskan.

“Luar biasa. Kau dewasa sekali sekarang, Kyu. Aku bangga padamu. Dulu kau sangat manja dan kekanakan. Tapi saat ini aku lihat kau cepat sekali belajar melihat sisi orang lain hingga kau dapat mengerti.”

Kyuhyun mengangguk bersemangat. “Tentu saja. Yunho hyung secara tidak langsung mengajariku untuk lebih dewasa. Tapi jangan kau anggap aku tidak evil lagi, hyung, karena hal itu sudah mendarah daging.”

Siwon tertawa. “Terima kasih sudah membuatku tertawa, Kyu.”

“Kau masih ingin tertawa hyung?” Tanya Kyuhyun.

“Tentu saja, belakangan ini aku terlalu sibuk sampai lupa menyenangkan diriku sendiri.”

Kyuhyun mengangguk. “Kalau begitu ikut aku.” Kata Kyuhyun lalu berdiri dan menarik tangan Siwon keluar restaurant.

“Kita mau kemana, Kyu?” Tanya Siwon tidak mengerti. Namun hatinya senang sekali karena Kyuhyun sedang menggenggam tangannya.

Kyuhyun tidak menjawab. Ia membawa Siwon ke pinggiran kota.

“Kyu, inikan..” Tanya Siwon ketika melihat tempat yang mereka datangi. Kyuhyun membawanya ke pantai dimana tempat mereka suka menghabiskan waktu bersama dulu.

“Benar hyung. Kau harus  refreshing sekali-kali. Mumpung jadwalmu kosong dan SM Town berikutnya tinggal empat hari lagi. Ini hari terakhirmu untuk bersenang-senang sebelum jadwalmu padat lagi.”

Kyuhyun lalu menyewa dua sepeda di pondok penyewaan lalu mengajak Siwon berkeliling pesisir pantai dengan sepeda.

Keduanya tampak berlomba untuk menjadi juara adu balap sepeda. Tak peduli teriknya matahari membakar kulit keduanya. Mereka hanya ingin bersenang-senang. Sesekali mereka turun ke pantai untuk bermain air. Walaupun betapa kerasnya usaha Kyuhyun untuk berenang, Siwon mati-matian mencegahnya.

Mereka tidak membawa baju ganti dan perjalanan pulang mereka cukup panjang mengingat lokasi mereka lumayan jauh dari dorm. Siwon tidak mau Kyuhyun kedinginan dan akhirnya jatuh sakit kalau tidak segera ganti baju. SM Town berikutnya sudah di depan mata, kalau Kyuhyun sakit dan semua orang tahu Siwonlah penyebabnya, bisa habis dia dihajar Sparkyu.

Dan Kyuhyun kembali ke sikap awalnya begitu ia bersama Siwon. Manjanya mulai kumat. Ia tak henti-hentinya meminta Siwon melakukan sesuatu yang sulit dan akan mem-pout-kan bibirnya jika Siwon menolak.

Kyuhyun tadi meminta Siwon mengambilkannya kelapa, langsung dari pohonnya! Yang benar saja? Bukannya ingin minum air kelapa seperti yang dikatakannya pada Siwon, tapi ia ingin melihat ekspresi wajah Siwon yang kebingungan jika tidak tahu harus bagaimana menghadapi permintaan Kyuhyun yang aneh-aneh. Kyuhyun merindukan wajah itu!

Tak terasa hari sudah menjelang sore. Matahari sudah condong ke barat.

“Kyu, ayo kita pulang. Bukannya kau ada janji dengan Changmin dan Minho hari ini?” Tanya Siwon.

“Tidak apa-apa hyung. Aku sudah membatalkannya. Kau lebih membutuhkanku saat ini.” Kata Kyuhyun. Sebenarnya ia tidak ada janji dengan Changmin dan Minho. Ia hanya takut pertemuannya dengan Siwon akan berjalan dengan kaku maka ia membuat alas an seperti itu.

Tapi pada kenyataannya, ia menikmati hari ini. Hari dimana ia bisa bermanja-manja lagi dengan Siwon yang sudah sejak lama tidak ia rasakan.

*

Sementara di tempat lain, Yunho sibuk menghubungi ponsel Kyuhyun. Berkali-kali ia menelepon juga mengirim pesan, tapi tidak ada respon sama sekali dari Kyuhyun. Apa Kyuhyun marah dengan jawabannya tadi pagi?

Saat itu Yunho, Changmin, Minho, Donghae, Eunhyuk dan Heechul sedang berkumpul di dorm TVXQ. Sebentar lagi Yunho akan mengunjungi rumah orang tuanya, hal yang selalu ia lakukan sebelum berangkat ke luar negeri.

“Belum ada jawaban dari Kyu?” Tanya Donghae.

Yunho menggeleng. “Aku hanya khawatir ia marah padaku. Kau tahu kan sikapnya?”

“Aku dengar tadi siang Siwon datang ke dorm dan mengunjungi Kyuhyun. Mungkinkah mereka…” kata Heechul.

Yunho hanya tersenyum. “Labil sekali anak itu. begitu marah padaku, ia lari ke Siwon.”

“Kurasa ada baiknya mereka bertemu dan bicara. Biar perang dingin mereka terhenti. Setidaknya tidak ada lagi sikap kaku ketika Super Junior sedang berkumpul. Kasihan yang lain, mereka jadi tidak tahu harus membela Kyu atau Siwon.” Jelas Donghae panjang lebar.

“Kurasa juga begitu hyung. semakin cepat semakin baik bukan?” Minho menambahkan.

“Sudah waktunya aku berangkat. Aku tidak mau sampai rumah terlalu malam. Changmin, jaga dorm baik-baik. Jangan terlalu larut kalau tidur, tiga hari lagi kita berangkat ke Singapura. Jaga kondisimu.” Kata Yunho memberi nasehat pada dongsaengnya.

“Aduh hyung, kau ini cerewet sekali. Padahal dua hari lagi kau pulang kan? Kenapa memberiku nasehat seolah-olah kau tidak akan kembali sampai tahun depan.” Keluh Changmin.

“Tidak ada yang tahu kapan ajal menjemputmu.” Sahut Yunho asal-asalan.

“Ya..! Kenapa kau bicara begitu?” kata Donghae kaget.

“Jangan bicara seperti itu, kami tidak mau kehilanganmu.” Enhyuk juga kaget.

“Sekali lagi kau bicara seperti itu, akan kupatahkan rahangmu!” seru Heechul kesal.

“Jangan coba-coba meninggalkanku hyung. kemanapun kau pergi, aku ikut. Kau hyungku yang paling kusayangi!” ancam Changmin.

“Hyung, apa kau sadar dengan apa yang kau ucapkan?” Kata Minho.

Yunho memutar bola matanya. “Ya! Aku Cuma bercanda. Mengapa reaksi kalian seperti itu? Lagipula kalau kau tidak ada, maka banyak yang akan mengincar posisiku sebagai dancer paling hebat di Korea.”

Setelah berkata demikian, ia lalu diserang habis-habisan oleh rekan-rekannya tanpa ampun. Changmin yang melihat Yunho kesulitan diserang yang lain segera membantu hyungnya.

“Sudahlah, kalau Yunho hyung justru mati karena kalian bagaimana? Aku dengan siapa nantinya?” kata Changmin yang menurut Minho terlalu berlebihan.

“Ya ampun Minnie, dia akan baik-baik saja. Kau ini! Sudah, kau berangkat saja sekarang Yunho. Kalau sudah sampai cepat hubungi aku dan Donghae.” Kata Heechul yang langsung mendapat protes keras dari Changmin.

“Tapi Yunho hyung harus mengabariku terlebih dahulu.”

“Aduhhhh…! Kau ini cerewet sekali! Sudah pasti dia akan menghubungimu juga. Mana mungkin dia melupakanmu, kau kan jerapah peliharaannya?” tutur Heechul pedas.

Yunho tertawa terbahak-bahak melihat tingkah Heechul dan Changmin. “Baiklah, aku berangkat sekarang. Ini sudah terlalu sore. Ponselku kumatikan, baterai ponselku sudah mau habis, mungkin ketika sampai, akan ku charge dulu baru menghubungi kalian. Hae, tolong sampaikan pada Kyu bahwa aku pulang dulu. Maaf kalau aku tidak sempat berpamitan padanya.”

Donghae mengangguk. “Hati-hati di jalan. Jaga kesehatanmu.”

*

Dalam perjalanan pulang Kyuhyun tidak banyak bicara. Kelihatan sekali bahwa ia lelah dan mengantuk, tapi ia tetap tersenyum. Siwon yang melihat itu mau tidak mau ikut tersenyum. Dibelainya surai cokelat Kyuhyun dengan sayang. Betapa ia merindukan baby-kyunya. Kyuhyunpun diam saja dengan perlakukan Siwon.

“Kau terlihat lelah sekali kyu, tidurlah. Aku akan membangunkanmu begitu kita sampai di dorm.” Kata Siwon.

Kyuhyun hanya tersenyum simpul. Betapa bahagianya ia hari ini. Hubungannya dengan Siwon membaik. Mereka kembali seperti dulu lagi. Hal-hal yang ia takutkan sebelum berangkat tadi tidak terjadi.

Bayangkan, setelah tiga bulan akhirnya mereka kembali tertawa bersama. Bukan hanya tertawa tapi juga menghabiskan waktu bersama. Lalu Kyuhyun menyadari bahwa sebelah hatinya masih amat  merindukan seorang Choi Siwon. Tapi ia sadar bahwa hubungan mereka saat ini jauh lebih menyenangkan. Ia tidak boleh berpikir yang terlalu jauh dulu.

Jangan sampai kejadian dulu terulang lagi, dimana ia selalu bertengkar dengan Siwon. Ah, betapa menyenangkannya hari ini, pikir Kyuhyun. Andai sejak awal Siwon bersikap seperti ini atau ia sendiri bersikap lebih dewasa, mungkin mereka tidak akan pernah berpisah.

Ketika Kyuhyun memalingkan wajahnya keluar jendela, ia melihat seorang remaja menari dengan lincahnya diiringi sorakan teman-temannya. ‘Sepandai apapun kau menari, tidak akan bisa menandingi Yunho hyung.’ batin Kyuhyun.

Lalu tiba-tiba raut wajahnya menegang. Kemudian tangannya sibuk meraba-raba joknya lalu sibuk memeriksa dashboard mobil Siwon.

Siwon yang melihat itu menjadi heran karenanya. “Ada apa Kyu?”

“Ponselku.” Kata Kyuhyun yang akhirnya menemukan benda putih kesayangannya itu di jok belakang.

“Kukira ada apa, Kyu. Kau membuatku cemas sa..”

“Omona..! 21 Missed Call!” jerit Kyuhyun.

“Siapa yang meneleponmu sebanyak itu?” Tanya Siwon.

“17 dari Yunho hyung, 2 dari Changmin, dan sisanya dari Donghae Hyung. Aku lupa memberitahu mereka kalau aku pergi sebentar.” Kata Kyuhyun lalu menepuk keningnya.

Kyuhyun lalu mencoba menelepon Yunho. Ia terlihat kesal dan mencoba menelepon berkali-kali. Tapi setiap ia menutup teleponnya, ia mengumpat pelan dan wajahnya terlihat masam.

“Kyu? Ada apa?” Tanya Siwon hati-hati.

“Ponsel Yunho hyung tidak bisa dihubungi. Dan aku jadi khawatir sekarang. Apa ia marah padaku karena tidak menjawab teleponnya?” kata Kyuhyun dengan nada yang terdengar sangat sedih.

Melihat hal itu membuat Siwon tidak bisa menahan rasa cemburu yang tiba-tiba menyergap hatinya. Kyuhyun pasti mengkhawatirkan Yunho. Siwon juga jadi merasa bersalah karena membawa Kyuhyun pergi tanpa sepengetahuan Yunho. Tapi tunggu dulu, kata Kyuhyun mereka masih dalam proses. Artinya Kyuhyun adalah manusia yang bebas, bukan milik siapa-siapa. Artinya ia juga berhak memperjuangkan Kyuhyun.

“Eh, ada satu email dari Yunho hyung ternyata.” Kata Kyuhyun yang terdengar sedikit gembira.

Kyuhyun membaca pesan singkat itu lalu terdiam. Siwon jadi tidak bisa berkonsentrasi menyetir melihat Kyuhyun seperti itu. Dipinggirkannya mobilnya lalu merebut ponsel Kyuhyun dari tangan si pemilik ponsel lalu membaca email tersebut.

Kyu, kenapa kau tidak menjawab ponselmu? Kau marah ya pada hyung? Hyung minta maaf kalo hyung sudah membuatmu sedih. Hyung akan pulang ke Gwangju hari ini. Dua hari lagi hyung kembali. Hyung tadi mencarimu ke dorm tapi kau tidak ada dan tidak ada yang tahu kau kemana. Hyung juga mencoba meneleponmu tapi kau tidak mengangkatnya. Jadi hyung pikir kau marah dan butuh waktu untuk sendiri dulu.

Hyung sudah berpesan pada Donghae, Heechul, Changmin dan Minho untuk menjagamu selama hyung tidak ada. Jaga dirimu baik-baik dan jangan begadang. Kalau kau sudah tidak marah lagi, hubungi hyung ya? Hyung merindukanmu. Take care baby.

Begitu selesai membaca email itu, Siwon lalu memandang Kyuhyun dan terpana. Butir-butir airmata turun membasahi pipi Kyuhyun. Kyuhyun menangis.

“Ia pergi hyung. Yunho hyung pergi sebelum aku sempat melihatnya lagi. Dan ia berpikir aku marah padanya. Padahal setitik kemarahanpun tidak ada. Aku ingin sekali melihatnya sebelum ia pergi. Membayangkan aku tidak akan melihat wajahnya selama dua hari membuatku sakit hyung. Aku bersenang-senang sementara ia khawatir padaku. Ini semua salahku.. salahku..” kata Kyuhyun yang masih terus menangis.

Siwon kehilangan kata-kata. Rasa sakit luar biasa kini mencengkram jantungnya. Kyuhyunnya telah jatuh cinta pada Jung Yunho. Dan kenyataan itu membuatnya terjatuh ke dalam lubang paling dalam dan gelap hingga ia tak mungkin bisa keluar lagi.

*

To Be Continued..

tumblr_lsyqj3tR831qhj2zio3_250

117 thoughts on “Come Back to Me – Chapter 4

  1. Kyu cuman anggap siwon hyung skr,makanya bs nyantai lg ke siwon….tp emang yunho lebih dewasa…

  2. huft lama2 makin penasaran aja kira2 kyuhyun bakalan milih siapa , siwon yg ramah atau yunho yg dewasa?

  3. Kyuhyunie bimbang apa gimana sih eon? (?)
    tp wonkyu sama yunkyu itu sama-sama romantis, gue jg ikut bingung sama kyu wkwk

  4. Kyuhyun galau, mau milih soiwon atau Yunho..
    Pasti pas kyuhyun khawatirin yunho oppa, siwon oppa merasa sakit..

  5. Kyu berasa digantung dulu ya, untuk saling meyakinkan perasaan masing-masing… agak kasian juga si jadi BabyKyu :”)
    Urusan baca beginian cepet aja saya😀, penasaran mau cepet-cepet ke next😀

  6. crtanya mkin bkin ak dilema..
    dilema krn pnsrn nnty.a psangn kyu spa yunpa or wondad
    author-nim sukses bkn ank org pnsrn

  7. Part ni bikin aq mewek…. sedih liat kyuhyun, disisi lain siwon juga menderita…
    Jadi galu dukung yang mana..😢😢

  8. Gk bisa milih pairing yang lbh baikk.. kyu klo sama siwon terlihat manis bgt tpii sama yunho terlihat dewasaa… hahahhaah..

  9. Nahlooh, Siwon udah deket lagi sama Kyu. Terus Kyu pilih manaa? Aah, BabyKyu jangan plin-plan yes😀

  10. aaaaaa,,,, aku semakin gak tega ngeliat siwon sakit hati kaya gitu😦 tapi yaaa mau dikata apa,, babykyu lebih memilih yunho dari siwon, hmm moga aja yunho suka juga sama kyinnie

    ozin baca chap selanjutnya ne ^^

  11. hiksss… hiksss kyuhyunnn lu anggap siwon apaan , eoh? aduhh siwonie , udah siwon sama ane aja… kyuhyun kau kejam , ama siwon seneng ampe lupa ama yunho , terus ama yunho seneng ampe lupa ama siwon , kyuhyun labil banht siwon
    entar gak dapet dua duanya baru tahu rasa nanti
    kasian siwon gua huweeeee , kejamnya dirimu kyuhyun sudah menyakiti kuda gua
    ayoo dong siwon , kalo masih cinta perjuanginn jangan diam aja , gereget bngt dah am siwon
    ni ff feelnya bener dapet bngt , adegan sedih ikut sedih adugan sakit hati ikut sakit hati , adegan seneng senyum senyum sendiri… kerennnnnn

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s